cover
Contact Name
Markus Patiung
Contact Email
agribisnis@uwks.ac.id
Phone
+6285730085011
Journal Mail Official
agribisnis@uwks.ac.id
Editorial Address
Jl Dukuh Kupang XXV/54 Surabaya 60225
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah SOSIO AGRIBIS
ISSN : 14121816     EISSN : 26144549     DOI : -
Scientific Journal of SOSIO AGRIBIS was first published in 2001 based on the Rector Decree University of Wijaya Kusuma Surabaya No. Kep. 36/UWKS/V/2001 dated on May 1st, 2001, with biannual frequency of publication, in July and December. This journal contains writings in the form of research articles and review related to agribusiness. With the name change on the study program of socio-economic into study program of agribusiness and in line with the up to date development, then in 2017 this journal changes by accommodating on-line publications without eliminating print publications.
Articles 140 Documents
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN BUAH JERUK DI PASAR KEPUTRAN UTARA, SURABAYA Catur Sugeng Priyambodo; Hary Sastryawanto; Diah Tri Hermawati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPreferensi adalah pilihan suka atau tidak suka dari atribut buah jeruk yang tersedia di pasar. Atribut-atribut ini adalah fitur atau peralatan yang melekat pada jeruk yang mencerminkan sifat jeruk. Padahal jeruk bukanlah bahan utama bagi masyarakat Indonesia. Namun, jeruk memiliki kontribusi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Buah jeruk memiliki karakteristik berbeda, mulai dari rasa, warna kulit buah, ukuran buah, dan jenis buah. Sehingga memudahkan konsumen untuk membuat preferensi mereka pada atribut buah jeruk yang tersedia di pasar Keputran Utara Surabaya.Tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengetahui hubungan antara atribut buah jeruk dengan konsumsi buah jeruk di pasar Keputran Utara Surabaya. (2) Untuk mengetahui atribut buah jeruk yang merupakan preferensi atau preferensi konsumen di pasar Keputran Utara Surabaya. (3) Untuk mengetahui atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam keputusan untuk membeli buah jeruk di pasar Keputran Utara Surabaya.Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja atau sengaja dengan menentukan pasar Keputran Utara Surabaya, yang merupakan salah satu pasar terbesar di kota Surabaya. Responden ditentukan dengan metode accidential sampling atau accidental sampling, yaitu 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis multiberibute fishbein dan metode analisis chi-square.Faktor lain yang menjadi dasar pemikiran dalam penelitian ini adalah dalam mengkonsumsi suatu barang, dalam hal ini buah jeruk yang sering dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi konsumen serta karakteristik dari konsumen itu sendiri. Sehingga peneliti ingin mengetahui apa saja preferensi konsumen dalam membeli buah jeruk di pasar modern Keputran Utara Surabaya dan mencari tahu apakah ada hubungan antara konsumen dan atribut buah jeruk di pasar Keputran Utara Surabaya.Kata kunci: Preferensi, Atribut, Buah Jeruk, Analisis Fishbein Multi-atribut,Analisis Chi-Square.
RENCANA AKSI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KABUPATEN BONDOWOSO Diah Tri Hermawati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1512015357

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan Judul Rencana Aksi Pengembangan Agroindustri Kabupaten Bondowoso dengan tujuan memberikan arahan pengembangan agroindustri secara menyeluruh terhadap pembangunan ekonomi di Kabupaten Bondowoso.Metode yang digunakan adalah metode Analisis Deskriptif. Analisis Tipologi Klassen dan Location Quotient (LQ), Analisis Matriks IFE dan EFE Selanjutnya,  dilakukan  analisis  Matrik  SWOT  untuk  mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang melekat dalam upaya pengembangan agroindustry, Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Analisis manajemen strategis.Hasil Penelitian Rencana Aksi Pengembangan Agroindustri diantaranya yaitu: Klaster Kopi Rakyat dan Padi Organik telah terbentuk di Kabupaten Bondowoso. Teknologi tepat guna yang dibutuhkan bagi pengembangan agroindustri di Kabupaten Bondowoso adalah teknologi yang sesuai dengan skala UKM (agroindustri rakyat) yang dapat dikembangkan lebih besar di masa depan dan dapat bekerjasama dengan perusahaan besar atau eksportir. Belum terdapat lembaga pemasaran khusus produk agroindustri baik dari inisiatif pemerintah maupun swasta. Akses permodalan bagi UKM masih lemah dan masih membutuhkan fasilitasi dan dukungan regulasi dari pemerintah daerah maupun provinsi. Klaster agroindustri bambu merupakan prioritas untuk disiapkan pada tahun 2016 dan dimantapkan dalam periode 2016-2020. Koordinasi dan sinkronisasi program agroindustri antar SKPD masih perlu ditingkatkan dengan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) khusus agroindustri, sehingga dapat memberikan arah kebijakan dan program yang lebih jelas bagi semua pemangku kepentingan.Kata kunci : Agroindustri, Produk Unggulan, UKM.
Survey Kepuasan Masyarakat Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Koesriwulandari Koesriwulandari
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1622016374

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Survei Kepuasan Masyarakat RSU Haji Surabaya Tahun Anggaran 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah Menghitung Nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) atas pelayanan di RSU Haji Surabaya: yakni SKM dengan standar Permen PAN dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2014. Mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendorong pelanggan cenderung puas atas pelayanan publik yang diseleng-garakan oleh RSU Haji Surabaya dan faktor-faktor yang mendorong pelanggan cenderung tidak puas atas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh RSU Haji Surabaya; mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis dan kualitas pelayanan yang diharapkan masyarakat, baik masyarakat yang selama ini menjadi pelanggan RSU Haji Surabaya maupun masyarakat yang belum menjadi pelanggan RSU Haji Surabaya.Metode analisis yang digunakan dalam penyusunan indeks kepuasan masyarakat pada unit/instansi pelayanan publik yang menjadi lokasi kajian dilakukan dengan menghitung nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM).Hasil Penelitian ini diantaranya semua unit/instalasi pelayanan pada RSU Haji Surabaya yang dilakukan pengukuran IKM untuk Semester II tahun 2016 mendapatkan hasil penilaian IKM dengan nilai mutu A yang berarti bahwa pada semua unit/instalasi pelayanan di RSU Haji Surabaya menunjukkan kinerja pelayanan yang sangat baik. Dari seluruh unit layanan/instalasi pada RSU Haji Surabaya yang dilakukan survey kepuasan masyarakat untuk Semester II tahun 2016, Instalasi ICU memperoleh capaian nilai konversi IKM tertinggi yaitu sebesar 86,00. Capaian nilai IKM RSU Haji Surabaya pada survey kepuasan masyarakat kali ini adalah sebesar 3,38 dengan capaian nilai rata-rata semua unsur pada RSU Haji Surabaya menunjukkan mutu kinerja sangat baik. Meski demikian terdapat 2 (dua) unsur yang masih menunjukkan hasil di bawah nilai IKM RSU Haji Surabaya yaitu unsur nomor 1 (persyaratan) dengan nilai rata-rata unsur 3,28, unsur nomor 2 (prosedur) dengan nilai rata-rata unsur 3,29, unsur nomor 3 (wak-tu pelayanan) dengan nilai rata-rata unsur 3,36. Pada survei kepuasan masyarakat kali ini, responden juga diminta mem-berikan pendapat-nya terkait hal-hal di luar sembilan ruang lingkup/unsur penilaian yaitu tentang: (i) pelayanan di pusat informasi, (ii) kenyamanan dan kebersihan di ruang tunggu, (iii) kenyamanan dan kebersihan toilet, (iv) kenyamanan dan keamanan tempat parkir, dan (v) petugas Satpol PP. Dari ke lima hal tersebut, kenyamanan tempat parkir paling banyak mendapat respon negatif dari para responden terkait dengan kurang luasnya lahan parkir dan pada jam-jam tertentu sering terjadi antrian untuk keluar gerbang rumah sakit.Kata kunci : Penanggulangan Kemiskinan Pesisir, Produktivitas Ekonomi Keluarga, Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Tuban Erna Haryanti Koestedjo
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1722017385

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak Kabupaten Tuban dengan tujuan untukmeningkatkan pemahaman seluruh stakeholder terkait dan masyarakat dalam peran sertanya untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak.Metode pengambilan data dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak Kabupaten Tuban dilakukan di wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Tuban dengan menggunakan subyek data yang paling dapat di percaya (valid) dan terbarukan (update) yang dimiliki daerah bersangkutan, dan dilakukan selama 2 bulan.            Hasil dari penelitian adalah sebagai berikut :Adanya Kebijakan, Dukungan Politik dan Komitmen dari Para Pengambil Keputusan dari Kabupaten/ Kota dampai Kelurahan atau Desa. Perencanaan dan Penganggaran yang berpihak pada Hak Anak.Kapasitas Kelembagaan dan SDM yang memadai.Anak-anak secara aktif ikut berperan serta dalam proses pembangunan.Kemitraan dengan seluruh pemangku kewajiban, LSM, Ormas, media Swasta, dan Masyarakat serta keluarga itu sendiri.Koordinasi yang efektif antar program dan instansi serta para Pemangku Kewajiban.Secara terus menerus dan konsisten melakukan Monitoring, Evaluasi, Supervisi dan Pelaporan.Dibangunnya dan berfungsinya fasilitas-fasilitas umum yang layak anak seperti, sekolah, puskesmas, Rumah sakit, tempat bermain dan rekreasi, Pasar, Swalayan dsb.Ketersediaan data dan sistem informasi anak yang terpilah dan berkelanjutan.Pemberdayaan Camat dan Kepala Desa/ Lurah.Kabupaten dan Kota yang mampu menjalankan pemerintahan dengan baik dan bersih dari bahaya laten.Kata kunci : Kabupaten Layak Anak, Pembangunan, Stakeholder.
Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Tuban Tahun 2016 Nugrahini Susantinah Wisnujati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1712017379

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Tuban Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan menyusun Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan (LP2KD) Tahun 2016 dan mendeskripsikan kendala, permasalahan dan strategi dalam meningkatkan efektifitas program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Tuban.Metode analisis yang digunakan ini adalah perspektif analisis kemiskinan multidimensi pada indikator-indikator yang menjadi determinan terhadap kondisi kemiskinan di Kabupaten Tuban berupa analisis posisi relatif dan analisis perkembangan antar waktu terhadap indikator utama pada bidang kemiskinan non-konsumsi, serta memperhatikan relevansi perkembangan capaian indikator terhadap perkembangan di tingkat provinsi Jawa Timur dan Nasional, sehingga dapat ditentukan indikator-indikator yang akan menjadi prioritas / focus dalam menyusun kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan dirangkum dalam tabel berikut.Hasil Penelitian ini yaitu persentase penduduk miskin di Kabupaten Tuban dalam lima tahun terakhir menunjukkan kenaikan dari tahun 2015 ke tahun 2016  sebesar 0,6 persen; tahun 2016, persentase penduduk miskin Kabupaten Tuban mengalami kenaikan dari tahun 2015 sebesar 17,08 % menjadi 17,14 % di tahun 2016 (±198.350  ribu jiwa); capaian angka-angka kemiskinan berdasarkan dimensi eko-nomi masih menunjukkan posisi lebih tinggi dibandingkan capaian Provinsi Jawa Timur maupun capaian secara Nasional; perkembangan TPT dalam 5 tahun terakhir menunjukkan trend menurun, dengan posisi capaian tahun 2016 di bawah capaian Provinsi Jawa Timur dan Nasional;Kata kunci : Kemiskinan, Posisi Relatif, Kebijakan.
EVALUASI EFEKTIVITAS BIAYA USAHA KECIL MENENGAH DI KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2014 Erna Haryanti Koestedjo
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa1512015502

Abstract

ABSTRAKJudul penelitian ini adalah Evaluasi Efektivitas Biaya Usaha Kecil Menengahdi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2014. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengukurkinerja pengelolaan biaya yang dilakukan oleh UKM di wilayah Pemerintah DaerahKabupaten Sidoarjo dan sebagai dasar penetapan kebijakan yang berkaitan dengan usahaPemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo untuk mendorong tumbuh dan berkembangnyaUKM di Kabupetan Sidoarjo yang mandiri dan berkelanjutan.Metode analisis yang digunakan adalah Analisa Deskriptif, yaitu analisaterhadap data yang bersifat kualitatif dari hasil diskusi kelompok terfokus, AnalisaKualitatif, yaitu analisa terhadap data yang berupa pernyataan atau data yang tidakberupa angka, dan Analisa Kuantitatif, yaitu analisa terhadap data yang berupaangka-angka (data kuantitatif) untuk mengetahui kecenderungan (trend), danperkembangan data menggunakan grafik/diagram yang relevan.Hasil Penelitian ini antara lain: Bantuan hibah dari pemerintah daerahKabupaten Sidoarjo pada tahun 2012 telah berhasil meningkatkan kondisi usahaUKM. Efektifitas pembiayaan tersebut ditandai dengan dampaknya padaperkembangan kinerja keuangan yang semakin baik dalam periode yang diamatisampai tahun 2013. Evaluasi setiap tahun perlu dilakukan agar UKM mendapatkanmotivasi dan dukungan dari pemerintah daerah secara berkelanjutan dalam upayamemajukan usahanya di tahun-tahun yang akan datang. Tanpa pemantauan(monitoring) dan evaluasi maka program bantuan ini akan kurang manfaatnya.Terutama karena sifatnya yang berupa hibah dan tanpa syarat apapun. UKM merasatidak berkewajiban memberikan laporan dan bertanggungjawab atas efektifitasbantuan tersebut. Bantuan yang diberikan kepada UKM sebaiknya dilengkapi denganpaket pembuatan laporan keuangan sederhana. Tanpa kemampuan membuat laporankeuangan, maka UKM akan sulit menilai kemajuan dan kekurangan dirinya dalammenjalankan usahanya. UKM merupakaan sektor ekonomi yang memliki tingkatefisiensi yang tinggi karena UKM lebih banyak dikelola dan menjadi milik keluargaatau komunitas-komunitas kecil, yang memiliki tingkat fleksibilitas dan elastisitastinggi dalam menghadapi perubahan lingkungan eksternal seperti perubahanperekonomian, harga pasar dan lain-lain.Kata Kunci: UKM, Perekonomian, Efektivitas.
ANALISIS YANG EKSPOR PRODUK TEH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Angelina Saingio; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa2012020971

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini berjudul Analisis Yang Mempengaruhi Ekspor Produk Teh Terhadap Pertumbuhan di Indonesia. penelitian ini betujuan untuk mengetahui faktor apa yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, factor apa yang memberi sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi diindonesia.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode persamaan regresi linear berganda dengan metode kuadrat terkecil biasa atau Ordinary Least Square (OLS). alat analisis yang digunakan yaitu Microsoft excel dan IBM SPSS statistic version 23.  Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian variabel luas lahan, produksi,ekspor, Foreign Direct Investment berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. sedangkan luas lahan secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, tetapi produksi, ekspor, Foreign Direct Investment tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kata kunci: Luas Lahan, Produksi, Ekspor, Foreign Direct Investment ABSTRACT            This research is titled Analysis that affects the export of tea products to growth in Indonesia. This research aims to determine the factors that influence the economic growth in Indonesia, which factor contributes the greatest contribution to economic growth in Indonesia.The data analysis method used in this study is a method of double linear regression equations with the usual smallest squared method or Ordinary Least Square (OLS). The analysis tools used are Microsoft Excel and IBM SPSS statistic version 23. The results of the analysis showed that the extensive variable research of land, production, exports, Foreign Direct Investment has significant effect on economic growth in Indonesia. While partial land area has a significant influence on economic growth in Indonesia, but production, export, Foreign Direct Investment has no influence on economic growth in Indonesia. Keywords: land area, production, export, Foreign Direct Investment
ANALISIS TREND DAN PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK, PRODUKSI DAN KONSUMSI TERHADAP INDEKS PRODUKSI DAN KONSUMSI BERAS TAHUN 1990 – 2019 DI INDONESIA Ulfa Afriyani; Erna Haryanti Koestedjo; Hary Sastrya Wanto
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa21120211344

Abstract

ABSTRAKIndonesia memiliki potensi yang sangat baik pada sektor pertanian, sehingga Indonesia ditingkat internasional merupakan salah satu produsen sekaligus konsumen beras terbesar dunia dibawah India. Kondisi ini menuntut kreativitas dari masyarakat Indonesia untuk berkreasi supaya produksi padi Indonesia menjadi meningkat atau minimal stabil. Dengan kestabilan produksi, Indonesia dapat menjaga dan mendukung program ketahanan pangan nasional. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1.) Untuk mengetahui Trend Produksi dan konsumsi beras di Indonesia tahun 1990-2019. 2.) Mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi Trend Indeks Produksi dan konsumsi beras di Indonesia tahun 1990-2019. Penelitian ini menggunakan metode persamaan trend dan regresi linier berganda. Hasil kesimpulannya, yaitu 1.)Variabel luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks produksi beras disebabkan karena masih adanya impor beras yang terjadi untuk mengimbangi peningkatan jumlah penduduk. Impor beras berpengaruh signifikan terhadap produksi beras di Indonesia. 2)Variabel Modal berpengaruh signifikan terhadap indeks produksi beras karena tanpa adanya suatu modal tidak dapat berproduksi. 3)Variabel harga beras tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks konsumsi beras. Karena olahan dari beras adalah suatu makanan pokok yang diproduksi oleh masyarakat Indonesia, masyarakat lebih memilih beralih ke merk lain yang lebih terjangkau harganya. 4)Variabel Jumlah Penduduk tidak berpengaruh dikarenakan  disamping adanya fertilitas juga adanya mortalitas serta terdapat masyarakat yang pendapatannya tinggi yang mengoptimalkan kebutuhannya.Kata Kunci : Indeks Konsumsi, Produksi Beras, Persamaan Trend, Regresi Linier Berganda.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KOPI LOKAL JAWA (BROMO TENGGER) DI KOTA SURABAYA Refo Aulia Rahman; Hary Sastryawanto; Erna Haryanti
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa2012020975

Abstract

ABSTRAKPenelitian berjudul Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Kopi Lokal Jawa (Bromo Tengger) di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui karakteristik konsumen. 2. Menganalisis antara tingkat konsumsi dengan atribut kopi lokal jawa. 3. Mengetahui atribut yang dipertimbangkan.Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di kedai kopi yang berada di lima daerah di wilayah Surabaya. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasa, aroma dan harga. 50 responden ditentukan dengan metode accidental sampling. Data primer dan data sekunder dianalisa dengan metode analisis chi-square dan analisis multi atribut fishbein. 70% konsumen kopi lokal jawa adalah  laki laki dengan rentang usia  remaja yaitu diantara umur 19-23 tahun serta tingkat pendidikan konsumen kopi lokal jawa di didominasi  oleh konsumen tingkat SMA dengan jumlah pembelian 2-3 cangkir per satu kali datang.Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara atribut rasa dan aroma . berdasarkan angka skor rata rata menunjukan bahwa atribut rasa kopi menjadi atribut yang dipertimbangkan dalam keputusan pembelian kopi lokal jawa di kota surabaya.Kata Kunci : Preferensi Konsumen, Kopi, Rasa, Aroma.  ABSTRACTResearch on the analysis of consumer preference to local coffee Java (Bromo Tengger) in the city of Surabaya. The research aims to: 1. Know the characteristics of consumers. 2. Analyzing the level of consumption with local Javanese coffee attributes. 3. Know the attributes being considered.The research location is purposive in coffee shops located in five areas in Surabaya area. The attributes used in this research are flavor, aroma and price. 50 respondents were determined by the accidental sampling method. Primary data and secondary data are analysed with the chi-square analysis method and the Fishbein multi-attribute analysis. 70% of local Javanese coffee consumers are males with a teenage age range of 19-23 years as well as the level of consumer education of local Javanese coffee in dominated by high school level consumers with the purchase amount of 2-3 cups per one time come.Analysis results show that there is a significant link between the flavor and aroma attributes. Based on the average score indicating that the attribute of coffee flavor becomes the attribute considered in the decision to purchase local Javanese coffee in the city of Surabaya.Keywords: Consumer Preference, Coffee, Flavor, Aroma.
ANALISIS SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN, DAN PERIKANAN SEBAGAI SEKTOR POTENSIAL YANG BERKELANJUTAN DI KABUPATEN LAMONGAN Ardian Romal Amrullah; Markus Patiung; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa21120211348

Abstract

 Penelitian ini berjudul “Analisis Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Sebagai Sektor Potensial Yang Berkelanjutan Di Kabupaten Lamongan”. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis potensi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor basis/potensial. Menganalisis apakah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor berkelanjutan atau tidak. Mengetahui gambaran pola dan struktur sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di suatu wilayah. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan dan Provinsi Jawa Timur dari tahun 2015 hingga tahun 2019. Metode yang digunkan dalam penulisan skripsi yaitu analisis Location Quotient, Dynamic Location Quotient dan Typologi Klassen.Hasil dari penelitian adalah Berdasarkan hasil analisis LQ sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan di Kabupaten Lamongan dari tahun 2015-2019 merupakan sektor basis/potensial dengan nilai LQ sebesar 2,91, artinya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan untuk Kabupaten Lamongan produksinya dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Lamongan bahkan dapat di ekspor ke daerah lain atau ke mancanegara. Hasil persandingan analisis LQ dan DLQ menunjukan bahwa nilai LQ sebesar 2,63 sedangkan DLQ dengan nilai sebesar 1,58 ini menunjukkan bahwa sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan di Kabupaten Lamongan dari tahun 2015-2019 sektor unggulan, artinya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan saat ini akan tetap menjadi basis baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Lamongan merupakan sektor berkelanjutan. Hasil dari analisis tipologi klassen yaitu, rik < ri dan yik > yi maka pola dan struktur dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kabupaten Lamongan dapat di nyatakan menjadi sektor yang maju namun memiliki pertumbuhan yang lambat.Kata Kunci : PDRB , Sektor Agribisnis, LQ, DLQ, Tipologi Klassen.

Page 8 of 14 | Total Record : 140