cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 245 Documents
Pengembangan Tahsin Al Qur’an Secara Virtual pada Siswa MI Shirothol Mustaqim Dawuhan Akhmad Shofani
Jurnal Kependidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.54 KB) | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6411

Abstract

Improving the quality of reading the Qur'an is a must for Muslims. Realizing the importance of the process of takhsin the Qur'an, because Tahsin is a procedure for reading the Qur'an properly and correctly by using the rules contained in the science of recitation, the Qur'an is the kalamullah that was revealed to the Prophet Muhammad SAW, for 22 years, 2 months and 22 days or an average of 23 years, starting from the 17th of Ramadan, when the Prophet Muhammad was 40 years old until his death in 632. Development and improvement in reading the Qur'an (Tahsin Al-Qur'an) is an obligation for who read it, and need guidance in reading the Qur'an from both teachers and parents, but with the Covid 19 outbreak, which hit the world also had an impact on the world of education, so children and teachers had to provide virtual learning. The purpose of this study is to find out the activities of developing tahsin Al Qur'an at MI Shirothol Mustaqim by virtual learning. This research uses descriptive qualitative method. By utilizing ICT media, it will minimize the transmission of Covid 19 but can also improve the reading of the Quran properly. Basically, virtual learning is used not to replace face-to-face learning. Instead of combining face-to-face learning with virtual learning which will allow for quality improvement in learning, the development and application of tahsin virtual learning or ICT-based learning takes place effectively, some ideas are needed. Commands to learn to read the Koran well in Islamic teachings are fardhu' ain (obligatory for every Muslim). Keywords: Development, Tahsin Al Qur’an, Virtual Abstrak Peningkatan kualitas baca Al-Qur’an merupakan suatu kaharusan bagi umat muslim. Menyadari pentingnya proses takhsin Alqur’an, karena Tahsin merupakan tata cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar dengan menggunakan kaidah-kaidah yang terdapat dalam ilmu tajwid, Al Qur’an adalah kalamullah yang di wahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari atau rata-rata selama 23 tahun, dimulai sejak tanggal 17 Ramadan, saat Nabi Muhammad berumur 40 tahun hingga wafat pada tahun 632. Pengembangan dan perbaikan dalam membaca Al Qur’an (Tahsin Alqur’an) merupakan suatu kewajiban bagi yang membacanya, dan perlu adanya bimbingan dalam membaca Al Qur’an baik dari guru maupun orang tua, namun dengan adanya wabah Covid 19, yang melanda dunia juga berdampak pada dunia pendidikan, sehinggan anak-anak dan guru harus memberikan pembelajaran secara virtual. Tujuan penelitian ini, yatu untuk mengetahui kegiatan pengembangan tahsin Al Qur’an di MI Shirothol Mustaqim secara virtual learning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dengan memanfaatkan media ICT ini akan meminimalisir penularan Covid 19 tetapi juga dapat memperbaiki bacaan Al Quran dengan baik. Pada dasarnya pembelajaran secara virtual learning digunakan bukan untuk menggantikan pembelajaran tatap muka. Melainkan penggabungan pembelajaran tatap muka dengan secara virtual learning yang akan memungkinkan terjadinya peningkatan kualitas dalam pembelajaran, pengembangan dan penerapan tahsin secara virtual learning atau pembelajaran berbasis ICT berlangsung efektif, diperlukan beberapa gagasan Perintah untuk belajar membaca al-Quran dengan baik dalam ajaran Islam hukumnya fardhu ‘ain (wajib bagi setiap muslim). Kata kunci: Pengembangan, Tahsin Al Qur’an, Virtual.
Penguatan Pola Asuh Orang Tua bagi Perkembangan Kognitif Anak di Desa Guci Kecamatan Sirampog Jamiah Jamiah
Jurnal Kependidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.524 KB) | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6412

Abstract

The family is the first environment in the education of a child to adapt well according to his age and maturity. In the family, parents have a big role in influencing the development of children's cognitive intelligence. Parenting patterns in early childhood include the provision of physical stimulation, mental stimulation, emotional stimulation, moral stimulation and also social stimulation that will encourage optimal child development. Good parenting will affect the development of children well as well as bad parenting will hinder the development of children. Parenting patterns mean the habits of parents, fathers and mothers in leading, nurturing and guiding children. Nurturing in the sense of keeping by caring for and educating him. Guiding by helping, training, accompanying and so on. The quality and intensity of parenting styles vary in influencing attitudes and directing children's behavior. Therefore, the author will discuss issues related to the relationship between parenting patterns and the development of children's cognitive intelligence, such as the definition of parenting patterns, cognitive intelligence and children. And also discusses the factors that influence the development of children's cognitive intelligence, such as parents' educational background, economy, early marriage, work and environment.The purpose of this study was to determine how big the relationship between parenting patterns and the development of children's intelligence. This research uses descriptive qualitative method. Data collection techniques are observation and interviews. The results showed that parenting greatly influences the development of children's cognitive intelligence in Guci Village, Sirampog District, and good parenting is also influenced by many factors. Keywords: parenting, cognitive intelligenc, children. Keluarga merupakan lingkungan pertama dalam pendidikan seorang anak untuk memyesuaikan diri dengan baik sesuai usia dan kematangannya. Didalam keluarga orang tua memiliki peran besar dalam memberikan pengaruh pada perkembangan kecerdasan kognitif anak. Pola asuh orang tua pada anak usia dini mencakup pemberian rangsangan fisik, rangsangan mental, rangsangan emosional, rangsangan moral dan juga rangsangan social yang akan mendorong tumbuh kembang anak secara optimal. Pola asuh yang baik akan mempengaruhi perkembangan anak dengan baik pula begitu juga pola asuh yang buruk akan menghambat perkembangan anak. Pola assuh orang tua berarti kebiasaan orang tua, ayah dan ibu dalam memimpin, mengasuh dan membimbing anak. Mengasuh dalam arti menjaga dengan cara merawat dan mendidiknya. Membimbing dengan cara membantu, melatih, mendampingi dan sebagainya. Kualitas dan intensitas pola asuh orang tua bervariasi dalam mempengaruhi sikap dan mengarahkan perilaku anak. Karena itu penulis akan membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan kecerdasan kognitif anak, seperti definisi pola asuh orang tua, kecerdasan kognitif dan anak serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan kognitif anak, seperti latar belakang pendidikan orang tua, ekonomi, pernikahan dini, pekerjaan dan lingkungan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan kecerdasan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observassi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh orang tua sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan kognitif anak di Desa Guci Kecamatan Sirampog, dan pola asuh yang baik juga dipengaruhi banyak faktor. Kata kunci: Pola asuh orang tua, kecerdasan kognitif, anak
Pendidikan Pondok Pesantren dalam Pembentukan Karakter di Pondok Pesantren Hikmatul Huda Salem Brebes M. Ma`mun Farid Farihi
Jurnal Kependidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.816 KB) | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6413

Abstract

The purpose of this paper is to research and describe the efforts of Islamic boarding schools in forming character in adolescents. The current problem is the character crisis that has hit the nation's children. One of the problems that often occurs repeatedly, when education has not been able to become social control and control the character or morality of students. While students are the pillars of the nation, so the term "if you want to see the progress of a nation, then look at its education" appears. In the midst of globalization and modernity as it is today, the character and morality of the nation is one of the many main problems experienced by developing countries, including Indonesia. For capitalist countries, Indonesia is a very potential market to market various cultural products. In addition to having a very large population, some Indonesians have a consumptive and talkative nature so that they have the potential to become a profitable market share for products from other nations. Although not all foreign cultural products have a negative impact. The research method used is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques through interviews, and observations on caregivers, managers, and students. In this study, researchers have proven that pesantren education has a role in character building, and pesantren is able to become the basis for implementing character education. This research was conducted at the Hikmatul Huda Islamic boarding school, a boarding school in Central Java, which is located in Malandang Village, Salem District, Brebes Regency. Abstract Tujuan penulisan ini adalah untuk meneliti dan menggambarkan upaya pondok pesantren dalam pembentukan karkater pada anak remaja. Permasalahan saat ini adalah krisis karakter yang melanda anak bangsa. Salah satu permasalahan yang sering terjadi secara berulang-ulang, ketika pendidikan belum mampu menjadi kontrol sosial serta pengendali akhlak atau moralitas pelajar. Sedangkan pelajar adalah tonggak bangsa, sehingga muncul istilah “jika ingin melihat kemajuan suatu bangsa, maka lihatlah pendidikannya”. Di tengah arus globalisasi dan modernitas seperti sekarang ini, karakter dan moralitas bangsa menjadi satu dari sekian banyak persoalan utama yang dialami oleh negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Bagi negaranegara kapitalis, Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial untuk memasarkan berbagai produk budayanya. Selain memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, sebagian masyarakat Indonesia mempunyai sifat konsumtif dan latah sehingga sangat berpotensi dijadikan pangsa pasar yang menguntungkan bagi produk-produk dari bangsa lain. Meskipun tidak semua produk budaya asing menimbulkan dampak negatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan observasi pada pengasuh, pengelola, dan santri. Dalam penelitian ini peneliti telah membuktikan bahwa pendidikan pesantren mempunyai peran dalam pembentukan karakter, serta pesantren mampu menjadi basis implementasi pendidikan karakter. Penelitian ini dilakukan di pesantren Hikmatul Huda, sebuah pondok pesantren di daerah Jawa Tengah, yang terletak di Kampung Malandang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes.
Peran Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Al Qur’an Siswa di SMP Muhammadiyah 3 Sirampog Nurokhmah Nurokhmah
Jurnal Kependidikan Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.032 KB) | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6414

Abstract

Education is a process of educating and guiding students to achieve certain goals in the form of positive changes in children. Education starts from the family, namely parents. Parents are the first madrasa for children. Without parents, children cannot get a proper education. It needs regular guidance and supervision because the child's life is the responsibility of the parents. The problems in increasing the motivation to learn the Koran, which are given by parents to children because of the lack of parental attention to children because they are busy with work, the majority are farm laborers and the facilities are not optimal. So the question arises how the role of parents in increasing motivation to learn the Koran. This study aims to determine the role of parents in increasing motivation to learn the Koran in SMP Muhammadiyah 3 Sirampog. This study uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques using observation and interviews. The results showed that the role of parents on the motivation to learn the Koran is very important. Key words: role parents, motivation, learning of Al Qur’an Abstrak Pendidikan merupakan proses mendidik dan menuntun anak didik untuk mencapai tujuan tertentu dalam wujud perubahan-perubahan yang positif dalam diri anak. Pendidikan berawal dari keluarga yaitu orang tua. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Tanpa orang tua anak tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Perlu bimbingan dan pengawasan yang teratur karena kehidupan anak merupakan tanggung jawab orang tua. Adapun permasalahan dalam meningkatkan motivasi belajar alquran, yang diberikan orang tua terhadap anak karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anak dikarenakan sibuk dengan pekerjaan yang mayoritas sebagai buruh tani dan fasilitas yang kurang maksimal. Sehingga muncul pertanyaan bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar alquran . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar alquran di SMP Muhammadiyah 3 Sirampog. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orang tua terhadap motivasi belajar Alquran sangat penting. Kata kunci : Peran orang tua, motivasi, belajar Al Qur’an.
Implementasi Manajemen Mutu Terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Rohmat Rohmat; Yuslam Yuslam
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i1.6417

Abstract

The quality of madrasah education is influenced by internal and external factors of madrasas. The transformation process in schools / madrasas is influenced by input and environment. Various systems in madrasas have an impact on how perceptions, understandings, consensus, and madrasa commitment to quality, both in planning, implementation, and control. Thus, it is necessary to learn more about their perceptions, understandings, and consensus on the quality of education and what the reality of the quality of madrasa education is. So that madrasas need to implement integrated quality management. This research uses qualitative research methods using research samples at MIN 1 Banyumas and MI MA Nu 1 Pageraji Banyumas. The research findings are as follows: integrated quality management principles conducted at MIN 1 Banyumas and MI Ma "arif pageraji Purwokerto refer to various quality planning programs carried out, among others: (a) increasing teacher competency, through OJT activities (on the job trainning), which is aimed at productive teachers in collaboration with various Higher education institutions (b) Training programs to improve teacher competency. Implementation of quality management as follows; (1) Identification of service / business / education processes; (2) Establish a quality policy; (3) Establish quality objectives and quality management plans; (4) identification of document requirements; (5) Making quality guidance documents and procedures; and (6) Making work instructions after this is done next. As for the quality control system conducted at MIN and MI Ma "arif pageraji Purwokerto. Quality assurance, which is carried out internally by madrassas, will be controlled and audited through accreditation activities carried out by madrasa accreditation bodies or other institutions externally. Thus, the objectivity of the assessment of the maintenance and improvement of the quality of madrasah education on an ongoing basis can be realized. Keywords: Management, Quality, Education Abstrak Mutu pendidikan madrasah dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal madrasah. Proses transformasi di sekolah/madrasah dipengaruhi oleh input dan lingkungan. Berbagai sistem yang ada di madrasah berdampak pada bagaimana persepsi, pemahaman, konsensus, maupun komitmen madrasah terhadap mutu, baik dalam perencanaan, implementasi, maupun pengendaliannya. Dengan demikian, perlu dipelajari lebih lanjut tentang persepsi, pemahaman, maupun konsensus mereka terhadap mutu pendidikan dan seperti apa realita mutu pendidikan madrasah yang mereka wujudkan. Sehingga madrasah perlu mengimplementasikan manajemen mutu terpadu.Riset ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan sampel penelitian di MIN 1 Banyumas dan MI MA Nu 1 Pageraji Banyumas. Adapun temuan penelitian sbb: prinsip-prinsip manajemen mutu terpadu yang dilakukan di MIN 1 Banyumas dan MI Ma”arif pageraji Purwokerto mengacu pada berbagai program perencanaan mutu yang dilakukan , antara lain: (a) peningkatan kompetensi guru, melalui kegiatan OJT (on the job trainning), yang ditujukan pada guru-guru produktif bekerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan Tinggi (b) Program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru. Pelaksanaan manajemen mutu sebagai berikut; (1) Identifikasi proses pelayanan/bisnis/pendidikan; (2) Menetapkan kebijakan mutu; (3) Menetapkan sasaran mutu dan rencana manajemen mutu; (4) Identifikasi kebutuhan dokumen; (5) Membuat dokumen pedoman dan prosedur mutu; dan (6) Membuat dokumen intruksi kerja Setelah hal tersebut dilakukan selanjutnya.adapun sistem pengendalian mutu yang dilakukan di MIN dan MI Ma”arif pageraji Purwokerto. Penjaminan mutu yang dijalankan secara internal oleh madrasah, akan dikontrol dan diaudit melalui kegiatan akreditasi yang dijalankan oleh badan akreditasi madrasah atau lembaga lain secara eksternal. Dengan demikian, obyektivitas penilaian terhadap pemeliharaan dan peningkatan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan dapat diwujudkan. Kata Kunci: Manajemen, Mutu, Pendidikan
Pengaruh Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Minat Menulis Siswa Sekolah Dasar Ariyani, Dewi; Qolbiyulia, Syifa; Aisyah, Puji Nur; Nasikhatun, Ikhda Nani; Asshidiq, Mohammad Fadlil
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i1.6564

Abstract

This study aimed to investigate the effect of the School Literacy Movement on students' interest in writing at SD Negeri 7 Ciamis throughout the 2019-2020 academic year. The quantitative methodology of ex-post facto research was utilized for this study. There are two factors in this study: the School Literacy Movement (X) and writing interest (Y). This study's population consisted of sixth-grade pupils from SD Negeri 7 Ciamis, with a sample size of 30 individuals. The sampling method employed was a random sample. Using a Likert scale, information was gathered via a questionnaire. Normality and linearity tests are utilized to evaluate the data analysis requirements. The Pearson product moment correlation method is utilized as the data analysis technique. The results of the study indicate that the School Literacy Movement had no influence on the students of SD Negeri 7 Ciamis' interest in writing. This is evidenced by the r value of 0.210 r table 0.361 for the association between the School Literacy Movement (X) and writing interest (Y). The significance value used in the r table is 5%. The estimated r value is less than the r table, indicating that there is no association or correlation between the variable School Literacy Movement (X) and the variable interest in writing (Y).
Active Learning Versi Rasulullah dan Implementasinya dalam Pembelajaran PAI Uyung Yuliza; Sunhaji Sunhaji; Wahab Wahab
Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6876

Abstract

Facts in the world of education, especially about learning methods, it is said that the western world is more advanced than the Islamic world. It is undeniable that Islam contains a source of inspiration for the development and progress of science, including the field of education. Starting from this thought, this paper intends to provide input to the Islamic education environment by seeking to explore and present the learning methods used by the Prophet in his da'wah. Many hadiths about the way the Prophet educated his friends contain elements of an active learning strategy. By studying the hadith of the Prophet, various learning strategies will be found that can be used as a reference for developing current learning methods. This paper aims to describe the hadith of the Prophet as a source of active, creative and innovative learning methods that he has ever done by suggesting several hadiths as considerations to be implemented in active learning in Islamic Religious Education subjects. Keywords: Active Learning, Rasulullah's Learning Method, PAI Learning Abstrak Fakta dalam dunia pendidikan khususnya tentang motode pembelajaran, dikatakan dunia barat lebih maju dari dunia Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa Islam mengandung sumber inspirasi untuk perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahun termasuk bidang pendidikan. Bertolak dari pemikiran tersebut, tulisan ini bermaksud memberi masukkan kepada lingkungan pendidikan islam dengan berupaya menggali dan mengemukakan metode pembelajaran yang dilakukan oleh Rasulullah dalam dakwah beliau. Banyak hadits tentang cara Rasulullah mendidik sahabat-sahabat beliau yang mengandung unsur strategi pembelajaran aktif (active learning strategy). Dengan mengkaji hadits Rasulullah akan ditemukan berbagai strategi pembelajaran yang dapat dijadikan acuan untuk mengembangkan metode pembelajaran saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan hadits Rasulullah sebagai sumber motode pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif yang pernah dilakukan beliau dengan mengemukakan beberapa hadits sebagai pertimbangan untuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran aktif pada mata pembalajaran Pendidikan Agama Islam. Kata kunci : Pembelajaran aktif, Metode Pembelajaran Rasulullah, Pembelajaran PAI
Implementasi Straregi Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Mulyono Mulyono; Sunhaji Sunhaji; Wahab Wahab
Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6877

Abstract

One of the problems that hit education in Indonesia is the low quality of the learning process, such as inappropriate teacher teaching models and the lack of student motivation in the learning process. So it is necessary to have the right method in the process of these activities to be more active, effective and can increase the thinking power of students. Think Pair Share Strategy (TPS) is one of the learning methods that need to be used in teaching and learning activities, because the think pair share strategy is designed to invite students to seek answers to a question from a concept through a group. This is because in the teaching and learning process in schools that teachers often use the lecture and question and answer method (conventional), then the ability of students to ask questions or ask for help from the teacher is still not optimal. Through think pair share cooperative learning in Islamic Religious Education (PAI) subjects, it is hoped that students can be actively involved during the learning process. The purpose of implementing the strategy this is to find out the implementation of think pair share cooperative learning strategies in Islamic Religious Education subjects, and to determine the activeness of students when implementing think pair share cooperative learning strategies in Islamic Religious Education subjects. Keywords Cooperative Learning; Think Pair Share Strategy; Islamic Religious Education Abstrak Salah satu permasalahan yang melanda pada pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu proses pembelajaran, seperti model mengajar guru yang tidak tepat dan kurangnya motivasi peserta didik dalam proses belajar. Sehingga perlu adanya metode yang tepat dalam proses kegiatan tersebut agar lebih aktif, efektif serta dapat meningkatkan daya pikir bagi peserta didik. Strategi Think Pair Share (TPS) merupakan salah satu metode pembelajaran yang perlu digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, karena strategi think pair share ini dirancang untuk mengajak peserta didik mencari jawaban terhadap suatu pertanyaan dari suatu konsep melalui suatu kelompok. Hal ini disebabkan dalam proses belajar mengajar disekolah bahwa guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan tanya jawab (konvensional), kemudian kemampuan peserta didik untuk bertanya atau meminta bantuan dari guru masih belum optimal. Melalui pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), diharapkan dapat membuat peserta didik terlibat aktif pada saat proses pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penerapan strategi TPS ini adalah untuk mengetahui penerepan strategi pembelajaran kooperatif think pair share pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, dan untuk mengetahui keaktifan peserta didik pada saat penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Kata Kunci Pembelajaran Kooperatif; Straregi Think Pair Share; Pendidikan Agama Islam
Pengembangan Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Mata Pelajaran PAI dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas 3 SDN 5 Rasau Jaya Nurhafifah Tri Nugroho
Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v9i2.6878

Abstract

The purpose of this research is to analyze the development of Contextual Teaching and Learning (CTL) based learning in shaping student character. This research uses a development approach. Based on the results of research, this Contextual Teaching and Learning (CTL) strategy is a strategy that involves many learners by associating the material with real-life contexts. The Contextual Teaching and Learning (CTL) model accommodates the involvement of students physically as well as mentally. The development variation in the use of character-charged Contextual Teaching and Learning (CTL) strategies is the application of CTL which does not need to change the content of the discussion, but rather relates what is in learning with real life. So contextual teaching and learning (CTL) is very appropriate to be used in shaping student character, especially in pai (Islamic religious education) subjects. Keywords: Contextual Teaching and Learning (CTL), PAI, Character ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengembangan pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam membentuk Karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan. Berdasarkan dari hasil penelitian, strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) ini merupakan strategi yang banyak melibatkan peserta didik dengan mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata. Model Contextual Teaching and Learning (CTL) mengakomodasikan keterlibatan peserta didik secara fisik maupun mental. Variasi pengembangan dalam penggunaan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) bermuatan karakter adalah penerapan CTL yang mana tidak perlu merubah isi pembahasan, melainkan mengaitkan apa yang ada dalam pembelajaran dengan kehidupan nyata. Sehingga Contextual Teaching and Learning (CTL) ini sangat tepat untuk digunakan dalam membentuk Karakter Siswa, khususnya dalam mata pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam). Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning (CTL), PAI, Karakter
Peningkatan Mutu Pembelajaran Melalui Optimalisasi Peran Guru Sebagai Manajer Kelas di SDN 1 Sokaraja Kulon Siti Maesaroh
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i1.7459

Abstract

The purpose of this study was to see the manager's ability, teachers' understanding of classroom management and the role of teachers as class managers to optimize the quality of learning at SDN 1 Sokaraja Kulon. This study used a qualitative approach with descriptive analysis, data techniques were carried out by interview, observation and documentation. The data analysis used consisted of data reduction, data collection and data retrieval. Sources of research data were school principals, teachers. The result of this research is that the role of teachers as class managers in SDN 1 Sokaraja Kulon can improve the quality of learning. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan manajer, pemahaman guru tentang pengelolaan kelas dan peran guru sebagai manajer kelas untuk mengoptimalkan mutu pembelajaran di SDN 1 Sokaraja Kulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis deskriptif, tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.sumber data penelitian adalah kepala sekolah, guru. Hasil penelitian ini adalah peran guru sebagai manajer kelas di SDN 1 Sokaraja Kulon dapat meningkatkan mutu pembelajaran.