cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 245 Documents
Pengembangan Karakter Siswa dalam Pembelajaran Online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Yuni Ramadaniati; Maria Ulpah; Mohammad Imam Farisi
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.7736

Abstract

This study is a qualitative research aimed at: (1) describing and analyzing student character development plans in online learning at SD Negeri 2 Rawalo, Rawalo District, Banyumas Regency; (2) Describe and analyze the implementation of student character development in online learning at SD Negeri 2 Rawalo, Rawalo District, Banyumas Regency; (3) Describe and analyze the assessment of student character development in online learning at SD Negeri 2 Rawalo, Rawalo District, Banyumas Regency. Data were collected by interview, observation and documentation techniques. The results of the study show that: First, the activities of student character development plans through online learning. In this planning activity, the teacher determines the learning theme that has the spirit of character values ​​and then prepares lesson plans as a guide for developing student character through various methods and media. Second, the activity of carrying out student character development through online learning. In this activity the teacher carries out online learning activities to shape the character of students with the google meet method and methods such as habituation, example, discussion, storytelling, assignment or recitation, and simulation. Third, assessment activities. In this activity the teacher assesses the character assignments given by him to the child. In this activity, parents record the completion of character tasks by the child and then the results are sent to the teacher via What's Up. Then the teacher assesses the character development of students through the video. Keywords character, online, learning, development, students. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang ditujukan untuk: (1) Mendeskripsikan dan menganalisis rencana pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas; (2) Mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas; (3) Mendeskripsikan dan menganalisis penilaian pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kegiatan rencana pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran online. Pada kegiatan perencanaan ini guru menentukan tema pembelajaran yang memiliki spirit nilai karakter kemudian menyusun RPP sebagai pedoman untuk mengembangkan karakter siswa melalui berbagai metode dan media. Kedua, kegiatan melaksanakan pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran online. Pada kegiatan ini guru melaksanakan kegiatan pembelajaran online untuk membentuk karakter siswa dengan medoa google meet dan metode-metode seperti pembiasaan, keteladanan, diskusi, bercerita, pemberian tugas atau resitasi, dan simulasi. Ketiga, kegiatan penilaian. Pada kegiatan ini guru menilai tugas-tugas karakter yang diberikan olehnya untuk anak. Pada kegiatan ini orangtua merekam penyelesaian tugas-tugas karakter oleh anak kemudian hasilnya dikirim ke guru via What’s Up. Kemudian guru menilai perkembangan karakter siswa melalui video tersebut. Kata Kunci karakter, online, pembelajaran, pengembangan, siswa.
Gaya Kepemimpinan Pemimpin dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Guru di MTs ‘Ushriyyah Purbalingga Musriah, Musriah; Sunhaji, Sunhaji
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.7491

Abstract

Kepemimpinan pendidikan sangat dibutuhkan saat ini, diantaranya peran penting kepala masyarakat seperti kemampuan manajerial yang mencukupi dari kepala madrasah dan didukung oleh kinerja tenaga profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs 'Ushriyyah Purbalingga, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimanakah gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs 'Ushriyyah Purbalingga? (2) Bagaimana kinerja guru di MTs Ushriyyah Purbalingga? (3) Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs 'Ushriyyah Purbalingga? Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data adalah teknik analisis model interaktif (aliran) yang meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan, pengambilan keputusan/verifikasi dan keabsahan data penelitian sebagai berikut: Pertama, gaya kepemimpinan kepala MTs 'Ushriyyah Purbalingga pada gaya kepemimpinan konversi, sosok pemimpin yang berada di tengah - tengah anggota kelompoknya , menganggap bawahannya sebagai rekan seperjuangan, mengharapkan pendapat, saran, dan kritik yang membangun. Kedua, hasil kerja para guru di MTs 'Ushriyyah Purbalingga cukup baik. Hal ini terlihat dari guru yang semakin disiplin dalam memasuki kelas, peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, terbukti melakukan evaluasi, ketepatan guru dalam menyampaikan materi serta semakin bervariasinya metode dan media pembelajaran yang digunakan guru. Ketiga, dampak gaya kepemimpinan kepala madrasah yang komunikasi dikatakan berhasil atau berdampak positif bagi guru. Apalagi dalam proses belajar mengajar di kelas, guru terus mengalami perkembangan ke arah peningkatan kinerja guru yang lebih baik dan memuaskan .
Pendidikan Agama Islam berbasis Ecotheology Islam untuk Mewujudkan Kesadaran Lingkungan Laksono, Gangsar Edi
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8043

Abstract

PAI learning has a strategic role to internalize the value of environmental awareness because it must be given at all levels of education. This study aims to formulate goals and steps in realizing environmental awareness through ecotheology-based PAI learning originating from the Al-Quran and hadith. This research used a descriptive qualitative method with a type of library research. The data or materials used in this study come from books, journals, research results, documents, magazines and other library sources. The data collection technique used was documentary source documentation from various literary sources and then analyzed using content analysis. The purpose of ecotheology-based PAI learning is not only in the cognitive domain but in the aspect of increasing awareness, attitudes, skills and participation so that it leads to ecologically responsible morals and morals. In realizing this goal, the formulated strategy must implement aspects of learning materials, learning strategies, models and support for educational institutions/schools or madrasahs.
Inovasi Media Pembelajaran Cerita Bergambar Berorientasi pada Literasi Dasar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Khomsiyatun, Umi; Samiaji, Mukhamad Hamid
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8187

Abstract

This study aims to develop illustrated story learning media to develop early literacy in the learning of storytelling of second grade students. This research is a type of development research (R & D). In this study, six stages were used: (1) research and data collection, (2) planning, (3) development of product drafts (4) initial field trials, (5) revising the results of trials (6) field trials. The results obtained from this study are the needs of learning media according to students and teachers covering four aspects (a) understanding and need for teaching materials, (b) the need for teaching materials, (c) the need for physical teaching materials, and (d) needs towards the presentation and language of teaching materials. Data and analysis of the results of the expert validation assessment and Indonesian language teachers on the learning of pictorial stories. From expert I on average 84.8, the criteria is very good. From expert II on average 85.1, the criteria is very good. From the average user validator of 87.18, the criteria are very good. In general, the assessment of the feasibility of the learning media is very good. The results of product trials in the field obtained the average results of the experimental group's posttest score increased by 12 (from an average of 63.12 to 75.12. Keywords: Development, Learning Media, Picture Stories.
The Problematika Profesionalisme Keguruan dan HAM dalam Perspektif Kode Etik Guru (Studi Fenomena Kekerasan Secara Fisik Kepada Siswa di Indonesia Tahun 2022) Fatonah, Siti
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.4955

Abstract

Abstract To relize the next generation of the nation who are educated and have Pancasila morals, it is necessary to have several supporting roles so that students who after taking education are ready to enter and continue the relay of leadership of this nation. In this case, the main key lies in the role of teachers who can guide and direct their students towards the educational goals of the National Education System, namely Law no. 20 of 2003 article 3 concerning the purpose of education to develop the potential of students to become human beings who believe and fear God Almighty, have noble character, are healthy, knowledgeable, capable, imaginative, independent and incarnate as a democratic nation that is also responsible. However, recently there have been many cases involving teachers and students related to the human rights inherent in every human being since they were born with the professionalism of a teacher. Teachers must maintain the professionalism of a teacher to form a moral person or viewed from the point of view of applicable law in Indonesia and human rights so that students get fair treatment and a sense of security at school. This is the focus of this research on the problems of the teaching profession and human rights in the legal perspective of the teaching profession. The purpose of this study was to determine the relationship between the problem of teacher professionalism and student rights from the perspective of the law of the teaching profession. By using library research methods, namely collecting several data sources in the form of books or journals which are then reviewed to be the object of discussion. The results of the research are that the teachers in carrying out their profession must also apply a code of ethics and respect and respect the human rights of everyone, so that teachers can print the next generation of a nation that is superior and has a Pancasila spirit. . Key word: Acting Part of Parent, Counseling Children Abstrak Untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berpendidikan dan bermoral Pancasila memang membutuhkan beberapa peran yang mendukung agar peserta didik yang setelah menempuh pendidikan siap untuk terjun dan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa ini. Dalam hal ini, kunci utama terletak pada peran guru yang dapat membimbing dan mengarahkan anak didiknya menuju tujuan pendidikan dari Sisdiknas yaitu pada UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 mengenai tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, terampil, imajinatif, independen dan menjelma sebagai bangsa yang demokratis juga bertanggung jawab. Namun, beberapa peristiwa belakangan ini, banyak terjadi kasus yang menjerat guru dengan siswa yang berkaitan HAM yang melekat pada tiap manusia sejak mereka lahir dengan keprofesionalisme seorang guru. Guru harus tetap mempertahankan keprofesionalnya untuk membentuk manusia yang bermoral ataukah melihat dari pandangan menurut hukum yang berlaku di Indonesia dan HAM bagi siswa untuk mendapat perlakuan adil dan rasa aman di sekolah. Hal inilah yang menjadi focus penelitian ini tentang problematika profesi keguruan dan HAM dalam perspektif hukum profesi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan masalah profesionalisme guru dengan HAM pada anak didik yang dilihat dalam kacamata kode etik guru Dengan menggunakan metode penelitian library research atau studi kepustakaan yakni mengumpulkan beberapa sumber data berupa buku ataupun jurnal yang dikemudian ditelaah untuk dijadikan obyek pembahasan. Hasil penelitian adalah guru dalam menjalankan profesi nya juga harus menerapkan kode etik dan menjunjung juga menghargai HAM setiap orang, agar guru dapat mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan memiliki jiwa Pancasila. Kata kunci : Profesi Keguruan, HAM, Guru
Upaya Guru Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Kelas IV Di MI Nurul Islam Sidamukti Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Atik, Nur Baeti; Mulyani, Novi; Bilqis, Nadiya Takhsinia; Amelia, Amelia
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.7759

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembentukan karakter disiplin, dikarenakan melihat dari penyimpangan-penyimpangan yang jauh dari karakter mulia. Karakter merupakan pondasi awal untuk menanamkan kepada peserta didik agar menjadi generasi yang berakhlak mulia. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan mengenai upaya guru Kelas IV Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di MI Nurul Islam Sidamukti Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun Pelajaran 2021/2022. Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di MI Nurul Islam Sidamukti. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu data yang diperoleh seperti hasil observasi, hasil wawancara, catatan lapangan, dan tidak dituangkan dalam bentuk angka-angka. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, peyajian data, verifikasi data, dan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peranan guru kelas dalam pembentukan karakter disiplin siswa MI Nurul Islam Sidamukti yaitu guru sebagai pendidik, pembimbing, pengajar, pelatih, dan evaluator. Sedangkan upayanya dengan menggunakan metode pembiasaan, keteladanan, menciptakan suasana kondusif, peraturan, hukuman, penghargaan, dan konsistensi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini ditunjukkan dengan perubahan sikap dan perilaku peserta didik ke arah yang lebih baik dengan mencerminkan kebiasaan mematuhi peraturan-peraturan yang ada di madrasah dan kegiatan rutin madrasah.
Implementasi Sistem Manajemen di Pesantren Tahfidzul Qur’an Benda Mukhayatun
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.7882

Abstract

Abstract Pesantren management is part of Islamic education, so pesantren management is in line with Islamic management. which contains six elements, namely: elements of process, elements of arrangement, elements of implementation, elements of competence, elements of purpose, and elements of effectiveness. Every institution or organization is certainly responsible for certain aspects of developing a good management system.This system will later be balanced, or one of them will not exist, and then it will have an impact on reduced efforts to achieve the goals of an institution. The absolute thing that must exist in management is a management system, because as a determinant of the direction of an institution in carrying out its activities, this can be seen in the entire management process, starting from planning, organizing, acting, and controlling. This study uses a qualitative method. The sample in this study was collected using a non-probability sampling technique called purposive sampling. Interviews, observation, and documentation are the three methods used to collect data.The information gathered in the field, particularly that pertaining tomanagement, indicating that the pesantren has developed modern managerial principles. This can be seen in the entire management process, from planning organizing, actuating, and controlling. Keywords: Management System, Islamic Boarding School, Tahfidz Qur'an. Abstrak Manajemen pesantren merupakan bagian dari pendidikan Islam, sehingga manajemen pesantren sejalan dengan manajemen Islam. Yang mengandung enam unsur yaitu : unsur proses, unsur penataan, unsur implementasi unsur kompetensi, unsur tujuan dan unsur efektifitas. Aspek-aspek dalam membentuk system manajemen yang baik tentunya dimiliki oleh setiap lembaga atau organisasi. System inilah yang nantinya akan berimbang atau salah satu diantaranya tidak ada, makan akan berimbas dengan berkurangnya upaya untuk mencapai tujuan suatu lembaga. Hal mutlak yang harus ada dalam manajemen adalah system manajemen karena sebagai penentu arah sebuah lembaga dalam melakukan kegiatannya, hal ini dapat dilihat pada keseluruhan proses manajemen mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, sampai pada pengkontrolan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling berbentuk purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan 3 hal yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data yang ditemui di lapangan, terutama yang terkait denganpengelolaannya, mengindikasikan bahwa pesantren tersebut sudahmengembangkan prinsip-prinsip manajerial modern. Hal ini dapat dilihat dalam keseluruhan proses manajemen, mulai dari perencanaan pengorganisasian, penggerakan, sampai pada pengkontrolan. Kata kunci : Sistem Manajemen, Pesantren, Tahfidz Qur’an.
Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila di MIN 1 Banyumas Nafi'ah, Khoirotun
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.7901

Abstract

The curriculum is present as a guide used by educators where the curriculum has undergone various changes as a form of adaptation to a dynamic era. One of them is by implementing an independent learning curriculum where this curriculum tends to be considered new and is still in the process of being implemented in stages. Nevertheless, not a few schools have implemented an independent learning curriculum that emphasizes independent learning according to the needs and characteristics of students. Therefore, researchers want to know about the implementation of the independent learning curriculum in increasing student understanding, where this research was conducted at MI N 1 Banyumas. The purpose of this research is to find out the impact of implementing the independent learning curriculum. On the other hand, the head of the madrasa also plays an important role in the running of the independent curriculum for the development of P5 at MI N 1 Banyumas. Keywords: Madrasah Principal Management, Independent Curriculum, P5
Kreativitas Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran IPS di MI Ma’arif NU Ajibarang Kulon Laela, Nur
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8084

Abstract

Salah satu yang mempengaruhi dalam proses mengajar dikelas yakni guru yang kreatif dan professional sebagai penunjang pencapaian hasil belajar yang optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kreativitas guru dalam mengajarkan pembelajaran yang kreatif pada mata pelajaran IPS di kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru dan peserta didik kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta pencatatan dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) guru sudah kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran peristiwa kedatangan bangsa barat dengan menggunakan konsep imajinatif, merangsang ide dan karya orisinal, menerapkan variasi pola interaksi, gaya mengajar, dan ragam pesan, serta menerapkan evaluasi langsung, (2) guru sudah kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran dan sumber belajar dengan memproduksi media buatan sendiri. Kesimpulannya guru kreatif merupakan guru yang mampu mengembangkan kemampuan pedagogik, mengembangkan keterampilan hidup, meningkatkan nilai dan membangun serta mengembangkan sikap profesional sesuai era globalisasi.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 2 Kuntili Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Chamidin; Muhdi, Ali
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8200

Abstract

Mendiskripsikan berbagai macam problematika penerapan kurikulum merdeka di Sekolah Dasar Negeri 2 Kuntili Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas adalah tujuan penelitian ini. Pendekatan yang peneliti terapkan adalah pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif. Dalam melakukan penelitian menghasilkan berbagai macam problematika atau kendala-kendala dalam menerapkan kurikulum merdeka. Pada kurikulum yang baru ini para guru diminta untuk lebih inovatif dalam membuat rancangan bahan ajar pembelajaran, arah pembelajaran dan runtutan langkah pembelajaran. Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka juga ada projek penguatan profil pelajar Pancasila atau yang biasa kita kenal dengan istilah P5. Pembelajaran dilakukan tidak hanya dikelas tetapi juga di alam terbuka guna meningkatkan kreatifitas peserta didik.