cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 260 Documents
Kekerasan dalam Dunia Pendidikan (Studi Peran dalam Mencegah Bullying di SDN 2 Kalikesur Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas) Munjidah; Hanif, Muh.
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8201

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh maraknya kasus bullying yang ada di Indonesia. Kekerasan dalam pendidikan merupakan fenomena yang banyak diperbincangkan di semua kalangan. Antara tahun 2016 hingga 2020, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat pengaduan 80 pelajar korban dari bullying pada sekolah. Peran yang dimiliki guru sangat penting untuk proses pembelajaran, diantaranya: sebagai sumber belajar dan sebagai fasilitator. Sedangkan pendidikan adalah kunci sebuah bangsa, tanpa pendidikan kita tidak bisa membayangkan akan seperti apa negara ini. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus. studi menggunakan observasi beserta wawancara. Menganalisis data melalui reduksi data, penyajian data beserta kesimpulan dari data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan (1). Bullying fisik meliputi memeluk bahu teman, memukul teman, dan menginjak kaki teman. Saat ini bullying bersifat verbal, seperti menyebut nama, menggunakan nama, meminjam nama secara paksa, atau memanggil nama orang tua dengan suara keras. (3) Strategi seorang guru dalam menghadapi perilaku bullying adalah mengintervensi antar siswa yang terlibat dalam peristiwa bullying, mengambil air cucian, meminta kedua belah pihak untuk menjelaskan, dan membuat pelaku memahami kesalahannya permintaan maaf.
Kekerasan dalam Pendidikan di Sekolah: Bentuk, Sebab, Dampak, dan Solusi Fadhilah, Awaliya Nur; Munjin
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8209

Abstract

Kekerasan tidak boleh terjadi dalam bidang apapun terutama dalam bidang pendidikan. Makna dari kekerasan dalam pendidikan adalah sebuah hukuman yang terasa bagi siswa sehingga siswa merasakan sakit, baik sakit secara fisik, ataupun sakit secara psikologis. Padahal inti dari pemberian hukuman yang mendidik adalah supaya timbul kesadaran siswa terhadap perilakunya yang salah dan berkomitmen tidak mengulangi kesalahan tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengatahui bentuk kekerasan dalam pendidikan, penyebab kekerasan dalam pendidikan terjadi, dampak terjadinya kekerasan dalam pendidikan, dan solusi yang tepat untuk tindakan kekerasan dalam pendidikan di sekolah. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu kajian pustaka. Dan dilakukan dengan membaca, menelaah serta menganalisis berbagai literatur yang ada, berupa jurnal dan hasil penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan adalah kekerasan dalam pendidikan masih terjadi hingga saat ini dan dapat berlangsung tanpa melihat lokasi kejadian, waktu kejadian dan pelaku kekerasan.
Implikasi Kesetaraan Gender dalam Pendidikan Islam Studi Analisis Paradigma Fatimah Mernissi Mubarok, Muhammad Fadhlulloh; Misbah, M.
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8224

Abstract

Title in Indo Gender equality is the view that all people must receive equal treatment and no discrimination which refers to the rights, responsibilities and equal opportunities of women and men. The purpose of this research is to describe and analyze the implications of gender equality in Islamic education in the Analysis Study of Fatimah Mernissi. The type of research used is library research using a descriptive qualitative approach. The results of this study are that education is the key to establishing gender justice in society, skills and knowledge are also tools for studying and conveying new ideas. Education is a strategic tool in making changes, especially Islamic education. Fatima Mernissi views that education is an initial stage in Islamic education. Where parents act as the first teacher at home. Learning materials as well as knowledge of religion, culture and social customs. In this case Fatima explained that between women and men, both of them are educators and students, they all have the same learning opportunities because they have the same responsibilities. This already happened at the time of the Apostle, he did not divide his people just because of religious and worldly issues, such as social and individual matters. Fatima views that the problem of differences between men and women will continue to exist but within reasonable limits and without eliminating aspects of freedom of human rights that are inherent in her, as well as individual and social human rights responsibilities.
Konsep Tri Pusat dalam Pendidikan Sekolah Berbasis Pesantren: Memperkuat Dimensi Spiritual, Akademik, dan Sosial Muhamad Slamet Yahya
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8279

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Tri Pusat concept in pesantren education at SMK Ma’arif 6 Kebumen and examine its contribution to strengthening the spiritual, academic, and social dimensions of students. A qualitative approach was employed, involving classroom observations, interviews, and document analysis. The findings indicate that SMK Ma’arif 6 Kebumen has successfully implemented the Tri Pusat concept holistically. The spiritual dimension is reinforced through religious instruction and regular religious practices. The academic dimension is emphasized through a comprehensive curriculum and practical learning. Meanwhile, the social dimension is developed through extracurricular activities and community service. The implementation of the Tri Pusat concept benefits students in their spiritual, academic, and social development. Despite challenges in implementation, continuous efforts are made to improve its effectiveness. In conclusion, the implementation of the Tri Pusat concept at SMK Ma’arif 6 Kebumen makes a positive contribution to strengthening the spiritual, academic, and social dimensions of students.
Konsep Pemikiran Pendidikan Wanita Perspektif R.A. Kartini Umi Azizah Logis Purnama Sari; Subur
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8286

Abstract

R.A. Kartini memandang bahwa pendidikan akan mampu mengangkat derajat perempuan dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya peranan perempuan dalam pembangunan peradaban wanita adi bangsa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengetahui pemikiran R.A Kartini mengenai pemikiran Pendidikan bagi perempuan di Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode kepustakaan serta pendekatan historis dan biografi yang menceritakan dan mengungkapkan kembali peristiwa dan sejarah penting dalam kehidupan R.A Kartini. hasil penelitian menyimpulkan bahwa Raden Ajeng Kartini memandang Pendidikan adalah satu hal yang sangat penting bagi laki-laki maupun perempuan yang akan mampu mengangkat derajat dan martabat bangsa ini dengan cita-cita yang Raden Ajeng Kartini inginkan yaitu untuk membangun sekolah wanita.
Efektivitas Model Pembelajaran IPS dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Dinamika Sosial, Kebijakan, dan Lingkungan di Sekolah Dasar Maskuroh, Linatul
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8357

Abstract

Model pembelajaran memainkan peran penting dalam meningkatkan pembelajaran siswa, termasuk dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang isu-isu sosial dalam konteks IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimental dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas VI yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=10) yang menerapkan model pembelajaran kooperatif dan kelompok kontrol (n=10) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan sebelum dan setelah implementasi model pembelajaran, serta kuesioner persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka tentang isu-isu sosial, dibuktikan dengan peningkatan skor tes pengetahuan post-tes. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen juga menunjukkan persepsi yang lebih positif terhadap pengalaman pembelajaran IPS mereka, terutama dalam hal kolaborasi dan interaksi sosial. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran IPS sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa dan memperkaya pengalaman belajar mereka. Implikasi penelitian ini adalah para pendidik IPS dapat mengadopsi model pembelajaran kooperatif dalam pengajaran mereka untuk mendorong partisipasi aktif siswa dan mengembangkan keterampilan sosial yang relevan. Penelitian ini memiliki batasan, termasuk populasi dan sampel yang terbatas, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan dengan hati-hati. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan populasi yang lebih luas dan memperluas pembandingan dengan model pembelajaran lainnya dalam IPS. Kata Kunci : Model-model pembelajaran, Pembelajaran IPS
Kompetensi Guru dalam Menghadapi Revolusi Industry 4.0 Ngafifurrohman
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8358

Abstract

Abstract The industrial revolution 4.0 has affected various areas of life. In this era, the physical, digital and biological worlds are merged. Many human workers have been replaced by machines because of the automation of various services and the existence of artificial intelligence. The influence of the industrial revolution 4.0 also has an impact on the world of education, so teachers as professional educators must prepare themselves with various competencies to face this progress. The purpose of this study is to find teacher competence in facing the industrial era 4.0. The method used is literature study. The results of the study show that teacher competencies that must be prepared in facing the industrial revolution 4.0 are: 1) mastering the 4C competencies, namely critical thinking, collaborative, communicative, and creative. 2) educational competence, 3) competence for technological commercialization, 4) competence in globalization, 5) competence in the future, 6) counselor competence Keywords: teacher competency, learning, industrial revolution 4.0 .
Pengembangan Supervisi Pendidikan Islam Berorientasi Reward Asdlori; Mabarun, Muhammad; Romli, Faiz; Hidayah, Ajeng Wulan; Azzahra, Shintya
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8418

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan sebagai tuntutan dari kebutuhan dan perkembangan jaman yang semakin pesat. Peningkatan kualitas pendidikan tersebut dapat dimulai dari berbagai aspek, namun komponen utama dan pertama yang harus dikembangkan ialah sumber daya manusianya, yaitu guru. Gurulah yang menjadi garda terdepan dalam pengembangan kualitas pendidikan sehingga peningkatan kualitas guru harus terus dilakukan secara terus-menerus (continuous improvement), di antaranya melalui kegiatan supervisi. Supervisi merupakan segala bantuan dan pendampingan dari supervisor/ kepala sekolah untuk mengembangkan kemampuan guru dalam mencapai tujuan pendidikan. Supervisi ini sangat erat kaitannya dengan instrumen supervisi, karena instrumen inilah yang akan menjadi barometer bagi supervisor dalam melakukan supervisi. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyusunan instrumen supervisi (akademik) pendidikan Islam. Tulisan ini menghasilkan sebuah tawaran gagasan yakni dengan menjadikan supervisi sebagai media pemberian reward kepada para guru melalui sistem poinisasi sebagai bentuk stimulus agar para guru memiliki komitmen yang kuat dalam pelaksanaan kegiatan supervisi. Dengan komitmen yang kuat dan didasari adanya kesadaran dan rasa tanggung jawab bahwa mutu pendidikan berada di pundak para guru, hal tersebut bisa menjadi bekal bagi kegiatan supervisi pendidikan yang berkualitas.
Analisis Empat Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Pembelajaran IPS di MI Ma’arif NU Penaruban Chasanah, Maghfirotul; Ningsih, Tutuk
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis empat kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran IPS di sekolah dasar, yaitu pengetahuan materi, strategi pembelajaran, pengelolaan kelas, dan keterampilan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian terdiri dari sepuluh guru IPS di sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara tematik dengan mengidentifikasi pola-pola, tema-tema, dan hubungan antara empat kompetensi yang telah diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan materi guru IPS memiliki peran penting dalam mengembangkan pembelajaran IPS yang bermakna dan relevan bagi siswa. Strategi pembelajaran yang beragam memberikan kesempatan kepada guru untuk mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep IPS. Pengelolaan kelas yang efektif menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meminimalkan gangguan, sementara keterampilan komunikasi yang baik membantu dalam menyampaikan materi dengan jelas dan membangun hubungan yang positif antara guru dan siswa. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Mengembangkan, Pembelajaran IPS
Metode Pengembangan Aspek Kognitif Anak (Telaah Buku Prophetic Parenting Karya Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid) Gunawan, Yosi Intan Pandini; Rahmania, Elda Aulia; Masykur, Alaik; Agesti, Nanda; Rianti, Denisa
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v11i1.8447

Abstract

Abstrak Metode pengembangan kognitif anak adalah suatu cara atau upaya yang dilakukan untuk mengubah atau meningkatkan pola pikir, bahasa dan kecerdasan anak, atau segala sesuatu yang berkaitan dengan otak dan intelegensi. Beriringan dengan semakin tumbuh dan kembangnya syaraf dan organ anak. Penelitian ini bertujuan mencari metode pengembangan kognitif anak yang ada di dalam buku Prophetic Parenting, kemudian hasil buku ini diharapkan dapat dijadikan referensi tambahan dalam mengembangkan aspek kognitif anak dalam kehidupan bermasyarakat. Mengingat anak adalah generasi penerus bangsa, agent of change, maka tumbuh kembangnya sangatlah penting dan perlu dimaksimalkan. Jenis penelitian ini adalah studi literatur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan yaitu teknik dokumenter, dengan sumber data primer berupa buku Prophetic Parenting karya Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid dan Cerdas ala Rasulullah karya Nasiruddin. Dan juga sumber data sekunder yaitu buku Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam karya Armai Arief, buku Metodik khusus: Pengajaran Agama Islam karya Zakiyah Darajat, buku Teori-teori Psikologi karya Matt Jarvis, dan beberapa sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian ini yaitu di dalam buku Prophetic Parenting disajikan metode pengembangan aspek kognitif anak dimulai dari pra-pernikahan (kriteria dalam memilih suami dan istri), pernikahan (berdoa sebelum berhubungan dan mempersiapkan diri menjadi orangtua yang sholeh dan sholehah), hingga pasca melahirkan yaitu upaya mengembangkan seluruh aspek anak khususnya aspek kognitif dengan menggunakan metode keteladanan, metode pembiasaan, metode kisah, metode diskusi/dialog, metode tanya jawab, metode ceramah/nasihat, metode pengawasan dan metode penghargaan. Beserta relevansi metode pengembangan kognitif anak dalam proses belajar mengajar di sekolah.