cover
Contact Name
Gatot Suparmanto
Contact Email
info.lppm@ukh.ac.id
Phone
+62271-857724
Journal Mail Official
jurnal@ukh.ac.id
Editorial Address
masgat@yahoo.co.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada
ISSN : 20875002     EISSN : 2549371x     DOI : https://doi.org/10.34035/jk.v13i2
Core Subject : Health,
jurnal ini masih berfokus pada ilmu kesehatan kedokteran,keperawatan,biologi,kebidanan dan bidang kesehatan lainnya
Articles 434 Documents
HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA Leny Kurniawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 3 No. 2, Juli 2012
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.7 KB)

Abstract

ABSTRAK Berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan belajar tergantung pada proses belajar yang dialami. Banyaknya mahasiswa yang mempunyai kebiasaan belajar kurang sehingga prestasi yang didapat tidak sesuai yang diharapkan. Dukungan sosial diharapkan membantu mereka dalam menjalani proses pembelajaran dan dijadikan semangat untuk mendapatkan prestasi yang diharapkan. Tujuan penelitian : 1) Menganalisa hubungan kebiasaan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa. 2) Menganalisa hubungan dukungan sosial dengan prestasi belajar mahasiswa. 3) Menganalisa keeratan hubungan kebiasaan belajar dan dukungan sosial dengan prestasi belajar mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta. Penelitian ini menggunakan studi corelation dengan rancangan crossectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa DIII Kebidanan dengan jumlah mahasiswa 491 orang. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Propotionate stratified random sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 83 orang. Hasil penelitian dianalisa melalui uji korelasi product moment dan analisis regresi linier ganda.. Hasil penelitian diperoleh bahwa: 1). Ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar mahasiswa dengan nilai sig. (0,004) ) (p ≤ 0,05) dan koefisien korelasi (r hitung) 0,316. 2). Ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan prestasi belajar mahasiswa nilai sig. (0,004) ) (p ≤ 0,05) dan koefisien korelasi (r hitung) 0,311. 3). Hasil uji regresi linier berganda diperoleh nilai F hitung sebesar 6.686 dengan probabilitas sebesar 0,002 ) (p ≤ 0,05) artinya ada hubungan signifikan secara bersama-sama antara faktor-faktor (kebiasaan belajar dan dukungan sosial) dengan prestasi belajar mahasiswa DIII kebidanan di STIKes Kusuma Husada Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian maka ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dan dukungan sosial dengan prestasi belajar mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta. ABSTRACT The success of learning objective achievement depends on the learning process experienced. Many students have inadequate learning habit so the achievement they obtain is not as expected. Social support is expected to help them in undertaking learning process and become the spirit to get the expected achievement. The objective: 1) to analyze the relationship of learning habit and social support to the student learning achievement, 2) to analyze the relationship between social support and student learning achievement, 3) to analyze the strong relationship of learning habit and social support to the student learning achievement in DIII Midwifery Study Program of STIKes Kusuma Husada Surakarta. This study employed a correlational study with cross-sectional design. The population of research was all DIII Midwifery students consisting of 491 students. The sampling technique used was Proportionate Stratified Random Sampling. The sample of research consisted of 83 students. The result of research was analyzed using product moment correlational test and multiple linear regression analysis. The result obtained showed that: 1) there was a significant relationship between learning habit and the student learning achievement with significance value (0.004) ) (p ≤ 0.05) and correlation coefficient (r statistic) of 0.316. 2). There was a significant relationship between social support and the student learning achievement with significance value (0.004) ) (p ≤ 0.05) and correlation coefficient (r statistic) of 0.311. 3) The result of multiple linear regression test showed F statistic value of 6.686 with probability of 0.002) (p ≤ 0.05) meaning that there was a simultaneously relationship of learning habit and social support to the student learning achievement in DIII Midwifery Study Program of STIKes Kusuma Husada Surakarta. Based on the result of research, it could be concluded that there was a significant relationship of learning habit and social support to the student learning achievement in DIII Midwifery Study Program of STIKes Kusuma Husada Surakarta.
PEMERIKSAAN WIDAL SLIDE UNTUK DIAGNOSA DEMAM TIFOID Agnes Sri Harti; S Saptorini
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 3 No. 2, Juli 2012
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.313 KB)

Abstract

ABSTRAK Demam tifoid (Typhus abdominalis) adalah salah satu penyakit infeksi pada usus halus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi A, B, C, yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar. Gejala klinik penyakit ini ditandai dengan timbul demam, sakit kepala, mual, muntah, suhu tubuh naik, diare, hati dan limpa membesar, serta perforasi usus. Salah satu pemeriksaan laboratorium untuk deteksi demam tifoid adalah Widal Slide Test. Metode penelitian berdasarkan hasil Praktek Kerja Lapangan di Rumah Sakit Umum Daerah Sukoharjo, serta ditunjang dengan studi pustaka yang telah dipublikasikan. Pemeriksaan uji Serologis Widal Slide Test dengan menggunakan sampel serum dengan prinsip reaksi aglutinasi secara imunologis antara antibodi dalam serum dengan suspensi bakteri sebagai antigen yang homolog. Hasil positif jika terjadi aglutinasi dan hasil negatif jika tidak terjadi aglutinasi. Dari hasil pemeriksaan terhadap 20 sampel didapatkan hasil : 15 sampel menunjukkan indikasi kuat terhadap demam tifoid dan 5 sampel menunjukkan suspek terhadap demam tifoid. ABSTRACT Typhoid fever (Typhus abdominalis) is one infectious disease in the small intestine caused by Salmonella typhi and Salmonella paratyphi A, B, C bacteria entering the body through the contaminated food and beverage. The clinical symptoms of disease included fever, headache, nausea, vomit, high body temperature, diarrhea, expanded lever and lymph. In the typhoid fever patient, the small intestine is attacked leading to intestinal bleeding perforation. One of laboratory examinations to detect typhoid fever using Widal Slide Test.This scientific work is arranged based on the apprenticeship activity in Sukoharjo Public Local Hospital, as well as supported by studying the published literature. The result of Widal Slide test using the serum sample on which the immunological agglutination reaction will occur between within-serum antibody and the bacteria suspension as homologous antigen. The result is if there is agglutination and the result is negative if there is no agglutination occurring. From the examination result with 20 samples the following result is obtained: 15 samples show strong indication of typhoid fever and 5 samples show suspected typhoid fever.
STUDI FENOMENOLOGI : PENDEKATAN PERAWAT DALAM MENGATASI KECEMASAN DAN KETAKUTAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH AKIBAT HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SEMARANG R Rufaidah; Wahyu Rima Agustin
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 3 No. 2, Juli 2012
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.795 KB)

Abstract

ABSTRAK Hospitalisasi adalah suatu keadaan krisis pada anak, saat anak sakit dan dirawat dirumah sakit. Kondisi tersebut merupakan stressor bagi anak, yang dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan pada anak dimana akan mempengaruhi perkembangan anak. Peran perawat disini sangat penting dalam meminimalkan dampak dari hospitalisasi, sehingga dibutuhkan suatu pendekatan untuk dapat memahami kebutuhan klien agar anak dapat berkembang kearah yang normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan perawat dalam mengatasi kecemasan dan ketakutan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi di Ruang Anak Parikesit Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang, dengan mengambil sampel sebanyak 3 responden. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data diperoleh dengan in-depth interview (wawancara mendalam) dan direkam dengan menggunakan tape recoder atas persetujuan reponden. Data-data yang sudah diperoleh kemudian di klasifikasikan dengan cara koding dan kategorising. Dari penelitian ini di dapatkan hasil bahwa pendekatan perawat dalam mengatasi kecemasan dan ketakutan pada anak usia pra sekolah adalah terfokus pada tiga pendekatan yaitu pendekatan pada anak, orang tua dan pendekatan dalam memodifikasi lingkungan. Kurangnya pendekatan pada anak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak, kurangnya meminimalkan perpisahan dengan orang tua, sibling dan teman serta perlukaan akibat prosedur medik atau keperawatan yang menyakitkan, dapat menyebabkan kecemasan dan ketakutan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Keterbatasan tenaga perawat, sarana dan pra sarana, kurangnya waktu untuk mengadakan pendekatan karena beban kerja yang banyak merupakan kendala dalam mengadakan pendekatan pada anak untuk meminimalkan dampak dari hospitalisasi.
PENDEKATAN KULTURAL DALAM PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL DI RUMAH SAKIT JOGJA INTERNATIONAL HOSPITAL Siti Lestari; W Widodo; S Sumardino
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.306 KB)

Abstract

Perawat merupakan petugas kesehatan yang mempunyai peran dominan dalam membantu pasien sembuh dari penyakit yang dideritanya. Terkait dengan budaya perawat perlu mengetahui dan menilai keanekaragaman budaya, mempunyai kapasitas untuk mengkaji budaya, menyadari bahwa budaya bersifat dinamis dan mempunyai adaptasi yang terus menerus dikembangkan dalam upaya mereaksikan dan memahami keanekaragaman budaya. JIH, merupakan salah satu rumah sakit internasional yang memiliki knsumen dari berbagai ragam latar budaya. Oleh karenanya perlu kiranya diketahui bagaimana pendekatan budaya yang dilakukan perawat di rumah sakit tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pendekatan cultural dalam praktek keperawatan professional.Metode kualitatif dengan 18 narasumber yang diambil secara purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan model miles dan Huberman, yang meliputi data reduksi, penyajian dan konklusion.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat perlu mempunyai pengetahuan tentang budaya dalam memberikan asuhan keperawatan. Perawat bersikap positif dalam menghadapi perbedaan budaya.Perawat akan membiarkan bila tidak mempengaruhi kesehatan, bernegosiasi atau bahkan akan melarang bila mengganggu kesehatan atau dilarang dokter. Hambatan yang sering ditemukan adalah dalam hal komunikasi dan pendekatan budaya dalam praktek keperawatan profesional dilakukan melalui identifikasi, analisa situasi, menyusun strategi dan mengevaluasi Kata Kunci: budaya, praktek keperawatan profesional. ABSTRACT Nurses are health professional who have dominant role to help client for healing the deseas. In relating to the culture, they must understand and valuing cul tural diversity background , have capability to asess cultural and aware that cultur is dinamic. Furthermore, nurses must adapt continuesly in order to reÀ ect and understand about cultural diversity. Jogja International Hospital is a international hospital that has consuments with many and different cultural background. So, it is important for understanding how implementing a culturral in professional nursing practice. The purpose of the study is for describing implemetation of cultur in professional nursing practice. . The qualitative research with 18 sample is designed to answer the purpose of study. Analize of data is using Mile and Huberman’s model, The results show that Nurses need to knowledge of other culture inorder to provide professional nursing practice. Nurses also should think positively when they care client with different culture group.Nurse will maintenance the culture when it is not inÀ uence the client’s health, or negotiating event they will probihited when the cultur will inÀ uence the health status. The barrier during work with client in different cultur background was communication and language. Professional Nursing Practice with cultur was conducted via cultur identi¿ cation, analizing of situation , making intervention and evaluation. Key words: Culture, proffessional nursing practice.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DENGAN MULTIGRAVIDA DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN KALA I DI RUMAH BERSALIN NGUDI SARAS JATEN KARANGANYAR Fitria Hayu Palupi
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.377 KB)

Abstract

ABSTRAKSetiap melahirkan seorang wanita pasti akan mengalami kecemasan baik tingkat ringan, sedang maupun berat. Akan tetapi kecemasan dapat diatasi oleh diri sendiri atau orang lain yang mampu memenangkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan primigravida dengan multigravida dalam menghadapi proses persalinan kala I. Jenis penelitian adalah observasional analitik pendekatan cross sectional, yang dilakukan di Rumah Bersalin Ngudi Saras Jaten Karanganyar, dengan jumlah populasi 20 orang primigravida dan 20 orang primigravida. Analisis data penelitian dibedakan antara nilai kecemasan kelompok responden primigravida dan multigravida dalam menjalani persalinan tanpa membedakan umur, tingkat pendidikan, status perkawinan dan lama perkawinan. Kemudian dilakukan uji beda antara nilai kecemasan kedua kelompok sampel penelitian. Pada taraf signi¿ kan 5 %; diperoleh t tabel = 2,024. Berdasarkan analisis statistik didapatkan 5%, to: tt = 8,3373 > 2,024. Kesimpulan ada perbedaan tingkat kecemasan antara primigravida dan multigravida dalam mengahdapi persalinan kala I. Perbedaan tingkat kecemasan antara primigravida dan multigravida dalam proses persalinan terkait pengalaman persalinan, yaitu semakin banyak mengalami proses persalinan, tingkat kepercayaan diri semakin meningkat, sehingga tingkat kecemasan cenderung berkurang.Kata kunci: tingkat kecemasan, primagravida, multigravida, persalinan Kala IABSTRACTEvery woman would give birth to a good level of anxiety will experience mild, moderate or severe. However, anxiety can be overcome by self or others who are able to win . The purpose of the study to determine differences in the level of anxiety in the face of a primigravida with multigravida stage of labor process I. The study was an observational analytic cross-sectional approach, which is done in Cork Maternity Hospital Ngudi Saras Karanganyar, with a population of 20 people and 20 people primigravida primigravida . Analysis of the research data to distinguish between the value of the group of respondents primigravida anxiety and multigravida in live births regardless of age, level of education, marital status and duration of marriage . Then the difference between the value of test anxiety both sample groups . At the 5 % signi¿ cance level ; obtained t table = 2.024 . Based on statistical analysis obtained 5 %, to: tt = 8.3373 > 2.024 . Conclusion No differences in anxiety levels between primigravida and multigravida mengahdapi stage of labor in I. The difference between the level of anxiety and multigravida primigravida in labor related to childbirth experience, that the more experienced the birth process, the level of con¿ dence has increased, so the anxiety levels tend to decrease.Keywords:anxiety level, primagravida, multigravida, labor Kala I
PENGARUH TERAPI KOGNITIF TERHADAP PERUBAHAN KONDISI DEPRESI LANSIA DI PANTI WREDA DARMA BAKTI KASIH SURAKARTA Joko Kismanto; S Setiyawan
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.585 KB)

Abstract

ABSTRAKLansia atau usia lanjut merupakan bagian dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiap individu. Pada aspek kesehatan, peningkatan jumlah tersebut akan menimbulkan masalah, baik masalah fungsional maupun psikologi. Masalah psikologi yang lazim dan praktis ada pada lansia adalah demensia dan depresi. Pemberian terapi kognitif pada lansia diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan ¿ sik yang dialami sehingga ia dapat produktif dalam keterbatasan yang dimilikinya. Metode penelitian adalah quasi experiment dengan desain pre-post test design with control group. Data diambil sebelum dan sesudah pemberian intervensi terapi kognitif pada lansia yang mengalami kondisi depresi di kelompok intervensi. Cara pengambilan sampel adalah total sampling dengan sampel sebanyak 46 klien dibagi 2 yaitu 26 responden untuk kelompok intervensi dan 20 responden untuk kelompok kontrol. Instrumen penelitian untuk mengetahui kondisi depresi menggunakan kuesioner modi¿ kasi dari Test Skrining Depresi Beck (Beck Depresion Inventory/BDI) yang berjumlah 21 pertanyaan, dianalisis menggunaka univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kondisi depresi secara bermakna, baik pada kelompok intervensi maupun kontrol. Penurunan kondisi depresi pada kelompok lansia yang mendapatkan terapi kognitif menurun lebih rendah secara bermakna dibanding dengan kelompok lansia yang tidak mendapatkan terapi kognitif. Terapi kognitif direkomendasikan sebagai terapi dalam merawat lansia dengan kondisi depresi.Kata kunci: lansia, depresi, terapi kognitif ABSTRACTAging process is part of the process of life that can not be avoided and will be experienced by each individual. On the health aspect, an increasing number of elder people will cause problems, both functional and psychological problems. The common psychological problems in the elderly are dementia and depression. Cognitive therapy is expected to adapt to the physical changes experienced by elder people so they can still productive within their limitations.The research method is a quasi experiment with the design of pre - post test design with control group. Data were collected before and after cognitive therapy intervention in older adults experiencing depression in the intervention group. Sampling method using in this research is total sampling, with the total 46 respondents divided into two groups, 26 respondents for the intervention group and 20 respondents for the control group. Research instruments to determine the condition of depression using a questionnaire modi¿ ed from Beck Depression Screening Test ( Beck Depression Inventory / BDI ) which has 21 questions, with univariate and bivariate analysis.These results indicate a signi¿ cant decrease in depression conditions, both in the intervention group and the control group. Decline in the condition of depression in the elderly group who received cognitive therapy declined signi¿ cantly lower compared with the group of elderly who do not receive cognitive therapy. Cognitive therapy is recommended as a therapy in treating the elderly with depression.Keywords: elderly, depression, cognitive therapy
HUBUNGAN ASUPAN NUTRISI DENGAN KADAR HB PADA IBU HAMIL DI BPS SURATINI SUWARNO SURAKARTA Anis Nurhidayati; Erlyn Hapsari
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.657 KB)

Abstract

ABSTRAKKekurangan zat besi di dalam tubuh di sebabkan oleh kekurangan konsumsi zat besi yang berasal dari makanan atau rendahnya absorpsi zat besi yang ada di dalam makanan. Asupan gizi pada saat hamil berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan zat besi karena terjadi peningkatan ekspansi massa sel darah merah, maka kebutuhan akan zat besi bertambah dan hal ini akan berdampak pada terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Asupan nutrisi pada ibu hamil, mengetahui kadar Hb pada ibu hamil dan mengetahui hubungan asupan nutrisi dengan kadar Hb pada ibu hamil. Metode penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di BPS Suratini Suwarno Surakarta selama 6 bulan. Populasi target dalam penelitian ini adalah 40 ibu hamil dengan teknik sampel secara quota sample. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner untuk mengetahui asupan nutrisi ibu hamil dan set HB Digital untuk mengetahui kadar hemoglobin pada ibu hamil. Teknik analisis data yang digunakan adalah Pearson Product Moment dengan tingkat kepercayaan 95% atau = 5%. Pengujian statistik dalam analisis ini diolah dengan komputer menggunakan program SPSS (statistical product and service solution) versi 17. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai r hitung 0,674 > r tabel 0,312 dan p-value 0.000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signi¿ kan antara asupan nutrisi dengan kadar Hb pada ibu hamil. Kata kunci: ibu hamil, asupan nutrisi, kadar Hb ABSTRACTDe¿ cienci of iron in the body is caused by de¿ciency of iron intake from food or poor absorption of iron in the diet. Nutritional intake during pregnancy affect the ful¿ llment of the needs iron because of an increase in red blood cell mass expansion, the need for iron increases and this will have an impact on the occurrence of anemia. This study aims to determine the nutrient intake in pregnant women, knowing Hb levels in pregnant women and determine the relationship of nutrient intake with hemoglobin levels in pregnant women The research method is a survey with a cross sectional analytic study. This research was conducted in BPS Suratini Suwarno Surakarta for 6 months. The target population in this study were 40 pregnant women with the sample quota sample technique. The instrument used was a questionnaire study to determine the nutritional intake of pregnant women and set HB Digital to determine hemoglobin levels in pregnant women. The data analysis technique used is the Pearson Product Moment with a con¿ dence level of 95 % or = 5 %. The test statistic in this analysis is processed by a computer using SPSS ( statistical product and service solutions ) version 17. The results of this study showed the value of 0.674 count r > r table 0.312 and p-value 0.000 < 0.05. This suggests that there is a signi¿ cant relationship between intake of nutrients with Hb levels in pregnant women. Keywords:pregnant women, nutrition, Hb
Kajian Efektivitas Pemberian Vaksinasi Hepatitis B Terhadap Pembentukan Antibodi Anti Hbs Hutari Puji Astuti; Estri Kusumawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1196.422 KB)

Abstract

ABSTRAK Hepatitis B merupakan infeksi hepar yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB), suatu anggota famili Hepadna virus sehingga menimbulkan peradangan hati akut atau menahun pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Vaksinasi hepatistis B yang selama ini dilakukan mampu menurunkan angka kesakitan. Adanya beberapa kendala yang terjadi dalam vaksinasi baik secara internal dan eksternal seperti terjadinya netralisasi host, escape mutant atau virus mutasi yang lolos, kualitas vaksin dan faktor lingkungan. Salah satu parameter pengukuran keberhasilan efektivitas vaksinasi hepatitis B melalui pemeriksaan imunologis secara in vitro menggunakan perangkat diagnostic berdasarkan pengukuran titer antibody Anti HBs. Oleh karena itu perlu dilakukan pengkajian terhadap efektivitas vaksinasi hepatitis B terhadap individual yang telah divaksinasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil 100 % mengalami kenaikan anti HBs selama 6 bulan dari pemberian vaksinasi hepatitis B.Kata Kunci: vaksinasi Hepatitis B, Anti bodi Anti HBsABSTRACTHepatitis B is a liver infection caused by the Hepatitis B virus ( HBV ), a member of the family Hepadna virus causing acute or chronic inÀ ammation of the liver in a minority of cases may progress to liver cirrhosis or liver cancer. Hepatistis B vaccination has been done is able to reduce morbidity. The existence of several obstacles that occur in vaccinated both internally and externally as the neutralization of the host, or the escape mutant virus escape mutations, vaccine quality and environmental factors. One of the parameters measuring the success of the effectiveness of hepatitis B vaccination through in vitro immunological examinations using diagnostic device based on the measurement of Anti- HBs antibody titers. Therefore, it is necessary to study the effectiveness of vaccination against hepatitis B who have been vaccinated individual. The results of research conducted showed 100 % anti- HBs increased during the 6 months of vaccination with hepatitis B.Keywords: vaccination, Hepatitis B, Anti- HBs
ANALISIS HAMBATAN PEMANFAATAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) PADA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI SURAKARTA DALAM RANGKA MEWUJUDKAN MDG’S 2015 Leni Kurniawati; Mei Lina Fitri Kumalasari; Retno Wulandari
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.253 KB)

Abstract

ABSTRAKDelapan pilar pencapaian MDG’s 2015 salah satunya adalah memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya yang tertulis pada tujuan nomor 6, tetapi angka kejadian HIV/AIDS terus mengalami peningkatan secara global, termasuk di Indonesia. Untuk mengurangi angka kejadian HIV/AIDS tersebut, pemerintah menetapkan strategi melalui deteksi dini dan konseling secara sukarela yang salah satunya adalah pelayanan Voluntary Counseling and Testing (VCT). Namun, cakupan pemanfaatn VCT masih jauh dari target yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hambatan pemanfaatan VCT pada Pekerja Seks Komersial (PSK) di Surakarta. Hambatan yang akan diteliti antara lain adalah pengetahuan PSK terhadap HIV/AIDS dan VCT, stigma serta tingkat pendidikan PSK. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan dilaksanakan di lokasi prostitusi Silir dan Gilingan di Surakarta. Dilakukan uji validitas dan realibilitas dengan jumlah sampel 30. Sampel sejumlah 104 PSK dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dianalisis menggunakan regresi poisson dengan robust variance dengan STATA SE versi 12.0. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signi¿ kan antara pengetahuan dengan pemanfaatan VCT setelah mengendalikan tingkat pendidikan, ada hubungan signi¿ kan antara stigma dengan pemanfaatan VCT setelah mengendalikan tingkat pendidikan dan ada interaksi antara pengetahuan dan stigma terhadap pemanfaatan VCT setelah mengendalikan tingkat pendidikan. Kata kunci: Pengetahuan, stigma, tingkat pendidikan dan pemanfaatan VCTABSTRACTEight pillars of achieving the MDG ‘s 2015 one of which is the ¿ ght against HIV / AIDS, malaria and other infectious diseases are the number 6 written on purpose, but the incidence of HIV / AIDS continues to increase globally, including in Indonesia. To reduce the incidence of HIV / AIDS, the government set a strategy through early detection and counseling voluntarily, one of which is a service of Voluntary Counseling and Testing (VCT) However, the utilization of VCT coverage is still far from the expected target. The purpose of this study was to analyze barriers to VCT uptake commercial sex workers ( CSWs ) in Surakarta. Barriers that will be examined include knowledge of PSK against HIV / AIDS and VCT, stigma and education level PSK. This study is observational analytic cross sectional approach and implemented in prostitution Silir and mill in Surakarta. Test the validity and reliability with a sample of 30. Sample number 104 PSK with accidental sampling technique sampling. Data were analyzed using Poisson regression with robust variance with STATA SE version 12.0. The results showed no signi¿ cant relationship between knowledge with VCT utilization after controlling for level of education, there is a signi¿ cant relationship between stigma with VCT utilization after controlling for level of education and no interaction between peengetahuan and stigma towards VCT uptake after controlling for level of education.Keywords: knowledge, stigma, education level and utilization of VCT
KAJIAN EFEK SINERGISTIK ANTI JAMUR EKSTRAK BIJI PINANG (ARECA CATHECHU, L.) DAN DAUN SIRIH MERAH (PIPER BETLE L.) UNTUK PENCEGAHAN KANDIDIASIS VULVOVAGINAL Rahajeng Putriningrum; Annisaul Khoiriyah
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.755 KB)

Abstract

ABSTRAKKandidiasis vulvovaginal adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh berbagai jenis Candida, terutama dari jenis Candida albicans. Infeksi ini sering menyerang kaum wanita dengan gambaran klinis antara lain adanya hiperemi pada introitus vagina dan dinding vagina, pada stadium lanjut labia minora membengkak, adanya sekret vagina encer dan menjadi kental, sekret vagina berwarna kuning hingga hijau, keluhan utama rasa gatal pada malam hari. Biji tanaman pinang (Areca cathechu L.) dan daun sirih merah (Piper betle L. var Rubrum) mengandung À avonid, alkaloid, seperti arekolin, arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine, tanin terkondensasi,. Alternatif dalam pengobatan jamur candida vulvovaginal dapat menggunakan obat tradisional yang lebih mudah ditemui dan lebih murah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan metode difusi dan dilusi. Kajian efek sinergistik anti jamur ekstrak biji pinang (Areca cathechu, L.) dan daun sirih merah (Piper betle L.) dapat digunakan untuk pencegahan kandidiasis vulvovaginal pada konsentrasi terendah 7,6 x 10 -8 dengan perbandingan sirih merah dan biji pinang 1:2. Hal ini keefektifannya sama dengan biji pinang dengan konsentrasi 100%. Kesimpulan tidak adanya efek sinergistik anti jamur ekstrak sirih merah dan biji pinang terhadap candida vulvovaginal Kata kunci: antijamur, biji pinang, sirih merah, kandidiasis vulvovaginalABSTRACTVulvovaginal candidiasis is a fungal infection caused by various types of Candida, especially of the type of Candida albicans. These infections often attack women with clinical features include the presence of hyperemia at the vaginal introitus and vaginal wall, the labia minora swell advanced stage, presence of watery vaginal discharge and become thick, yellow vaginal discharge to green, the main complaints of itching at night. Plant seeds areca ( Areca cathechu L. ) and red betel leaf ( Piper betle L. var rubrum ) containing À avonid, alkaloids, such as arecoline, arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine and isoguvasine, condensed tannins. Alternative in the treatment of vulvovaginal candida fungus can use traditional medicine easier and cheaper encountered. This study uses an experimental laboratory with diffusion and dilution methods. The synergistic effects of anti fungal extract of betel nut ( Areca cathechu, L. ) and red betel leaf ( Piper betle L. ) can be used for the prevention of vulvovaginal candidiasis at the lowest concentration of 7.6 x 10-8 in the ratio of red betel and areca nuts 1: 2. This is the same effectiveness with betel nut with a concentration of 100 %. Conclusion the absence of a synergistic effect of anti fungal extracts of red betel and areca nuts against candida vulvovaginalKeywords:antifungal, areca seed, betel red, vulvovaginal candidiasis

Page 5 of 44 | Total Record : 434