cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 66 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025" : 66 Documents clear
HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) SEBAGAI UPAYA MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN KERJA DAN MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK DI PT XX Prihastini, Komang Angga; Luhur Adi Putra, I Made; Utami, Kadek Dwi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri manufaktur memegang peranan penting didalam perekonomian Indonesia karena kemampuannya untuk menghasilkan produk yang dapat diperdagangkan dan membuka lapangan kerja. Dalam industri manufaktur mencakup proses produksi yang sangat kompleks dimulai dari kedatangan bahan baku, kemas, penyimpanan gudang, pemindahan bahan baku dan ke area produksi, pengemasan, dan distribusi.  Banyak aktivitas yang dapat menimbulkan terjadinya penyakit akibat kerja (PAK) dan kecelakaan akibat kerja (KAK) yang dapat mempengaruhi dampak penjualan produk. Proses observasi dan wawancara yang dilakukan diperoleh terdapat faktor fisik, ergonomi, kimia pada black area sehingga diperlukan pengukuran identifikasi bahaya dan risiko dengan menggunakan metode HIRADC. Penelitian ini dilakukan di PT XX pada bulan November 2024. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif menggunakan metode HIRADC dimana pertama melakukan observasi kemudian dilakukan analisis data dari mengidentifikasi kegiatan-kegiatan dan juga kondisi lapangan secara detail yang berpeluang atau berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja yang kemudian dilakukan penilaian risiko dan menentukan tingkat risiko. Data hasil identifikasi bahaya dengan Menggunakan Metode HIRADC yaitu ditemukan potensi bahaya sejumlah 24 potensi bahaya, Data hasil penilaian risiko dengan Menggunakan HIRADC yaitu diperoleh 29,16% dengan kategori accepteable dan 71,84% dengan kategori moderate, dan berdasarkan penialaian risiko yang diperoleh maka dilakukan penetapan pengendalian risiko berbasis Hirarki Pengendalian Bahaya dan Risiko Kata Kunci : Identifikasi Bahaya, HIRADC, Kecelakaan Kerja
Analisis Geomorfologi Terhadap Mitigasi Bencana, Daerah Cibadak Dan Sekitarnya, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Febrian, Muhammad Rizky; Idarwati, Idarwati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geomorfologi di daerah Cibadak dan sekitarnya, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilakukan untuk memahami kompleksitas proses geologi yang membentuk bentang alam wilayah tersebut. Variasi morfologi dan morfometri yang signifikan memberikan wawasan penting mengenai dinamika lahan dan potensi mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik geomorfologi yang mencakup aspek morfografi, morfometri, dan morfogenesa guna memahami proses geomorfik yang mempengaruhi pembentukan bentang alam serta implikasinya terhadap penggunaan lahan dan pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan dan analisis data berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan perangkat lunak seperti ArcGIS dan Global Mapper. Data yang dikumpulkan terdiri dari peta elevasi, kemiringan lereng, pola aliran sungai, serta foto bentang alam untuk mendukung identifikasi satuan geomorfik. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam satuan geomorfik, yaitu Perbukitan Lereng Curam, Perbukitan Rendah Lereng Curam, Bukit Gamping, Bukit Intrusi, Dataran Banjir, dan Sungai Sinous. Analisis morfometri mengidentifikasi variasi kemiringan lereng yang signifikan, sementara analisis pola aliran menunjukkan dominasi pola radial dan paralel. Temuan ini dapat menjadi acuan penting dalam mitigasi bencana.
Optimalisasi Pengendalian Mutu Gypsum Menggunakan Statistical Process Control di PT. XYZ Fasihuddin, Achmad Fahmi; Suparto, Suparto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengendalian mutu produk gypsum di PT. Petro Jordan Abadi melalui penerapan Statistical Process Control (SPC). Penggunaan peta kendali X dan R membantu memantau variabilitas proses produksi, sementara diagram sebab-akibat digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab ketidaksesuaian hasil uji laboratorium. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar data berada dalam batas kendali, namun terdapat beberapa titik data di luar batas kendali yang disebabkan oleh kualitas bahan baku yang tidak konsisten, gangguan teknis pada mesin, dan human error. Rekomendasi perbaikan meliputi pelatihan operator, pemantauan parameter secara real-time, penerapan sistem kontrol otomatis, dan peningkatan inspeksi bahan baku. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mengurangi variasi proses, meningkatkan efisiensi, dan memastikan kualitas produk sesuai standar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada optimalisasi sistem pengendalian mutu yang berbasis data dan prinsip SPC, mendukung peningkatan efisiensi di sektor industri kimia
Model Kurva Belajar Pemasangan U-Ditch pada Proyek Normalisasi Saluran Air di Kota Mojokerto Harianto, Feri; Permana, Andhika Agung; Nuciferani, Felicia Tria; Listyaningsih, Diah; Alrizal, Fahmi Firdaus
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan U-Ditch dalam proyek normalisasi saluran air memengaruhi kelancaran pekerjaan lainnya, sehingga  produktivitas kerja berperan sangat penting di proyek konstruksi. Pekerjaan berulang memungkinkan peningkatan keterampilan pekerja, yang berdampak pada pengurangan durasi pemasangan dan efisiensi biaya. Kurva belajar untuk suatu pekerjaan yang berulang tergantung pengalaman kerja sebelumnya, teknologi, dan alat.  Selain itu, keterampilan manajemen waktu juga mempengaruhi pruduktivitas kerja. Produktivitas tenaga kerja mempunyai hubungan dengan kurva belajar, dengan mengetahui model kurva belajar maka dapat mengetahui besarnya waktu yang dibutuhkan untuk suatu pekerjaan. Model kurva belajar pemasangan U-Ditch di penelitian ini adalah model wright, model de jong, model regresi exponential average dan beberapa model regresi Eksponensial. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data waktu pemasangan U-Ditch pada proyek normalisasi saluran air di Kota Mojokerto. Besarnya sampel yang digunakan 30 pengamatan waktu dari pengangkatan U-Ditch sampai pada penempatannya dalam waktu 1 hari. Hasil penelitian ini terdapat tiga model yang terbaik, yaitu  persamaan model wright yaitu tn=5,232 n-0,242, persamaan model de jong yaitu tn=5,233 (M+(1-M) n-0,242), persamaan model regresi eksponensial yaitu tn=5,233n-0,233, dengan koefisien determinasi R2=97,49% dan kesalahan relatif terkecil bernilai 0,916. Model kurva belajar ini berkontribusi kepada produktivitas pekerjaan pelaksanaan di proyek konstruksi dalam memprediksi waktu pelaksanaan pekerjaan.
Peningkatan Produktivitas Melalui Time and Motion Study (TMS) Terhadap Proses Mixing Cover pada Divisi HPS (Studi kasus: PT: XYZ) Ravidianti, Nabilla Vanny; Bahrudin, Aftholul Bikar; Wardana, Moh. Yuga Adi; Suroso, Hastawati Chrisna
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja pada area produksi mixing cover dengan pendekatan Time and Motion Study. Metode ini digunakan untuk mengukur waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan suatu tugas serta menganalisis gerakan kerja yang dilakukan oleh operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal pekerjaan irregular, yaitu aktivitas di luar siklus kerja yang tidak memberikan nilai tambah namun tetap diperlukan, mencapai 1,71 jam per hari dengan tingkat losses sebesar 21% dan efisiensi 79% dari waktu kerja operator. Masalah ini timbul karena operator harus mencari material secara mandiri, yang menyebabkan pemborosan waktu dan gerakan. Setelah diterapkan peran feeder yang bertugas langsung menyediakan material ke meja kerja operator, irregular job berhasil dipangkas menjadi 0,22 jam per hari dengan losses turun menjadi 3% dan efisiensi meningkat menjadi 97%. Implementasi peran feeder ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses kerja, mengurangi pemborosan, serta meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan.
AAnalisis Kinerja Windlass Di KR. Geomarin III Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode Effect Analysis) Nugraha, Fajar Bima Aji; Kusuma, I Putu Andhi Indira
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ship activities during the berthing process require an anchor to hold the ship and used to stretch and raise the anchor using a windlass. Optimal windlass performance greatly influences the overall operational efficiency of the ship. This research aims to analyze the performance of KR. Geomarin III windlasses in increasing operational efficiency, both in terms of time, cost and security. The method used in this research is Failure Mode Effect Analysis (FMEA). The research methodology includes collecting primary and secondary data through direct observation, interviews with the crew of Geomarin III. The windlass machine system at KR. Geomarin III is an electric power machine. Apart from that, there is a fishbone diagram to look for factors that cause possible failure of windlass performance on the ship. From the results of this research, 8 potential failure modes were obtained, then the 2 highest failure modes were obtained, in rank 1 the bad weather with an RPN value of 160 and rank 2 the engine did not start with an RPN value of 144. Windlass performance significantly contributes to increasing ship operational efficiency, but it needs to be done routine maintenance and monitoring system to ensure optimal performance in the future. 
Identifikasi dan Minimasi Waste pada Produksi Nobashi Ebi Menggunakan Value Stream Mapping VSM dan Kaizen di PT Winaros Kawula Bahari Wijanarko, Irfan Pandu; Suroso, Hastawati Chrisna
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Winaros Kawula Bahari, perusahaan pengolahan makanan laut yang berfokus pada produksi nobashi ebi. Tantangan utama yang dihadapi adalah waktu tunggu tinggi pada beberapa tahapan produksi, inefisiensi proses akibat bottleneck, serta variasi kualitas bahan baku dari supplier. Penelitian bertujuan meningkatkan efisiensi proses produksi dengan pendekatan kaizen yang terintegrasi, menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan kondisi awal dan mengidentifikasi waste dalam alur produksi. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan Process Cycle Efficiency (PCE) dari 37,85% pada Current State VSM (CSVSM) menjadi 44,36% pada Future State VSM (FSVSM), menghasilkan peningkatan efisiensi sebesar 6,51%. Waktu siklus total berkurang 120,11 menit melalui strategi seperti penambahan tenaga kerja harian lepas pada proses finishing, pengadaan mesin grading baru, dan penerapan monitoring real-time untuk memantau kinerja mesin. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan metode VSM dan pendekatan kaizen dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi produksi di PT. Winaros Kawula Bahari. Hasil ini menjadi panduan strategis untuk optimalisasi proses di industri pengolahan makanan laut dan sektor manufaktur lainnya
Peningkatan Kualitas Produk Pagar Dengan Metode SQC (Statistical Quality Control) dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Sebagai Upaya Perbaikan (Studi Kasus: Bengkel Las Gracia Sidoarjo) Rahman, Arif; Hariastuti, Ni Luh Putu
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan alat penting bagi perusahaan untuk memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan. Bengkel Las Gracia bergerak dibidang pengelasan seperti kerangka kontruksi, pagar, kanopi dan sebagainya Bengkel Las Gracia melakukan kegiatan produksi berdasarkan permintaan pelanggan (make to order). Permasalahan yang dialami oleh Bengkel Las Gracia ini menurunnya jumlah orderan sebesar 30%, hal ini dikarenakan adanya beberapa keluhan dari pelanggan mengenai kualitas produknya. Tujuan dari penelitian ini untuk memperbaiki kualitas produk pagar. Dalam pengolahan data metode SQC terdapat 3 kecacatan yaitu cat terkelupas 183unit (34%), las tidak rata 181unit (33%) dan bengkok 180unit (33%) oleh karena itu penelitian ini berfokus pada kecacatan cat terkelupas dan pada metode FMEA nilai RPN tertinggi yaitu operator tidak berpengalaman sebesar 240 dan yang terendah yaitu suhu yang terlalu panas sebesar 100. Rekomendasi perbaikan menggunakan 5W+1H meliputi pelatihan sertifikasi blasting untuk penyebab kecacatan yang paling tinggi, melakukan pengecekan alat kerja serta material yang akan digunakan, memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) setiap melakukan pekerjaan.Kata kunci: Pengendalian Kualitas, Defect, SQC, FMEA
Penentuan Kualitas Batubara dan Kalori Batubara Berdasarkan Analisis Proksimat Di Stockpile Osowilangun Surabaya, Jawa Timur Brillianti, Ericsa; Yuwanto, Sapto Heru; Bahar, Hendra
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan suatu sumber daya alam yang berada di dalam bumi dan berupa hasil tambang. Salah satu komoditas yang menjadi primadona di Indonesia, yaitu batubara. Batubara merupakan endapan batuan sedimen yang terjadi selama beratus-ratus tahun yang lalu dan memiliki komponen unsur belerang serta nitrogen. Perlunya pengklasifikasian batubara untuk dapat dijadikan acuan dalam penentuan jenis dan kandungan kalori suatu batubara. Diperlukan uji analisis proksimat agar dapat menentukan jenis atau peringkat batubara yang dimiliki serta penentuan nilai kalori batubara. Metode studi kasus yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data primer dan sekunder sebagai bahan acuan dalam melakukan perhitungan. Data primer sendiri meliputi dokumentasi dan uji analisa proksimat batubara meliputi perhitungan inherent moisture, air dried moisture, total moisture, ash content, volatile matter, dan fixed carbon. Sedangkan, data sekunder meliputi data nilai kalori dan jenis batubara pada stockpile. Data tersebut diolah agar mendapatkan hasil perhitungan fixed carbon sehingga dapat menentukan dan mengukur kesesuaian kalori serta jenis batubara yang berada di Stockpile Osowilangun. Berdasarkan hasil perhitngan didapatkan nilai fixed carbon tertinggi sebesar 58,16% yang merupakan jenis batubara Bituminous High Volatile A dan nilai terendah sebesar 42,39% yang merupakan jenis batubara Lignit atau Brown Coal. Dengan nilai kalori tertinggi sebesar 7.600 kkal/kg dan terendah dengan nilai kalori sebesar 5.250 kkal/kg. Setelah dianalisis berdasarkan data perusahaan hanya terdapat 2 (dua) jenis batubara yang dapat diklasifikasikan nilai kalorinya menurut ASTM, yaitu Bituminous High Volatile A dan Sub-Bituminous A.
Analisis Teknis dan Ekonomis Pembangunan Perahu Nelayan Berukuran 3GT Berbahan Fiberglass untuk Perairan Teluk Kab. Tojo Una-Una Raushanfikr, Mohammad; Basuki, Minto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang pembangunan perahu nelayan berbahan dasar Fiberglass dengan metode laminasi Vacuum Infusionyang terletak di kabupaten Tojo Una-Una pada galangan kapal CV. ERA FIBERGLASS. Sebagian besar masyarakat daerah kabupaten Tojo Una-Una bermata pencaharian sebagai nelayan. Pembangunan kapal berbahan dasar Fiberglass di kabupaten Tojo Una-Una masih belum ditemukan karena minimnya informasi serta edukasi kepada masyarakat sekitar. Sehingga, masyarakat banyak yang melakukan pembangunan perahu berbahan dasar kayu yang menyebabkan jumlah penebangan pohon semakin melonjak. Dengan adanya penelitian pembangunan perahu Fiberglass ini bertujuan untuk memberikan solusi serta menjadi faktor pembanding secara teknis dan ekonomis dari bahan dasar kayu dan Fiberglass.