cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Ketangga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora
Published by bajang Institute
ISSN : 28089650     EISSN : 28089219     DOI : 10.53625
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Educational and social humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 12: Oktober 2022" : 14 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KETRAMPILAN WRITING SKILL PADA TEKS TULIS FUNGSIONAL DENGAN MENERAPKAN TEKHNIK PEMBELAJARAN TOTAL PHYSICAL RESPONSE PADA SISWA KELAS IX. 4 SMP NEGERI 1 SINDANGJAYA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Suharno Suharno
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan belajar mengajar merupakan proses dimana seorang guru memberikan sebuah pendidikan kepada siswa dalam suatu instansi yang di sebut sekolah. Guru merupakan pusat pembelajaran yang memegang peranan sangat penting dalam memberikan pemahaman. Perubahan paradigma dalam pendidikan menuntut pembelajaran berpusat pada siswa. Guru bukan lagi sebagai pusat pembelajaran, melainkan bertindak sebagai fasilitator dan motivator. Pemilihan tekhnik pembelajaran juga harus tepat. Sebagai seorang guru harus bisa menerapkan strategi belajar yang baik. Seperti halnya guru bahasa inggris, yang di dalamnya berupaya mengajarkan dan memberikan ketrampilan kepada siswa untuk menguasai bahasa asing. Bahasa merupakan kunci penentu menuju keberhasilan dan memiliki peran sentral, khususnya dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional seseorang dan dalam mempelajari semua bidang studi. Bahasa diharapkan bisa membantu seseorang dalam hal ini yang saya bicarakan adalah peserta didik untuk mengenal dirinya, budayanya dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, menemukan serta menggunakan kemampuan-kemampuan analitis dan imaginative dalam dirinya.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN IDEAL DI SDN 1 CLURING BANYUWANGI Agus Wijaksono; Mushoffa Mushoffa
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merosotnya mutu pendidikan disebabkan karena sistem pendidikan di Indonesia selama initerlihat lebih cenderung terpokus pada input pendidikan dan prosesnya (Jahya Umar 2005). Selain itu,realitas kemorosotan pendidikan sekolah sekarang juga disebabkan oleh mayoritas kepala sekolahyang masih belum memiliki kualitas dan kompetensi yang memadai dalam menjalankan perannyasebagai kepala sekolah serta pemahaman kepala sekolah yang rendah terhadap visi dan misi sekolahyang dipimpinnya atau bahkan kepala sekolah tidak tahu apa visi sekolah dan tidak memahami benarartivisi dan misi sekolah serta bagaimana mewujudkan visi itu.
SOSIALISASI TENTANG PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENIPUAN BISNIS BERKEDOKYANG MENERAPKAN SKEMA PIRAMIDA Yusep Mulyana
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The factors that cause business fraud under the guise of a pyramid scheme in the territory of Indonesia can be categorized into 2 (two) namely internal and external factors. Internal factors that arise from the perpetrators, such as greed for profit, and the use of public ignorance. As for the external factors that arise from the victim, such as being easily influenced by persuasion, still has a practical mindset, and lacks information. Another factor is due to economic pressure. The countermeasures carried out by the police are carried out in a preventive manner by conducting press releases, outreach, and education to the public in collaboration with the Investment Alert Task Force formed by the OJK by the Regional Police and repressive efforts are carried out with investigations and investigations related to business cases under the guise of implementing a pyramid scheme.
AKTUALISASI MODERASI BERAGAMA MODEL E-COLLAGE : INTERNALISASI KONSEP EQUILIBRIUM BERBASIS KONTEN DIGITAL PERSPEKTIF KHAZANAH BUDAYA LOKAL (Studi Kasus Di Mi Hasanuddin Ii Kabupaten Mojokerto) Harun Arrosyid
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensi formulasi karya ilmiah ialah menemukan dan menganalisis (1) konstruksi aktualisasi moderasi beragama model e- COLLEGE di madrasah (2) implementasi aktualisasi moderasi beragama model e-COLLEGE di madrasah (3) implikasi aktualisasi moderasi beragama model e-COLLAGE terhadap perilaku peserta didik dalam memanifestasikan konsep moderat di madrasah. Hierarki riset mengimplementasikan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case studi. Teknik pengumpulan data mengaplikasikan deep interview, role observation and documentation. Data analysis menggunakan analisis data kasus individu (individual case). Pengecekan data dengan menggunakan credibilty dan confirmability. Hasil riset mendeterminasikan bahwa (1) kontruksi aktualisasi moderasi beragama model e-COLLAGE merupakan interpretasi konsep equity (keseimbangan) yang direpresentasikan sebagai respons alterasi zaman dan respek terhadap khazanah budaya lokal. (2) model e-COLLAGE diimplementasikan melalui konten digital yang bersifat konstruktif inovatif dengan format happy learning dengan paradigma kearifan budaya lokal (3) aktualisasi moderasi beragama model e-COLLEGE berimplikasi posistif terhadap afirmasi moderasi beragama di madrasah dengan indikator meningkatnya sikap nalionalisme, sikap respek terhadap budaya lokal serta kesadaran learningto live together yakni belajar hidup berdampingan secara rukun dan damai dalam bingkai kebhinekaan.
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU DI SMP ISLAM AINUL ULUM PARIT SERIBUT SUNGAI AMBAWANG Imam Sanusi
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah mempunyai kewenangan fungsional untuk melakukan supervisi/pengawasan kepada para guru yang berada dibawah pimpinannya. Fungsi kepala sekolah dalam maningkatkan kinerja guru sangat diharapkan agar para guru dalam mengajar lebih cakap,terarah dan professional, sehingga lebih mudahdalam menangkap, mencerna dan kemudian merealisasikan dalam tugas sehari-hari. Gurumerupakan figur sentral dalam penyelenggaraan pendidikan, karena guru adalah sosok yangsangat diperlukan untuk memacu keberhasilanpeserta didiknya.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana fungsi kepala sekolah di SMPI Ainul Ulum Parit Seribut Kecamatan Sungai Ambawang? Bagaimana pengaruh interaksi sosial kepala sekolah terhadapguru dan apa saja pengaruh fungsi kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru. Berdasarkan rumusan masalah diatas maka adapun tujuan yang berhak dicapai dalam penelitian ini adalah:Untuk mengetahuifungsi kepala sekolah di SMPI Ainul Ulum Parit Seribut Kecamatan Sungai Ambawang Untuk mengetahuiPengaruh Interaksi Sosial kepala sekolah terhadap kinerja guru dan untuk mengetahuisejauh mana pengaruh fungsi kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru disekolah tersebut Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1). Manfaat TeoritisPenelitian ini bisa memperkaya wacana keilmuan atau pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya tentang pengaruh interaksi sosial kepala sekolah dan guru yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang bertugas dan pengabdiannya berhubungan dengan dunia pendidikan. 2). Manfaat Praktis Sebagai bahan masukan bagi kepala sekolah untuk tugasnya sebagai administrator dalam upaya pelaksanaannya Sebagai bahan masukan bagi pengelola administrasi guru dapat menjalankan fungsinya sebagai pelaksanaan administrator sekolah dengan baik Sebagai bahan perbandingan bagi peneliti lain yang ingin mengadakan penelitian pada judul diatas dilokasi yang lain Sebagai bahan informasi untuk menambah wawasan peneliti dan para pembaca khususnya terhadap pengaruh interaksi sosial kepala sekolah dan guru di lingkungan sekolah.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ISLAM DI KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH BMT CEHA ALMARZUQI DUKUN GRESIK TERHADAP LOYALITAS NASABAH Duta Bintan Fitriyah; Robbah Khunaifih; Nailis Sa’adah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic values ​​are actually the accumulation of life principles that teach about how a person should conduct his daily life, one principle with another mutually reinforcing. There is no exception for Islamic values ​​that are carried out by micro-scale Islamic financial institutions such as BMT (Baitul Maal Wat Tamwil). BMT CeHa Al-Marzuqi as one of the Islamic microfinance institutions has these Islamic values ​​in carrying out its activities. In addition to the administrator or manager doing this, of course, members are also expected to do so. In this way, members' loyalty to the institution becomes more than having to choose another institution. Not infrequently members who do not pay attention to these value principles have very doubtful loyalty. The method of data collection is done by interviewing members/customers who are doing daily transactions at BMT then processed by data analysis techniques and presented clearly and actually. The Islamic values ​​include etiquette or morality, such as greeting members/customers who enter the office, greetings when they meet on a trip, praying for each other among members or administrators in terms of goodness and doing things that are justified according to the rules. - the rules or norms of Islamic law. Thus emerged a sense of bellonging or a sense of belonging to each other in order to provide benefits to the surrounding environment
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH MADRASAH ALIYAH RAUDLATUL FIRDAUS KABUPATEN KUBU RAYA Abdul Pandi
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is to find out: Implementation of Academic Supervision by the Principal of senior High School Raudlatul Firdaus, Kubu Raya Regency. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. The main data sources in this study were principals and teachers obtained through interviews, observations, and documentation. There are several research results that show that, the principal in planning academic supervision carries out several stages including the principal making a schedule and preparing instruments for the implementation of academic supervision to teachers, academic supervision is carried out in several steps such as the principal conducting class visits, class observations, involving teachers in meetings discussing the learning process, conducting problem solving discussions with teachers, improving teachers' academic abilities by holding wordshops and providing consultation time for teachers who have problems related to learning. And the principal is following up on the implementation of academic supervision that has been carried out so that it is not only the implementation of supervision, so that it has a beneficial effect on teachers at school, the principal is also required to make reports related to the results of the implementation of academic supervision to be published to all teachers who have been supervised so that the teacher can follow up on the results of supervision. so it can be concluded that the principal of senior High School Raudlatul Firdaus in terms of implementing academic supervision of teachers has gone through these stages so that after the implementation of supervision it brings changes to the learning process at school and easily achieves school goals that have been determined together.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL MENURUT KAJIAN FILSAFAT PROGRESIVISME Siti Khomairroh; Muhammad Nurwahidin; Sudjarwo Sudjarwo
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The flow of progressivism is the basic foundation to build the foundation in the application of character education. The flow of progressivism philosophy brings a concept of change in order to develop potential, and provide solutions for problem solving which we can later apply to design various types of basic values of character education in formal educational institutions in Indonesia. This study has the intent and purpose to explain how the concept of implementing character education in formal educational institutions in the study of the philosophy of progressivism. The method used is Literature Review. The references used were obtained from databases published in Indonesian journals in 2018-2022. The results of this study (1) Indonesian education is currently related to the concept of progressivism, starting from the implementation of an independent curriculum that is relevant to the concept of progressivism according to John Dewey; (2) the application of the flow of progressivism in character education can be done by providing examples/examples from the teacher to students, because the character and personality of the teacher can reflect the character and personality of the students themselves; (3) students are given guidance and accompanied by teachers according to their ability to develop themselves so that a great and strong character is formed.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PELATIHAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) Heldawati Heldawati; Muhammad Nurwahidin; Dwi Yulianti
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya Kurangnya engagement siswa selama fase pelatihan di kelas XI IPA SMA Negeri 7 Bandar Lampung memiliki andil terhadap hasil belajar matematikanya. Murid tidak berpartisipasi aktif dalam pelatihan di kelas dengan berinteraksi dengan guru atau siswa lain. Pelatihan tipe TGT merupakan komponen cara belajar kooperatif yang sederhana pelaksanaannya, menarik, dan menyenangkan bagi siswa. Ini menyangkut siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan , siswa yang bertindak jadi tutor sebaya, dan permainan disertakan. Melalui model pelatihan kooperatif TGT, kajian ini bertujuan guna meningkatkan prestasi siswa dan acara terkait pelatihan .36 siswa berpartisipasi pada kajian tindakan kelas ini. Tes dan nontes adalah dua jenis metode pengumpulan data. Tes meliputi item untuk turnamen, sedangkan non-tes memuat observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk setiap siklus, analisa deskriptif kualitatif dipakai untuk menguji hasil pengamatan, dan analisa deskriptif kuantitatif dipakai untuk menguji hasil. Setiap siklus dari turnamen Penelitian ini memakai tiga siklus. Dengan memperhatikan hasil penelitian, model pelatihan kooperatif Team Games Tournament dapat menumbuhkan kegiatan siswa dan hasil belajar matematika. Hal ini diperliatkan pada penumbuhan acara siswa: pada siklus I , skor komulatif acara adalah 61,115 yang termasuk dalam kategori baik; pada siklus II meningkat dari 7.944 jadi 69.059 dengan kategori baik; dan pada siklus III naik lagi dari 8.410 jadi 77.469 yang termasuk dalam kategori baik. Rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 71.441, dan terdapat 16 orang yang menggapai skor KKM dan 18 orang yang belum menggapai skor KKM. Selain itu, terjadi penumbuhan hasil belajar. Pada siklus II meningkat jadi 79.028 terdapat 23 orang yang menggapai skor ketuntasan minimal dan 13 orang yang belum menggapai skor ketuntasan minimal, dan pada siklus III meningkat jadi 82,5 yaitu terdapat 30 orang yang menggapai skor KKM hanya 6 orang yang belum menggapai skor ketuntasan minimal. Dengan kata lain indikator keberhasilan penelitian dengan target acara siswa dalam pelatihan harus tergolong baik dan 83,3 % telah menggapai skor KKM (N ≥ 76) sudah tercapai.
MEMBANGUN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN Alamin Alamin; Muhammad Nurwahidin; Sudjarwo Sudjarwo
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 12: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forming character in the world of education is an initial effort that is structured and programmed to train and develop students' abilities in instilling and familiarizing commendable behavior. This research technique uses a Literature Review study. References for this writing come from journals, papers, and articles from 2018 to 2022. The results of this experiment are: 1). The development of character education in Indonesia has started since the preschool age 0-6 years and the school age 6-13 years through the development of the K.13 Curriculum by developing the goals of core competencies, namely the competence of spiritual attitudes, social attitudes, knowledge, and skills. 2). Creating a student's personality must instill three keys to education, namely parents, the world of education, and the public. 3). In applying the philosophy of education in schools, teachers should strengthen morals to students, as taught by the figures of Indonesian Education philosophy, namely "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani". That is, a leader must be able to position himself as a role model or example, a balancer, and as a motivator.

Page 1 of 2 | Total Record : 14