cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kebersihan Genitalia Eksterna Dengan Terjadinya Keputihan Patologi Di Puskesmas Karang Taliwang Kota Mataram Tahun 2024 UTAMI, PRAMITA PUTRI
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2422

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian tahun 2020 di 8 kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Medan, Banjarmasin dan Makasar dengan mengambil sampel sebanyak 1000 orang ibu hamil ditemukan 823 orang (82,3%) yang mengalami keputihan (Indarti, 2018). Berdasarkan survey pendahuluan yang penulis lakukan terhadap 11 orang ibu hamil tentang hubungan pengetahuan ibu hamil tentang kebersihan genitalia eksterna dengan terjadinya keputihan patologi ternyata yang memiliki kategori baik terdapat 2 orang, cukup 4 orang, dan kurang 5 orang, berdasarkan hasil survey tersebut didapatkan bahwa 8 ibu hamil yang mengalami keputihan dan yang tidak mengalami keputihan yaitu 3 ibu hamil, hal ini di akibatkan kurangnya pengetahuan tentang merawat organ genetalia eksterna. Desain penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian adalah penelitian analitik. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan di Puskesmas Karang Taliwang pada bulan Februari tahun 2024 sebanyak 67 orang.Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki umur <20 tahun sebanyak 13 orang, tidak bekerja 25 orang (60,98%),41 orang memiliki pengetahuan dengan kategori baik, yang tidak mengalami keputihan patologi sebanyak 32 orang (78,05%), p value < α (0,1) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan Ibu hamil tentang kebersihan genitalia eksterna dengan terjadinya keputihan patologi.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT SARI BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Ningsih, Ade Irma Fitria
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2431

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman yang kaya akan nutrisi untuk kulit, dalam buah tomat matang mengandung komponen NMF (natural moisturizer factor) yang dapat melembabkan kulit secara alami, tomat memiliki kandungan vitamin C yang baik, berguna sebagai antioksidan dan sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik granul effervescent sari buah tomat (Solanum lycopersicum) memenuhi standar. Metode penelitian yang digunakan yaitu motode eval_uatif. Granul effervescent sari buah tomat dibuat dalam tiga formulasi dengan perbedaan konsentrasi zat aktif, sebagai berikut: formula 1 = 20%, formula 2 = 30%, dan formula 3 = 40%. Pada formula 1 didapatkan pengujian waktu alir 0,46 detik, sudut diam 26⁰, pengetapan 12,97%, kadar air 3,9%, dan waktu dispersi 1.13 menit. Pada formula 2, di dapatkan hasil pengujian waktu alir 0,55 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 10,95%, kadar air 2,7%, dan waktu disperse 1.24 menit. Sedangkan pada formula 3, didapatkan hasil pengujian waktu alir 0,80 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 11,63%, kadar air 4,1% dan waktu dispersi 1.21 menit. Dapat disimpulkan bahwa granul effervescent sari buah tomat memenuhi syarat uji sifat fisik granul.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Penanganan Nyeri di Masyarakat Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Tahun 2024 Radiah, Nur; Hartinah, Indri; Ifada, Andy Susbandiyah
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2433

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Hal yang sering dilakukan seseorang agar kembali sehat adalah berobat ke Dokter atau mengobati diri sendiri yang biasa disebut dengan swamedikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri terhadap masyarakat yang berada di kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, penelitian ini sudah dilakukan pada bulan April-Mei 2024 di Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram dengan populasi dalam penelitian berjumlah 1400 jiwa teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel yang didasarkan atas kriteria inklusi dan eksklusi. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 94 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden dengan swamedikasi nyeri dikatakan cukup dengan persentase (47,87%), dan untuk perilaku swamedikasi nyeri dikatakan cukup dengan persentase responden sebanyak (39,36%). Berdasarkan hasil penelitian tentang tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri di Masyarakat Kelurahan Karang Pule dikategorikan Baik. Dan tidak ada hubungan signifikan anatara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri masyarakat. Diharapkan untuk tenaga Kesehatan mengadakan penyuluhan terhadap swamedikasi nyeri di masyarakat
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Tanda-tanda Bahaya Persalinan Dengan Pemilihan Tempat Persalinan Mubayyina, Firdaus; Utami, Pramita Putri; Wigati, Dewi Endah
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2435

Abstract

Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia adalah disebabkan karena relatif masih rendahnya cakupan pertolongan oleh tenaga kesehatan. Indikator ini masih menjadi indikator porsi kematian ibu (AKI) yang penting dan baik serta selalu diperhatikan dalam beberapa bahasan. Semakin tinggi cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan semakin rendah risiko terjadinya kematian Pada tingkat pengetahuan masih banyak keluarga yang belum mengetahui mengenai pentingnya melakukan persalinan yang sehat dan aman oleh tenaga kesehatan. Metode: Penelitian ini merupakan peneltian cross sectional dengan pendekatan observasional analitik dengan mengambil data ibu hamil TM III dengan populasi sebanyak 1.035 ibu hamil. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 sampel ibu hamil trimester III. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan ibu yang memilih tempat persalinan yang faskes lebih banyak ditemukan pada ibu yang berpengetahuan baik sebanyak 16 orang (69,6%) dan ibu yang memilih tempat persalinan non faskes lebih banyak ditemukan pada ibu yang berpengetahuan cukup dan kurang sebanyak 3 orang (42,9%). Jadi dapat disimpulkan bahwa dari tingkat pengetahuan yang dimiliki, ibu cenderung memilih tempat persalinan faskes. Berdasarkan uji statistic mengguanakan chi-square, didapatkan hasil p value 0,034 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya persalinan dengan pemilihan tempat persalinan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya persalinan dengan pemilihan tempat persalinan.
Pengetahuan Masyarakat Tentang Wacana Pelepasan Nyamuk Wolbachia Dalam Pengendalian Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Aisyah, Siti; Setiawan, Johandri; Pujiningsih, Erniawati; Irianto, Irni Dwi Astiti
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2437

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Bakteri Wolbachia adalah inovasi yang dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), sehingga virus dengue tidak akan menular ke dalam tubuh manusia, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang wacana pelepasan nyamuk wolbhacia dalam pengedalian kasus demam berdarah dengue. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, Sampel penelitian ini berjumlah 96 orang Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 20 pernyataan tertutup. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik Purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan pengetahuan masyarakat tentang wacana pelepasan nyamuk wolbachia dalam pengedalian kasus demam berdarah dengue berada dalam kategori cukup yakni 40 responden (41,7%), kurang yakni 29 responden (30,2%),baik yakni 27 responden (28,1%). Diharapkan Masyarakat berperan aktif mencari sumber informasi mengenai nyamuk Wolbachia dari sumber yang relevan untuk menghindari informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan perlunya upaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai nyamuk Wolbachia sehinga masyarakat siap dan mengetahui seberapa penting inovasi ini dapat mengendalikan kejadian Demam Berdarah Dengue.
The Analysis of Officer Behavior in Achieving Minimum Service Standards (Diabetes Mellitus Control Program at the West Lombok Region Health Center) astriani, iis
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2071

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disease in which blood sugar levels exceed the normal threshold. DM in Indonesia has increased by 10% from 15% to 25%, and 40-50% of people with heart disease are also diabetes mellitus sufferers. The aim of this research is to determine the description of the behavior of officers in achieving minimum service standards for the Diabetes Mellitus control program at the West Lombok Regional Health Center. The research results show that the achievement of Minimum Service Standards (SPM) in the DM program at the West Lombok Regional Health Center has not met the Government's target. Lack of achievement of SPM can cause an increase in the number of DM cases that are not recorded and affect the achievement of existing health targets at the district and national level.
UJI ORGANOLEPTIK DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN LOTION EKSTRAK DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS Afriani, Fitria
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2072

Abstract

Kulit merupakan lapisan atau jaringan terluar yang menutupi seluruh tubuh dan melindungi tubuh dari bahaya yang datang dari luar, terutama bakteri. Salah satu permasalahan kulit yang sering ditemui saat ini di kalangan remaja adalah jerawat. Salah satu bakteri penyebab tumbuhnya jerawat adalah Staphylococcus epidermidis. Daun pegagan (centella asiatica) merupakan tanaman yang mengandung zat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji organoleptik dan daya hambat suatu sediaan lotion dari ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi lotion yang mengandung ekstrak pegagan 0,5 ml, 0,75 ml dan 1 ml mampu menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dengan nilai daya hambat sebesar 28 mm, 28 mm dan 29 mm. Hasil Uji Kruskal Wallis diperoleh nilai p value sebesar 0,010 (p ≤ 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat efek penghambatan sediaan lotion dari ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kebersihan Genitalia Eksterna Dengan Terjadinya Keputihan Patologi Di Puskesmas Karang Taliwang Kota Mataram Tahun 2024 UTAMI, PRAMITA PUTRI
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2422

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian tahun 2020 di 8 kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Medan, Banjarmasin dan Makasar dengan mengambil sampel sebanyak 1000 orang ibu hamil ditemukan 823 orang (82,3%) yang mengalami keputihan (Indarti, 2018). Berdasarkan survey pendahuluan yang penulis lakukan terhadap 11 orang ibu hamil tentang hubungan pengetahuan ibu hamil tentang kebersihan genitalia eksterna dengan terjadinya keputihan patologi ternyata yang memiliki kategori baik terdapat 2 orang, cukup 4 orang, dan kurang 5 orang, berdasarkan hasil survey tersebut didapatkan bahwa 8 ibu hamil yang mengalami keputihan dan yang tidak mengalami keputihan yaitu 3 ibu hamil, hal ini di akibatkan kurangnya pengetahuan tentang merawat organ genetalia eksterna. Desain penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian adalah penelitian analitik. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan di Puskesmas Karang Taliwang pada bulan Februari tahun 2024 sebanyak 67 orang.Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki umur <20 tahun sebanyak 13 orang, tidak bekerja 25 orang (60,98%),41 orang memiliki pengetahuan dengan kategori baik, yang tidak mengalami keputihan patologi sebanyak 32 orang (78,05%), p value < α (0,1) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan Ibu hamil tentang kebersihan genitalia eksterna dengan terjadinya keputihan patologi.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT SARI BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Ningsih, Ade Irma Fitria
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2431

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman yang kaya akan nutrisi untuk kulit, dalam buah tomat matang mengandung komponen NMF (natural moisturizer factor) yang dapat melembabkan kulit secara alami, tomat memiliki kandungan vitamin C yang baik, berguna sebagai antioksidan dan sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik granul effervescent sari buah tomat (Solanum lycopersicum) memenuhi standar. Metode penelitian yang digunakan yaitu motode eval_uatif. Granul effervescent sari buah tomat dibuat dalam tiga formulasi dengan perbedaan konsentrasi zat aktif, sebagai berikut: formula 1 = 20%, formula 2 = 30%, dan formula 3 = 40%. Pada formula 1 didapatkan pengujian waktu alir 0,46 detik, sudut diam 26⁰, pengetapan 12,97%, kadar air 3,9%, dan waktu dispersi 1.13 menit. Pada formula 2, di dapatkan hasil pengujian waktu alir 0,55 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 10,95%, kadar air 2,7%, dan waktu disperse 1.24 menit. Sedangkan pada formula 3, didapatkan hasil pengujian waktu alir 0,80 detik, sudut diam 25⁰, pengetapan 11,63%, kadar air 4,1% dan waktu dispersi 1.21 menit. Dapat disimpulkan bahwa granul effervescent sari buah tomat memenuhi syarat uji sifat fisik granul.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Swamedikasi Penanganan Nyeri di Masyarakat Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Tahun 2024 Radiah, Nur; Hartinah, Indri; Ifada, Andy Susbandiyah
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2433

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Hal yang sering dilakukan seseorang agar kembali sehat adalah berobat ke Dokter atau mengobati diri sendiri yang biasa disebut dengan swamedikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri terhadap masyarakat yang berada di kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, penelitian ini sudah dilakukan pada bulan April-Mei 2024 di Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram dengan populasi dalam penelitian berjumlah 1400 jiwa teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel yang didasarkan atas kriteria inklusi dan eksklusi. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 94 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden dengan swamedikasi nyeri dikatakan cukup dengan persentase (47,87%), dan untuk perilaku swamedikasi nyeri dikatakan cukup dengan persentase responden sebanyak (39,36%). Berdasarkan hasil penelitian tentang tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri di Masyarakat Kelurahan Karang Pule dikategorikan Baik. Dan tidak ada hubungan signifikan anatara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri masyarakat. Diharapkan untuk tenaga Kesehatan mengadakan penyuluhan terhadap swamedikasi nyeri di masyarakat