Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles
191 Documents
Evaluasi Peneraan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Dasan Agung dan Puskesmas Tanjung Karang
Nur Radiah;
Istin Herlina;
Khairil Pahmi
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2241
Upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya dibidang kefarmasian sebagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah diantaranya menyediakan sarana-sarana pelayanan kesehatan salah satunya adalah puskesmas. Puskesmas merupakan unit organisasi pelayanan kesehatan departemen yang mempunyai misi sebagai pusat pengembangan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu untuk masyarakat yang tinggal disuatu wilayah kerja tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Dasan Agung dan Puskesmas Tanjung Karang berdasarkan Permenkes No 74 tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di puskesmas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan terhadap sekumpulan objek. Pengambilan data dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Tenaga Teknik Kefarmasian yang ada di Puskesmas Dasan Agung dan Apoteker yang ada di Puskesmas Tanjung Karang. Hasil penelitian evaluasi pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Dasan Agung dan Puskesmas Tanjung Karang masing-masing indikator mendapat persentase yaitu dalam kegiatan pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai di Puskesmas Dasan Agung sebesar 100%, sedangkan di Puskesmas Tanjung Karang sebesar 90%. Kegiatan pelayanan farmasi klinik di Puskesmas Dasan Agung sebesar 60%, sedangkan di Puskesmas Tanjung Karang sebesar 100%. Sumber daya manusia di Puskesmas Dasan Agung dan Puskesmas Tanjung Karang sebesar 100%.
Pengaruh Tekhnik Rebozo Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Kehamilan Trimester III di Polindes Batu Kuta Lombok Barat
Nurul Hidayati;
Ziadatul Munawarah;
Pramita Putri Utami;
Firdaus Mubayyina
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2242
Ibu hamil trimester III mengalami masalah yang terjadi berulang kali. Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil pada trimester III, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kenyamanan sehari-hari. Di Indonesia 60- 80% sakit punggung dialami diakhir trimester kehamilan. Teknik Rebozo adalah metode perawatan yang diimplementasikan sebagai pereda ketidak nyamanan umum wanita hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekhnik rebozo terhadap penurunan nyeri punggung pada kehamilan trimester III. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-eksperiment dengan desain penelitian one grup pretest posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Analisis data penelitian menggunakan univariat dan bivariat Mann-Whitney.Hasil analisis univariat menunjukkan Bahwa distribusi responden sebelum dilakukan tes sesuai dengan skala nyeri sedang yang didominasi Oleh skala 4 yang terdiri Dari sejumlah 18 orang (60%),skala 5 yang terdiri Dari 8 orang(26,67%). Dan skala terendah 6 Untuk 4 Orang (13,33%).Selanjutnya Dilakukan intervensi tekhnik rebozo (post test) yang hasilnya masuk kategori “nyeri ringan”yaitu H.Pada skala 3 sebanyak 3orang (10%),Pada skala 2 sebanyak 14 orang(46,67%) dan pada skala 1 sebanyak 13 orang (43,33%). Uji Statistic Mann-Whitney menunjukkan sig(-2tailed)=0.0020 <;0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa intervensi tekhnik rebozo berpengaruh sebagai penurun keluhan nyeri punggung pada ibu hamil trimester akhir.
Profil Pengobatan Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Aikmel Lombok Timur Periode Januari-Maret Tahun 2023
Nur Oktaviani
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2243
Menurut undang-undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 Kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengobatan antihipertensi pada pasien rawat jalan di UPT BLUD Puskesmas Aikmel Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriftif dengan cara pengumpulan data melalui resep. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua resep pasien hipertensi di. Sampel penelitian ini adalah resep pasien rawat jalan hipertensi. Hasil penelitian di UPT BLUD Puskesmas Aikmel Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur pasien yang lebih banyak menderita hipertensi ialah Perempuan yang dapat dilihat pada lembar resep yaitu sebanyak 60 resep (77,92%). Obat yang paling banyak digunakan ialah amlodipine, yaitu sebanyak 95 resep (62,5%). Golongan obat paling banyak ialah anatgonis kalsium/CCB yaitu 95 resep (62,5%). Dapat disimpulkan bahwa pasien yang lebih banyak menderita hipertensi ialah Perempuan yang dapat dilihat pada lembar resep yaitu sebanyak 60 resep (77,92%). Obat yang paling banyak digunakan ialah amlodipine, yaitu sebanyak 95 resep (62,5%). Golongan obat paling banyak ialah anatgonis kalsium/CCB yaitu 95 resep (62,5%).
Metode Pembelajaran Pada Mahasiswa Kebidanan Dalam Mengembangkan Keterampilan Komunikasi: Literature Review
Bq. Safinatunnaja;
Shohipatul Mawaddah
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2244
Komunikasi merupakan pusat keberhasilan asuhan pada pasien. Tujuan komunikasi adalah untuk membina hubungan yang baik antara bidan dengan pasien. Bidan harus dibekali keterampilan komunikasi yang baik, agar tercapainya komunikasi dua (2) arah dan meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kebidanan. Tujuan review ini adalah untuk menelaah literatur, artikel dan dokumen hasil penelitian yang mengidentifikasi model pembelajaran pada mahasiswa kebidanan dalam mengembangkan keterampilan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Hasil dari penelitian yang dianalisisis, didapatkan metode pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi diantaranya bedside teaching, coaching, Problem Based Learning (PBL), Role Play, drama kreatif, community based medical Education. Metode pembelajaran tersebut berpengaruh terhadap peningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa kebidanan.
Perbedaan Pengetahuan Remaja Sebelun dan Sesudah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Menstruasi di SMAN 1 Keruak 2024
Asri Daniyati;
Nurul Auliya Kamila
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2245
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMAN 1 Keruak pada bulan Februari sampai dengan Maret 2024 yang dilakukan pada 10 orang siswi putri bahwa 60% remaja yang masih bingung dalam menghadapi menstruasi mereka , 40% sudah mendapatkan informasi tentang menstruasi baik dari orang tua, guru, maupun buku-buku, tetapi 50% dari mereka merasa informasi yang mereka dapatkan belum cukup banyak, terbukti dengan beberapa pertanyaan yang diajukan yang selanjutnya tidak dijawab dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang menstruasi di SMAN 1 Keruak tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra eksperimen dengan pendekatan One Group Pra-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri XI IPS di SMAN 1 Keruak total seluruh 80 orang sebagai sampel merupakan total populasi. Variabel independen yaitu pendidikan kesehatan, sedangkan variabel dependen yaitu pengetahuan. Pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan uji dependent t test dengan tingkat kepercayaan responden α = 0,05. Hasil penelitian tingkat pengetahuan remaja tentang menstruasi berbeda antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, nilai untuk pengetahuan sebelum 6,54 dan nilai sesudah diberikan pendidikan meningkat menjadi 12,19. Hasil uji statistik dengan paired t test diperoleh nilai r = 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang menstruasi di SMAN 1 Keruak. Saran terutama ditujukan kepada remaja untuk lebih menambah lagi pengetahuan kesehatan khususnya tentang menstruasi.
Perbandingan Kecepatan Disolusi Intrinsik (Absorpsi) Tablet Asetosal Menggunakan Pelarut Etanol 95% dengan Pelarut Kloroform
Mia Ariasti;
Lalu Busyairi Muhsin;
Novitarini Novitarini
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2246
Disolusi didefinisikan sebagai proses dimana suatu zat padat masuk ke dalam pelarut menghasilkan suatu larutan secara sederhana. Penelitian ini ertujuan untuk mengetahui kecepatan instrisik suatu sedeiaan tablet. Kecepatan intrisik berpengaruh pada absorpsi tubuh pada tablet obat.Disolusi merupakan proses dimana zat padat melarut secara prinsip dikendalikan oleh afinitas antara zat padat dan pelarut. Karakteristik fisik sediaan, proses pembasahan sediaan kemampuan penetrasi media disolusi ke dalam sediaan, proses pengembangan, proses integrasi dan degadrasi. Sediaan merupakan sebagian dari faktor yang mempengaruhi karakteristik disolusi obat dari sediaan. Uji Disolusi yaitu melakukan rekristalisas asetosal dengan pelarut etanol 95% dan chloroformMencetak hasil rekristalisasi menjadi tablet A (Hasil rekristalisasi dengan pelarut chloroform) dan tablet B (hasil rekristalisasi dengan pelarut etanol 95%).. Sampel ditentukan kadarnya dengan spektrofotometer pada λ= 265 nm dengan blangko dapar asetat. (replikasi 3 kali). Pembuatan kurva baku asetosal dimulai dengan menimbang dengan seksama 140 mg asetosal, melarutkan asetosal dengan alkohol 95% beberapa tetes dalam labu takar 50 ml, menambahkan dapar asetat ada tanda batas (larutan stok). Tablet A 0,319mg/menit.mm, Tablet B 0,182 mg/menit.mm. Terdapat perbedaan antara tablet A dan tablet B pada nilai DE dan kecepatan disolusinya. Dilihat dari efisiensi disolusinya, tablet asetosal dengan pelarut kloroform memiliki nilai DE yang lebih besar daripada tablet asetosal dengan pelarut etanol 95%.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Vaksin Campak di Poli Anak RSUD Bima Tahun 2024
M. Sidrotullah;
Nur Oktaviani;
Miftahul Jannah
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2247
Meningkatnya angka kejadian campak pada anak di tahun 2023 sehingga banyak yang dirujuk ke RSUD Bima seperti campak dengan pneumonia dan campak dengan diare dehidrasi sedang hingga berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi vaksin campak di Poli Anak RSUD Bima tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi sebanyak 217 dan diperoleh sampel sebanyak 68 responden yang dipilih secara consecutive sampling menggunakan data primer. Hasil penelitian dalam kategori sangat baik sebanyak 34 orang (50%), kategori pengetahuan baik sebanyak 29 orang (42,64%), kategori pengetahuan cukup sebanyak 2 orang (2,94%), kemudian dalam kategori pengetahuan kurang sebanyak 3 orang (4,41%) dan yang terkecil ibu dengan kategori tingkat pengetahuan sangat kurang sebanyak 0 orang (0%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi vaksin campak di poli anak RSUD Bima tahun 2024 yaitu dengan rata-rata nilai sebanyak 50% sehingga dikatakan kategori berpengetahuan sangat baik.
Testing the Antidepressant Activity of Fennel (Foeniculum vulgare Mill) In Vitro Using the Forced Swimming Test (FST) Method
Raisya Hasina S.;
Siti Rahmatul Aini;
Khairil Pahmi
JIKF Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i1.2248
Antidepressants are a therapy used for depression sufferers with the aim of reducing symptoms, minimizing side effects and returning them to their original condition. Treatment of depression requires safe and effective therapy to prevent severity. Currently, there are many plants that have potential as antidepressants, such as fennel. The method that can be used to evaluate the effect of antidepressants is the forced swimming test (FST). 24 mice were divided into 8 groups and each group was treated with amitriptyline as a positive control, Na-CMC 0.5% as negative control and fennel infusion as test sample. The data obtained consisted of duration of immobility, climbing, and swimming which was then analyzed using SPSS with the one-way ANOVA test. The results of one-way ANOVA test for immobility, climbing, and swimming time showed that sig. values sequencely are 0.03, 0.006, and 0.016 (P< 0.05). It means that immobility, climbing, and swimming time have significant differences between group of control and treatment.
The Analysis of Officer Behavior in Achieving Minimum Service Standards (Diabetes Mellitus Control Program at the West Lombok Region Health Center)
astriani, iis
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2071
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit dengan tingkat gula darah yang melebihi ambang normal. DM di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 10% dari 15% menjadi 25%, serta sebesar 40-50% penderita penyakit jantung juga merupakan penderita Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran Perilaku petugas dalam capaian standar pelayanan minimalprogram pengendalian Diabetes Mellitus di Puskesmas Wilayah Lombok Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada program DM di Puskesmas Wilayah Lombok Barat belum sesuai target Pemerintah. Kurangnya capaian SPM dapat menyebabkan peningkatan jumlah kasus DM yang tidak terdata dan mempengaruhi capaian target kesehatan yang ada di tingkat Kabupaten maupun tingkat Nasional.
UJI ORGANOLEPTIK DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN LOTION EKSTRAK DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS
Afriani, Fitria
JIKF Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jikf.v12i2.2072
Kulit merupakan lapisan atau jaringan terluar yang menutupi seluruh tubuh dan melindungi tubuh dari bahaya yang datang dari luar, terutama bakteri. Salah satu permasalahan kulit yang sering ditemui saat ini di kalangan remaja adalah jerawat. Salah satu bakteri penyebab tumbuhnya jerawat adalah Staphylococcus epidermidis. Daun pegagan (centella asiatica) merupakan tanaman yang mengandung zat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji organoleptik dan daya hambat suatu sediaan lotion dari ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi lotion yang mengandung ekstrak pegagan 0,5 ml, 0,75 ml dan 1 ml mampu menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dengan nilai daya hambat sebesar 28 mm, 28 mm dan 29 mm. Hasil Uji Kruskal Wallis diperoleh nilai p value sebesar 0,010 (p ≤ 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat efek penghambatan sediaan lotion dari ekstrak daun pegagan (Centella asiatica) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.