cover
Contact Name
-
Contact Email
scolaejournal@gmail.com
Phone
+6285241489538
Journal Mail Official
scolaejournal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Drs. Husain Laewang No. 3 Soni, Kec. Dampal Selatan, Kab. Toli-toli, Sulawesi Tengah
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Scolae: Journal of Pedagogy
ISSN : -     EISSN : 26226790     DOI : https://10.56488/scolae.
Core Subject : Religion, Education,
Scolae is a scientific-oriented Journal that focuses on publishing research result and conceptual findings in Education Field.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
TEORI PSIKOLOGI DAN SOSIAL PENDIDIKAN (TEORI INTERAKSI SIMBOLIK) Haritz Asmi Zanki
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No.2 Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.965 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v3i2.82

Abstract

Esensi dari interaksi simbolik yakni adalah suatu aktivitas yang merupakan ciri khas manusia yakni komunikasi atau pertukaran simbol yang diberi makna. Paham interaksionisme simbolik memberikan banyak penekanan pada individu yang aktif dan kreatif ketimbang pendekatan-pendekatan teoritis lainnya. Paham interaksionisme simbolik menganggap bahwa segala sesuatu tersebut adalah virtual. Semua interaksi antar individu manusia melibatkan suatu pertukaran simbol. Charron menyebutkan pentingnya pemahaman terhadap simbol-simbol ketika seseorang menggunakan teori interaksionisme simbolis. Simbol adalah objek sosial dalam suatu interaksi. Ia digunakan sebagai perwakilan dan komunikasi yang ditentukan oleh orang–orang yang menggunakannya. Orang-orang tersebut memberi arti, menciptakan dan mengubah objek tersebut di dalam interaksi. Simbol sosial tersebut dapat mewujud dalam bentuk objek fisik (benda-benda kasat mata); kata-kata (untuk mewakili objek fisik, perasaan, ide-ide, dan nilai-nilai), serta tindakan (yang dilakukan orang untuk memberi arti dalam berkomunikasi dengan orang lain.
PERENCANAAN PENDIDIKAN DALAM KONTEKS DESENTRALISASI PENDIDIKAN Idris Idris
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No.2 Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.503 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v3i2.83

Abstract

Pendekatan perencanaan pendidikan adalah titik tolak atau sudut pandang yang digunakan dalam proses pelaksanaan pendidikan dengan adanya langkah-langkah kegiatan yang sistematis guna mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Perencanaan pendidikan berperan dalam memberikan kejelasan arah dalam usaha proses penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu seorang perencana pendidikan dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menyusun sebuah rancangan dengan menggunakan salah satu jenis pendekatan perencanaan pendidikan. Pendekatan perencanaan pendidikan tiap jenis dan jenjang pendidikan akan berbeda. Hal ini dikarenakan adanya sudut pandang yang berbeda dari setiap satuan pendidikan dalam menempuh tujuan pendidikan. Tujuan desentralisasi pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan yang ada di indonesia. Berikut fungsi-fungsi yang dapat didesentralisasikan ke sekolah agar tercapai tujuan tersebut, diantaranya yaitu: Perencanaan dan evaluasi program sekolah, pengelolaan proses belajar, pengelolaan kurikulum, pengelolaan ketenagaan, pengelolaan peralatan dan perlengkapan, pengelolaan keuangan dan lainnya.
KONSEP MULTIDISIPLINER MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Kajian Psikologi dalam Materi Pendidikan Agama Islam) Jumahir Jumahir
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No.2 Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.938 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v3i2.84

Abstract

Pembelajaran Penddikan Agama Islam dapat dimaknai dengan suatu ilmu pengetahuan yang mengkaji atau mempelajari tingakah laku individu (manusia), didalam usaha mengubah tingkah lakunya yang dilandasi oleh nilai-nilai ajaran islam dalam kehidupan pribadinya atau kehidupan kemasyarakatan dan kehidupan dalam alam sekitar melalui proses pendidikan. Peran dalam psikologi pendidikan dapat di simpulkan menjadi 2 : yaitu peran yang berhubungan dengan pendidik, dan pearan yang berhubungan dengan peserta didik. Beberapa peran penting psikologi dalam proses pembelajaran adalah: pertama, memahami siswa sebagai pelajar, meliputi perkembangannya, tabiat, kemampuan, kecerdasan, motivasi, minat, fisik, pengalaman, kepribadian, dan lain-lain. Kedua, memahami prinsip-prinsip dan teori pembelajaran. Ketiga, memilih metode-metode pembelajaran dan pengajaran
PEMANFAATAN INTERNET PADA SMARTPHONE SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI SMK NEGERI 5 PALU Iqbal Iqbal; Mutawakkil Mutawakkil
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.235 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.85

Abstract

Pemanfaatan Internet Pada Smartphone Sebagai Sumber Belajar Mata Pelajaran Sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu. Skripsi Pada Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing Mutawakkil. Permasalahan artikel penelitian ini yaitu : Bagaimana pemanfaatan internet pada smartphone sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu, bagaimana dampak positif dan negatif pemanfaatan internet pada smartphone sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu, apa faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan internet pada smartphone sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan pemanfaatan internet pada smartphone sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu, menjelaskan dampak positif dan negatif pemanfaatan internet pada smartphone sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu, menjelaskan faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan internet pada smartphone sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di kelas XI SMK Negeri 5 Palu. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian Kualitatif yang bersifat deskriftif. Teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa-siswi kelas XI SMK Negeri 5 Palu telah memanfaatkan internet dalam proses pembelajaran. Melalui smartphone, siswa mencari materi pembelajaran yang ada dalam aplikasi google dan yaoutube serta sebagai sarana komunikasi melalui WhatsApp maupun facebook. Guru dan siswa membuat group WhatsApp sebagai media bertukar informasi. internet pada smartphone bermanfaat bagi siswa sebagai sumber belajar sejarah dimana seluruh siswa aktif dalam pembelajaran. Dampak positif smartphone yaitu Dapat Meningkatkan Pengetahuan, Menambah Daya Ingat, MudahnyaBerkomunikasi, Kenyamanan Belajar dan Sebagai Media Hiburan atau Penghilang Stres. Adapun dampak negatifsmartphone yaitu Penyalahgunaan, Terbengkalainya kegiatan di dunia nyata dan Pemborosan uang. Faktor mendukung siswa dalam memanfaatkan internet yaitu adanya samrtphone, jaringan internet yang dapat diakses oleh seluruh siswa serta dorongan dari guru untuk memanfaatkan internet sebagai sumber belajar sejarah. Faktor penghambat yaitu kekurangan pada bandwith internet yang membuat akses internet sekolah menjadi lambat.
MANAJEMEN KEUANGAN PENDIDIKAN Syaifullah MS
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.396 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.86

Abstract

Setiap unit kerja selalu berhubungan dengan masalah keuangan, demikian pula dilembaga pendidikan. Peningkatan kesejahteraan pendidikan bukanlah hal yang ringan karena tidak hanya berkaitan dengan permasalahan teknis, tetapi mencakup berbagai persoalan yang rumit dan kompleks, baik yang berkaitan dengan perencanaan, pendanaan, efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan sistem persekolahan.Manajemen keuangan merupakan salah satu substansi manajamen sekolah yang akan turut menentukan berjalannya kegiatan pendidikan di sekolah. Sebagaimana yang terjadi di substansi manajemen pendidikan pada umumnya, kegiatan manajemen keuangan dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian. Beberapa kegiatan manajemen keuangan yaitu memperoleh dan menetapkan sumber-sumber pendanaan, pemanfaatan dana, pelaporan, pemeriksaan dan pertanggung jawaban.
PENGARUH KESIAPAN PSIKOLOGIS DAN LAMA LATIHAN TERHADAP PRESTASI ATLET PORDA SEPAKTAKRAW DI KABUPATEN PANGKEP Taufik Taufik; Fiptar Abdi Alam
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.52 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesiapan psikologis dan lama latihan terhadap prestasi atlet sepaktakraw persiapan Porda. Penelitian Ex Post Facto ini mengkaji secara sistematis dan empiris terhadap variabel-variabel secara akurat. Kesimpulan hubungan antara variabel-variabel tersebut didasarkan pada perbedaan yang menyertai variabel independen dan variabel dependen. Jumlah sampel adalah 30 atlet sepaktakraw Porda kabupaten Pangkep dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Berdasarkan analisis uji chi-square terhadap 30 atlet sepaktakraw persiapan Porda kabupaten Pangkep didapatkan nilai p = 0,03 (<0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapan psikologis dan prestasi yang diperoleh atlet sepaktakraw, (2) dari 30 atlet sepaktakraw persiapan Porda kabupaten Pangkep diperoleh p value = 0,03 (<0,05), artinya ada hubungan yang signifikan antara lama latihan dan prestasi yang diperoleh atlet sepaktakraw, (3) Berdasarkan hasil penghitungan, terdapat hubungan signifikan antara variabel kesiapan psikologis dan lama latihan terhadap prestasi atlet sepaktakraw persiapan Porda kabupaten Pangkep.
PENGEMBANGAN SIKAP SPIRITUAL PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SDN 12 PALU Firdiansyah Alhabsyi; Faridahtul Hasanah
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.193 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.88

Abstract

Tulisan ini berkaitan dengan pengembangan sikap spiritual peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 12 Palu sangat mengutamakan pembentukan karakter Islami peserta didik, mengingat banyaknya pengaruh budaya asing yang dapat merusak moral anak bangsa, maka dari itu penanaman sikap spiritual ini sangatlah penting bagi peserta didik. Kemudian efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bentuk upaya pengembangan sikap spiritual di SDN 12Palu, sangat signifikan dalam merubah dan membentuk kepribadian peserta didik, agar dapat merubah sikap dan perilaku belajar peserta didik.
IMPLEMENTASI METODE RESITASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS M Iksan Kahar; Nur Eka Wahyuningsih
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.494 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.89

Abstract

Penelitian Ini difokuskan di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Tinombala Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong, rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Peningkatan hasil belajar peserta didik melalui metode resitasi pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Tinombala Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu dengan menerapkan metode resitasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi aktivitas peserta didik, observasi aktivitas guru dan post test. Dalam menganalisis data hasil belajar pada aspek kognitif atau penguasaan konsep menggunakan analisis deskriptif dari setiap siklus dengan menggunakan nilai post test dibandingkan dengan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan selisih nilai pertemuan pertama dan pertemuan kedua untuk melihat peningkatan hasil belajar yang memperhitungkan ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Tinombala Kecamatan Ongka Malino Kabupaten Parigi Moutong tahun ajaran 2018/2019. Hal ini dapat terlihat dari hasil post test peserta didik pada 3 siklus, yaitu pertama, pra siklus memperoleh hasil dengan rata-rata 65,45 dan presentase ketuntasan sebesar 56,54%. Kedua, siklus 1 memperoleh hasil dengan rata-rata 72,27 dan presentase ketuntasan sebesar 77,27%. Ketiga, siklus 2 dengan rata-rata 82,27 dan presentase ketuntasan sebesar 95,27%.
URGENSI REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDEKATAN TEORI PETER M. BLAU (TEORI PERTUKARAN) Zaifullah Zaifullah
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.972 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.90

Abstract

Salah satu ciri teori pertukaran merupakan analisis hubungan social yang terjadi menurut cost and reward pada tulisan ini akan ditekankan pada pemikiran teori pertukaran Blau ditinjau dari persfektif penerapan reward dan punishment disekolah, yang sangat erat kaitanya dengan peningkatan motivasi para pebelajar. Jika seseorang diperlakukan dengan baik oleh seseorang sehingga memiliki komitmen untuk memberikan balasan dengan perilaku positif melalui prilaku. Dimana komitmen bisa dianggap sebagai bentuk timbal balik sesorang employee reciprocity pebelajar terhadap apa yang mereka terima dari instutusi yang menaunginya.
TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM ABAD 21 Oyan D. Taufiq Keseng
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 4 No 1 (2021): Vol 4 No.1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.25 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v4i1.91

Abstract

Perkembangan media informasi elektronik melakukan peran besar dan bahkan menentukan gaya hidup individu. Teknologi elektronik seperti komputer, faksimili dan internet telah mengubah lingkungan informasi dari lingkungan lokal menjadi lingkungan nasional dan internasional. Dalam konteks inilah pendidikan Islam harus menghasilkan sumber daya manusia tidak hanya sebagai penerima informasi tetapi juga sebagai pengguna informasi yang dapat mengelola informasi yang bermanfaat bagi kecakapan hidupnya dalam menghadapi globalisasi informasi.