cover
Contact Name
Hanisa Sismaya Lestari
Contact Email
hanisasismaya@unsur.ac.id
Phone
+6283820010720
Journal Mail Official
jurnalprostek@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pasirgede Raya, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kab. Cianjur, Jawa Barat 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Pro-Stek
ISSN : 27460320     EISSN : 27209679     DOI : https://doi.org/10.35194/prs.v2i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pro-STek adalah jurnal yang meliputi ilmu-ilmu pertanian yang terfokus pada: Teknologi budidaya dan pengolahan hasil pertanian
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024): December" : 7 Documents clear
CHEMICAL AND ORGANOLEPTIC QUALITY CHARACTERISTIC OF SNACK BARS WITH THE ADDITION CONCENTRATION OF SOYBEAN PULP (Glycine max L.) AND MARGARINE Yudo, Wandoko Sungkowo; Kurnia Hartati, Fadjar; Handarini, Kejora
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4244

Abstract

Snack bar is a ready-to-eat product in the form of  bar that contains good nutrients for the body which if viewed functionally can be used as emergency food consumption. Soybean pulp (Glycine max L.) contains high nutrients that are 28.36% protein, 7.6% crude fiber, and 5.52% fat. Margarine can be used to make processed products tender. The purpose of this study was to determine the effect and what is the concentration of the addition soybean pulp flour and margarine that produces the best chemical and organoleptic quality of snack bars. This research method uses laboratory experimental methods and Complete Randomized Design (RAL) research design with the addition of soybean pulp concentration (20%, 30%, 40%, 50%) and margarine (40%, 30%, 20%, 10%). Based on the results of fingerprint analysis (ANSIRA) using statistical product and service solution (SPSS), the addition of different concentrations of soybean pulp flour and margarine has a significant effect on the water content and protein content of snack bars, has a very real effect on fat content, fiber content, taste, color, and tenderness of snack bars, and there is no real effect on the aroma of snack bars. The determination the best results using the effectiveness test showed that snack bar treatment (T2M2) was the best treatment with  yield value (NH) of 0.61% with parameter criteria were protein content of 17.43%, crude fiber content of 4.37%, fat content of 30.83%, crude fiber content of 4.37%, taste 4.1 (like), tenderness 4 (like), color 4 (like), and smell 4 (like).
PENGUJIAN AGENS HAYATI DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Sari, Widya; Mutawaqil, Muhammad Arsyil; Imansyah, Angga Adriana
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4793

Abstract

Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan tanaman populer yang berada di Indonesia karena banyaknya yang mengkonsumsi dan dapat digunakan sebagai bahan baku industri. Budidaya tanaman jagung masih banyak menggunakan pupuk anorganik yang dikhawatirkan dapat menimbulkan efek negatif pada tanah dan lingkungan. Penggunaan agens hayati dan pupuk organik diharapkan dapat mengatasi efek negatif tersebut dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Agens hayati Paenibacillus polymyxa, POC Eceng gondok, POC kipahit serta campuran POC Kipahit dan eceng gondok terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 Faktor Perlakuan yaitu Faktor pertama: Agens hayati Paenibacillus polymyxa dengan 3 taraf perlakuan yaitu P0 (Kontrol), P1 (P. polymyxa 10 ml/L), P2 (P. polimyxa 20 ml/L), sedangkan faktor ke dua yaitu perlakuan POC dengan 4 taraf yaitu: T0 (Kontrol), T1 (POC Eceng Gondok 300 ml/L), T2 (POC Kipahit 80 ml/L), T3 (POC Eceng Gondok 300 ml/L + Kipahit 80 ml/L). Hasil penelitian menunjukkan Pemberian agens hayati P. polymyxa berpengaruh nyata pada tinggi awal pertumbuhan tanaman jagung dan jumlah daun dengan dosis terbaik yaitu P2 (P. polymyxa 20 ml/L), sedangkan POC berpengaruh pada tinggi, jumlah daun, hari muncul bunga dan bobot basah dengan jenis POC yang terbaik yaitu T2 (POC Kipahit 80 ml/L) dan T3 (POC Kipahit 80 ml/L + eceng gondok 300 ml/L).
PENGARUH PENAMBAHAN JAMUR TIRAM PADA NUGGET TEMPE TERHADAP MUTU KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF VEGAN Widodo, Evan Krisdian; Sucahyo, Bambang Sigit; Yuniati, Yuyun
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4129

Abstract

Produk nugget tempe dipilih sebagai objek penelitian karena popularitasnya dan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan gizi yang semakin diperhatikan oleh konsumen. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan alternatif pangan yang tidak hanya bervariasi tetapi juga memberikan nilai gizi yang baik melalui kombinasi tempe dan jamur tiram. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan percobaan acak lengkap (RAL) untuk memastikan kontrol yang baik terhadap variabel yang mungkin memengaruhi hasil. Dengan melibatkan panelis dalam uji organoleptik, penelitian ini akan menggali pandangan pribadi mereka terhadap rasa, warna, tekstur, dan aroma produk tersebut. Kadar air merupakan indikator kritis dalam menentukan ketahanan produk terhadap mikroorganisme yang dapat memengaruhi masa simpan. Pengukuran protein akan memberikan informasi tentang nilai gizi produk, sementara pengujian serat bertujuan untuk mengetahui kontribusi serat dari tambahan jamur tiram, yang dapat memberikan nilai tambah dari segi kesehatan. Perlakuan terbaik dari semua perlakuan yang ada terdapat pada perlakuan P4 dengan formulasi tempe 55% dan jamur tiram 45% yang memiliki jumlah nilai hasil (NH) tertinggi yaitu 0,6470. Kriteria variabel perlakuan P4 yaitu kadar air= 11.82%, kadar protein= 4.49%, rasa= 4 (suka), warna= 4 (suka), aroma=4 (suka) dan tekstur= 4 (suka).
SUHU DAN LAMA BLANCHING YANG BERBEDA TERHADAP MUTU KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SELAI BUAH KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) Teddy, Christine Alexandra; Hartati, Fadjar Kurnia; Sucahyo, Bambang Sigit
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4422

Abstract

Selai merupakan produk makanan kental atau semi padat yang dapat dibuat dari buah, pulp buah, sari buah atau potongan buah yang diolah menjadi suatu struktur seperti gel yang ditambahkan gula, asam, dan pektin. Tiap 100  g buah kelor mengandung 0,20 g lemak, 7,50 g karbohidrat, 1,50 g protein, 48 mg natrium, 31 mcg B-Karoten, 89,50 g air, 3,20 g serat, 1,30 g abu, 0,10 g vitamin B1, 0,10 g vitamin B2, 4,10 mg vitamin B3, dan 25 mg vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan suhu dan lama blanching yang tepat sehingga menghasilkan mutu kimia dan organoleptic selai buah kelor (Moringa oleifera L.) yang terbaik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Analisis mutu kimia selai buah kelor yang diuji adalah kadar serat kasar, kadar tanin, dan kadar saponin. Sedangkan analisis mutu organoleptic diuji berdasarkan uji tingkat kesukaan / uji hedonic yang meliputi rasa, bau, warna dan kekentalan, SL3 yaitu suhu 15oC dan lama 10 menit blanching merupakan perlakuan terbaik dengan nilai hasil (NH) tertinggi sebesar 0,557 dengan kriteria variable penelitian kadar serat kasar = 2,6565%, kadar tanin = 1,8747%, kadar saponin = 1,3816%, rasa = 3,9 (agak suka), bau = 3,7 (agak suka), warna = 3,7 (agak suka), kekentalan 3,7 (agak suka). 
RESPON PEMBERIAN NPK ORGANIK DENGAN KOMPOS DAUN JATI (Tectona grandis) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Muli, Ramli; Sodikin, Muhammad Syahrul; Rahmah, Siti Yiyis; Imansyah, Angga Adriana
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4718

Abstract

Salah  satu produk hasil pertanian di indonesia adalah kacang tanah (Arachis hypogaea L.), petani umumnya memilih pupuk kimia sintetik atau anorganik sebagai sumber unsur hara bagi tanaman, hanya saja penggunaan pupuk anorganik secara berkelanjutan dan berlebihan dapat mengakibatkan tidak seimbangnya unsur hara dalam tanah. oleh karena itu, Penggunaan pupuk anorganik sebaiknya dikurangi dan meningkatkan pemberian pupuk organik. Penggunaan pupuk NPK Organik yang terdiri dari kotoran kambing, batang pisang, dan sabut kelapa. Selain itu penggunaan Kompos Daun Jati diharapkan dapat mengatasi dan menjadi solusi dari dampak negatif tersebut serta dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh pemberian  pupuk NPK Organik dan Kompos Daun Jati terhadap pertumbuhan pada tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Penelitian ini menggnakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah pemberian NPK Organik (K) dengan 4 taraf, dan Faktor kedua pemberian kompos daun jati (J) dengan 4 taraf. Faktor pertama : Pemberian NPK Organik K 0 : Kontrol atau tanpa pemberian perlakuan (0 g) K 1 : NPK Organik 200 g K 2 : NPK Organik 300 g  K 3 : NPK Organik 400 g Faktor kedua : Kompos Daun Jati J0 : Kontrol atau tanpa pemberian perlakuan (0 g) J1 : Kompos Daun Jati 60 g  J2 : Kompos Daun Jati 80 g J3 : Kompos Daun Jati 100 g. Hasil pengamatan menunjukkan, K tunggal Tidak berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Sedangkan pada parameter jumlah polong dan bobot basah polong memberikan pengaruh pada perlakuan K1, K2 dan K3. Adapun perlakuan J tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, akan tetapi berpengaruh terhadap jumlah daun, jumlah polong, bobot basah polong dengan perlakuan J3 dan J2. Pada kombinasi K*J tidak menunjukkan pengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong, dan bobot basah polong.Kata kunci: Kacang tanah, Produktivitas, NPK Organik, Kompos Daun Jati
PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L.) Sari, Maya; Nursayuti, Nursayuti
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian dosis pupuk kandang sapi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum, yang ini dilaksanakan di Desa Tingkeum Baro, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, dengan ketinggian tempat 0-197 mdpl, pada bulan Januari sampai Maret 2024. Rancangan yang digunakan adalah RAK pola faktorial. Ada dua faktor yang diteliti, yaitu Faktor I : Dosis pupuk kandang sapi,terdiri dari 4 taraf yaitu : K0 = Kontrol, K1 = 15 ton/Ha, K2 = 20 ton/Ha dan K3 = 25 ton/Ha. Faktor II : Dosis pupuk NPK, terdiri dari 3 taraf yaitu : P1 = 375 kg/Ha, P2 = 500 kg/Ha dan P3 = 625 kg/Ha. Pengamatan dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, panjang malai, berat basah malai, berat kering malai dan berat 100 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang sapi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun umur 14 dan 42 HST, panjang malai, berat basah malai, berat kering malai dan berat 100 biji tanaman sorgum dan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 28 dan 56 HST dan umur berbunga. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan pupuk kandang sapi dosis 25 ton/Ha (K3). Pemberian pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman sorgum pada umur 28 HST, jumlah daun pada umur 14 HST dan panjang malai. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan pupuk NPK dosis 625 kg/Ha (P2). Terdapat interaksi yang sangat nyata antara kombinasi perlakuan pupuk kandang sapi dan pupuk NPK terhadap tinggi tanaman umur 14 HST dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 56 HST. Perlakuan terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan pupuk kandang sapi dengan dosis 25 ton/Ha dan pupuk NPK dengan dosis 625 kg/Ha (K3 P1).
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK COOKIES DENGAN PENAMBAHAN BAHAN BAKU BUAH LABU MADU DAN TEPUNG DAUN KELOR Yuliani, Yuliani; Syamsiah, Melissa; Rizki Fauzi, Muhammad
Pro-STek Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i2.4871

Abstract

Cookies merupakan makanan ringan yang digemari semua orang, terutama anak anak, dibutuhkan inovasi baru untuk membuat cookies yang lebih bergizi dengan menggunakan buah dan sayuran. Cookies dengan penambahan buah labu madu dan tepung daun kelor diharapkan memiliki kandungan gizi yang tinggi, menjadikannya makanan selingan yang lebih baik untuk anak anak yang menderita stunting, serta dapat memenuhi kebutuhan energi, protein, lemak, dan zat besi pada anak anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan buah labu madu dan tepung daun kelor terhadap karakteristik organoleptik supaya menjadi olahan yang dapat digemari oleh semua kalangan, dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana Cianjur, dengan waktu pelaksanaan pada bulam Maret 2024. Data diolah menggunakan metode RSM (Response Surface Method) dengan 28 panelis biasa dan 2 orang panelis ahli dengan parameter uji yang dilakukan yakni meliputi tekstur, warna, aroma dan rasa. Masing-masing panelis diberikan 5 sampel berbeda pada setiap formulasinya. Hasil terbaik dengan nilai rata-rata pada parameter rasa (6,20), aroma (5,96), tekstur (5,76) dan warna (6,36), diperoleh pada formulasi F3, dengan penambahan buah labu madu 40% tepung daun kelor 0%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7