cover
Contact Name
Sugi Widyastuti
Contact Email
wmmj.unwar@gmail.com
Phone
+6287861861172
Journal Mail Official
wmmj.unwar@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Gedung F2 Lantai 3 Jalan Terompong No. 24, Tanjung Bungkak, Sumerta, Denpasar Timur, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Warmadewa Minesterium Medical Journal
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 28290127     EISSN : 28286138     DOI : https://doi.org/10.22225
WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) is a peer-reviewed medical journal that published research articles and theoretical articles in medical science. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. It aims is to provide a place for academics and practitioners to publish original research articles, review articles, and book reviews. The scope of this journal area any topics concerning medical studies in all aspects. WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) published by Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa 3 times a year. WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) is available in print and online version. WMMJ (Warmadewa Minesterium Medical Journal) is Available online at https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/wmmj/index, since Volume 1 No 1 January, 2022.
Articles 165 Documents
Bakti Sosial Kesehatan (BASOKA): Integrasi Kepedulian Sosial dan Pelatihan Menyikat Gigi Anak Panti Asuhan Sawitri Dwi Indah Pertami; Nur Dianawati; Ernita Sari; Dzanuar Rahmawan; Elok Nafilah Fitri; Puspa Dila Rohmaniar; Anisa Ramadhani Kusumastiti; Herlambang Prehananto; Nikmatus Saadah; Endah Kusumastuti; Ige Frameski Radila Muga; Basma Rosandi Prakosa; Fery Setiawan; Rudi Irawan; Yessica Dea Cahyani; Sih Winarti
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.152-158

Abstract

Pemeliharaan kesehatan rongga mulut anak menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup., pertumbuhan, dan perkembangan, namun perhatian terhadap kebersihan rongga mulut pada anak panti asuhan masih perlu ditingkatkan karena keterbatasan akses edukasi kesehatan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan rendahnya ketepatan dalam menyikat gigi. Bakti Sosial Kesehatan (BASOKA) merupakan program pengabdian masyarakat yang diikuti oleh dosen, anggota PSMKGI IIK Bhakti Wiyata Kediri, BEM dan HIMA FKG, dan perwakilan koas RSGM IIK Bhakti Wiyata. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki pemahaman dan kemampuan anak-anak Panti Asuhan Mutiara Gemilang dalam memelihara oral hygiene. Metode kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan santunan, pretest, materi cara menjaga oral hygiene, pelatihan teknik menyikat gigi, dan posttest. Hasil pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan rerata pemahaman tentang pemeliharaan kebersihan rongga mulut dari 16,5% menjadi 82,5% untuk kategori baik, dan peningkatan kemampuan peserta dalam mempraktikkan menyikat gigi. Integrasi kepedulian sosial melalui kegiatan santunan dan edukasi kesehatan gigi terbukti mampu meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya oral hygiene. Dengan demikian, program BASOKA yang dipadukan dengan edukasi kesehatan gigi dapat menjadi pendekatan efektif dalam membentuk kebiasaan memelihara kesehatan gigi dan mulut anak panti asuhan secara berkelanjutan
Penyuluhan Kesehatan Mengeni Pengaruh Pemakaian Earphone Terhadap Fungsi Pendengaran Pada RemajaTelinga dan Penyuluhan Mengenai Pentingnya Merawat Kebun Sekolah Ketut Wahyudiana Sudana; Gita Ratnasari; I Wayan Sudiarta
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.147-151

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Manggis, Karangasem, Bali, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pengaruh pemakaian earphone terhadap fungsi pendengaran. Mitra adalah sekitar 25 siswa pengurus OSIS dan ekstrakurikuler yang memiliki intensitas tinggi dalam penggunaan earphone pada berbagai aktivitas belajar maupun non-akademik, Kegiatan berupa penyuluhan tatap muka tentang kesehatan pendengaran dan cara pemakaian earphone yang aman, dan di akhir sesi dilakukan penyuluhan pentingnya merawat tanaman dan kebun sekolah, mengingat agar siswa selain menjaga kesehatan juga penting untuk menjaga tanaman di area sekolah untuk menjaga kenyamanan belajar di lingkungan sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian poster dan leaflet, sesi kuis interaktif sebelum–sesudah materi, serta diskusi. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta mampu menjawab pertanyaan dengan baik pada akhir sesi, dan lebih dari 90% menyatakan puas terhadap kegiatan. Tindak lanjut dari sekolah menunjukkan berkurangnya kebiasaan menggunakan earphone saat istirahat dan meningkatnya keterlibatan siswa dalam merawat kebun melalui jadwal piket. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan memicu perubahan perilaku awal terkait penggunaan earphone dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Penyuluhan dan Skrining Skabies bagi Ibu dan Anak serta Edukasi Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menjadi Minuman Herbal Putu Gde Hari Wangsa; Ni Wayan Sri Ekayanti; I Wayan Sudiarta
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.165-170

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi dan interaksi erat antar individu, termasuk lingkungan rumah asuh. SOS Children Village Bali merupakan komunitas yang menaungi anak-anak dan ibu asuh yang memiliki risiko terjadinya penularan skabies akibat aktivitas sehari-hari yang melibatkan kontak erat. Selain itu, hasil observasi awal menunjukkan bahwa pengetahuan ibu asuh mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai minuman herbal kesehatan masih terbatas. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai skabies, melaksanakan skrining dini penyakit kulit, serta memberikan edukasi pengolahan TOGA menjadi minuman herbal kesehatan berbasis rumah tangga. Pemecahan masalah dilakukan melalui pendekatan edukatif dan preventif yang meliputi survei awal, koordinasi dengan mitra, penyuluhan kesehatan mengenai skabies, skrining dan pemeriksaan kulit oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, edukasi pengolahan TOGA, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan di SOS Children Village Bali dengan sasaran ibu asuh dan anak-anak usia 5–15 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai skabies dan pemanfaatan TOGA berdasarkan hasil posttest dibandingkan pretest. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung serta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan skrining turut meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini penyakit kulit pada anak-anak. Kegiatan PKM ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan mengenai skabies dan pemanfaatan TOGA serta mendorong peningkatan kesadaran kesehatan kulit dan perilaku hidup sehat pada ibu asuh dan anak-anak di SOS Children Village Bali.
Pemberdayaan Masyarakat dalam menanggulangi Demam Berdarah Dengue di Desa Abang Karangasem dengan Pemanfaatan TOGA Tanaman Juwet (Sinsigium cumini L) Desak Putu Citra Udiyani; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; N.P.W.Yunari
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.179-184

Abstract

Chikungunya, a disease transmitted by Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes, remains a health issue in Indonesia, including in Gumbrih Village, Negara Regency. One way to combat the spread of this disease is through community empowerment, including prevention through mosquito nest eradication and the utilization of Family Medicinal Plants (TOGA), one of which is the Syzygium cumini L plant. This community service program aims to improve the understanding of Gumbrih Village residents regarding Chikungunya prevention through the use of TOGA and mosquito nest eradication. The activity was carried out on January 18, 2024, at Banjar Pasar, Gumbrih Village, involving three implementers and two students. Evaluation was conducted using pre-test and post-test, observation, and Focus Group Discussion (FGD) methods. The results showed an improvement in participants’ understanding from an average of 50% in the pre-test to 95% in the post-test. The community empowerment through TOGA training and mosquito nest eradication has successfully increased public awareness and knowledge in combating Chikungunya.
Skrining Hipertensi dan Edukasi Gerakan DASH Diet Untuk Tatalaksana dan Pencegahan Hipertensi pada Lansia di Desa Blahbatuh Gianyar Komang Aditya Yudistira; Anak Agung Ngurah Rai Kusuma Putra; Anak Agung Gede Ananta Wijaya Sahadewa
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.141-146

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan pada kelompok lanjut usia (lansia) dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke. Peningkatan usia menyebabkan perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Namun demikian, banyak lansia tidak menyadari kondisi hipertensinya karena penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala. Rendahnya literasi kesehatan serta kurangnya pemahaman mengenai pola makan sehat, khususnya pembatasan asupan garam dan penerapan pola makan seimbang, menjadi tantangan dalam pengendalian hipertensi di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan deteksi dini hipertensi pada lansia serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai penerapan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH Diet) sebagai strategi nonfarmakologis dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Pendekatan pemecahan masalah dilakukan melalui strategi promotif dan preventif berbasis komunitas berupa skrining tekanan darah, edukasi faktor risiko dan komplikasi hipertensi, serta penyuluhan penerapan DASH Diet yang praktis dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat lokal. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian lansia memiliki tekanan darah di atas normal dan belum mengetahui kondisi tersebut sebelumnya. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai hipertensi dan pola makan sehat setelah edukasi diberikan. Program skrining hipertensi dan edukasi DASH Diet efektif meningkatkan kesadaran kesehatan serta pengetahuan lansia mengenai pengendalian tekanan darah sehingga kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular di masyarakat.