cover
Contact Name
Theresyam Kabanga
Contact Email
theresyam@ukitoraja.ac.id
Phone
+6282347822009
Journal Mail Official
elementaryjournal@ukitoraja.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat Jl. Jenderal Nusantara No.12 Bombongan, Makale Kabupaten Tana Toraja, Propinsi Sulawesi Selatan 91811 Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar- Universitas Kristen Indonesia Toraja
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : 26220431     EISSN : 28291611     DOI : https://doi.org/10.47178/elementary
ELEMENTARY JOURNAL : JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Nama Jurnal Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Frekwensi 2 Issue / Tahun DOI Prefix https://doi.org/10.47178/elementary P-ISSN 2622-0431 E-ISSN 2829-1611 Penerbit LP2M Universitas Kristen Indonesia Toraja Analisis Citasi Google Scholar Bahasa Indonesia Focus and Scope : Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar acknowledges varied approaches, disciplines, methodologies, and paradigms. It is concerned with elementary education in general with a particular attention to the improvement of pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Open Access Statement : Elementary Journal : Junal Pendidikan Guru Sekolah Dasar opens access for all academics and education practitioners. All texts published in this journal are free to be accessed directly from the date of publication. We do not charge readers for downloading articles and reviews for their own scientific use. All authors who publish manuscripts in Elementary Journal : Junal Pendidikan Guru Sekolah Dasar accept this as a publication requirement.
Articles 129 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL CRITICAL INSIDENT DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SDN 164 TINA’ KABUPATEN TANA TORAJA Tadius Tadius; Grace Feby Leping
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2019): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.877 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v2i2.846

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif siswa pada mata pembelajaran IPA kelas IV SDN 164Tina’ masih rendah. Hal ini terjadi karena siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu upaya untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa. Salah satunya adalah melalui penggunaan model Critical Insident . Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model Critical Insident dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SDN 164 Tina’? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa melalui model Critical Insident dalam pembelajaran IPA kelas IV SDN Tina’ Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah Penelitin Tindakan Kelas, yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian ini adalah data aktivitas guru dan siswa dalam pembeljaran IPA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 164 Tina’ Kabupaten Tana Toraja dengan jumlah 21 siswa yang terdiri dari 13 laki-laki dan 8 perempuan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus dimana siklus I 61,90% meningkat menjadi 76,19% pada siklus II.
Meningkatkan Kemampuan Menyimak dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara yohanis Padallingan
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2019): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.991 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v2i2.850

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas IV SDN 2 Rantepao ?”. Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang direncanakan dalam empat tahap yaitu: (1) Perencanaan tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Dalam kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menerapkan media audio visual. Fokus penelitian adalah penerapan media pembelajaran audio visual. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Rantepao dengan jumlah siswa 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Kerja Kelompok (LKK), tes formatif, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat ada peningkatan terhadap kemampuan menyimak siswa kelas IV SDN 2 Rantepao. Penerapan media pembelajaran audio visual untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa pada siklus I pertemuan 1 nilai rata-rata 64,69 dengan persentase ketuntasan 59,26 % dan meningkat pada pertemuan 2 dengan nilai rata-rata 57,85 dengan persentase ketuntasan 55,56 %. Pada siklus II pertemuan 1 mencapai nilai rata-rata 79,63 dengan persentasi ketuntusan 100 % dan meningkat pada pertemuan 2 dengan rata-rata 70,30 dengan persentase ketuntasan 62,96 %. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas IV SDN 2 Rantepao
Penerapan Model Word Square Untuk Meningkatakan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Indonesia Siswa SD Negeri 253 InpresPeta Kecamatan Kurra Kabupaten Tana Toraja Daud Tau Toding
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2019): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.209 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v2i2.851

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan kemampuan menguasai kosakata siswa kelas III SD Negeri 253 Inpres Peta Kecamatan Kurra Kabupaten Tana Toraja masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi lapangan ditemukan permasalahan siswa kurang menguasai kosakata karena lingkungan yang tidak mendukung dan cara mengajar guru yang kurang menarik, sehingga perbendaharaan kosakata siswa tidak berkembang. Hal itu terlihat dari pengamatan siswa dalam berinteraksi dengan teman dan gurunya, serta hasil ulangan siswa pada kegiatan pratindakan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam menguasai kosakata bahasa Indonesia melalui model pembelajaran Word Square di kelas III SD Negeri 253 Inpres Peta. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu manfaat teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain deskriptif. Sasaran dan sekaligus menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 253 Inpres Peta dengan jumlah siswa 25 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah tes, format observasi, dokumentasi dan wawancara. Data diolah dengan analisis persentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Hipotesis tindakan diuji dengan tes tanda centang/cheklist (?). Kesimpulan hasil penelitian yaitu penguasaan kosakata siswa mengalami peningkatan pada tiap siklusnya, yakni siklus I sebesar 23% dan siklus II sebesar 80.
Penggunaan Alat Peraga Bangun Ruang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Aprilia Mangalik; Topanus Tulak
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2019): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.827 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v2i2.857

Abstract

Penggunaan alat peraga bangun ruang mengarahkan kita ke dalam mendesain pembelajaran untuk membantu siswa sedemikian rupa sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa dengan penggunaan alat peraga bangun ruang. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 337 Inpres Maulu dengan jumlah siswa 14 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan, pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Prosedur pengumpulan data antara lain: observasi, wawancara dan tes formatif. Data hasil belajar diperoleh dari nilai tes siswa pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian pada siklus I, siswa yang tuntas sebanyak 8 siswa dari 14 siswa dengan persentase ketuntasan hasil belajar 57,14% dengan kualifikasi cukup, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada siklus II dengan hasil penelitian siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa dari 14 siswa dengan persentase ketuntasan mencapai 85,71% dengan kualifikasi baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan alat peraga bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
PCK (Pedagogical Content Knowledge) Awal Guru Sekolah Dasar dalam Mengajarkan Konsep Kalor: A Case Study Trivena Trivena; Hakpantria Hakpantria
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.8 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan PCK (Pedagogical Content Konowledge) awal guru sekolah dasar dalam mengajarkan konsep kalor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis peneltian a case study dimana dilakukan kajian secara mendalam terhadap suatu individu. Subyek penelitian dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling yang merupakan salah satu wali kelas yang mengajarkan IPA di kelas V SD yang selanjutnya disebut dengan inisial guru Faisal dalam penelitian ini. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar CoRe (Content Representations) dengan wawancara yang mendalam terhadap subyek penelitian. Hasil yang ditemukan adalah kemampuan PCK guru Faisal dalam mengajarkan konsep kalor masih berada pada kategori pre-PCK artinya guru belum bisa menemukan keterkaitan antara pengetahuan konten kalor dengan pengetahuan pedagogiknya. Hal ini dikarenakan kurangnya referensi yang digunakan guru sehngga menyebabkan penguasaan konsep guru pun masih kurang yang berdampak pada kemampuan PCK guru Faisal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait perkembangan kemampuan PCK Guru dalam mengajarkan konsep kalor dengan terlebih dahulu memberikan pelatihan dan menerapkan lewat lesson study.
Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 2 Rantepao dengan Menerapkan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Etnomatematika Suku Toraja Irene Hendrika Ramopoly
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.898 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis etnomatematika suku Toraja dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Rantepaoo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Untuk memperoleh data deskriptif dan informasi tentang peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Rantepao melalui penerapan pembelajaran kontekstual berbasis etnomatematika suku Toraja, maka instrumen penelitian dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara, tes, dokumentasi dan angket. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Rantepao yang berjumlah 27 orang, terdiri dari 14 orang orang siswa perempuan dan 13 orang siswa laki-laki. Jumlah sebanyak ini merupakan populasi penelitian yang sekaligus merupakan sampel dalam penelitian ini. Kemampuan akademik siswa-siswi di kelas ini rata-rata cukup. Kondisi lain yang terkait bahwa latar belakang, baik sosial maupun ekonomi mereka cukup beragam, mereka terdiri dari beragam suku, agama, sehingga secara keseluruhan kelas V relatif cukup heterogen. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti melalui penerapan pembelajaran konstekstual berbasis etnomatematika dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. Dimana hasil yang diperoleh pada persentasi ketercapaian proses berdasarkan hasil observasi aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa secara klasikal siklus I pertemuan 2 yaitu 61,75% dan siklus II pertemuan 2 yaitu 86,46% sedangkan, hasil yang diperoleh pada persentasi ketercapaian hasil berdasarkan ketuntasan motivasi belajar siswa secara klasikal siklus I pertemuan 1 yaitu 74% dan siklus II pertemuan 2 yaitu 88,88% telah melewati persentasi ketercapaian indikator hasil yang telah ditentukan sebesar 80%. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara guru dan siswa merasa senang, serta lebih termovivasi dalam belajar dengan penerapan pembelajaran ini. Berdasarkan data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis ernomatematika suku Toraja dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Rantepao.
Repsentasi Media Kantong Prestasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Nilai Tempat Pada Siswa Kelas II Di SDN 116 Rantekasimpo Kabupaten Tana Toraja zatman payung; Endang Cahya
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.098 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.988

Abstract

Hasil belajar siswa pada materi menentukan nilai tempat Kelas II SDN 116 Rantekasimpo Kabupaten Tana TorajaTahun Pelajaran 2019/2020 masih rendah. Hal ini terjadi karena siswa tidak memperhatikan gurunya, kurangnya pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan guru dan siswa jarang bertanya meskipun belum paham materi. Oleh karena itu perlu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satunya adalah merepresentasikan media kantong prestasi. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “apakah representasi kantong prestasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi tempat bilangan bagi siswa kelas II SDN 116 Rantekasimpo? Tujuan khusus penelitian ini untuk meningkat hasil belajar dengan representasi media kantong prestasi pada siswa kelas II SDN 116 Rantekasimpo Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian adalah data aktivitasi guru dan siswa dalam pembelajaran Matematika. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif . subyek penelitian adalah siswa kelas II SDN 116 Rantekasimpo Kabupaten Tana Toraja dengan jumlah 30 orang yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dimana pada siklus I adalah 66,67% dan pada siklus II meningkat menjadi 86,67%.
Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Masa Pandemic Covid-19 Roberto Salu Situru
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.912 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.997

Abstract

Penyebaran Covid-19 berdampak besar bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Indonesia. Perubahan paling dirasakan ialah pergantian bentukpembelajar yang tadinya dilakukan dalam tatap muka di kelas diganti menjadipembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring harus dilakukan 100 persen tanpa pilihan untuk menghindari Penyebaran Covid-19 sedangkan tidak semua daerah siap dengan system Pembelajaran Daring. Maka dari itu tulisan ini membahas tentang fakta dari pembelajaran dari di wilayah daerah yang secara infrastruktur belum siap.Penelitian dikaji dari hasil wawancara dan sumber-sumber data lainnya.
Peningkatan Keterampilan Bertanya Siswa Dengan Menggunakan Strategi Giving Question – Getting Answer Pada Pembelajaran Tematik Tema 7 Indahnya Keberagaman Di Negeriku Pada Siswa Kelas IV SDN 19 Sa’dan Kabupaten Toraja Utara Susanna Vonny
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.165 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.998

Abstract

Pada penelitian ini mengkaji tentang Peningkatan keterampilan bertanya siswa pada pembelajaran tematik tema 7 indahnya keberagaman budaya di negeriku pada siswa kelas IV SDN 19 Sa’dan Kabupaten Toraja Utara melalui penerapan strategi giving question-getting answer. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dengan menggunakan strategi giving question-getting answer dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa pada siswa kelas IV SDN 19 Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan keterampilan bertanya siswa dengan menggunakan strategi giving question-getting answer pada pembelajaran tematiktema 7 indahnya keberagaman budaya di negeriku pada siswa kelas IV SDN 19 Sa’dan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalalah Penelitian Tindakan Kelas dan penelitian ini terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 19 Sa’dan Kabupaten Toraja Utara tahun pelajaran 2019-2020 sebanyak 20 siswa 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan focus dalam penelitian ini adalah guru yaitu melihat bagaimana guru menerapkan atau mengajarkan suatu pembelajaran tematik tema 7 indahnya keberagaman budaya di negeriku dan siswa yaitu melihat keterampilan bertanya siswa dalam proses pembelajaran tematik tema 7 indahnya keberagaman budaya di negeriku. Hasil pada penelitian menunjukkan dengan strategi pembelajaran giving question-getting answer dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa pada pembelajaran tematik tema 7 indahnya keberagaman di negeriku, baik dari segi aktivitas mengajar guru maupun aktivitas belajar siswa. Hal ini dilihat dari aktivitas belajar siswa, dimana pada siklus 1 menunjukkan belum mencapai hasil keterampilan bertanya secara maksimal atau ketuntasan bertanya siswa mencapai 45 % dan ketidaktuntasan belajar mencapai 55 %. Pada siklus II mengalami peningkatan karena berada dalam kategori tinggi, ketuntasan bertanya siswa sudah mencapai 85 % , sedangkan ketidaktuntasan hanya 15 %.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui Penerapan Strategi giving question-getting answer keterampilan bertanya siswa pada pembelajaran tematik tema 7 indahnya keberagaman di negeriku pada Siswa kelas IV SDN 19 Sa’dan Kabupaten Toraja Utara Meningkat.
Pengaruh Penggunaan Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SDN 1 Sesean Kabupaten Toraja Utara Theresyam Kabanga; Surada Bangun Mangopo
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.108 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN 1 Sesean. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SDN 1 Sesean, dalam proses belajar mengajar guru kurang menggunakan metode yang bervariasi dan inovatif. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment Design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Sesean tahun pelajaran 2018/2019, yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas A (Kelas Eksperimen) yang berjumlah 20 siswa, dan kelas B (Kelas Kontrol) yang berjumlah 20 siswa.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi.Tes hasil belajar (Pretest dan Postest) dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution)16.0 untuk statistik deskripstif dan inferensial.Hasil penelitian menunjukan bahwa metode eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 1 Sesean. Rata-rata nilai pretest pada kelas kontrol sebesar 49,75 dan rata-rata nilai posttest sebesar 69,50 sedangkan rata-rata nilai pretest pada kelas eksperimen sebesar 52,25 dan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 80,50. Hasil uji t menunjukkan nilai sig.(2-tailed)< 0,05 yaitu 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Page 3 of 13 | Total Record : 129