cover
Contact Name
Theresyam Kabanga
Contact Email
theresyam@ukitoraja.ac.id
Phone
+6282347822009
Journal Mail Official
elementaryjournal@ukitoraja.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat Jl. Jenderal Nusantara No.12 Bombongan, Makale Kabupaten Tana Toraja, Propinsi Sulawesi Selatan 91811 Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar- Universitas Kristen Indonesia Toraja
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : 26220431     EISSN : 28291611     DOI : https://doi.org/10.47178/elementary
ELEMENTARY JOURNAL : JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Nama Jurnal Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Frekwensi 2 Issue / Tahun DOI Prefix https://doi.org/10.47178/elementary P-ISSN 2622-0431 E-ISSN 2829-1611 Penerbit LP2M Universitas Kristen Indonesia Toraja Analisis Citasi Google Scholar Bahasa Indonesia Focus and Scope : Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar acknowledges varied approaches, disciplines, methodologies, and paradigms. It is concerned with elementary education in general with a particular attention to the improvement of pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Open Access Statement : Elementary Journal : Junal Pendidikan Guru Sekolah Dasar opens access for all academics and education practitioners. All texts published in this journal are free to be accessed directly from the date of publication. We do not charge readers for downloading articles and reviews for their own scientific use. All authors who publish manuscripts in Elementary Journal : Junal Pendidikan Guru Sekolah Dasar accept this as a publication requirement.
Articles 129 Documents
Analisis Strategi Guru dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Di Kelas V SDN 155 Patudu Kecamatan Gandangbatu Sillanan Sefrin Siang Tangkearung
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2022): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.84 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v5i2.1842

Abstract

Interaksi Sosial siswa di kelas V SDN 155 Patudu itu sudah baik di mana siswa di kelas ini berani maju ke depan menjawab pertanyaan guru, tidak menyontek saat ulangan maupun tugas temannya, selalu kerja sama baik itu dalam kerja kelompok maupun dalam bekerja sama mengerjakan tugas piket harian, dan tidak menyuruh orang lain mengerjakan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan interaksi sosial siswa di kelas V SDN 155 Patudu, Kec. Gandangbatu Sillanan. Jenis penelitian yang di pakai pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa guru menggunakan tiga strategi untuk meningkatkan interaksi sosial siswa yaitu yang pertama strategi pembiasaan diantaranya siswa dibiasakan bertanggung jawab untuk mengerjakan sendiri tugasnya tanpa menyuruh orang lain atau mengancam orang lain untuk mengerjakan, yang kedua strategi nasihat, di mana siswa dinasihati jika ada siswa yang tidak mau kerja sama baik itu dalam kerja kelompok maupun dalam tugas piket harian, dan yang ketiga strategi keteladanan, di mana siswa di ajak atau diberi contoh dan dimotivasi untuk tidak malu-malu maju kedepan menjawab pertanyaan dari guru dan harus berani menanyakan materi yang kurang dipahami.
Analisis Film Catatan Hati Seorang Istri Dalam Perselingkuhan Representasi Kesetiaan Mengandung Nilai Semiotik Kaharuddin; Erni B
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/elementary.v6i1.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi perselingkuhan dan kesetiaan serta pengaruh yang ditimbulkan oleh pemeran perselingkuhan dan kesetiaan terhadap komunikasi keluarga islam yang direpresentasikan dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”. Metode yang digunakan dalam menganalisis sinetron “Catatan Hati Seorang Istri” adalah deskripsi kualitatif dengan pendekatan teori semiotika Roland Barthes. Dalam pendekatan semiotika, proses komunikasi pesan mengalami dua lapisan pemaknaan, yaitu lapisan pertama (denotasi atau penggambaran perselingkuhan dan kesetiaan dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”) dan lapisan kedua (konotasi atau konsep tentang perselingkuhan dan kesetiaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 86 gambar represen tasi perselingkuhan, 10 gambar representasi kesetiaan, dan 20 gambar representasi pengaruh yang ditimbulkan oleh pemeran perselingkuhan serta 2 gambar representasi yang ditimbulkan oleh pemeran kesetiaan terhadap komunikasi keluarga ditinjau dari perspektif islam yang direpresentasikan dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”. Selain itu, dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri” secara semiotik, tanda berbohong digunakan untuk merepresentasikan perselingkuhan dan tanda wanita shalehah digunakan untuk merepresentasikan kesetiaan. Dalam sinetron “Catatan Hati Seorang istri”, perselingkuhan dan kesetiaan memberikan dampak yang signifikan terhadap komunikasi keluarga ditinjau dari perspektif islam.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Di Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Buru Irma Magfirah; Andi Andong; Karsi Kawi
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/elementary.v6i1.2033

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kesulitan belajar matematika pada masa pandemi Covid-19 pada siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Buru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumen, kemudian data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di masa pandemi COVID-19 siswa kelas VII SMP Negeri 11 Buru mengalami kesulitan belajar matematika dikarenakan konsentrasi belajar siswa berkurang, dan keterbatasan waktu belajar siswa serta minat belajar matematika yang kurang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama masa pandemi Covid-19 siswa kelas VII SMP Negeri 11 Buru mengalami kesulitan belajar matematika, waktu tatap muka dan lingkungan belajar sangat terbatas, siswa mengalami kesulitan berkonsentrasi karena tidak memiliki banyak waktu untuk memahami materi yang diajarkan oleh guru.
Penerapan Media Pembelajaran Audio Visual Dalam Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Di Kelas III SDN 4 Rantepao Sefrin Siang Tangkearung; Iindarda S. Panggalo; Enjelina Bauung
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/cx5pbh97

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk memastikan apakah penggunaan media pembelajaran audio visual meningkatkan keaktifan siswa pada pelajaran IPA kelas III di SDN 4 Rantepao. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Lembar observasi hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus ke siklus. Keaktifan siswa mencapai puncaknya sebesar 85,71% pada pertemuan keempat siklus kedua dan terus meningkat hingga pertemuan akhir siklus. Jika keaktifan belajar tercapai dengan skor 85% maka dianggap berhasil. Dengan demikian penggunaan media pembelajaran audio visual disimpulkan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa.
Penerapan Model Cooperative Learning TGT Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IV SD Mata Pelajaran IPS Materi Sumber Daya Alam: Cooperative Learning TGT, Hasil belajar Dina Lestari; Ira Vahlia; Dian Anggraeni Maharbid
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/82myte97

Abstract

ABSTRAK Pada pembelajaran sebelumnya hasil belajar siswa sangat rendah, karena hanya 9% yang mendapat nilai baik, 32% mendapat nilai cukup, dan 69% mendapat nilai yang kurang baik, hal ini disebabkan kurangnya minat belajar siswa terhadap pembelajaran IPS. Maka guru melakukan perbaikan pembelajaran IPS melalui model Cooperative learning TGT dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV SDN 1 Rulung Sari. Setelah dilaksanakan PTK, pada siklus 1 hasil belajar siswa sudah menunjukan peningkatan dengan hasil 31% mendapat nilai baik, 41% mendapat nilai cukup baik dan 19% mendapatkan nilai kurang baik. Walaupun sudah menunjukan peningkatan, akan tetapi peneliti belum puas dengan hasil yang diperoleh, maka dilanjutkan pada pembelajaran siklus 2. Pada pembelajaran siklus 2 menunjukan peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan, diperoleh data 22% siswa mendapat nilai sangat baik, 72% mendapatkan nilai baik dan tersisa 6% mendapat nilai yang cukup baik. Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Cooperative Learning TGT di kelas IV SDN 1 Rulung Sari, dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Kata kunci: Cooperative Learning TGT ABSTRACT In the previous lesson, student learning outcomes were very low, because only 9% got good marks, 32% got fair marks, and 69% got bad grades. This was due to a lack of student interest in social studies learning. So the teacher made improvements to IPS learning through the TGT Cooperative learning model with the aim of improving student learning outcomes. The research method used was classroom action research (PTK) with fourth grade students at SDN 1 Rulung Sari as the subject. After carrying out CAR, in cycle 1 student learning outcomes have shown an increase with 31% getting good grades, 41% getting pretty good grades and 19% getting poor grades. Even though it has shown an increase, the researcher is not satisfied with the results obtained, so it is continued in cycle 2 learning. In cycle 2 learning shows a significant increase in learning outcomes, data obtained 22% of students get very good grades, 72% get good grades and the remaining 6% scored fairly well. So from these results it can be concluded that the application of the TGT Cooperative Learning Model in class IV SDN 1 Rulung Sari, can improve student learning outcomes in social studies subjects. Key words: Cooperative Learning TGT
Implementasi Nilai Pendidikan Media Pembelajaran Gadget Pada Perkembangan Karakter Anak dan Usia Dini Sitti Hajar
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/elementary.v6i1.2052

Abstract

Sekarang ini setiap orang diseluruh dunia pasti sudah memiliki gadget dan menggunakannya di setiap aktivitas yang mereka lakukan, penggunaan gadget tidak hanya dari kalangan pekerja saja tetapi hampir semua kalangan telah menggunakan gadget mulai dari kalangan anak dan balita hingga dari kalangan orang dewasa. Sekarang ini banyak kita temui orang tua yang memberikan kebebasan kepada anaknya dengan membelikan gadget sejak usia dini, mereka beralasan bahwa dengan menggunakan gadget mereka dapat mengawasi aktivitas anak dengan mudah. Tanpa memikirkan pengaruh apa yang akan di timbulkan apabila menggunakan gadget secara berlebihan terhadap perkembangan karakter anak. Dampak negatif yang ditimbulkan yaitu anak akan lebih emosional, malas mengerjakan rutinitas sehari-hari, cenderung lebih suka menyendiri dan tidak lagi suka bergaul atau bermain diluar rumah dengan teman sebaya. Oleh sebab itu pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan memperhatikan anak disetiap aktivitasnya.
Pengaruh Model Pembelajaran PAKEM Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Di Sekolah Dasar Muh Inayah A.M; Reni Lolotandung; Irmawati M
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/elementary.v6i1.2056

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah salah satu mata pelajaran di sekolah tingkat dasar (SD). Materi yang diajarkan di SD pun terkait dengan kehidupan sehari-hari siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PAKEM terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Inp. No. 49 Pasanggrahan Majene. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Inp. No. 49 Pasanggrahan Majene yang berjumlah 20 siswa yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan secara bersiklus dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data, menggunakan observasi, untuk mengumpulkan data tentang aktivitas belajar siswa pada saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung dan tes hasil belajar IPA siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan telah terjadi peningktan hasil belajar IPA siswa setelah model pembelajaran tersebut diterapkan. Hal tersebut terbukti dari meningkatnya persentase ketuntasan hasil belajar IPA siswa yang sebelumnya siklus I hanya mencapai 58,20, naik mencapai rata-rata persentase 83,80 siklus II, sehingga dikatakan bahwa kemampuan siswa sudah mencapai target minimal yang dicantumkan dalam kurikulum. Seluruh siswa juga sudah mencapai ketuntasan belajar, karena semua siswa atau 100% sudah mencapai KKM ?70. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Inp. No. 49 Pasanggrahan Majene meningkat dan pengaruh model pembelajaran PAKEM dikatakan berhasil.
Improving Understanding of The Break of Triangle Concepts Through The Application of Bruner's Theory In Class IV Students of SDN 7 Kontunaga Kabupaten Muna WA ODE DARNIA Darni; Sundari Hamid
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 7 No. 1 (2024): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/jfs1xj32

Abstract

Bruner's learning theory is a teaching model developed based on a cognitive view of learning and constructivation where the contents of Bruner's theory is a student-centered learning approach with (1) an active stage; learning using concrete objects or real situations, (1) the iconic stage; presented in the form of visual images or images and (3) symbolic stages; write symbols related to symmetry of flat shapes, which are organized in such a way as to make students play an active role in learning. Students learn through active involvement with concepts and principles, and the teacher encourages students to gain experience by carrying out activities that enable them to discover concepts and principles for themselves. The purpose of this research is to improve understanding of the concept of the area of a triangle in class IV students at SDN 7 Kontunaga Kab. Muna through the Application of Bruner's Theory. The method used in this study was classroom action research by adapting the research design of Kemmis and Mc. Taggart. The research was conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages of activity namely, planning, action, observation, and reflectionthe source of the data in this study were research personnel consisting of students and teachers The collection of data in this study is quantitative data and qualitative data consisting of learning achievement tests, observation results and interview results. Based on research data with the application of Bruner's theory, satisfactory results were obtained, namely in the pre-action 12 students (66.66%) received a low score, 6 students (33.33%) received an adequate score, and no student (0 %) who got good grades. In cycle I, out of 18 students who took the formative test, students who scored above 7.0 were 11.11% (2 people) with an average score of 4.72. In cycle II this increased, namely all students had obtained the lowest score of 7.0 with an average value of 7.5 were 100%. it is concluded that learning the Application of Bruner's Theory can improve understanding of the concept of the area of a triangle in class IV students.
Improving Understanding of Rectangle Perimeter Concepts Using Teaching Aids Through a Realistic Mathematical Approach Grade III students at SD Negeri 4 Napabalano, Muna Regency Nurnanenci; Sundari Hamid
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/rw5av452

Abstract

This study aims to improve students' understanding of the concept of the perimeter of a rectangle using visual aids through a Realistic Mathematical Approach in class III SD Negeri 11 Napabalano, Muna Regency. This research is qualitative in nature. The research data collection technique was carried out by tests, interviews, observations and field notes. The type of data collection used was a class action research type. The results of the study show that learning the concept material and the circumference of a rectangle using visual aids through a Realistic Mathematical Approach can make students relaxed, happy, and not tense in learning. The learning is carried out by: (1) showing objects around which are rectangular and which are not rectangular; (2) students complete the LKS by using the visual aids that have been given; (3) Each group presented the results of their discussion while the other students gave their responses; (4) students construct the perimeter of a rectangle through the teacher's guidance; (5) students solve questions and other realistic problems. So that the provision of learning actions can be concluded that learning using visual aids by applying a realistic mathematical approach can increase students' understanding of the material around rectangles
Implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) To Improve Student Learning Outcomes In Subject Study Forces Affect The Movement of Objects In Class IV SDN II Ponrewaru Marwati; Sundari Hamid
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/nv0g5n95

Abstract

Based on the researcher's experience while teaching the style material influencing the motion of objects in class IV SDN II Ponrewaru, Kolaka Regency and the results of interviews with the class IV teacher for his experience teaching Natural Sciences, it does not activate students directly in the learning process, it does not give students the opportunity to construct knowledge that is has by connecting it with phenomena that exist in the environment around students. Based on this, the formulation of the problem in this study is whether the application of Contextual Teaching and Learning (CTL) can improve learning outcomes of the subject matter gayaaffecting the motion of objects in class IV SDN II Ponrewaru, Kolaka Regency. This study uses a qualitative approach to the type of action research. Actions in this study consisted of two cycles. Each cycle goes through four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. From the formulation of the problem, data presentation and discussion, it is concluded that learning through the application of Contextual Teaching and Learning (CTL) to improve student learning outcomes on the subject of styles influencing motion of objects in class IV DSN II Ponrewaru, Kolaka Regency, this learning is carried out in five stages, namely the initial stage , the core stage, and the final stage. activities in the early stages include: (1) explaining the learning objectives (2) explaining the tools needed and motivating students to be involved in problem solving activities. while the core activities consist of (1) managing students' initial knowledge to the problem (2) guiding the investigation and the group. While the final activity includes (1) reflecting on the problem solving process (2) providing an evaluation. Based on the evaluation of the process and the evaluation of the results in each study, the student learning outcomes in the subject of language gayainfluencing the motion of objects at SDN II Ponrewari increased by using the Contextual Teaching and Learning approach.

Page 7 of 13 | Total Record : 129