cover
Contact Name
Hadi Abdillah
Contact Email
hadiabdillah91@ummi.ac.id
Phone
+6285861516959
Journal Mail Official
jurnallentera@ummi.ac.id
Editorial Address
Jl. R. Syamsudin SH No. 50 Kota Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
ISSN : 25414119     EISSN : 28092929     DOI : doi.org/10.37150/lentera
Core Subject : Health,
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan menerbitkan tulisan hasil penelitian dengan fokus pada bidang ilmu kesehatan dan keperawatan. Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. Adapun lingkup jurnal ini 1. Keperawatan Medikal Bedah 2. Keperawatan Gawat Darurat 3. Keperawatan Jiwa 4. Keperawatan Komunitas 5. Keperawatan Maternitas 6. Keperawatan Anak 7. Manajemen Keperawatan 8. Ilmu Kesehatan
Articles 61 Documents
Pemberian Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Kondisi Ansietas Pasien Dengan Hipertensi Damayanti, Evi; Sundari, Ririn Isma
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i1.1640

Abstract

The elderly are a vulnerable group who often experience anxiety. Anxiety experienced by the elderly is caused by the presence of several health problems that accompany one of them is hypertension. Anxiety in the elderly with hypertension is associated with complications that may occur, such as heart failure, stroke, myocardial infarction to death. The purpose of this study was to describe the nursing care process for hypertensive patients with anxiety using deep breathing therapy interventions. The research design uses a descriptive method with a case study approach in hypertensive elderly who experience anxiety. Data obtained by conducting interviews, observation and physical examination. Giving deep breathing intervention for 3 visits showed that the anxiety problem was partially resolved. This condition can be seen from the decrease in the level of anxiety, the patient looks more relaxed and does not show any anxiety. The results of the case studies are expected to be a motivation in the management of anxiety in hypertensive patients so as to prevent further complications. And can be used as a reference for providing further interventions to be modified with other interventions in the management of anxiety.
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Pencernaan : Post Operasi Appendectomy Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di RSUD Kabupaten Bekasi NURDINI, RINI; Listia, Desti
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v6i1.1773

Abstract

According to data released by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia regarding the incidence of appendicitis in Indonesia in 2016, the number of patients with appendicitis in Indonesia reached 591,819 people and increased in 2017 by 596,132 people (Soewito, 2017). The incidence of appendicitis in 2018 reached 7 of the world's population. In 2018 the incidence of appendicitis in most parts of Indonesia is still high. In Indonesia, the number of patients suffering from appendicitis is about 7% of the total population or about 179,000 people (Depkes, 2018). The author's goal is to be able to provide nursing care for post-operative appendectomy patients with acute pain nursing problems. Appendicitis is a painful swelling of the appendix with the management of appendectomy, namely surgery to remove the appendix, surgery is indicated when the diagnosis of appendicitis has been established. The research method used is a case study. Samples were taken according to the inclusion criteria of patients with post-appendectomy digestive system disorders with acute pain problems. The care was carried out for 3 days at the Bekasi District Hospital. Data was collected by: interviews, observations, physical examinations, and documentation studies. Data were analyzed narratively based on a comparison of two patients. Patient data 1 and 2 have been supportive to raise the problem of acute pain and its implementation has been implemented and there are no obstacles.
Karakteristik Perawat Sebagai Pendidik Klinik Keperawatan (Clinical Instructor) dalam Proses Pembelajaran Klinik Sukaesih, Nunung Siti; Pramajati, Hikmat; Sopiah, Popi; Setiadi, Diding Kelana; Rahman, Aam Ali; Danismaya, Irawan; Safariyah, Erna; Tsurayya, Shafa Aghniya
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v6i1.1812

Abstract

ABSTRAK Latar belakang. Pembelajaran klinik atau lapangan adalah kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan di lingkungan klinik termasuk di dalamnya adalah rumah sakit, klinik, rumah bersalin, puskesmas dan masyarakat. Pendidikan keperawatan sangat berkaitan erat antara pembelajaran di kelas dan pembelajaran di klinik, karena pembelajaran di klinik merupakan elemen yang sangat penting dalam pendidikan keperawatan. Pembelajaran klinik memfasilitasi peserta didik agar terpapar oleh berbagai macam aspek social, kultural, biologis, psikologis dan mental dalam merawat pasien. Pendidik klinik mempunyai tanggung jawab penting dalam memberikan motivasi untuk meningkatkan percaya diri mahasiswa. Tujuan. Memperoleh gambaran demografi pendidik klinik keperawatan dan memperoleh gambaran kepuasan pendidik klinik sebagai pendidik klinik keperawatan secara secara subjektif. Metodologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang akan memberikan gambaran secara akurat mengenai karakteristik demografi pendidik klinik keperawatan dan tingkat kepuasannya sebagai pendidik klinik keperawatan. Subjek penelitian adalah pendidik klinik atau dalam keperawatan lebih dikenal dengan clinical instructor (CI) yang pernah atau sedang melaksanakan proses bimbingan klinik baik di rumah sakit ataupun di puskesmas dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 60 responden. Hasil penelitian. Terdapat karakteristik clinical instructor yang bervariasi jumlah terbanyak adalah perempuan pada rentang usia >40- 50 tahun, mempunyai latar belakang pendidikan rata-rata S1 Keperawatan+Ners dengan pengalaman kerja pada rentang >5-10 tahun. Skala kepuasan pada rentang tinggi sehingga dapat disimpulkan mempunyai kepuasan yang tinggi pula. Kesimpulan. Mengingat pentingnya peran Clinical Instructor maka sangat perlu untuk diperhatikan kualifikasi clinical instructor yang terstandar. Dalam hal ini perlu di buat standar misalnya mengacu pada pendidikan di luar negeri bahwa clinical instructor harus ditentukan kualifikasi pendidikan, kemudian pengalaman bekerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya, dan mempunyai kemampuan untuk mengajar Kata kunci: Pendidik klinik; Clinical instructor; pembelajaran klinik ABSTRACT Background. Clinical or field learning is a learning activity that is held in the clinic environment including hospitals, clinics, maternity homes, health centres and community. Nursing education is closely linked to classroom learning and clinical learning, as clinical learning is a very important element of nursing education. Clinical learning facilitates learners to be exposed to a wide range of social, cultural, biological, psychological and mental aspects of caring for patients. Clinic educators play an important role in motivating students to increase their confidence. Purpose. Obtain a demographic picture of a nursing clinic educator and gain a subjective view of the clinical educator as a nursing clinic educator. Methodology. This study uses a descriptive research method that will provide an accurate picture of the demographic characteristics of a nursing clinic educator and its level of satisfaction as a nursing clinic educator. The research subjects were clinical educators or in nursing better known to clinical instructors (CI) who have been or are currently conducting clinical guidance in the hospital or the health centres with a total sampling technique of 60 respondents. The results of the research. There are clinical characteristics of the most varied instructors are women in the age range> 40-50, with a mean educational background of Bachelor of Nursing with work experience in the range> 5-10 years. Satisfaction scales at high ranges can be concluded to have high satisfaction. Conclusion. Given the importance of the Clinical Instructor's role then it is important to note that the clinical instructor's qualifications are up to date. In this case, it is necessary to set standards such as referring to overseas education that the clinical instructor should be determined by educational qualification, then experience working b his / her expertise, and ability to teach Keywords: Clinical educator; Clinical instructor; Clinical learning
GAMBARAN TINGKAT STRESS DAN STRESSOR PADA MAHASISWA KESEHATAN TAHUN PERTAMA DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19: SEBUAH NARRATIVE REVIEW Salwa, Sayyidah; Wati, Putri Noor Kholisoh Purnama; Ramdhani, Muhammad Zaky; Khoirunnisa, Fadila; Nursiswati, Nursiswati
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v6i1.1876

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 membuat sebagian besar mahasiswa melakukan aktivitas di rumah dan melakukan pembelajaran secara daring. Mahasiswa pada tingkat pertama, merupakan kelompok khusus yang sedang dalam masa transisi paling signifikan. Hal tersebut ternyata bisa memicu adanya stres yang diakibatkan oleh berbagai stressor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat stres dan stressor pada mahasiswa jurusan kesehatan tahun pertama dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penulisan adalah studi narrative review dengan pencarian data menggunakan tiga database yakni PubMed, Cinahl dan Sciencedirect pada kurun waktu publikasi dari tahun 2020 sampai 2021. Kata kunci yang digunakan yaitu nursing students, medical students, covid-19, stress levels, dan stressors. Hasil penelitian ini meliputi tujuh artikel yang direview yang keseluruhannya merupakan cross-sectional study. Dari hasil review didapatkan bahwa tingkat stres mahasiswa tahun pertama dalam pembelajaran daring selama pandemic Covid-19 berada pada tingkatan sedang dan jenis stressornya yakni stressor akademik. Tingginya tingkat stres yang dialami mahasiswa tahun pertama disebabkan karena berubahnya cara pembelajaran yang mengakibatkan penundaan pada beberapa kegiatan akademik dan pembelajaran dilakukan secara online. Munculnya perubahan ini membuat mahasiswa dituntut untuk segera menyesuaikan diri, sehingga menciptakan suatu beban studi yang justru akan memicu peningkatan stres pada individu. Pada penelitian selanjutnya diharapkan untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai gambaran umum bagaimana cara mahasiswa dalam menghadapi stress serta efektifitas dari cara penanganan tertentu (coping stress) terhadap tingkat stres pada mahasiswa.
Literatur Riview: Pengaruh Relaksasi Nafas Dalam (Deep Breathing) Dalam Menurunkan Tekanan Darah Terhadap Pasien Hipertensi Mardiansyah, Mona Juli; Haerani, Mia; Anggraeni, Nafa; Qurrotua’ini, Hasna Aqiila; Arini Ayu, Shinta
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i2.2327

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah di atas normal, dengan tekanan sistolik 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Yang juga dikenal dengan sebutan penyakit pembunuh diam-diam, yang mengakibatkan 7,5 juta kematian di dunia. Teknik relaksasi pernafasan dalam dapat digunakan untuk menurunkan hipertensi. Penelitian ini berupaya untuk memastikan apakah relaksasi pernafasan dalam dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: literatur review berdasarkan temuan penelitian yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2022 digunakan dalam penelitian ini. Dengan database yang digunakan Google Cendekia dengan kata kunci "Pernapasan Dalam dan Hipertensi", sebuah strategi untuk mencari literatur diterapkan. Parameter pencarian meliputi judul artikel yang membahas hubungan hipertensi, ketersediaan teks lengkap, sampel, dan tahun publikasi dalam lima tahun terakhir. Hasil: Dari 10 artikel menggambarkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan teknik tersebut. Kesimpulan: dalam tindakan relaksasi pernafasan dalam sebaiknya dilakukan secara kontinu dan sesuai standar yang berlaku. Faktor yang mempengaruhi ketidakefetifan relaksasi nafas dalam diantaranya pola hidup yang tidak sehat, mengonsumsi makanan berlemak, mengonsumsi garam berlebihan, usia, hormon estrogen, dan jenis kelamin.
Back Massage pada Nyeri Rematik: Sebuah Literature Review Rubianti, Risma
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i2.2328

Abstract

Rheumatism is a disease that attacks the immune system which can cause inflammation of the joints. Due to the pain, rheumatism sufferers are often reluctant to carry out activities, which can interfere with their daily activities. Rheumatism cannot be left alone because rheumatism is a chronic and progressive disease. The aim of this literature review is to determine the effect of back massage therapy on rheumatic pain. This method uses a literature review method obtained based on a literature search carried out by reading various journals, books and other articles related to the subject with a total of 10 journals reviewed. The results of the literature review conclude that back massage is very effective for relieving pain in rheumatism.
Literature Review: Senam Kegel Terhadap Inkontinensia Urine Pada Lanjut Usia nur isnaeni rahmah, dila
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i2.2329

Abstract

Physiological changes include the nervous system, hearing, vision, cardiovascular, body temperature regulation, breathing, endocrine system, skin system, urinary tract system, musculoskeletal, and mental changes in the elderly, especially personality changes, and changes in memory. and intelligence, Lifestyle changes are psychosocial changes. Method using a literature study with a narrative method from research results published in 2018-2023. The search used the Kegel exercise keyword strategy at BAK frequency on Google Scholar and PubMed with the criteria used, namely articles that discuss incontinence and Kegel exercises which can be used as an alternative therapy for constipation, availability of full text, sample, year of publication in the last 5 years. From 10 articles it was described that Kegel exercises were proven to be effective as an alternative therapy for patients with constipation.
Faktor-Faktor Penyebab Ternyadinya Diabetes Melitus Pada Anak Pra Sekolah Di Wilyah Puskesmas Cianjur Kota: Faktor-Faktor Penyebab Ternyadinya Diabetes Melitus Pada Anak Pra Sekolah obar, obar; Hartati, Sri; Zahara, Sri Alfina Putri
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v5i2.2417

Abstract

Diabetes Melitus (DM) pada anak usia pra-sekolah, walaupun merupakan kondisi langka, memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak-anak. Diagnosa DM pada tahap ini sering mengalami keterlambatan karena gejala yang tidak spesifik dan sulit diungkapkan oleh anak. Pengelolaan DM pada anak pra-sekolah memerlukan kolaborasi erat antara orang tua, dokter, perawat, dan ahli gizi, yang melibatkan pemantauan glukosa darah secara teratur. Faktor penyebab DM melibatkan peran genetik sebagai predisposisi, dengan faktor lingkungan, termasuk pola makan, dapat memicu reaksi autoimun yang merusak sel beta pankreas yang bertanggung jawab untuk menghasilkan insulin. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab DM pada anak pra-sekolah, dengan penekanan pada peran genetik dan lingkungan. Melalui metodologi analisis regresi logistik, variabel lingkungan, seperti tingkat stres, paparan polusi udara, dan akses terhadap makanan sehat, dievaluasi untuk menentukan signifikansinya. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil dari analisis regresi logistik menunjukkan bahwa Faktor Lingkungan memiliki signifikansi yang tinggi dalam memprediksi kemungkinan terjadinya Diabetes Melitus pada anak-anak pra-sekolah. Variabel Pola Makan menunjukkan tingkat signifikansi yang hampir mencapai batas, sementara variabel lainnya tidak terbukti signifikan. Keseluruhan, model regresi logistik ini secara konsisten sesuai dengan data dan memiliki kekuatan prediktif yang baik.Berdasarkan temuan ini, saran diberikan untuk meningkatkan pemantauan lingkungan anak pra-sekolah, termasuk tingkat stres, paparan polusi udara, dan akses terhadap makanan sehat. Upaya pencegahan dan deteksi dini perlu diperkuat, dengan penekanan pada edukasi orang tua mengenai pola makan sehat dan manajemen stres guna mengurangi risiko perkembangan DM pada anak pra-sekolah.
Telemidicine Untuk Pelayanan Kepada Keluarga Pebrianti, Febby; rubianti, risma; Isnaeni R, Dila Nur; Obar, Obar
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v6i1.2525

Abstract

Pendahuluan Telemedicine adalah penggunaan teknologi komunikasi dan informasi untuk memberikan bantuan medis dengan jarak jauh ketika jarak menjadi kendala bagi konsultan. Telemedicine sangatlah penting bagi keluarga karena dengan adanya telemedicine dapat memudahkan keluarga untuk melakukan pelayanan kesehatan dalam jarak jauh. Dengan adanya telemedicine keluarga bisa memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah proses pengobatan melalui pesan atau telepon. Tujuan riview literatur ini untuk mengetahui bagai mana manfaat teknologi informasi dibidang kesehatan yaitu telemedicine untuk pelayanan keluarga. Metode ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang diperoleh berdasarkan penelusuran kepustakaan yang dilaksanakan dengan cara membaca berbagai jurnal, buku, dan artikel lain yang berkaitan dengan pokok pembahasan dengan jumlah artikel yang diriview sebanyak 10. H asil literatur riview menyimpulkan bahwa telemedicine adalah pilihan lain dari pelayanan Kesehatan yang mudah dan praktis untuk keluarga karena tidak harus datang ke tempat pelayanan dan hadir secara fisik.
PENERAPAN PENERAPAN TEORI VIRGINIA HENDERSON PADA PASIEN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE Borsalino, Salwa Putri Nafisa Aurellia; Malikal Balqis, Ummi
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v6i1.2526

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan suatu gangguan di dalam tubuh yang menyebabkan isi lambung mengalami refluks secara berulang ke dalam esofagus, dan menimbulkan gejala khas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan memperdalam tentang penerapan teori Virginia Henderson dalam asuhan keperawatan pada Tn. J dan Ny. S yang mengalami GERD. Metode yang digunakan yaitu studi literature, sampel yang diamibil sebanyak 2 orang responden yaitu klien GERD. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan wawancara dan observasi langsung kepada pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori Virginia Henderson dalam praktik dan asuhan keperawatan dapat membantu dan mengembalikan kemandirian pasien dengan cara menerapkan 14 kebutuhan dasar manusia. Sehingga dapat disimpulkan teori Virginia Henderson sangat penting untuk diterapkan dalam asuhan keperawatan untuk meningkatkan kesehatan dan kenyamanan pasien dengan kasus Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).