cover
Contact Name
Sigit Apriyanto
Contact Email
info@jcopublishing.com
Phone
+6281215263928
Journal Mail Official
info@jcopublishing.com
Editorial Address
Jl. R. Fatah, No. 50, RT3/4, Sidamulya, Kec. Wanareja, Kab. Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Insan Cendekia: Jurnal Pendidikan
Published by CV. Tripe Konsultan
Core Subject : Education, Social,
Insan Cendekia: Jurnal Pendidikan (JIC) adalah jurnal terbitan CV. Tripe Konsultan bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) guru kelas Kec. Wanareja yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2020. Jurnal Insan Cendekia menerima manuskrip baik dari artikel asli maupun literature review. Jurnal Insan Cendikia memiliki cakupan yang membahas tentang kajian Model Pembelajaran, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Manajemen Sekolah, dan hal yang bersentuhan dengan Sekolah Dasar.
Articles 43 Documents
PENGARUH KONDISI EKONOMI KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN 098166 PERUMNAS BATU VI KABUPATEN SIMALUNGUN Sitinjak, Rince; Sijabat, Osco Parmonangan; Tobing, Minar Trisnawati
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i2.216

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keadaan ekonomi keluarga terhadap keberhasilan akademik siswa kelas V SD Negeri 098166 Perumnas Batu VI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Seluruh populasi yang berjumlah 25 siswa kelas V dilibatkan dalam penelitian dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi, yang kemudian dilakukan uji reliabilitas, normalitas, dan linearitas. Hipotesis diuji dengan menggunakan regresi linier sederhana dan koefisien determinasi (R2). Temuannya menunjukkan adanya hubungan positif antara kondisi ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa, dibuktikan dengan hasil uji regresi yang signifikan (sig<0,05) dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,279. Hal ini menunjukkan bahwa keadaan ekonomi keluarga menyumbang 27,9% dari varian kinerja akademik siswa, sedangkan 72,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal yang tidak dieksplorasi dalam penelitian ini.
MANAJEMEN PENDIDIKAN HUBUNGAN MASYARAKAT BERBASIS HUMANIS MULTIKULTURALIS ABDURRAHMAN WAHID Suaidi Al Auny, Muhammad; Arrohmatan , Arrohmatan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.254

Abstract

Pemikiran multikulturalisme Abdurrahman Wahid berbasis penghargaan dan perlindungan tertinggi terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Multikulturalisme Abdurrahman Wahid sebagai dasar dan esensi pembebasan tanpa dasar apapun, kecuali manusia itu sendiri. Pemikiran multikulturalisme Abdurrahman Wahid berusaha menempatkan Islam sebagai etika sosial dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut terangkum dalam maqashid assyari'ah, yang di dalamnya mencakup lima hak dasar manusia (al-kulliyat alkhams). Sedangkan relevansi pemikiran multikulturalisme Abdurrahman Wahid dilihat dari kesamaan perlakuan untuk mendapatkan pengakuan atau dihargai eksistensinya, persamaan memiliki kesempatan, dan perlakuan yang sama di depan hukum, tanpa memandang budaya, ras, etnis, jenis kelamin, dan agama. Persamaan ini juga diikuti dengan rasa kepekaan terhadap budaya yang masih bersifat imperial dan menggerakkan budaya kelompok yang bersifat imperial tersebut untuk memiliki perasaan dan sikap yang sama dengan kelompok atau budaya lain, sehingga persamaan menjadi sesuatu yang niscaya dimiliki.
MATERI PENDIDIKAN KEAGAMAAN PERSPEKTIF ANTROPOLOGI Prasetyo Adi, Dwi; Basri, Sairul; Waluyo, Budi; Arrohmatan, Arrohmatan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.255

Abstract

Materi pendidikan agama bukan hanya sekedar metafisika belaka, dalam semua bangsa, bentuk, objek kendaraan, dan ibadah diliputi aura kesungguhan moral yang mendalam dan suci. Kesucian di mana pun mengandung arti dan hakiki. Suci tidak hanya mendorong rasa pengabdian, tetapi juga menuntutnya, tidak hanya persetujuan intelektual, tetapi juga komitmen emosional. Apakah yang suci itu disebut Mana, Brahma, Buddha, Tritunggal atau yang lainnya. Semua digambarkan sebagai sesuatu yang lebih dari sekedar duniawi, yang mau tidak mau memiliki implikasi yang sangat dipertimbangkan bagi arah perilaku manusia. Agama tidak hanya bersifat etis. Sumber vitalitas moralnya terletak pada keyakinan yang dipahami. Dengan keyakinan agama diungkapkan karakteristik mendasar dari realitas "Yang harus ada" yang memaksa muncul dari "yang ada" sebagai pendekatan yang aktual dan komprehensif terhadap tuntutan-tuntutan yang mendasari tindakan-tindakan manusia yang paling spesifik dalam konteks eksistensi manusia.
ANALISIS GENDER TENTANG KESETARAAN HAK TALAK BAGI PEREMPUAN Hariadi, Hariadi; Kurnia Lestari, Aprida; Lukman Irawan, M. Nur; Arrohmatan, Arrohmatan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.256

Abstract

Dalam pola pemikiran deduktif, pendekatan skriptural-tekstual lebih diperluas untuk fokus pada jenis dan karakteristik pemikiran monistik, yaitu pemahaman yang berangkat dari asumsi bahwa makna dan teks adalah hal yang tidak terpisahkan. Implikasi yang paling signifikan dari pendekatan tekstual ini adalah kurangnya ruang untuk sejarah. Lebih jauh lagi, pendekatan ini akan mengabaikan fenomena alam sekitar, budaya, dan masyarakat yang selalu berubah. Sehingga setiap diskriminasi, subordinasi, inarginalisasi, dan ketidakadilan dalam relasi gender hanya bisa dibuang jauh-jauh dari legitimasi tekstual agama dengan mempertimbangkan sejarah teks itu sendiri dan tanpa ada niatan untuk mengikis habis teologi norma secara mutlak. Secara khusus, dalam artikel ini, masalah yang akan dikaji dengan pendekatan sejarah teks ini adalah QS. Al-Baqarah (2): 229 atau kepemilikan hak talak dengan menggunakan pendekatan sosio-teologis Engeneer.
PENDIDIKAN AQIDAH DALAM KULTUR MITOLOGIS Ariwibowo, Gandung Agung; Tamyiz, Tamyiz; Arrohmatan , Arrohmatan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.258

Abstract

Myth is a religious story that tells about the origin of gods, acts of nature, people or society and others. Sometimes the story is very important in the community who are not familiar with reading and writing as an oral tradition that is actualized in the form of ritual. The myths associated with a sacred story, namely primordial events that occurred in the beginning. Therefore the existence is mystery. Human cannot know their behavior if it is not manifest in humans. Myth is not the result of intellectual thought or logic. Taken into the nature of reality as event regularity, as part of reality as well as the reality of what happened. Reality is repeated that has meaning, while that cannot be repeated mean there is no meaning and is not called reality. This explanation is understood that the myth is interpreted as the accumulation of theology (Aqidah) education conceptions of imaginative musings about life, death, destiny, man, god, heaven, creation, etcetera are widely developed in Indonesian society, which was educated in religion by its parents, but cannot be separated from the mythological culture that has developed from generation to generation.
IDE KEBANGSAAN DAN PENDIDIKAN ETIKA HASYIM ASY’ARI DALAM KONTEKS KEKINIAN Asnan, Hamid; Handoko, Cipto; Arrohmatan, Arrohmatan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.260

Abstract

Pemikiran pendidikan Hasyim Asy’ari dapat ditelusuri dari karya-karya dan inovasi yang diterapkan dalam manajemen pendidikan di Pesantren Tebuireng Jombang. Banyak hal yang dilakukan pada periode pertama ternyata menjadi trend pada masa sekarang. Diantaranya adalah pendidikan etika, baik pada santri maupun guru, juga pada profesionalisme guru dan manajemen pendidikan. Pemikiran Hasyim Asy’ari dalam bidang pendidikan lebih menekankan pada masalah etika dalam pendidikan. Meskipun tidak menafikan beberapa aspek lain dalam pendidikan, dalam hal ini banyak dipengaruhi oleh keahliannya dalam bidang Hadits, dan pemikirannya dalam bidang tasawuf dan fikih yang sejalan dengan teologi al-Asy’ari dan al Maturidi. Juga sejalan dengan pemikiran al-Ghazali yang lebih menekankan pada pendidikan spiritual. Hal lain yang menarik dan perlu ditekankan dalam membahas pemikiran dan pandangan yang ditawarkan oleh Hasyim Asy’ari adalah etika dimana guru harus membiasakan diri untuk menulis, mengarang dan meringkas, yang mana pada masanya hal ini jarang sekali ditemui. Dan hal ini beliau buktikan dengan banyaknya buku-buku karangan atau tulisan beliau. Gagasan-gagasan yang diungkapkan oleh beliau terkait etika guru dengan murid menunjukkan profesionalitas beliau sebagai seorang pendidik. Hal ini terlihat dari rangkuman gagasan-gagasan yang dilontarkannya tentang kompetensi seorang pendidik, khususnya kompetensi profesional. Di sisi lain, tampak bahwa apa yang ditawarkan Hasyim Asytari lebih bersifat pragmatis, yakni apa yang ditawarkannya berangkat dari praktik yang pernah dialami. Hal inilah yang menjadi nilai tambah dalam konsep yang dikemukakan oleh pendiri Pesantren Tebuireng ini.
PENDIDIKAN HAID MENURUT FIKIH DAN MITOS TABU Hasibuani, Yusnida Wati
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i2.267

Abstract

Artikel ini membahas tentang edukasi menstruasi yang disebut haid dalam Islam (fikih) yang tidak dilihat semata-mata sebagai fungsi biologis fisik tubuh perempuan. Menurut sebagian besar masyarakat tradisional, pengalaman perempuan yang sangat eksklusif ini rupanya dianggap sebagai simbol yang menandakan makna dan mitos tertentu. Konsep menstruasi yang demikian membatasi posisi dan status sosial perempuan dalam masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mendekonstruksi mitos-mitos tabu tentang menstruasi (haid), dan kemudian menafsirkannya kembali dengan menggunakan perspektif teologis seperti yang dinyatakan dalam ayat-ayat al-Qur'an yang berkaitan dengan masalah tersebut. Konsep menstruasi dalam al-Qur'an, penelitian ini menyimpulkan bahwa al-Qur'an memiliki pandangan yang lebih humanis terhadap perempuan yang sedang menstruasi dibandingkan dengan yang ditawarkan oleh tradisi Yahudi dan Kristen. Al-Qur'an mengharuskan umat Islam untuk bersikap moderat dalam memberikan perlakuan terhadap perempuan yang sedang menstruasi.
TRANSFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL Yahya, Sofyan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v5i2.421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam, dengan fokus pada perubahan yang terjadi di bidang administrasi, pengajaran, evaluasi, pengelolaan keuangan, dan komunikasi. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas manajemen pendidikan Islam melalui pemanfaatan teknologi digital, yang memungkinkan pengelolaan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber yang membahas transformasi digital dalam pendidikan Islam. Data yang diperoleh dari penelitian dan literatur yang relevan dianalisis untuk menggambarkan dampak digitalisasi terhadap manajemen pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi membawa perubahan signifikan di berbagai aspek. Di bidang administrasi, digitalisasi mempercepat pengolahan data dan memungkinkan akses informasi secara real-time. Dalam pengajaran, teknologi digital mendukung pembelajaran lebih fleksibel dan interaktif melalui platform e-learning dan media digital. Penilaian juga menjadi lebih cepat dan akurat dengan sistem berbasis teknologi, sementara pengelolaan keuangan menjadi lebih transparan dan efisien. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kesenjangan akses teknologi di daerah terpencil dan keterbatasan keterampilan sumber daya manusia. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik dan peningkatan infrastruktur teknologi untuk memaksimalkan potensi transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam.
Analisis Peran Supervisi Pendidikan Dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru Maulana, Olan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v5i2.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan profesionalitas guru sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Supervisi pendidikan merupakan proses pembinaan yang dilakukan secara terencana, bertujuan untuk memberikan bimbingan, arahan, dan evaluasi terhadap kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar. Melalui supervisi, guru diharapkan dapat mengembangkan kompetensi profesionalnya, termasuk keterampilan mengelola kelas, menguasai metode pembelajaran yang efektif, dan mengevaluasi hasil belajar siswa secara objektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui pengumbulan sumber-sumber berupa artikel dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan berperan signifikan dalam meningkatkan profesionalitas guru, terutama dalam hal penerapan strategi pembelajaran yang inovatif dan pengembangan sikap reflektif terhadap kinerja mereka. Supervisi yang efektif juga membangun motivasi dan komitmen guru untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa supervisi yang berkesinambungan dan terstruktur perlu diterapkan secara luas untuk mendukung peningkatan profesionalitas guru dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
POLA ASUH ORANG TUA YANG BEKERJA DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSI ANAK USIA DINI Putri, Annis Sholikha; Diana, Raden Rachmy
Jurnal Insan Cendekia Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v5i2.551

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan utama yang berperan penting dalam membentuk karakter serta mendukung pencapaian perkembangan anak. Perkembangan sosial emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diberikan orang tua melalui interaksi dan pembiasaan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua yang bekerja dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dan observasi terhadap empat orang tua dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik Huberman-Miles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua bervariasi pada setiap anak. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor tingkat pendidikan orang tua, lingkungan, serta budaya yang berlaku, termasuk gaya pengasuhan turun-temurun yang dianggap efektif. Pola asuh tersebut membentuk cara orang tua dalam memberikan bimbingan, disiplin, dan dukungan emosional, sehingga berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini.