cover
Contact Name
Didik Sumanto
Contact Email
jipmi@unimus.ac.id
Phone
+6282221586617
Journal Mail Official
jipmi@unimus.ac.id
Editorial Address
Jalan Kedungmundu Raya No. 18 Tembalang Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 28295617     DOI : https://doi.org/10.26714/jipmi
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI) mewadahi publikasi kegiatan pengabdian masyarakat dan temuan inovasi teknologi terapan diutamakan yang berhubungan dengan bidang kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Halaman Sampul: Volume 3 Nomor 4 (2024): Oktober Sumanto, Didik
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 4 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover
Halaman Sampul: Volume 4 Nomor 3 (2025): Juli Sumanto, Didik
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 3 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i3.843

Abstract

.
Pemanfaatan Tanaman Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Bahan Eco-Print untuk Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Masyarakat Maharani, Endang Tri Wahyuni; Ethica, Stalis Norma; Mukaromah, Ana Hidayati; Khoirunisa, Asiva; Mirza, Sa’if Revallindo; Fauziyyah, Dinah; Tamimi, Iqbal; Febrianti, Pepi; Farabi, Meka Faizal
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Desa Sidorejo kelurahan Tambangan kecamatan Mijen merupakan suatu desa yang banyak warganya menanam tanaman buah rambutan (Nephelium lappaceum L.), namun banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan tentang manfaat tanaman tersebut sebagaibahan Eco-print. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan implementasi hasil penelitian tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai motif pada eco-print. Tujuan: Untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat daun rambutan sebagai bahan eco-print, sehingga dapat meningkatkan pendapatan Masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Sidorejo, Kelurahan Tambangan, Mijen Semarang dalam bentuk ceramah dan pelatihan ketrampilan Eco-print. Partisipan pengabdian masyarakat sebanyak 20 orang. Hasil: Partisipan lebih memahami tentang manfaat daun tanaman rambutan sebagai bahan eco-print.  Nilai rata-rata pengetahuan partisipan mengalami peningkatan dari 56,5 poin saat pre-test menjadi 90,25 post-test, mengalami peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 59,74%. Kesimpulan: Edukasi dalam bentuk ceramah dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat daun tanaman rambutan dalam pembuatan Eco-print. Kata kunci: daun rambutan, eco-print, nephelium lappaceum l _________________________________________________________________________ Abstract Background: Sidorejo Village, Tambangan Subdistrict, Mijen District, is a village where many residents grow rambutan (Nephelium lappaceum L.), but no one has knowledge of the benefits as an Eco-print material. In the previous research, results on the use of plants as motifs in eco-print were presented. This community service activity is an implementation of it. Objective: To educate the community about the benefits of rambutan leaves as an eco-print material, so that it can increase community income. Method: The activity was carried out in Sidorejo, Tambangan Subdistrict, Mijen, Semarang, in the form of lectures and Eco-print skills training. Among the 20 community service participants are present. Result: Participants better understand the benefits of rambutan leaves as an eco-print material. The average knowledge score of participants increased from 56.5 points in the pre-test to 90.25 in the post-test. The average knowledge score has increased by 59.74%. Conclusion: Education by lectures and training can increase community knowledge about the benefits of rambutan leaves in making Eco-print. Keywords: rambutan leaves, eco-print, nephelium lappaceum l
Pemberdayaan Badan Usaha dan Amal Nasyiatul Aisyiyah “Al Faza” PCNA Rawalo Kabupaten Banyumas Annisa, Rully; Ching Cing, Marta Tania Gabriel; Winarni, Dwi
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Persyarikatan Muhammadiyah merupakan naungan organisasi yang terdiri dari Muhammadiyah –Aisyiyah beserta organisasi otonom lainnya dan amal usaha yang dmiliki. Badan Usaha dan Amal Nasyiatul Aisyiyah (BUANA) diharapkan mampu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja bagi anggota dan pengurus Nasyiatul Aisyiyah. Manfaat dari berorganisasi tidak hanya berupa keuntungan materi. Anggota juga dapat memperoleh ilmu, informasi, jaringan usaha, serta pengalaman berharga. Pemberdayaan ekonomi umat merupakan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Islam dari kondisi ketidakmampuan, sekaligus membebaskan mereka dari jerat kemiskinan dan keterbelakangan ekonomi. Pentingnya kemandirian menjadi fokus utama dalam membangun daya saing dan kesejahteraan umat. Tujuan: Untuk membangun kemandirian ekonomi umat melalui badan usaha. Metode: Metode yang akan digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pengenalan dan penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program sebagai sebuah solusi. Hasil: Sebagian besar mengalami peningkatan kemampuan peran SDM, sumber daya operasional seperti alat-alat produksi, dan peningkatan produksi. Kesimpulan: Hasil dari Kegiatan pemberdayaan ini dapat dijadikan indikator untuk mencapai tujuan pemberdayaan Sumber daya manusia guna pengembangan Badan Usaha dan Amal Nasyiatul Aisyiyah (BUANA) yang optimal dan baik. Maka dari itu diperlukan keberlanjutan program dengan diadakannya kunjungan berkala dan Focus group discussion (FGD) sebagai evaluasi jangka Panjang. Kata kunci : amal usaha, kader, nasyiatul aisyiyah, pemberdayaan ___________________________________________________________________________ Abstract Background: Muhammadiyah Association is an umbrella organization comprising Muhammadiyah-Aisyiyah, along with other autonomous organizations and charitable businesses. Nasyiatul Aisyiyah Business and Charity Agency (BUANA) is expected to generate economic value while opening employment opportunities for members and administrators of Nasyiatul Aisyiyah. The benefits of organizing extend beyond material benefits. Members can also gain knowledge, information, business networks, and valuable experience. Empowering the economic community is an effort to improve the dignity of the Islamic community from a state of inadequate conditions of inability, while freeing them from the shackles of poverty and economic backwardness. The importance of this independence is a primary focus in building competitiveness and a welfare community. Objective: To build the economic independence of the community through business entities. Method: The methods that will be used include socialization, training, introduction and application of technology, mentoring and evaluation, and program sustainability as a solution. Result: Most experienced an increase in the ability of the role of human resources, operational resources such as production tools, and increased production. Conclusion: The results of this empowerment activity can be used as an indicator to achieve the goal of empowering human resources for the optimal and effective development of the Nasyiatul Aisyiyah Business and Charity Agency (BUANA). Therefore, program sustainability is needed, with regular visits and focus group discussions (FGDs) as long-term evaluations. Keywords: charity, cadres, nasyiatul aisyiyah, empowerment
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Implementasi Aerobic Gymnastics For Kids dan Pola Hidup Sehat di MI Ma’arif Tumenggungan Kabupaten Wonosobo Mukarromah, Siti Baitul; Junaidi, Said; Ali, Mohammad Arif; Anggita, Gustiana Mega; Izzudian, Daffa; Jazaalaufa, Attina; Sulistiyanto, Leonardo Mada; Meyrdiansyah, Revi; Driana Wahyu Prasetyarini; Safitri, Cut Leliana
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Masa sekolah dasar adalah masa yang penting untuk membantu anak tumbuh dan berkembang dengan baik dalam berbagai aspek. Hal ini bisa tercapai dengan melakukan kegiatan fisik yang tepat dan mendapatkan makanan bergizi secara seimbang. Peran guru sangat penting pada tahap ini, sehingga mereka perlu memiliki kemampuan yang baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan fisik yang menarik dan menyenangkan serta menerapkan pola hidup sehat secara teratur di sekolah dasar. Tujuan: Implementasi aktifitas fisik dengan aerobic gymnastics for kids yang didesain dengan iringan musik dan lagu sehingga merangsang perkembangan motorik dan kecerdasan siswa, siswa menjadi semangat dengan iringan lagu yang sesuai dengan karakteristik mereka. Peningkatan kebugaran jasmani guru sekolah dasar dan siswa menjadi tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Metode: pelaksanaa kegiatan ini adalah Tahap pertama dilakukan observasi ke mitra pengabdian untuk memperoleh informasi analisis situasi khalayak sasaran dan permasalahannya. Tahap kedua dengan ceramah materi dasar aktivitas fisik dan pola hidup sehat, dan Tahap ketiga, praktik langsung implementasi aktifitas fisik aerobic gymnastics for kids. Hasil: Guru dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan aerobic gymnastics yang dirancang untuk anak-anak. Guru memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengembangkan kegiatan olahraga yang edukatif dan menyenangkan. Penyuluhan pola hidup sehat turut memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di sekolah. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya senam aerobik dan gaya hidup sehat, serta mendorong integrasi aktivitas fisik dalam pembelajaran dan Edukasi gizi dan aktivitas fisik juga memberi dampak positif pada guru dan siswa. Kata kunci: aerobik, bugar, fun, senam, sehat ______________________________________________________________________ Abstract Background: The years a child spends in elementary school are very important for their overall growth and development. It's a time when they learn many important skills, and this can happen best when they get enough physical activity and eat well-balanced meals. Teachers are important during this time, so they need to have strong skills and knowledge. One good way to help is to make physical activities fun by teaching healthy habits in a regular and organized way at school. Objective: This program uses Aerobic Gymnastics for Kids, which includes music and songs, to help children develop their body movements and musical abilities. Music that matches what children like can make them more excited and interested. This community service project also helps improve the physical health of both teachers and students. Method: The program took place in three parts. First, we looked closely at the partner school to learn about the students and the challenges they face. Then, we had a session where we explained the basics of being active and living a healthy life. Finally, we did a practical activity called Aerobic Gymnastics for Kids, where teachers and students took part directly. Result: Both teachers and students were really excited during the aerobic gymnastics sessions made especially for kids. Teachers learned new ways to create fun and educational physical activities. The advice on healthy living also helped teachers become better leaders in making changes at school. Conclusion: This program successfully enhanced teachers’ understanding of the importance of aerobic exercise and a healthy lifestyle, encouraging the integration of physical activity into the school routine. Nutrition and physical activity education had a positive impact on both teachers and students. Keywords: aerobic, fit, fun, gymnastics, healthy
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan TPS3R Candirejo untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kawasan Borobudur Sutaryono; Rosyid, Muhammad Imron; Putri, Arie Rahma
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan utama di kawasan wisata Candi Borobudur. Volume sampah yang meningkat tidak diimbangi dengan pengelolaan yang memadai sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok pengolah sampah TPS3R Candirejo di Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk sosialisasi, dan implementasi teknologi tepat guna  untuk pengolahan sampah dan pendampingan pemasaran berbasis media sosial, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil: Ditemukan peningkatan kapasitas produksi kompos dan pellet, serta perluasan akses pasar melalui media digital. Kegiatan pengabdian masyarakat berkontribusi pada pencapaian SDG 11 yaitu kota dan permukiman berkelanjutan dan SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dapat meningkatkan efisiensi operasional, nilai ekonomi sampah, serta kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Kata kunci: borobudur, ekonomi sirkular, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, TPS3R ______________________________________________________________________ Abstract Background: Waste management is a major challenge in the Borobudur Temple tourist area. The increasing volume of waste is not matched by adequate management, resulting in environmental pollution. Objective: This community service activity aims to empower the Candirejo TPS3R waste processing group in Candirejo Village, Borobudur District, Magelang Regency. Method: The community service activity included outreach, implementation of appropriate technology, social media-based marketing assistance, and ongoing evaluation. Result: Increased compost and pellet production capacity, strengthened management through SOPs, and expanded market access through digital media were found. The community service activity contributed to the achievement of SDG 11, namely sustainable cities and human settlements, and SDG 13, concerning climate change mitigation. Conclusion: The outreach and training activities can improve operational efficiency, the economic value of waste, and public awareness of environmental management. Keywords: borobudur, circular economy, community empowerment, waste management, TPS3R
Peningkatan Pengetahuan Bahaya Hipertensi Dengan Edukasi Pada Ibu Pra Lansia di Dusun Bangunsari Nugroho, Aditya Rahardian; Rahma, Kholisa; Aviqo, Ayyik Ayyida Nur; Pradana, Mohammad Rafi Putra; Desinata, Agil Fitri; Kusumawati, Dina Agustina; Nafisah, Safira Alifia; Cahyaningtyas, Annisa; Salsabila, Varissa; Agustina, Dwi; Aprilia, Cindy
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i3.339

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular  yang menjadi penyebab utama kematian yang mengancam seluruh dunia, karena itu penyakit hipertensi masih menjadi prioritas dunia di dalam dunia Kesehatan. Pralansia sering mengalami hipertensi, dan tekanan sistoliknya biasanya meningkat. Batasan hipertensi menunjukkan bahwa 23% wanita pralansia dan 14% pria berusia lebih dari 65 tahun mengalami hipertensi. Hipertensi meningkatkan risiko berbagai komplikasi pada pralansia. Wanita pralansia yang menderita hipertensi memiliki risiko stroke yang paling tinggi.Tujuan: Meningkatkan pengetahuan pola hidup berbasis sehat warga Dusun Bangunsari, Desa Badran,Kecamatan Kranggan,Kabupaten Temanggung agar dapat mencegah penyakit hipertensi. Metode: : Penelitian ini dilakukan secara observasional  dengan pendekatan cross sectional dengan tujuan mengetahui status kesehatan pada warga dusun bangunsari. Sampel penelitian ini adalah bagian dari populasi yang ditentukan dengan teknik proporsional random sampling dan mendapatkan hasil sebanyak 112 sampel.  Variabel yang diteliti terdiri dari variabel terikat yaitu kejadian hipertensi dan variabel bebas yaitu aktivitas fisik. Hasil: Hasil dari intervensi program senam bersama dan pengecekan tekanan darah  yang bertujuan untuk mengurangi faktor risiko hipertensi, hasil penyuluhan yang kami dapat adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat terhadap penyakit hipertensi. menunjukkan bahwa p-value untuk skor pre-test 0,002 dan p-value skor post-test 0,000 dan menunjukkan p-value 0,003 yang mempunyai makna terdapat perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah adanya penyuluhan. Kesimpulan: Hasil intervensi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok, pentingnya pemeriksaan tekanan darah, manfaat aktivitas fisik, dan pola makan sehat  pada warga Dusun Bangunsari. Kata kunci: hipertensi, penyuluhan, sistolik __________________________________________________________________________ Abstract Backgorund: Hypertension is one of the non-communicable diseases that is the main cause of death threatening the whole world, therefore hypertension is still a world priority in the world of health. Pralansia often has hypertension, and their systolic pressure is usually elevated. The limitations of hypertension show that 23% of pralansia women and 14% of men aged over 65 years have hypertension. Hypertension increases the risk of various complications in the elderly. Elderly women who suffer from hypertension have the highest risk of stroke. Objective: To increase the knowledge of healthy lifestyle of Bangunsari Hamlet residents, Badran Village, Kranggan District, Temanggung Regency in order to prevent hypertension. Method: This study was conducted observational with a cross-sectional approach with the aim of knowing the health status of residents of Bangunsari hamlet. The sample of this study was part of the population determined by proportional random sampling technique and obtained results as many as 112 samples.  The variables studied consisted of the dependent variable, namely the incidence of hypertension and the independent variable, namely physical activity. Result: The results of the joint gymnastics program intervention and blood pressure checking which aims to reduce the risk factors for hypertension, the results of the counseling that we get are increasing community knowledge of hypertension. shows that the p-value for the pre-test score is 0.002 and the p-value for the post-test score is 0.000 and shows a p-value of 0.003 which means that there is a difference in knowledge scores before and after counseling. Conclusion: The results of the intervention showed that there was an increase in knowledge and public awareness about the dangers of smoking, the importance of blood pressure checks, the benefits of physical activity, and a healthy diet in Bangunsari Hamlet residents. Keywords: hypertension, counseling, systolic
Upaya Pencegahan Hipertensi di Dusun Surodadi, Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung Nugroho, Fadhila Rahman; Wulandari, Sri; Enjela, Ririn; Putra, W. Muhammad Surya; Tuzzaroh, Delasta Putri Ika; Putri, Tamara Kusuma; Zulfiana, Anggitia Rahma; Andika, Rama; Nadzira, Kaila Afif; Amalia, Navisyah Dwi; Wardani, Ratih Sari; Meikawati, Wulandari
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i3.346

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan di dunia yang juga disebut sebagai the silent killer yaitu penyakit mematikan tanpa adanya tanda dan gejala yang spesifik. Faktor penyebab penyakit tidak menular hipertensi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan (konsumsi garam berlebihan), kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok yang menimbulkan terjadinya penyakit hipertensi. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait hipertensi dengan harapan dapat mencegah peningkatan kasus hipertensi di Dusun Surodadi, Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Metode: Deskriptif observasi yang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024. Populasi yang terdapat di Dusun Surodadi sebanyak 318 Kartu Keluarga dengan perhitungan sampel menggunakan rumus slovin dihasilkan sebesar 180 Kartu Keluarga. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode penyuluhan mengenai hipetensi menggunakan ceramah dan media leaflet. Hasil: Berdasarkan data primer yang ditemukan terdapat 5 masalah kesehatan meliputi Hipertensi (12,8%), Diabetes Mellitus (6,7%), Kanker (2,2%), serta Stroke dan Jantung (1,7%). Hasil pre-test pengetahuan peserta mengenai hipertensi yang termasuk kategori kurang sebesar 56,9%, pengetahuan cukup dan baik sebesar 25%. Setelah diberikan penyuluhan hipertensi terdapat post-test dengan hasil seluruh peserta memiliki pengetahuan yang baik. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan, medical check-up, senam, serta poster dan leaflet berhasil meningkatkan pengetahuan dan kepedulian Masyarakat mengenai hipertensi. Kata kunci: hipertensi, penyuluhan, tekanan darah _________________________________________________________________________ Abstract Background: Hypertension is one of the health problems in the world that is also referred to as the silent killer, which is a deadly disease without specific signs and symptoms. Factors causing non-communicable diseases of hypertension are caused by unhealthy lifestyles, such as diet (excessive salt consumption), lack of physical activity, and smoking habits that lead to the occurrence of hypertension. Objective: To increase community knowledge related to hypertension in the hope of preventing an increase in hypertension cases in Surodadi Hamlet, Bengkal Village, Kranggan District, Temanggung Regency. Method: Descriptive observation conducted in January-February 2024. The population in Surodadi Hamlet was 318 family cards with a sample calculation using the Slovin formula resulting in 180 family cards. The sampling method used purposive sampling. The method of counseling about hypetension uses lectures and leaflet media. Result: Based on primary data found there are 5 health problems including Hypertension (12.8%), Diabetes Mellitus (6.7%), Cancer (2.2%), and Stroke and Heart (1.7%). The pre-test results of the participants' knowledge about hypertension which was categorized as lacking amounted to 56.9%, sufficient and good knowledge amounted to 25%. After being given hypertension counseling, there was a post-test with the results of all participants having good knowledge. Conclusion: Counseling activities, medical check-ups, gymnastics, as well as posters and leaflets succeeded in increasing the knowledge and awareness of the community regarding hypertension. Keywords: hypertension, counseling, blood pressure
Pemberian Edukasi Kesehatan Mengenai Obesitas pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo Semarang Arimbi; Arti, Dwi Windu Kinanti; Kuniati, Retno; Failasufa, Hayyu; Harniati, Etny Dyah
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i3.356

Abstract

Latar belakang: Obesitas terjadi akibat dari penimbunan lemak berlebihan dan sekarang telah mejadi masalah global yang berdampak pada dua miliar penduduk dunia. Obesitas sebagian besar dapat dicegah, memahami faktor penentu dan faktor risiko obesitas. Tujuan: Untuk menigkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan faktor risiko dan sosial determinan obesitas. Metode: Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap yaitu memberikan intervensi, melakukan evaluasi terhadap hasil intervensi dan melakukan umpan balik, serat yang terakhir pembuatan laporan. Hasil: Dari hasil pemeriksaan fisik menunjukan bahwa 6 orang mengalami obesitas., selain itu ada peningkatan pengetahuan setelah intervensi berupa edukasi obesitas. Rata-rata peningkatan pengetahuan sebanyak 28,9 setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Pengetahuan kesehatan mengenai obesitas meningkat setelah mendapatkan edukasi. Kata kunci: edukasi, pengetahuan, obesitas _____________________________________________________________________ Abstract Background: Obesity occurs as a result of excessive fat accumulation and has now become a global problem that affects two billion of the world's population. Obesity is largely preventable, understanding the determinants and risk factors for obesity. Objective: To increase public knowledge regarding prevention of risk factors and social determinants of obesity. Method: Activities are carried out in three stages, namely providing intervention, evaluating the results of the intervention and providing feedback, and finally making a report. Result: The results of the physical examination showed that 6 people were obese. Apart from that, there was an increase in knowledge after intervention in the form of obesity education. The average increase in knowledge was 28.9 after being given education. Conclusion: Health knowledge about obesity increases after receiving education.  Keywords: education, knowledge, obesity
Taman Baca Masyarakat Sebagai Pusat Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Cipadang, Lebak-Banten Lestari, Anggriyani Tri; Hajidah, Imamah Hastiati; Indra, Aldi Alpian; Yusuf, Muhammad Sulaiman; Perdana, Purnama Rika
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i3.595

Abstract

Latar belakang: Salah satu program kerja unggulan dalam kegiatan KKN Desa Cipadang dalam bidang pendidikan yaitu membangun Taman Baca Masyarakat. Program Taman Baca Masyarakat ini selain merupakan upaya mendukung gerakan literasi nasional, juga dilatarbelakangi oleh keterbatasan sarana dan prasarana literasi dan belum tersedianya taman baca bagi anak-anak Desa Cipadang dan juga kurangnya motivasi pendidikan dan rendahnya minat belajar serta minimnya akses bacaan bagi anak-anak terutama masyarakat desa Cipadang. Tujuan: Membentuk Taman Bacaan Masyarakat sebagai upaya meningkatkan minat literasi. Metode: Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). PAR adalah metode pengabdian berbasis riset yang dilaksanakan oleh komunitas pada lingkungan masyarakat sebagai partisipan yang aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian. PAR memiliki tiga komponen, yang terdiri dari: metodologi riset, aksi, dan partisipasi, yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu: pemetaan dan identifikasi masalah, focus group discussion, persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Hasil: Program kegiatan melalui Taman Baca Masyarakat ini memberikan kebermanfaatan yang sangat positif bagi masyarakat Desa Cipadang pada umumnya dan anak-anak desa cipadang pada khususnya. Beberapa kegiatan dalam pengembangan literasi yang telah dilakukan dalam program pengabdian masyarakat Desa Cipadang di Taman Baca Masyarakat ini yaitu: 1) Pendirian dan peresmian Taman Baca Masyarakat Desa Cipadang, 2) Peningkatan Akses dan Minat Baca 3) Pemberdayaan Ketrampilan Taman Baca Masyarakat (TBM) 4) Keterlibatan Komunitas Taman Baca Masyarakat (TBM) 5) Rekomendasi Keberlanjutan Taman Baca. Kesimpulan: Pelaksanaan program Taman Bacaan dapat meningkatkan minat literasi bagi masyarakat Desa Cipadang. Kata kunci: literasi, taman baca masyarakat, PAR ______________________________________________________________ Abstract Background: One of the leading work programs in the Cipadang Village Community Service Program in the field of education is building a Community Reading Park. This Community Reading Park program, in addition to being an effort to support the national literacy movement, is also motivated by the limited literacy facilities and infrastructure and the unavailability of a reading park for children in Cipadang Village and also the lack of educational motivation and low interest in learning and minimal access to reading for children, especially the people of Cipadang Village. Objective: To establish a Community Reading Park as an effort to increase literacy interest. Method: The implementation of this community service program uses the Participatory Action Research (PAR) method. PAR is a research-based service method carried out by the community in the community environment as participants who are actively involved in service activities. PAR has three components, consisting of: research methodology, action, and participation, which consist of several stages, namely: mapping and identifying problems, focus group discussions, preparation, socialization, implementation, monitoring, and evaluation. Result: The activity program through this Community Reading Park provides very positive benefits for the people of Cipadang Village in general and the children of Cipadang Village in particular. Several activities in literacy development that have been carried out in the community service program of Cipadang Village in the Community Reading Park are: 1) Establishment and inauguration of the Cipadang Village Community Reading Park, 2) Increasing Access and Interest in Reading 3) Empowerment of Community Reading Park (TBM) Skills 4) Community Involvement of the Community Reading Park (TBM) 5) Recommendations for the Sustainability of the Reading Park. Conclusion: The implementation of the Reading Park program can increase literacy interest for the people of Cipadang Village. Keywords: literacy, community reading park, PAR