cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282252143772
Journal Mail Official
lppm@unm.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung Menara Phinisi Lt 10 UNM
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 97862374     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari editor
Articles 1,150 Documents
PKM Penerapan Metode Latihan Multiball pada Permainan Tenis Lapangan bagi Mahasiswa FIK UNM Makassar Anto Sukamto; Hikmad Hakim
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.52 KB)

Abstract

Di Sulawesi Selatan, permainan tenis lapangan sudah mulai diminati para  mahasiswa maupun kalangan masyarakat. Ini terlihat dari hampir setiap jenjang pendidikan memiliki sarana/prasarana lapangan tenis, hanya dalam hal rutinitas kegiatannya masih belum membudaya, akibatnya berdampak pada perkembangan kebiasaan untuk menggeluti permainan tenis lapangan masih sangat kurang. Untuk itu dipandang perlu adanya pembinaan permainan tenis lapangan melalui pelatihan khususnya penerapan metode latihan multiball pada mahasiswa FIK UNM Makassar agar dapat memberikan apresiasi terhadap  pembinaan  menuju  peningkatan  prestasi cabang olahraga dimasa yang akan datang. Dari hasil kegiatan pembinaan ini mendapatkan suatu jawaban bahwa penyajian melalui penerapan metode latihan multiball terhadap teknik pukulan forehand dan backhand drive yang ditujukan pada mahasiswa FIK UNM Makassar tidak terlalu sulit dan berjalan dengan lancar. Sebagai hasil akhir dalam kegiatan PKM ini, dilakukan evaluasi untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan seluruh mahasiswa Hasil evaluasi menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sesuai dengan tujuan yang diinginkan dalam program PKM ini.
Peningkatan Pengetahuan Guru Vokasi Melalui Pelatihan Pembuatan Trainer Berbasis IoT (Internet of Things) Sapto Haryoko; Hendra Jaya; Anita Candra Dewi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.244 KB)

Abstract

Abstrak. Target dan luaran yang dihasilkan sesuai dengan rencana kegiatan adalah Terciptanya guru SMKN 10 Provinsi Sul-sel:1)  meningkatkan pengetahuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi khususnya Trainer IoT (Internet of Things) untuk pemelajaran dan manajemen kelas; 2) Terciptanya sarana pembelajaran yang memuat aplikasi desain grafis digital yang dapat diakses dan dipertukarkan di mana saja, dari mana saja, dan kapan saja dengan menggunakan  Trainer IoT (Internet of Things); 3) meningkatkan keterampilan dalam mendesain pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa,  meningkatkan motivasi dan kolaborasi siswa dalam kegiatan belajar; 4) meningkatkan keterampilan dalam membuat pembelajaran agar siswa dapat melakukan pembelajaran secara mandiri dimana saja dan kapan saja tanpa harus diruang kelas; 5) meningkatkan keterampilan dalam mengoperasikan Trainer IoT (Internet of Things). Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan simulasi untuk membangun proses belajar mengajar yang efektif. Hasil dari pelatihan adalah Guru SMKN 10 Makassar: 1) sudah memahami, mendapatkan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan dalam membuat trainer IoT; 2) sudah mampu (1) menciptakan media Trainer IoT (Internet of Things) untuk mata pelajaran produktif  di SMK; (2) meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan pengetahuan guru SMK dalam memanfaatkan Trainer IoT (Internet of Things); (3) meningkatkan kemampuan berfikir kritis guru SMK setelah diterapkannya media Trainer IoT (Internet of Things); 3) Rata-rata Pemahaman Guru dalam menerima materi  62,5%, Partisipasi Guru dalam pelatihan 87,5%, Guru familiar dengan Metode yg diberikan 75%, Guru mampu menerapkan Materi adalah 100%, dan Keberhasilan guru dalam menerapkan  Materi 87,5%.  Kata kunci: Pelatihan, SMK, Trainer, IoT
Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga yang Berwawasan Lingkungan Muhammad Ardi; Faizal Amir; Bakhrani A. Rauf
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.277 KB)

Abstract

Abstract. The objectives of this PKM are as follows: (1) increase partners 'knowledge of environmental sanitation, particularly drainage and storage tanks for dirty water and rainwater, and (2) improve partners' skills in making drainage and storage tanks for dirty water and rainwater. The methods used are: (1) Performing licensing, site preparation, and socialization. The strategy used is discussion and question and answer. (2) Conducting counseling. The strategies used are lectures, discussions, and questions and answers. (3) Conduct training and mentoring. The strategies used were demonstration, discussion, and question and answer. The results achieved were: (1) partners had knowledge of environmental sanitation, especially drainage and storage tanks for dirty water and healthy rainwater, (2) partners had skills in making environmental sanitation constructions , particularly drainage and storage tanks for dirty water and healthy rainwater, and (3) a unit for collecting dirty water and rainwater has been created to function properly as an alternative to improve the quality of the environment in Kanaungan Village.
Pelatihan dasar perancangan teknologi tepat guna berbasis mikrokontroler Arduino pada siswa SMAN 1 Parepare Muh. Saleh; Jasruddin D. M; Nasrul Ihsan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 9: PROSIDING 9
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.921 KB)

Abstract

Extracurricular activities aim to enable students to develop their personality, talents, and abilities in various fieldsoutside the academic field, one of which is the field of appropriate technology. Based on the data obtained, there are 5 State HighSchools and 3 State Vocational Schools in Parepare City, Sulawesi Selatan and from the results of observations note that onlyone of these schools still facilitates students interested in the field of electronic-based appropriate technology. SMAN 1 Parepareis one of the model schools that cannot carry out this activity due to the unavailability of supporting resources in the field. Thesolution provided through the Community Partnership Program (PKM) activities is basic training in the design ofmicrocontroller-based appropriate technology. The method of implementing this PKM activity is a training method which isdivided into three stages, namely theoretical training, training on the use of Arduino IDE platform software and training ondesigning appropriate technology based on Arduino microcontrollers. The result of this PKM activity was to increase themotivation of SMAN 1 Parepare students in terms of students' interests, talents, and abilities in the form of simple, appropriatetechnology designs such as miniature automatic sensor-based control systems and Arduino microcontrollers.
Pembuatan pengawet alami nira kelapa aren melalui program KKN-PPM di Kecamatan Pujananting Kabupaten Barru Firdaus W. Suhaeb; Taty Sulastry; Pince Salempa; Ernawati S. Kaseng
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 7: PROSIDING 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.111 KB)

Abstract

The aims of community activities through trainingand outreach the KKN-PPM program, to increase society'sknowledge and skills in making natural preservative from theleaves of cloves. The method of implementation of trainingactivities and outreach is done through the methods oftechnology transfer, demplot (pilot project), andaccompaniment with the approach of the Partisipatory RuralAppraisal (PRA). The main target groups, i.e. the coconutpalm sugar Crafters and on Crafters Group of palm sugar.Being among the target group, i.e. the Group of farmers/women farmers, driving of PKK village, and teenage dropouts.Then the evaluation of the results of training and outreach,carried out on going evaluation and post evaluation. Theresults of the activities of the community shows that,implementation of training and outreach and mentoring in themanufacture of natural preservative from clove leaf throughthe KKN-PPM program, has been able to increase theknowledge and skills of participants training in the processingof natural resources available in district Pujananting. Thesuccess of training and outreach through the KKN-PPMprograms, looks also can encourage the growth of creativeideas and innovative and entrepreneurial souls trainee andvillagers during the KKN PPM program were execution.
Implementasi Penyusunan Soal-Soal Higher Order Thinking Skills bagi Guru-Guru IPA Muhiddin Palennari; Hartono Hartono; Saparuddin Saparuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.279 KB)

Abstract

Abstrak. Pada era pengetahuan abad XXI diperlukan sumber daya manusia memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS sehingga diperlukan proses penilaian menggunakan soal-soal HOTS. Pada umumnya guru SMP di Kabupaten Gowa telah mengenal berbagai jenis dan bentuk soal-soal akan tetapi alat ukur berupa soal-soal HOTS belum maksimal. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dilakukan pelatihan perakitan soal-soal HOTS. Secara umum permasalahan yang dihadapi oleh guru IPA Kabupaten Gowa adalah guru belum maksimal mengembangkan soal-soal HOTS. Penyelesaian permasalahan yang dialami oleh mitra dilakukan melalui dua pendekatan yakni pertama pendekatan klasikal dalam bentuk pemberian teori dan pelatihan kepada para guru sedangkan pendekatan individual dalam bentuk terbimbing. Metode yang digunakan adalah, metode ceramah, tanya jawab/diskusi, metode demonstrasi. Hasil kegiatan menyimpulkan bahwa (1) peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan keterampilan mengidentifikasi stimulus yang dapat dimasukkan pada soal-soal  dan (2) peserta pelatihan memiliki kompetensi dalam menyusun soal-soal HOTS. Dari hasil kegiatan ini, disarankan (1) untuk  menjamin keberlanjutan program maka dilakukan melalui  pendampingan secara berkala, (2) diharapkan menjadi bahan penilaian kinerja bagi guru dalam penyusunan soal-soal penilaian tengah atau akhir semester, dan (3) diharapkan kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP dapat menerapkan hasil penyusunan soal-soal HOTS yang dibuat dalam penilaian pembelajaran. Kata-kata kunci: soal-soal penilaian, keterampilan berpikir, keterampilan berpikir tingkat tinggi
Pengembangan Usaha Pupuk Bokasi dari Limbah Ampas Teh dan Kotoran Sapi Ridwan Ridwan; Andi Zulfikar Syaiful; M. Tang; Sudarman Sudarman
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.446 KB)

Abstract

Keberadaan Pabrik Teh Gelas di Desa Minasa Baji yang menghasilkan limbah ampas teh setiap hari dengan volume yang cukup besar dan limbah kotoran sapi yang bersumber dari lokasi peternakan sapi merupakan limbah padat yang sangat berpotensi untuk diolah menjadi pupuk bokasi. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat petani untuk kebutuhan pupuk pada tanaman palawija agar hasil pertanian yang dihasilkan bebas dari kandungan kimia yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Sekarng ini sudah ada  lembaga masyarakat kelompok tani yang mengelola limbah tersebut menjadi pupuk bokasi tetapi belum berkembang pesat dan belum menghasilkan pendapatan yang dapat mensejahterakan terhadap kelompok tani yang mengolah limbah tersebut. Hal ini disebabkan karena produksi pupuk bokasi yang dihasilkan masih terbatas dan keterampilan sumber daya yang dimiliki belum memadai dan modal usaha yang sangat minim serta sistem manajemen pengelolaan bidang usaha tersebut yang belum profesional. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dann keterampilan kelompok tani dalam mengolah limbah ampas teh dan limbah kotoran sapi dalam pembuatan pupuk bokasi yang berkualitas dan dapat berdaya saing dipasaran agar dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok tani, selain itu diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bagi mitra tentang tata cara manajemen pengelolaan suatu bidang usaha, baik dari aspek pemasaran, pengelolaan keuangan dan sistem pembukuan sehingga dapat mengoptimalkan fungsi kelembagaan kelompok tani yang ada, serta membantu pemerintah setempat untuk mengurangi jumlah angka pengangguran dan dapat mendatangkan pendapatan daerah.Hasil yang dicapai pada program pendampingan ini yaitu terjadi peningkatan produksi dan peningkatan penghasilan kelompok mitra serta kwalitas produksi yang dihasilkan dapat bersaing dipasara, sehingga potensi usaha ini bisa berkelanjutan.
PKM ibu rumah tangga dan kelompok wanita tani Desa Pancana Nahriana Nahriana; Ernawati S. Kaseng; Taty Sulastry
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.242 KB)

Abstract

Pancana Village is one of the villages in the district of Tanete Rilau, Barru District which is one of the areas in South Sulawesi that has the potential sea resources in the form of sea of snapper, fish, mackerel, tuna, and fish Other commercial that is so large in number, and very possible for the development of marine fish industry centers and also diversified processed from this sea fish into food such as brain-brain fish, fish balls, fish and fish pepes, shrimp, crabs King and sea shells etc. Currently, the management of seafood such as pepes, shrimp mango sauce, grilled squid and various sea shells is still very less done at the inhabitants of Pancana village. People in Pancana village especially processing on farmers or fishermen fish, shrimp, crabs etc, only sell directly the catch or only on the group of partners, generally still traditionally managed and rely solely on cultivation Only sold directly, so the new product is limited to marine fish sold raw or dry sold at a very cheap price. The most basic problem is related to the lack of knowledge and skills of craftsmen or sea fish fishermen farmers or other sea products in groups of partners about the quality of marine fish and sea prawns and diversification of processed results Sea fish, shrimp, clams and crabs that can motivate fishermen farmers to develop processed products with fish-based, shrimp, squid, crab etc. into the processed diversification and cultivation of seafood, and packaging is still simple. Therefore, the purpose of community dedication activities through the Community Partnership Program (PKM), as follows: 1) improvement of seaweed cultivation process, 2) diversification of processed seaweed cottonii sp, and 3) packaging and labeling process. The method of implementing community service activities through Community Partnership Program (PKM), through socialization and training and with mentoring on the production process and the packaging process, so that the activities are expected In this program, can lead to the enhancement and mastery of the knowledge and skills of craftsmen and cultivters on the KUB and farmer Group; Fisherman fish or other seafood group of partners so that later can run continuously and can increase the economy of farmers and fishermen of sea fish and shrimp, as well as crabs and their families.
Peningkatan kualitas lingkungan pemukiman DAS Walanae Kecamatan Sabangparu Kabupaten Wajo Ishak Ishak
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 1: Prosiding 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.894 KB)

Abstract

Walanae Drainage Basin (DAS) in Sabbangparu district of Wajo regency has promising potential with plentiful of fish yields and adequate water sources. However, this condition does not make the people healthier and prosperous. The problems faced by the community in this village are the lack of facilities and technology in processing and utilizing the existing local potential, the quality of clean water is still low, and the slum environment. The main program is the implementation of appropriate technology for water purification systems and processing of fish into ready-to-eat meals, processing various processed fish, which is expected that their quality of life and income will increase. The results are expected to 1) help the community succesfully produce their own processed fish products such as abon and crackers made of fish, (2) fish meatballs, (3) and (4) the availability of a simple water purification system for each family. Thus, it is expected that their quality of life in Sabangparu can increase, including their income.
IbM Aktualisasi High-Intensity Interval Training Pada Pemain SSB Syekh Yusuf U-15 Kabupaten Gowa Irfan Irfan; Sudirman Burhanuddin; Muhammad Harliawan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.729 KB)

Abstract

Masalah pengabdian kepada masyarakat ini, adalah sebagai berikut: (1). Pemain SSB Syekh Yusuf kurang mengetahui High-Intensity interval training.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan (teoritis) bagi pemain tentang High-Intensity interval training. (2) Untuk dapat meningkatkan komponen fisik khsusnya VO2max pemain dalam permainan sepakbola pada jenjang usia dini, serta mempererat tali persaudaraan antar pemain agar terjalin kerjasama yang baik .Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu: (1) kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan cara pelaksanaan High-Intensity interval training dan (2) kegiatan praktek, dilakukan selama 5 hari. mempraktekkan secara langsung High-Intensity interval training.Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) Peserta dapat menerima materi dengan bersungguh-sungguh dan perhatian yang besar sehingga dapat diserap oleh seluruh pemain dengan baik dan mampu dipraktekkan dengan baik. (2) peserta memilik motivasi yang cukup tinggi mengikuti pelatihan High-Intensity interval training. (3) Peserta menyadari bahwa materi yang diberikan adalah penguatan pengetahuan tambahan yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk melakukan peningkatan komponen fisik khusunya VO2max dalam menunjang prestasi olahraga sepakbola pada jenjang usia dini. Kata Kunci: Hight-Intesity Interval Training

Page 59 of 115 | Total Record : 1150


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 Vol 2019, No 11: PROSIDING 11 Vol 2019, No 10: PROSIDING 10 Vol 2019, No 9: PROSIDING 9 PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 5: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020 Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3 Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12 Vol 2019, No 8: PROSIDING 8 Vol 2019, No 7: PROSIDING 7 Vol 2019, No 6: PROSIDING 6 Vol 2019, No 5: PROSIDING 5 Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4 Vol 2019, No 2: Prosiding 2 Vol 2019, No 1: Prosiding 1 Vol 2018, No 9: POSIDING 9 Vol 2018, No 8: PROSIDING 8 Vol 2018, No 4: Prosiding 4 Vol 2018, No 2: Prosiding 2 Vol 2018, No 7: PROSIDING 7 Vol 2018, No 6: PROSIDING 6 Vol 2018, No 5: Prosiding 5 Vol 2018, No 3: Prosiding 3 Vol 2018, No 1: Prosiding 1 More Issue