cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27770052     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The focus of the Edu Society: Journal of Education, Social Sciences, and Community Service is on various problems in the fields of Education, Social Sciences and Community Service, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and observers in the field of Education and Social Sciences to publish their research results in our journals, articles of which are focused on, among others: 1. Development and Design of Learning in the Field of Education 2. Learning Strategies in the Field of Education 3. Evaluation of Learning in the Field of Education 4. Educational Management 5. Inclusive Education 6. Social-Based Research on Education 7. Teacher Professionalism in Education 8. Utilization of Information and Digital Technology in Education 9. Community Service in the Field of Education and Social Sciences
Articles 896 Documents
Pendidikan Seksual yang Aman dan Sehat bagi Siswa Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kesadaran tentang Tubuh dan Privasi di SDN 200106 Padangsidimpuan Novita Sari; Nurzakiah Simangunsong; Hasna Dewi Ritonga; Nursyaidah Nursyaidah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2802

Abstract

Meningkatkan kesadaran tentang tubuh dan privasi yang dilakukan oleh tim pengabdi kepada guru SDN 200106 Padangsidimpuan bertujuan untuk untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual bagi siswa SD. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini secara umum menggunakan kombinasi antara pendidikan berkelanjutan, penyadaran, dan simulasi. Kegiatan ini sangat diterima dan didukung sepenuhnya oleh kepala sekolah SDN 200106 Padangsidimpuan, guru dan tata usaha yang juga memfasilitasi kegiatan dari awal sampai akhir. Kegiatan edukasi ini diawali dengan pembukaan oleh kepala sekolah SDN 200106 dan Peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilanjutkan dengan pemutaran video pembelajaran dan simulasi dengan nyanyian bagian yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh yang diperagakan langsung oleh narasumber dan diikuti oleh semua guru yang ikut terlibat. Kegiatan ini memberikan wawasan kepada guru dalam meningkatkan kesadaran tentang tubuh dan privasi dengan tujuan untuk membangun kesadaran anak-anak sekolah dasar tentang pentingnya memahami tubuh mereka dan kesehatan seksual. Program ini tidak hanya berfokus pada perubahan fisik yang dialami selama masa pubertas, tetapi juga menekankan pada cara menyingkapi pubertas dengan menjaga dan merawat diri.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Minat Siswa dalam Melanjutkan Pendidikan di SMAN 1 Arse Nurzakiah Simangunsong; Novita Sari; Asriana Harahap
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2803

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan, akan mengarahkan kita pada masa depan yang kita inginkan. Pendidikan adalah suatu proses interaktif yang dilakukan oleh manusia dengan lingkungannya, secara sadar dan terencana untuk dapat berkembang secara maksimal, baik secara fisik maupun mental. minat dinyatakan melalui pernyataan kesukaan terhadap suatu hal dibandingkan yang lain, yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam suatu kegiatan. Penelitian ini mengenai tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa di SMAN 1 ARSE untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan menggunakan penelitian deskriptif bertujuan untuk memperoleh gambaran sebenarnya sehubungan dengan minat siswa SMAN 1 ARSE untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara aktual dengan memperoleh informasi dari berbagai sumber untuk memahami lebih jauh faktor yang mempengaruhi minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hasil menunjukkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat siswa SMAN 1 ARSE dalam melanjutkan yaitu faktor ekonomi, kurangnya motivasi, dan lingkungan sosial.
Penerapan P5: Kegiatan Mengolah Sampah Menjadi Barang Berkualitas Yeni Elviza Febrianti; Novita Sari; Hasna Dewi Ritonga; Susi Rahmadani Simamora; Ramadani Tanjung
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2804

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai alternatif solusi permasalahan terkait pelaksanaan Proyek Pemantapan Profil Siswa Pancasila (P5) di Taman kanak-kanak (TK). Tim pengabdian kepada masyarakat terlebih dahulu memberikan materi kepada guru-guru TK dan sekolah dasar terkait P5 gaya hidup berkelanjutan, dengan tema pembuatan kolase dari sampah plastik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Menyajian materi disampaikan oleh ketiga narasumber, ditayangkan pula video proses pembuatan kolase. Kemudian, guru TK dan TPA Raudhatul Qur’an melakukan praktik pembuatan kolase dari sampah plastik. Langkah-langkah pembuatan kolase dari sampah plastik yaitu menyiapkan pola gambar, kemudian memotong sampah plastik sesuai pola, dan terakhir menempelkannya sesuai pola. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, guru-guru TK dan TPA Raudhatul Qur’an dapat menerapkan kegiatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran.
Persepsi Guru TK dan SD Terhadap Pelaksanaan Transisi PAUD-SD di RA Iththihadul Wathoniyah dan PAUD Kurnia-SD Negeri 200117/26 di Padangsidimpuan Yeni Elviza Febrianti; Novita Sari; Mirna Wanti Ritonga; Uswatul Hasni
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2805

Abstract

Pada masa PAUD anak dibimbing untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan yang mendukung anak tersebut dalam menjalani jenjang selanjutnya. Transisi PAUD-SD adalah proses perpindahan kegiatan belajar dan pemerolehan pengalaman oleh anak didik dari PAUD atau TK menjadi peserta didik SD, dengan proses pembelajaran dan adaptasi pada situasi serta keadaan yang baru. Sekolah harus menganggap bahwa anak yang masuk ke sekolah dasar memiliki kesiapan dan kemampuan dasar yang sama sehingga tujuan pembelajaran pada kelas awal dapat disesuaikan dengan tahapan perkembangan peserta didik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru TK dan SD terhadap pelaksanaan transisi PAUD-SD. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penetian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di RA Iththihadul Wathoniyah dan PAUD Kurnia serta SD Negeri 200117/26 Padangsidimpuan tentang bagaimana pemahaman guru TK dan SD tentang pelaksanaan transisi PAUD-SD ditemukan bahwa pemahaman tentang transisi PAUD ke SD oleh guru TK dan SD sudah baik. Penelitian yang dilakukan di RA Iththihadul Wathoniyah dan PAUD Kurnia mengungkapkan bahwa kesiapan anak usia dini untuk memasuki Sekolah Dasar (SD) dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik yang bersifat kognitif, sosial-emosional, maupun fisik. Guru sepakat bahwa anak-anak yang memiliki keterampilan sosial yang baik, seperti mampu berbagi, bergiliran, atau bekerja sama dengan teman-temannya, cenderung lebih siap memasuki SD. Berdasarkan hasil analisis data angket persepsi Guru SD terhadap pelaksanaan pembelajaran adalah sebesar 80% yang artinya jika diinterperstasikan ke dalam intersperstasi skor termasuk ke dalam kategori sangat baik.
Pelatihan Pengelolaan Kelas yang Ramah Anak untuk Guru SD dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif di SDN 200120 Losung Batu Nurzakiah Simangunsong; Mirna Wanti Ritonga; Rikha Tania; Jumaita Nopriani Lubis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD dalam menerapkan manajemen kelas yang ramah anak guna menciptakan lingkungan belajar yang positif. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan partisipatif, mencakup teori dan praktik strategi manajemen kelas efektif seperti penataan ruang kelas yang kondusif, penetapan aturan yang jelas, dan teknik pengelolaan perilaku siswa yang suportif. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya pendekatan individual, membangun hubungan emosional yang kuat, serta mengintegrasikan nilai-nilai Sekolah Ramah Anak (SRA) dalam proses pembelajaran sehari-hari. Hasil pelatihan diharapkan mampu membekali guru dengan keterampilan untuk membangun suasana kelas yang aman, nyaman, bebas diskriminasi, dan mendorong perkembangan holistik siswa, serta meningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademik mereka.
Video Animasi Nusa dan Rara: Terhadap Kemampuan Bercerita Anak Usia 4-5 Tahun Sakinah Siregar; A. Naashir M. Tuah Lubis; Mesra Khairani; Yeni Elviza Febrianti; Aulia Andini
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi Nusa dan Rara terhadap kemampuan bercerita anak usia 4-5 tahun di PAUD Mawar, Kota Padangsidimpuan. Hal ini didorong oleh adanya anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam bercerita dan pengucapan kosakata mereka juga belum lancar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimental (Quasi Experimental Design). Dalam penelitian ini terdapat 2 kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam menganalisis data penelitian meliputi normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Pada kelas eksperimen yang berjumlah 22 anak, nilai awal (pretest) diperoleh rata-rata 16,68 dengan kategori rendah atau buruk dan nilai akhir (posttest) diperoleh rata-rata 25,86. Sedangkan pada kelas kontrol yang juga berjumlah 22 orang, hasil pretest diperoleh nilai 13,81 dan nilai akhir (posttest) diperoleh rata-rata 27,13. Distribusi data yang dihasilkan memiliki distribusi normal dan homogen. Untuk uji hipotesis, terlihat bahwa T(hitung) (4,690)> T(tsbel) (4,690) yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Ini berarti bahwa terdapat pengaruh video animasi Nusa dan Rara terhadap kemampuan bercerita anak-anak di PAUD Mawar Padangsidimpuan City.