cover
Contact Name
I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika
Contact Email
jayantika@mahadewa.ac.id
Phone
+6285739639728
Journal Mail Official
jayantika@mahadewa.ac.id
Editorial Address
https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/about/editorialTeam
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23022124     EISSN : 26228688     DOI : -
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the FKIP Education University PGRI Mahadewa Indonesia. This journal is published twice a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of mathematics, science and environmental education issues. Emasains : Jurnal Edukasi Matematika contains research papers in the fields of mathematics and science education. The scope of this journal study is as follows: Mathematics education Biology education Living environment Assement in Science and Mathematics Education Evaluation in Science and Mathematics Education
Articles 276 Documents
PENGARUH TANGGUNG JAWAB TERHADAP SIKAP SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP KOTA JAMBI : The Influence of Responsibility on Student Attitudes in Science Subject in Jambi City Junior High School Rini Siski Fitriani; astalini; Dwi Agus Kurniawan
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.092 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4724784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap terhadap IPA dan karakter tanggung jawab siswa di SMP Al Falah Kota Jambi dan SMP Pertiwi Kota Jambi. Metode penelitian ini adalah Mix Methods untuk mencari hasil deskriptif kemudian dilanjutkan dengan uji regresi. Populasi dari penelitian ini adalah 153 siswa SMP. Hasil dari penelitian ini adalah analisis regresi pada kedua variabel sikap siswa terhadap mata pelajaran IPA didapat nilai signifikansi 0.004 < 0.0 dan tanggung jawab 0.008 <  0.05 yang artinya terdapat pengaruh di antara kedua variabel tersebut. Indikator sikap terhadap penyelidikan IPA yaitu cukup dengan presentase sebesar 55.1 %. Untuk indikator kesenangan dalam belajar IPA yaitu cukup dengan presentase sebesar 69.9 %, dan untuk indikator normalitas ilmuwan yaitu cukup dengan presentase sebesar 50.7%. Untuk statistik deskriptif tanggung jawab dominan pada indikator tanggung jawab dalam kegiatan belajar kategori cukup dengan presentase sebesar 47.8%. indikator tanggung jawab dalam mengerjakan tugas pada kategori cukup yaitu 53.7 %, dan indikator tanggung jawab dalam belajar di rumah kategori cukup yaitu 73.5 %  sehingga dapat dikatakan bahwa kedua variabel saling mempengaruhi.
Pengembangan Penuntun Praktikum Elektronik Berbasiis Keterampilan Proses Sains Materi Suhu dan Kalor untuk SMP/Mts Aziza Putri Ningsi; Sri Purwaningsi; Darmaji
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.721 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4734431

Abstract

Pembelajaran fisika adalah pembelajaran yang mengajarkan tentang, produk, proses, dan sikap ilmiah. Ketiga hal tersebut tidak dapat dicapai hanya dengan pembelajarn teori atau hafalan. Pembelajarn fisika perlu dilakukanya kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum akan berjalan dengan lancar apabila terdapat bahan ajar berupa penuntun praktikum. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima langkah, yaitu: analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Namun dalam penelitian ini, tahap akhir yaitu implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation) belum dilakukan. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di SMP Negri 22 Kota Jambi, guru manyebutkan terdapat masalah mengenai pelaksanaan praktikum IPA. Pertama, penuntun praktikum yang tersedia belum sesuai dengan kurikulum, dimana pada dasarnya kegiatan praktikum harus mampu mengembangkan kemampuan belajar ilmiah siswa, sementara penuntun praktikum yang ada masih menuntun siswa untuk melakukan praktikum dengan cara hanya mengikuti prosedur yang ada pada penuntun praktikum saja. Hasil pengembanga penuntun praktikum berdasrkan hasil validasi materi yang dilakukan II tahap dikategori valid dan layak untuk diujicoba. Sedangkan hasil validasi ahli media yang dilakukan II tahap juga berada di kategori valid dan media layak untuk digunakan.
Teknik Pemeliharaan dalam Kegiatan Penangkaran (Budidaya) Kupu-Kupu Maiser Syaputra; Ni Luh Putu Yesy Anggreni; Pande Komang Suparyana
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.708 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4734362

Abstract

Kupu-kupu merupakan satwa yang berasal dari ordo Lepidoptera, satwa ini memiliki ciri utama sayap yang terdiri dari sisik. Kupu-kupu telah lama dikenal sebagai satwa yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yang dapat dijadikan sebagai objek rekreasi di taman kupu-kupu maupun sebagai satwa koleksi. Penangkaran kupu-kupu dapat berhasil apabila pengelola mampu menghadirkan habitat buatan yang mampu menyokong aspek kehidupan dari kupu-kupu, menyediakan pakan yang cukup dan memahami ekologi dari satwa ini, dan yang tidak kalah penting adalah memahami teknik pemeliharaan atau perlakuan kupu-kupu selama di penangkaran. Sebagai bahan pembelajaran, pembanding dan rujukan bagi upaya penangkaran kupu-kupu di berbagai kawasan lain di Indonesia, maka penelitian berjudul ‘Teknik pemeliharaan dalam kegiatan penangkaran (budidaya) kupu-kupu’ ini menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeliharaan dalam kegiatan penangkaran (budidaya) kupu-kupu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur, wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa budidaya kupu-kupu terdiri dari beberapa tahap yaitu pemilihan jenis, seleksi bibit, mengawinkan induk, memelihara telur kupu-kupu dalam media cawan petri selama 7-8 hari, memelihara larva langsung pada dahan tanaman pakan selama 13-15 hari, memelihara kepompong di lemari pupa selama kurang lebih 10 hari dan memelihara kupu-kupu dewasa di taman kupu
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika I Wayan Widana; Putu Anik Diartiani
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.72 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4657740

Abstract

This study is a classroom action research. The subjects of this study were 42 students of class VII-A in the even semester of SMP Negeri 12 Denpasar in the 2019/2020 school year. The object of research is the activity and mathematics learning outcomes. Student activity data were collected using observation instruments and mathematics learning outcomes were collected using tests. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis method. This action research is said to be successful if the students' learning activities are at least in the active category, the average score of mathematics learning outcomes is at least 75, and classical learning completeness is at least 85%. The results showed that there was an increase in the learning activities of students from being quite active in cycle I to being active in cycle II. Meanwhile, the average value of mathematics learning outcomes from 73.66 in the first cycle increased to 80.04 in the second cycle, and there was an increase in students' learning outcomes from 61.90% in the first cycle to 88.09% in the second cycle. Conclusions, the application of the problem based learning model based on ethnomatematics is able to increase the activity and mathematics learning outcomes.
Optimalisasi Kualitas Hasil Belajar dan Aktivitas Belajar Matematika Melalui Implementasi Model Cooperatif Learning Bersetting Teams Games Tournaments (TGT) Berbasis LKS Ni Made Serma Wati; Ni Nyoman Serma Adi
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.562 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4657712

Abstract

This study aims to determine the optimization of the cooperative learning model with LKS-based Teams Games Tournaments to increase learning activities and mathematics learning outcomes of class X BBU 1 students of SMA Surya Wisata Kediri. This type of research is a Classroom Action Research (PTK) using the Research Design Model of Kemmis and Taggart. Subjects in this study were 40 students of class X BBU 1 SMA Surya Wisata Kediri. The data collection technique was carried out by means of observation and learning outcomes tests which were carried out in two cycles. Research instruments in the form of observation sheets and learning outcomes tests. Data analysis was performed by qualitative descriptive analysis. The results showed that the Optimization of Mathematics Learning through the Implementation of Cooperative Learning Model with Teams Games Tournaments (TGT) based on LKS can increase the activity and learning outcomes of students of class X BBU 1 SMA Surya Wisata Kediri. This is evident from the average value of student learning activities on the initial reflection 23.72 is in the less active category. Then there was an increase in cycle 1 with an average of 27.28 learning activities in the active category, and in the second cycle the average learning activity was 34.25 in the active category. While student learning outcomes also increased where individual completeness increased from 12 people (30%) in the initial reflection to 23 people (57.5%) in the first cycle and from 23 people (57.5%) in the first cycle to 35 people ( 87.5%) in cycle II. So based on the results of the research it can be concluded that the optimization of mathematics learning through the implementation of the cooperative learning model with the setting of Teams Games Tournaments (TGT) based on LKS can increase the activity and learning outcomes of students of class X BBU 1 SMA Surya Wisata Kediri.
identifikasi jenis rumput laut yang terdapat pada ekosistem alami perairan nusa pedida I Dewa Ayu Anix Devina Sarita; I Made Subrata; N. Putri Sumaryani; I Gusti Ayu Rai
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.944 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4692118

Abstract

nskdhshskc
Peran Modal Sosial Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang Pande Komang Suparyana; I Putu Eka Indrawan; Maiser Syaputra
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.276 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4734345

Abstract

Kehidupan sosial ekonomi nelayan sangat ditunjang dengan kondisi cuaca yang ada, sehingga adanya perubahan cuaca memberikan penurunan pendapatan yang diperoleh nelayan untuk pemenuhan kebutuhan hidup yang membuat masyarakat nelayan berada pada ambang batas kemiskinan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis perananan modal sosial (Kepercayaan, Norma, Jaringan Sosial) Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang. Responden diambil seluruh nelayan di kelompok nelayan Putra Bahari tersebut yang berjumlah 10 nelayan. Analisis modal sosial menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan skala likert (likert scale). Hasil penelitian menunjukkan peranan modal sosial cukup baik pada kelompok nelayan Putra Bahari yang ada di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Komponen modal sosial difokuskan pada kepercayaan, norma sosial dan jaringan sosial dengan nilai 84,03% yang menunjukkan ada perananan modal sosial (Kepercayaan, Norma, Jaringan Sosial) Kelompok Nelayan Menghadapi Cuaca Buruk di Pesisir Pantai Desa Kuranji Dalang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DENGAN MENGONTROL KECERDASAN EMOSIONAL Ni wayan sunita; Ni Ketut Erawati; Ni Nyoman Parmithi; Ni Putu Widya Purnamawati
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.01 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4657663

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan mengontrol kecerdasan emosional peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 mengwi tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain The Non-Equivalent posttest only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 peserta didik dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah matematis diperoleh menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan data kecerdasan emosional diperoleh menggunakan angket kecerdasan emosional. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan t-test dan ANAKOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh, 1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2019/2020. 2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah mengontrol kecerdasan emosional kelas VIII SMP Negeri 2 mengwi tahun pelajaran 2019/2020.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) BERBANTUAN LKPD TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X MIA SMA NEGERI 5 DENPASAR
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.092 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4732982

Abstract

Pendidikan merupakan ujung tombak dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal. Pendidikan diyakini dapat memaksimalkan potensi peserta didik untuk dapat bersikap kritis, logis dan inovatif dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) berbantuan LKPD terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2019/2020 Jenis penelitian ini adalah quasi ekasperiment, menggunakan desain Non Equivalen posttes-only Control Group Design. Populasi 8 kelas dan terdiri 326 peserta didik. Sampel penelitian diambil 2 kelas yaitu kelas IPA 7 sebagai kelas kontrol dan IPA 8 sebagai kelas eksperimen. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar biologi antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) berbantuan LKPD dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan hasil belajar biologi antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) berbantuan LKPD dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional dan adanya perbedaan secara simultan motivasi belajar dan hasil belajar biologi antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) berbantuan LKPD dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LAPS (LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING) – HEURISTIC TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP SANTO YOSEPH DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019 I Made Surat
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.304 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4733018

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the LAPS (Logan Avenue Problem Solving) - Heuristic learning model on the problem solving abilities and mathematical connection skills of seventh grade students of SMP Santo Yoseph Denpasar in the 2018/2019 academic year.This type of research is a quasi-experimental research with a Non-Equivalent Post Test-Only Control Group Design research design. The population in this study were all students of class VII SMP Santo Yoseph Denpasar for the 2018/2019 academic year consisting of 9 classes of 309 people. Of the 9 classes, 2 classes were selected as samples, namely the experimental class (VII A) and the control class (VII D) which were taken randomly using the Multistage Random Sampling technique. The data collected in this study used a test method, namely a problem-solving ability test and a mathematical connection ability test. Data analysis in this study used Manova. Based on the results of data analysis, it is obtained: 1) There are differences in problem-solving abilities between students who follow the LAPS-Heuristic learning model and students who follow conventional learning models. 2) There are differences in the ability of mathematical connections between students who follow the LAPS-Heuristic learning model and students who follow conventional learning models. 3) There are simultaneous differences in problem-solving abilities and mathematical connection abilities between students who follow the LAPS-Heuristic learning model and students who follow conventional learning models. Based on the results of testing the three hypotheses above, it can be concluded that the application of the LAPS-Heuristic learning model has a positive effect on the problem-solving abilities and mathematical connection abilities of seventh grade students of SMP Santo Yoseph Denpsar in the 2018/2019 academic year.