cover
Contact Name
I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika
Contact Email
jayantika@mahadewa.ac.id
Phone
+6285739639728
Journal Mail Official
jayantika@mahadewa.ac.id
Editorial Address
https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/about/editorialTeam
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23022124     EISSN : 26228688     DOI : -
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the FKIP Education University PGRI Mahadewa Indonesia. This journal is published twice a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of mathematics, science and environmental education issues. Emasains : Jurnal Edukasi Matematika contains research papers in the fields of mathematics and science education. The scope of this journal study is as follows: Mathematics education Biology education Living environment Assement in Science and Mathematics Education Evaluation in Science and Mathematics Education
Articles 276 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Jayantika, I Gusti Agung Ngurah Trisna; Ni Kadek, Mahardika Puspitasari; Ni Made, Ari Septiani
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3606

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA1 di SMAN 3 Denpasar pada mata pelajaran Matematika dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes dan analisis hasil dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Peningkatan yang pertama terjadi pada Siklus I yakni persentasi siswa yang tuntas sebanyak 38,89% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 77,78%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa pada Siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan klasikal yang mencapai target yang ditetapkan. Penerapan Model STAD membuktikan efektivitasnya dalam merangsang kolaborasi antar siswa, memperdalam pemahaman konsep matematika, dan menciptakan atmosfer belajar yang aktif dan positif. Implikasi penelitan ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut mengenai potensi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dalam meningkatkan hasil belajar Matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas.
Etnopedagogi Sebagai Media Pelestarian Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Biologi I Wayan Suanda; I Made Subrata; Kadek Intan Rusmayanthi
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3687

Abstract

The culture of a nation goes hand in hand with civilization in people's lives. Culture, customs and natural resources of a nation as local wisdom have the potential to be developed and preserved through ethnopedagogy. Ethnopedagogy is the inculcation of the local wisdom’s value of a nation or region that needs to be introduced by revitalizing it for the advancement of civilization. Ethnopedogogy research, as a medium for preserving local wisdom in biology learning, aimed to re-introducing the culture of the region where the learners come from as local wisdom to foster a sense of love and foster self-confidence in existing cultures. The implementation of local wisdom in biology learning is expected to be able to instil character education in order to create Pancasila students. Budaya suatu bangsa berjalan seiring dengan peradaban dalam kehidupam masyarakat. Budaya, adat istiadat dan kekayaan alam suatu bangsa sebagai kearifan lokal yang berpotensi dikembangkan dan dijaga kelestariannya melalui etnopedagogi. Etnopedagogi merupakan penanaman nilai kearifan lokal suatu bangsa atau daerah perlu diperkenalkan dengan melakukan revitalisasi untuk kemajuan peradaban. Penelitian etnopedogogi sebagai media pelestarian kearifan lokal dalam pembelajaran biologi, memiliki tujuan mengenalkan kembali budaya daerah tempat peserta didik itu sebagai kearifan lokal untuk menumbuhkan rasa cinta dan menumbuhkan rasa percaya diri pada budaya yang telah ada. Implementasi kearifan lokal dalam pembelajaran biologi diharapkan mampu menanamkan pendidikan karakter agar tercipta pelajar Pancasila.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa di SMAN 2 Mengwi I Komang Sukendra; Ni Putu Andria Wedayanti
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3731

Abstract

Pendidik matematika di sebagian besar sekolah telah menggunakan berbagai model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa mereka. Namun, hasil belajar siswa relatif rendah, jadi pendidik memilih model yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Salah satu model seperti itu adalah model pembelajaran kooperatif STAD, yang didasarkan pada teori konstruktivisme yang ada pemberian materi, pembelajaran siswa dalam kelompok kecil, kuis, skor dari perkembangan individu dan tentunya penghargaan kelompok. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif yang dilakukan adalah tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dan dimulai dengan pra-siklus. Setiap siklus mencakup pengamatan, refleksi, perencanaan, dan pelaksanaan. Penelitian dilaksanakan di kelas XI.I SMAN 2 Mengwi Badung dengan 35 orang siswa sebagai subjek. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan non-tes berupa lembar observasi, wawancara, dan tes hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian pada Siklus ke-I persentase siswa yang tuntas adalah 54% kemudian meningkat di Siklus ke-II dengan persentase ketuntasan 77%, dikarenakan sudah memenuhi ketuntasan klasikal yang ditetapkan maka penelitian dihentikan pada Siklus ke-II. Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI.I SMAN 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2023/2024 menunjukkan hasil belajar matematika yang lebih baik ketika metode pembelajaran kooperatif STAD diterapkan.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STATISTIKA Ni Kadek Rini Purwati; Ni Kadek Gita Sitiari Putri
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3737

Abstract

Hasil belajar matematika siswa yang terlihat masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran kolaboratif. Tujuan dari pembelajaran kolaboratif ini yaitu agar siswa dapat membangun pengetahuan dari tutor teman sebaya, mendapatkan pengetahuan dari interaksi dialog, membagi informasi dengan teman maupun guru sehingga siswa dapat meningkatkan kemampuan secara mental. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus dengan diawali oleh pras-siklus. Pada setiap siklus yang dilakukan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Mengwi dengan kelas terpilih yaitu kelas XI I, dimana jumlah siswanya sebanyak 35 orang sebagai subjek. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa lembar observasi wawancara dan hasil tes belajar. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu peningkatan yang terjadi pada siklus II sebesar 86% jika dibandingkan dengan siklus I sebesar 48%, hal ini dikarenakan sudah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal yang ditetapkan maka penelitian ini berhenti pada siklus II. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran kolaboratif yang dilakukan di kelas XI I SMA Negeri 2 Mengwi dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa pada materi statistika.
Etnomatematika Kain Tenun Ikat Warisan Bali Aga dan Integrasinya Dalam Pembelajaran Matematika Bermakna Gavrila Tamariska; Luh Novi Kristiana; Ni Luh Sherlita Indraliani Kubayan; Hilda Aulia; Hilman Cahyadin; I Putu Pasek Suryawan
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3876

Abstract

Etnomatematika merupakan kajian yang mengaitkan matematika dengan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur matematika yang terdapat dalam kain tenun ikat gringsing, bagaimana penenun mengetahui dan mendapatkan pengetahuan mengenai etnomatematika serta mengintegrasikannya ke pembelajaran matematika yang bermakna. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode studi etnografi dan eksplorasi. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa penenun di Desa Tenganan menerapkan konsep matematika. Matematika yang ditemukan dalam kain tenun ikat gringsing mencakup transformasi geometri, yaitu translasi, dilatasi, refleksi, dan rotasi. Sehingga, peneliti membuat bahan ajar berbasis etnomatematika yang valid, efektif, dan efisien. Hal ini terlihat pada saat pengintegrasian bahan ajar ke sekolah, siswa juga menjadi lebih termotivasi untuk belajar karena materi yang dipelajari berhubungan langsung dengan benda-benda yang ada di sekitar mereka. Integrasi muatan matematika dengan budaya dalam pembelajaran menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya membantu melestarikan budaya, tetapi juga menghasilkan pembelajaran matematika yang bermakna. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa etnomatematika dapat menjadi jembatan antara budaya dan pendidikan, memberikan manfaat dalam pelestarian budaya dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Kata Kunci: Etnomatematika, Kain Tenun Ikat, Pembelajaran Matematika Bermakna.
Pengembangan Media Powerpoint Interaktif Berbasis Game Pada Materi Eksponen di Kelas X Dwi Adelia Indrayani; Sunita, Ni Wayan; Erawati, Ni Ketut
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3885

Abstract

PowerPoint interaktif berbasis Spin game merupakan suatu alat media pembelajaran dengan kombinasi game edukasi agar menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dimana peserta didik dan pendidik ikut berperan saat proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan dan kualitas dari media Powerpoint interaktif berbasis game pada materi eksponen di kelas X SMK PGRI 1 Denpasar. Prosedur pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Sumber data dari penelitian ini yaitu validator dan peserta didik. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan tes dan angket. Hasil uji validasi materi menyatakan validitas sangat tinggi dan hasil uji validasi media menyatakan validitas sangat tinggi. Hasil uji keefektifan yang diperoleh dari hasil Post-test memperoleh persentase 82,14% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian pada uji coba lapangan dapat disimpulkan bahwa media Powerpoint interaktif berbasis game yang dikembangkan kali ini sudah valid dan efektif.
PAPARAN MIKROPLASTIK DAN POTENSI RISIKO KESEHATAN PENCERNAAN yuniari suryatini, kadek; I Gusti Ayu Rai; I Gusti Agung Gede Wiadnyana; Anak Agung Istri Mirah Dharmadewi
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i1.3888

Abstract

Penemuan plastik telah membawa kemudahan bagi peradaban manusia karena plastik mempunyai daya tahan, fleksibilitas, dan biaya produksi yang rendah. Keberadaan plastik di lingkungan berasal dari kegiatan rumah tangga, industri, perdagangan, dan tempat umum. Hal tersebut akan berdampak dalam peningkatan sampah plastik. Proses dekomposisi plastik berlangsung sangat lambat sehingga diperlukan waktu ratusan tahun agar terdegradasi menjadi mikroplastik melalui berbagai proses fisik, kimiawi maupun biologis. Mikroplastik mempunyai ukuran kecil (<5 mm) dan memiliki berat 0,1-8,8 mg. Kekhawatiran tentang terjadinya distribusi dan toksikologi mikroplastik kini menjadi fokus perhatian publik di seluruh dunia. Saluran pencernaan diduga merupakan jalur utama masuknya mikroplastik ke dalam tubuh manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi risiko kesehatan pencernaan dengan adanya paparan mikroplastik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dan data dianalisis secara deskriptif sehingga akan diperoleh gambaran atau penjelasan dari topik yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian diketahui paparan mikroplastik secara terus-menerus pada manusia menimbulkan potensi risiko kesehatan pencernaan. Potensi tersebut telah dikaitkan dengan efek kesehatan pencernaan manusia seperti kerusakan saluran pencernaan, peradangan usus, dan dampak merugikan mikrobiota usus manusia. Efek tersebut masih dalam tahap penelitian tetapi bukti awal menunjukkan adanya potensi risiko kesehatan yang signifikan.
Pengenmbangan PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS KONSTEKTUAL DENGAN MEDIA Liveworksheets PADA MATERI LINGKARAN DIKELAS VIII SMP 05 LUBUKLINGGAU: PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS KONSTEKTUAL DENGAN MEDIA Liveworksheets PADA MATERI LINGKARAN DIKELAS VIII SMP 05 LUBUKLINGGAU Tiara Fadila; Maria Luthfiana; As Elly
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.4017

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis Kontekstual dengan media Liveworkhseets dengan materi lingkaran yang valid, praktis, serta memiliki efekpotensial terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yaitu pengembangan dengan model 4D terdiri dari 4 tahap yaitu, Define (pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan) dan Dessemination (Penyebaran). Subjek penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 05 Kota Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis data lembar validasi, analisis data lembar kepraktisan, serta analisis tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kualitas media pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan bahasa termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,87, aspek kevalidan media termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0, 82, dan aspek kevalidan matri termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,81; (2) Kualitas bahan ajar E-LKPD dilihat dari aspek kepraktisan (small group) dikategorikan praktis dengan skor 78,33 dan aspek kepraktisan guru dikategorikan praktis dengan skor 70% dari seluruh aspek kepraktisan tergolong dalam kategori praktis dengan skor 77,17%. (3) Bahan ajar E-LKPD memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa dimana sebanyak 24 siswa (77,4%) termasuk dalam kategori tuntas. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah sebesar 70.
Studi Literatur : Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Rimpang Temu Putih (Curcuma zedoaria. rocs) Lilis Adnyani Ni Putu; Wahyu Udayani Ni Nyoman; Sunadi Putra I Made Agus
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.4033

Abstract

Kadar radikal bebas yang melebihi kadar antioksidan pada tubuh dapat memicu kondisi stress oksidatif. Kondisi tersebut merupakan penyebab utama dari penyakit jantung dan kanker. Antioksidan dapat menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron dan melindungi tubuh dari stress oksidatif. Bagian tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan adalah rimpang kunyit putih. Kunyit putih dipercaya dapat menetralkan racun, antinyeri, antibakteri dan sebagai antioksidan alami. Rimpang kunyit putih mengandung metabolit seperti kurkumin, zedoarin, polifenol dan minyak atsiri. Senyawa tersebut diduga memiliki aktivitas antioksidan yang mampu menetralisir dan menstabilkan radikal bebas sehingga mencegah rusaknya sel dan jaringan. Studi literatur ini dibuat untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan pada ekstrak dan fraksi rimpang kunyit putih (Curcuma zedoaria). Penelitian menggunakan rancangan deskriptif kualitatif melalui kajian literatur dengan mengumpulkan dan mengkaji informasi dari artikel yang sesuai topik studi literatur. Pencarian artikel menggunakan empat database online, yaitu Google Scholar, Plosone, PubMed dan Science Direct dengan batasan tahun publikasi 10 tahun terakhir. Terdapat 10 artikel yang melakukan uji aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi rimpang kunyit putih dengan pelarut, metode ekstraksi/fraksinasi dan metode uji antioksidan yang berbeda-beda. Pelarut yang banyak digunakan adalah etanol, sementara metode ekstraksi yang banyak digunakan adalah maserasi. Uji aktivitas antioksidan mayoritas menggunakan metode DPPH, diikuti dengan metode FTS, ABTS, DETBA, TBARS dan ORAC. Parameter aktivitas antioksidan ditunjukkan dengan nilai absorbansi, IC50, EC50 dan TE. Berdasarkan penelitian yang telah dirangkum, dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi rimpang temu putih memiliki potensi aktivitas antioksidan dari kategori sangat aktif sampai dengan tidak aktif.
pengembangan Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Scracth Pada Materi Luas Permukaan Balok Kelas VII SMP Negeri Semangus: Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Scracth Pada Materi Luas Permukaan Balok Kelas VII SMP Negeri Semangus Dela Permita; Dona Ningrum Mawardi; Maria Luthfiana
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.4038

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengembangkan media pembelajaran menggunakan aplikasi scracth pada materi luas permukaan balok yang valid, praktis dan efek potensia. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, development, implementasi, dan evaluasi. Media pembelajaran menggunakan aplikasi scracth telah dikembangkan dan divalidasi oleh tiga ahli. Uji coba Aplikasi Scracth dilakukan di SMP Negeri Semangus pada kelas VIIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas media pembelajaran Aplikasi Scracth dilihat dari aspek kevalidan bahasa termasuk kategori sangat valid dengan skor 0,83, aspek kevalidan media termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,90, dan aspek kevalidan materi termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,88 (2) kualitas Aplikasi Scracth dilihat dari aspek kepraktisan small group dikategorikan sangat praktis dengan skor 4,55% (3) aplikasi scracth memiliki efek potensial terhadap hasil siswa dimana sebanyak 27 siswa (89.9%) termasuk dalam kategori tuntas, sedangkan sebanyak 3 (10%) belum tuntas dengan ketuntasan 67. Kesimpulan, media pembelajaran menggunakan aplikasi scracth yang dikembangkan untuk menarik minat siswa belajar, dengan menggunakan teknologi sebagai media bantuan.