cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Peningkatan Kemampuan Literasi Membaca Melalui Model Discovery Learning Kiara Chlisty; Titik Sumiati; Prihatin Sulistyowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Based on field observations regarding the educational process in grade 1C of SDN Tanjungrejo 2 on March 20-24, 2023 on student learning activities, it was found that some students still cannot read fluently. Students still cannot combine one letter with another. This study aims to improve the learning outcomes of IC class students of SD Negeri Tanjungrejo 2 Malang City in Indonesian language lessons reading and writing elements. This research is a Collaborative Classroom Action Research between Pre-service PPG PPL students and pamong teachers. The model used is discovery learning assisted by flashcard learning media. The study consisted of two cycles. The subjects and data of this study are students of the IC class of SD Negeri Tanjungrejo 2 Malang City for the 2022/2023 Academic Year. The research variable was an increase in learning outcomes using a discovery learning model assisted by flashcard media. The results showed that the use of discovery learning models assisted by flashcard media can improve student learning outcomes. In the pre-cycle, the average initial data obtained by students was 72. In cycle 1, the average learning outcomes of students became 76.4 then cycle 2 became 87.5. The conclusion in this study is that the discovery learning model assisted by flashcard media can improve the learning outcomes of IC class students of SD Negeri Tanjungrejo 2 Malang City for the 2022/2023 school year. Abstrak: Berdasarkan pengamatan lapangan mengenai proses pendidikan di kelas 1C SDN Tanjungrejo 2 pada tanggal 20-24 Maret 2023 terhadap kegiatan pembelajaran peserta didik, didapatkan pengetahuan bahwa sebagian peserta didik masih belum dapat membaca denga lancar. Peserta didik masih belum bisa menggabungkan huruf satu dengan huruf lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IC SD Negeri Tanjungrejo 2 Kota Malang pada pelajaran Bahasa Indoneisa elemen membaca dan menulis. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) antara mahasiswa PPL PPG Prajabatan dengan guru pamong. Model yang digunakan ialah discovery learning berbantuan media pembelajaran flashcard. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Subjek dan data subjek penelitian ini ialah peserta didik kelas IC SD Negeri Tanjungrejo 2 Kota Malang Tahun Ajaran 2022/2023. Variabel penelitian adalah peningkatan hasil belajar menggunakan model discovery learning berbantuan media flashcard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model discovery learning berbantuan media flashcard dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada pra siklus diperoleh data awal rata-rata nilai peserta didik ialah 72. Pada siklus 1, rata-rata hasil belajar peserta didik menjadi 76,4 kemudian siklus 2 menjadi 87,5. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran discovery learning berbantuan media flashcard dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IC SD Negeri Tanjungrejo 2 Kota Malang tahun ajaran 2022/2023.
Menciptakan Hasil Belajar Kognitif yang Tinggi pada Materi Vektor Kelas X dengan Model Pembelajaran Discovery Learning yang Terintegrasi dengan Pembelajaran Berdiferensiasi Intan Permatasari Ayunda Rasuli; Anik Istyowati; Hestyningtyas Yuli Pratiwi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research can find out that learning with the Discovery Learning model Integrated with Differentiated Learning can result in high student cognitive learning outcomes. The subjects of this study were students of class X-9 SMAN 8 Malang in the 2022/2023 academic year totaling 36 students with differentiation of learning styles consisting of visual, auditorial and kinesthetic. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) with 3 cycles where each cycle consists of planning, action, observation and reflection stages. The learning outcome measurement instrument consists of questions that are adjusted to the learning outcome indicators, namely: knowledge, understanding, application, analysis, evaluation and creation. The result pf this study were in Cycle I obtained student learning outcomes of 48.42 with category of less and percentage of completeness of 11.11 percent, Cycle II amounted to 68.78 with a sufficient category and a percentage of completeness of 33.33 percent, and Cycle III was 80.02 with high category and percentage of classical completeness reached 72.22 percent. So it can be said that the Discovery Learning model integrated with Differentiated Learning can lead to high student cognitive learning outcomes on Vector material. Abstrak: Penelitian ini dapat mengetahui pembelajaran dengan model Discovery Learning yang Terintegrasi Pembelajaran Berdiferensiasi dapat mengakibatkan hasil belajar kognitif siswa tinggi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-9 SMAN 8 Malang Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 36 siswa dengan diferensiasi gaya belajar yang terdiri visual, auditorial dan kinestetik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen pengukuran hasil belajar terdiri dari soal-soal yang disesuaikan dengan indikator hasil belajar yaitu: pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, evaluasi dan penciptaan. Hasil dari penelitian ini adalah pada Siklus I memperoleh hasil belajar siswa 48,42 dengan kategori kurang dan persentase ketuntasan 11,11 persen, Siklus II sebesar 68,78 dengan kategori cukup dan persentase ketuntasan 33,33 persen, dan Siklus III adalah 80,02 dengan kategori tinggi dan persentase ketuntasan klasikal mencapai 72,22 persen. Sehingga dapat dikatakan bahwa model Discovery Learning yang Terintegrasi Pembelajaran Berdiferensiasi dapat mengakibatkan hasil belajar kognitif siswa tinggi pada materi Vektor.
Pemanfaatan Model Problem Based Learning dalam Upaya Melatih Penguasaan Konsep dan Keaktifan Siswa Materi Gelombang Bunyi dan Cahaya Putri Festiana Purwanti; Achmad Jufriadi; Hena Dian Ayu; Mokhammad Ikhsan Muhibudi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to enhance the students' comprehension and engagement on the Sound Waves and Light Waves, using the Problem-based Learning (PBL) method combined with the learning style-integrated worksheet. This research applies Classroom Action Reaearch (CAR) as the method, in line with Kemmis and Mc Taggart in two cycles in which are planning, action I, observing I, reflecting I, planning, action II, observing II, and reflecting II. The subject of this study are 35 students, 13 male and 22 female. The data were obtained by using observation, two tiers test, and documentation. The result shows as follows: 1) The students' physics comprehension increases. The average percentage of the students comprehension from the cycle I and cycle II are 84.1 percent and 84.3 percent, the misconception are 11.3 percent and 11.6 percent, while the incomprehensive are 4.4 percent and 4.1 percent. The students' comprehension development are picturized in the Comprehend category, where they have obtained 84 percent (more than the minimum criteria 80.2). The students' engagement from cycle I and cycle II are 83.9 percent (very active) and 91.8 percent (very active). This shows that there is the increase of the students' comprehension and engagement. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keaktifan siswa materi gelombang bunyi dan cahaya, dengan menggunakan model PBL dan lkpd terintegrasi gaya belajar. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang mengikuti model Kemmis dan Mc Taggart dalam dua siklus dengan tahap perencanann awal, pelaksanaan I. Pengamatan I, refleksi I, perencanaan hasil refleksi, pelaksanaan II, pengamatan II dan refleksi II. Subjek penelitian sebanyak 35 siswa terdiri 13 laki-laki dan 22 perempuan. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, tes pilihan ganda beralasan (two tiers), dan dokumentasi. Hasil pelaksanaan tindakan pembelajaran fisika dengan model PBL berbantuan lkpd terintegrasi gaya belajar bahwa: 1) Penguasaan konsep fisika siswa mengalami meningkat. Persentaseata-rata penguasaan konsep fisika siswa dengan pembelajaran PBL dari siklus I dan siklus II kategori paham berturut- turut adalah 84,1 persen dan 84,3 persen, kategori miskonsepsi berturut-turut adalah 11,3 persen dan 11,6 dan kategori tidak paham sebesar 4,4 persen dan 4,1 persen. Penguasaan konsep siswa mengalami peningkatan ditunjukkan pada kategori paham dimana mencapai 84 persen sudah diatas nilai minimum 80. 2) Persentase kekatifan siswa pada siklus I s.d. siklus II berturut-turut 83,9 persen (sangat aktif) dan 91,8 persen (sangat aktif). Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan konsep dan keaktifan saat siklus I dan II.
Peningkatan Kemampuan Memahami Bacaan dengan Metode SQ3R Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Novia Hariyani; Nyamik Rahayu Sesanti; Asmah Mawadati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Grade IV students at SDN Gondang have difficulties in summarizing narrative texts in Indonesian. Of the 31 students there were 9 students or 29 percent who achieved a completeness score of 75. This shows that as many as 21 students or 71 percent of students were still not finished. One alternative problem solving that can be done by the teacher is to apply the SQ3R strategy. This research was carried out using a qualitative approach with the type of Classroom Action Research (CAR). This research was conducted in 2 cycles. Each cycle consists of several stages, namely: planning, implementing, observing, and reflecting. Data collection techniques include interviews, observations, tests, and documentation. The steps of data analysis, namely: data collection, data reduction, and drawing conclusions. The results of the research showed that the average percentage of students' activity during the reading process of SQ3R cycle I was 78 percent and cycle II was 89 percent. While the average value of the completeness of the reading process in the first cycle is 57 percent and 90 percent in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the implementation of the SQ3R strategy in learning Indonesian has been carried out properly. Abstrak: Siswa kelas IV SDN Gondang mengalami kesulitan dalam membuat rangkuman teks narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dari 31 siswa terdapat 9 siswa atau 29 persen yang mencapai nilai ketuntasan yaitu 75. Hal ini menunjukkan bahwa sebanyak 21 siswa atau 71 persen siswa masih belum tuntas. Salah satu alternatif penyelesaian masalah yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan menerapkan strategi SQ3RPenelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh data hasil rata-rata persentase aktivitas siswa selama proses membaca SQ3R siklus I 78 persen dan siklus II 89 persen. Sedangkan nilai rata-rata ketuntasan proses membaca pada siklus I 57 persen dan siklus II 90 persen. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi SQ3R dalam pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia telah dilaksanakan dengan baik.
Implementation of Bruner's Theory to Improve Understanding of the Concept of Numbers for Grade I Students at SDN 1 Kepanjen Sigit Wibowo; Pujianah Pujianah; Arief Rahman Hakim; Cicilia Ika Rahayu Nita
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Understanding the concept is a basic ability that must be possessed by students in understanding mathematics. This study aims to determine the increase in elementary school students' conceptual understanding after applying Bruner's theory in learning mathematics. This type of research is Class Action Research. The research design used was developed by Kemmis and McTaggart where each activity cycle consists of four components, namely planning, implementation of action/treatment, observation, and reflection. The subjects in this study were 25 students of class IA SD Negeri 1 Kepanjen. The research results show that the application of Bruner's learning theory can activate students in learning. Improvement in understanding the ability of the concept occurs in each cycle. At the beginning of the observation, the average number of concept understanding abilities of students was 22.67 percent, then increased in cycle I by 44 percent, cycle II by 69.33 percent, and achieving expectations in cycle III by 88 percent. The successful application of Bruner's learning theory is also evidenced by the increased mastery of student learning outcomes. At the beginning of the cycle, only 28 percent of students passed, then increased in cycle I by 48 percent of students, cycle II by 72 percent of students, and achieving expectations in cycle III by 92 percent. Thus, the implementation of Bruner's theory can improve understanding of the concept of numbers in learning mathematics. s learning theory is also evidenced by the increased mastery of student learning outcomes. At the beginning of the cycle, only 28 percent of students passed, then increased in cycle I by 48 percent of students, cycle II by 72 percent of students, and achieving expectations in cycle III by 92 percent. Thus, the implementation of Bruner's theory can improve understanding of the concept of numbers in learning mathematics. s learning theory is also evidenced by the increased mastery of student learning outcomes. At the beginning of the cycle, only 28 percent of students passed, then increased in cycle I by 48 percent of students, cycle II by 72 percent of students, and achieving expectations in cycle III by 92 percent. Thus, the implementation of Bruner's theory can improve understanding of the concept of numbers in learning mathematics. Abstrak: Pemahaman konsep merupakan suatu dasar kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa dalam memahami pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa sekolah dasar setelah diterapkan teori Bruner dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Desain penelitian yang digunakan yaitu dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart dimana tiap-tiap siklus kegiatan terdiri atas empat komponen yaitu perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan/perlakuan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IA SD Negeri 1 Kepanjen yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori belajar Bruner dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran. Peningkatan kemampuan pemahaman konsep terjadi pada setiap siklus. Pada awal observasi, rata-rata kemampuan pemahaman konsep bilangan pada siswa sebesar 22,67 persen, kemudian meningkat pada siklus I sebesar 44 persen, siklus II sebesar 69,33 persen, dan mencapai harapan pada siklus III sebesar 88 persen. Keberhasilan penerapan teori belajar Bruner juga dibuktikan dengan meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa. Pada awal siklus, hanya sebanyak 28 persen siswa yang tuntas, kemudian meningkat pada siklus I sebesar 48 persen siswa, siklus II sebanyak 72 persen siswa, serta mencapai harapan pada siklus III sebesar 92 persen. Dengan demikian, implementasi teori Bruner dapat meningkatkan pemahaman konsep bilangan pada pembelajaran matematika.
Konseling Kelompok dengan Teknik Cognitive Restructuring untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Lina Maulida
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah siswa yang membolos sekolah, terutama setelah pandemi COVID-19, di SMP Negeri 1 Pajarakan. Perilaku membolos merupakan perilaku maladaptif yang sering terjadi di sekolah. Perilaku ini muncul akibat ketidakmampuan siswa dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan, serta adanya keyakinan irasional yang mendorong siswa untuk membolos. Jika perilaku membolos siswa tidak ditangani secara cepat dan tepat, dikhawatirkan jumlah siswa yang membolos akan terus meningkat dan berdampak negatif pada diri mereka dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi perilaku membolos siswa di sekolah dengan menggunakan pendekatan konseling kelompok menggunakan teknik cognitive behavior therapy (CBT) dengan teknik cognitive restructuring. Sasaran dari penerapan konseling kelompok CBT dengan teknik cognitive restructuring ini adalah lembaga pendidikan dan pihak terkait yang dapat membantu siswa mengubah keyakinan irasional menjadi rasional, sehingga perilaku membolos dapat teratasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk menjelaskan konsep dan teori-teori yang mendasari teknik cognitive restructuring dalam mengatasi perilaku membolos siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan intervensi dan program konseling kelompok yang efektif dalam mengurangi perilaku membolos siswa di SMP.
Enhancing Students’ Writing Skills using Mind Mapping Strategy Izzatul Laila; Teguh Sulistyo; Irma Lusia Apriliani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to enhance students' writing skills by using mind mapping strategy. In order to enhance students' writing skills, teachers need to realize a strategy that is suitable with students' needs. A Collaborative Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles, was used in this study. Each cycle included the step of planning, acting, observing, and reflecting. The population of this research was the seventh-grade students of junior high school in the academic year of 2022/2023 consisting of 34 students. The average score of the preliminary study was 61, which was very low and below the expectations of the teacher and the students. After the implementation of the mind mapping strategy in two cycles, the students' writing scores improved. It can be seen from the average score of the students, which was 75 in the first cycle and 89 in the second cycle. In addition, the implementation of this strategy also received a positive response from the students based on the results of the attitude scale. It can be concluded mind mapping strategy can be used as a strategy to improve students' writing skills and students have a positive insight on this strategy
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Kreatif Siswa Kelas V Melalui Model Pembelajaran PJBL-STEM Berbantuan Media Aplikasi Belajar Siklus Air (ABSA) pada Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Azam Mirfaka; Farida Nur Kumala; Sriatun Sriatun
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is motivated by the results of observations which show that students' critical thinking skills and creativity are still low. The purpose of this study was to determine the application of PjBL-STEM learning assisted by Water Cycle Learning Application (ABSA) media in order to improve the critical thinking skills and creativity of fifth grade students. The type of research used was Collaborative PTK with 34 research subjects. Data collection techniques in the form of observation, tests and documentation. This research is said to be successful if fifth grade students can achieve success indicators greater than 75 percent or with a score of greater than 75 for critical thinking skills and obtain an average score from the observations made reaching the "Very Good" category with a value range of 80-100. This research was conducted in 2 cycles, with each cycle having 2 meetings. In cycle 1 after getting the action, it increased to 44 percent at meeting and 58 percent for meeting 2. Then in cycle 2 it also increased, namely at meeting 1 by 76 percent and 82 percent at meeting 2. While the average score of students' creativity increased in cycle 1 with details of 65.4 at meeting 1 and 74.3 at meeting 2. This increase was also seen in cycle 2, where at meeting 1 it was obtained 78.5 and meeting 2 was 83.1 in the Very Good category. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi yang menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan sikap kreatif siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pembelajaran PjBL-STEM berbantuan media Aplikasi Belajar Siklus Air (ABSA) agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap kreatif siswa kelas V. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK Kolaboratif dengan subjek penelitian sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini dikatakan berhasil jika siswa kelas V dapat mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75 persen atau dengan nilai lebih dari 75 untuk kemampuan berpikir kritis dan memperoleh skor rata-rata hasil observasi yang dilakukan mencapai kategori “Sangat Baik” dengan rentang nilai 80-100. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, dengan masing-masing siklus terdapat 2 pertemuan. Pada siklus 1 setelah mendapatkan tindakan, meningkat menjadi 44 persen pada pertemuan dan 58 persen untuk pertemuan 2. Kemudian pada siklus 2 juga meningkat yakni pada pertemuan 1 sebesar 76 persen dan 82 persen pada pertemuan 2. Sedangkan skor rata-rata sikap kreatif siswa mengalami peningkatan pada siklus 1 dengan rincian 65,4 pada pertemuan 1 dan 74,3 di pertemuan 2. Peningkatan ini juga terlihat di siklus 2, dimana pada pertemuan 1 diperoleh 78,5 dan pertemuan 2 sebesar 83,1 dengan kategori Sangat Baik.
Optimalisasi Penerapan Model Problem Based Learning dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Pencemaran Lingkungan Kelas X SMA Negeri 3 Blitar Rinda Alfiana; Sulistyo Lestari; Muhammad Nur Hudha
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation model of Problem Based Learning to improve student learning outcomes in class X-6 SMAN 3 Blitar. This research is a type of Classroom Action Research which has stages of planning, action, observation, and reflection. The data collection technique in this study was in the form of tests on environmental pollution topics. The test instrument used is a cognitive test to determine student learning outcomes. The data obtained in this study are in the form of qualitative and quantitative data with average analysis techniques. Based on the research results in the pre-cycle, the learning mastery data was 70.6 percent with the class average of 79, in the first cycle the learning mastery data was 88.20 percent with the class average of 86, and in the second cycle the learning mastery data was 100 percent with a class average of 91. The results of the research that has been carried out indicate that there is an increase in student learning outcomes in each learning cycle through the implementation of the Problem Based Learning model on environmental pollution topics. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X-6 SMAN 3 Blitar. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang memiliki tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes pada topik pencemaran lingkungan. Instrumen tes yang digunakan berupa tes kognitif untuk mengetahui hasil belajar peserta didik. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik analisis rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian pada pra siklus, diperoleh data ketuntasan belajar sebesar 70.6 persen dengan rata-rata kelas yaitu 79, pada siklus I diperoleh data ketuntasan belajar sebesar 88.20 persen dengan rata-rata kelas yaitu 86, dan pada siklus II diperoleh data ketuntasan belajar sebesar 100 persen dengan rata-rata kelas yaitu 91. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik pada setiap siklus pembelajaran melalui implementasi model Problem Based Learning pada topik pencemaran lingkungan.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik SMA Fitriatus Sabrina; Akhmad Jufriadi; Hena Dian Ayu; Hari Budianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the implementation of problem-based learning model to improve student learning outcomes in class X-6 at SMAN 2 Pare. The research conducted was a type of classroom action research (PTK) which was conducted during the second cycle. PTK has stages including: planning, implementing actions, observation, evaluation, and reflection. Data collection techniques obtained through tests. The tests carried out function to find out the learning outcomes of students on global warming material, the greenhouse effect sub-material and activities and solutions related to global warming. The test technique used in this study is the test at the end of learning in both cycles I and II. The data collection instrument in this research was in the form of a cognitive aspect test where this test was in the form of multiple choice questions. The analysis technique used is qualitative analysis techniques related to learning outcomes. Based on the results of the research, the data obtained in the pre-cycle obtained the results of the class average score of 50 and classical learning mastery of 13.89 percent, cycle I obtained the average value of 73 and classical learning mastery of 44.44 percent, and cycle II the class average score was 87 and the classical learning mastery was 94.44 percent. From these data it can be seen that the learning outcomes of students have increased in each cycle. In this research cycle III was not carried out, this was because the classical learning mastery score obtained in cycle II was greater than equal to 75 percent, which was 94.44 percent. From these results it can be concluded that the implementation of problem-based learning models can improve student learning outcomes. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlaksanaan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X-6 di SMAN 2 Pare. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan selama II siklus. PTK ini memiliki tahapan diantaranya: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tes. Tes yang dilakukan berfungsi untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada materi pemanasan global sub materi efek rumah kaca dan aktivitas serta solusi terkait dengan pemanasan global. Teknik tes yang digunakan pada penelitian ini yakni tes diakhir pembelajaran baik pada siklus I maupun II. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes aspek kognitif dimana tes ini berupa soal pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan yakni teknik analisis kualitatif terkait dengan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data pada pra siklus didapatkan hasil nilai rata-rata kelas yakni 50 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 13,89 persen, siklus I didapatkan hasil nilai rata-rata yakni 73 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 44,44 persen, serta siklus II didapatkan hasil nilai rata-rata kelas yakni 87 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 94,44 persen. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan pada setiap siklus. Dalam penelitian ini siklus III tidak dilakukan, hal ini dikarenakan nilai ketuntasan belajar klasikal yang didapatkan pada siklus II lebih dari sama dengan 75 persen yakni sebesar 94,44 persen. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.