cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 454 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 Materi Bhinneka Tunggal Ika Melalui Media Kopika Box dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Lestari, Feti Okta; Yuniawatika, Yuniawatika; Abiba, Lilyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.3

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD pada materi Bhinneka Tunggal Ika melalui media Kopika Box dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas IV SD X. Kopika Box adalah media permainan edukatif berbasis budaya, sedangkan CRT merupakan pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan dengan latar belakang budaya siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 63 (pra-siklus) menjadi 84 (siklus 2), dengan N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang), yang mencerminkan efektivitas intervensi dalam memperkuat hasil belajar siswa terhadap nilai keberagaman. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan media lokal berbasis budaya dengan pendekatan pembelajaran yang responsif budaya dapat menjadi strategi efektif dan kontekstual dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar.
Pengembangan Modul Digital Interaktif Komunikasi Bisnis Kelas X Bisnis Digital Saputra, Oki Wahyudi; Cahyono, Arie Eko; Wijaya, Shendy Andrie
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital interaktif berbasis flipbook pada mata pelajaran komunikasi bisnis bagi siswa kelas X program keahlian bisnis digital di SMK. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan perkembangan dunia usaha serta karakteristik peserta didik abad ke-21. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul dikembangkan menggunakan perangkat lunak Canva dan Flipbook Maker, serta memuat elemen interaktif seperti video, kuis, dan tautan eksternal. Hasil validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru menunjukkan bahwa modul berada dalam kategori sangat layak dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 88%. Uji coba terbatas kepada siswa menunjukkan bahwa penggunaan flipbook interaktif mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka terhadap materi komunikasi bisnis. Modul ini juga dinilai adaptif terhadap kebutuhan siswa digital native, serta efektif dalam mendukung pembelajaran yang lebih mandiri, kolaboratif, dan bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian teknologi digital dalam pembelajaran vokasional dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas dan efektivitas proses pembelajaran.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Pengetahuan Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Syah, Mohammad Hendrik Firman; Cahyono, Arie Eko; Wijaya, Shendy Andrie
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.5

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah cara berpikir dan berperilaku generasi muda, termasuk mahasiswa. Media sosial kini berperan tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperoleh informasi bisnis dan membangun jejaring. Di sisi lain, pengetahuan kewirausahaan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memulai usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media sosial dan pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi di salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Sampel berjumlah 92 mahasiswa dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial dan pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, baik secara parsial maupun simultan, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 49,1%. Implikasi penelitian ini mendorong kampus untuk memperkuat kurikulum kewirausahaan dengan pelatihan pemanfaatan media sosial untuk bisnis serta menyediakan fasilitas inkubasi bisnis yang menunjang kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan kewirausahaan di era digital.
Penerapan Media Kantong Ajaib untuk Meningkatkan Aktivitas dan Konsep Operasi Aritmatika pada Siswa Sekolah Dasar Nuwa, Aprilia Ayuni Io; Qondias, Dimas; Kaka, Pilipus Wungo; Awe, Ermelinda Yosefa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.6

Abstract

Kemampuan siswa dalam memahami operasi aritmatika dasar masih tergolong rendah, khususnya dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan pemahaman siswa terhadap konsep operasi aritmatika melalui media "kantong ajaib" pada siswa SD Kelas 2. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kantong ajaib dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari 52% pada siklus 1 menjadi 74,4% pada siklus 2, sedangkan aktivitas pada siklus 1 yang berada dalam kategori rendah sebesar 18,8% mengalami penurunan pada siklus 2. Pemahaman siswa terhadap konsep aritmatika juga meningkat, terlihat dari ketuntasan klasikal yang awalnya 33% menjadi 88,9%. Kesimpulannya, penggunaan media kantong ajaib terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep operasi aritmatika siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPAS di Kelas 3 SD Una, Yosefania; Wau, Maria Patrisia; Qondias, Dimas; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dengan media audiovisual dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas 3 SD. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD, sedangkan objek penelitiannya adalah peningkatan minat dan hasil belajar IPAS melalui pembelajaran berbasis masalah yang didukung media audio visual. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur minat dan tes untuk mengukur hasil belajar IPAS. Penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan media audiovisual dapat meningkatkan minat dan hasil belajar IPA siswa kelas 3 SD. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis angket minat belajar yang pada siklus 1 berada pada kategori rendah dan pada siklus 2 meningkat ke kategori tinggi. Berdasarkan data angket minat belajar dapat dijelaskan bahwa 35% siswa memiliki minat sedang, 17%. Berdasarkan persentase minat belajar dapat disimpulkan bahwa pada siklus 1 siswa memiliki minat rendah. Berdasarkan persentase minat belajar dapat disimpulkan bahwa pada siklus 2 siswa memiliki minat tinggi. Sementara itu, hasil belajar IPA pada siklus 1 menunjukkan skor rata-rata 64. Sedangkan hasil analisis pada siklus 2 menunjukkan skor rata-rata 84. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar IPA dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 20%, dan peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 40%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL yang didukung media audio visual dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas 3 SD.
School Counselors Strategies in Promoting Psychological Well-Being and Addressing Bullying Related Trauma Eko Perianto; Anis Anggraini; Cinta Marsela Valensia Iban Saputri; Eko Perianto; Anis Anggraini; Cinta Marsela Valensia Iban Saputri
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i3.2026.5

Abstract

This study aims to describe how school counselors help students achieve psychological well-being and how to overcome trauma caused by bullying at school. This study uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The subjects or informants in this study were school counselors, students, students who were bullies, and students who were victims of bullying. Data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity used triangulation of sources, techniques, and time. The results of the study indicate that student psychological well-being at school is achieved through several activities carried out by school counselors. Services include individual counseling, group counseling, classical guidance, thematic counseling programs, career guidance, and crisis intervention. School counselors also play a strategic role in fostering student psychological well-being through structured, responsive, and collaborative services. School counselors address the impact of trauma caused by bullying at school through several strategies, including prevention and mitigation. Prevention strategies include counseling services on the dangers of bullying, education on communication ethics, wise use of social media, and routine patrols in the school environment. Mitigation strategies include individual counseling for both perpetrators and victims to prevent trauma and mediation to resolve conflicts. Both prevention and intervention strategies are effective in restoring victims' emotional well-being, increasing motivation to learn, and raising awareness among perpetrators to prevent repeat bullying.
Mapping the Progress of Technological Pedagogical and Content Knowledge Research: Bibliometric Analysis Prihantini, Prihantini; Rukmini, Ai; Mahardhani, Ardhana Januar; Mustika, Amalia
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i2.2026.12

Abstract

This bibliometric analysis maps the progress of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) research over the past decade, highlighting its significance in integrating technology into education. Despite its growing relevance, existing literature indicates a concerning lack of collaboration across disciplines and minimal contributions from developing countries. The study employs bibliometric methods to analyze publication trends, identify key authors and institutions, and explore thematic relationships within TPACK research. Findings reveal a significant increase in TPACK publications, particularly peaking in 2022, with a diverse range of topics being addressed, including educational technology, teacher education, and the impact of COVID-19. The analysis also underscores the need for further interdisciplinary research and emphasizes the potential for TPACK to enhance educational practices, especially in the context of modern technological advancements. By providing insights into publication patterns and identifying under-researched areas, this study aims to guide future research efforts and promote a more comprehensive understanding of TPACK's applications in education.
Discipline-Based Servant Leadership Model for Effective School Principal Leadership: Conceptual Framework Development and Empirical Validation Safwandi, Safwandi; Komariah, Aan; Suryana, Asep; Prihatin, Eka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i2.2026.13

Abstract

Despite extensive research on servant leadership and positive discipline, no existing framework integrates both into a coherent model for elementary educational leadership, particularly in collectivist cultural contexts. This study develops and empirically validates a discipline-based servant leadership framework for elementary school principals. Using a qualitative approach with systematic narrative review of literature from Scopus and Web of Science (2021–2024), followed by an instrumental single case study at an Indonesian elementary school involving 15 informants (principals, teachers, staff, and students), analysis was conducted through framework analysis using ATLAS.ti for network visualization. The framework consists of five integrated dimensions: transformative service, constructive discipline, structured empowerment, moral accountability, and continuous development. The central theoretical contribution is the conceptualization of “structured compassion” as an integrative principle resolving the dichotomy between service orientation and organizational accountability through the integration of Self-Determination Theory, Compassionate Leadership Theory, and Paradoxical Leadership Theory. Empirical validation identified 72 unique codes confirming framework implementability, while network analysis revealed strong cross-dimensional interconnections. The framework advances the literature by reconciling Indonesian cultural values of gotong royong and kerukunan with contemporary educational accountability requirements, offering a transferable model for collectivist educational contexts globally.  
Transformational Leadership of Kiai in Character Building of Islamic Boarding School Alumni: A Phenomenological Study Sulaiman, Sulaiman; Kurniady, Dedy Achmad; Sa’ud, Udin Syaefudin; Aedi, Nur; Prihatin, Eka
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i2.2026.14

Abstract

This study explores the influence of kiai (Islamic boarding school leader) leadership on character building of alumni from non-Salafi Islamic boarding schools using a phenomenological approach. Through in-depth interviews and thematic analysis with six phases of Braun and Clarke, the research involving one alumni participant identified four fundamental mechanisms: transformative learning based on exemplary leadership integrating knowledge transfer and character formation through role modeling, long-term internalization of religious values resistant to contemporary social change, capacity for value adaptation in plural society without compromising basic principles through critical inclusivism, and character sustainability through non-verbal modeling and informal dakwah strategies. Kiai leadership manifests transformational leadership principles uniquely by minimizing verbal rhetoric while maximizing concrete behavioral demonstration, emphasizing moral consistency over personal charisma, and prioritizing internal transformation over external compliance. The formed character is holistic, integrating cognitive dimensions of deep textual understanding, affective dimensions of value internalization, and psychomotor dimensions manifested in consistent social behavior. This research enriches transformational leadership literature by demonstrating that leadership effectiveness is contextual rather than universal, and contributes to character formation theory by identifying specific role modeling mechanisms in intensive learning environments, producing deep and sustainable character transformation.  
The Symbolic and Cultural Meanings of Arabic Calligraphy and Islamic Ornaments in Relation to Function and Social Status in the Mamluk Era Mohga Mohamed Fouad Mohamed; Hartono Hartono; Wahyu Lestari; Mohga Mohamed Fouad Mohamed; Hartono Hartono; Wahyu Lestari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i3.2026.1

Abstract

This study examines the symbolic and cultural meanings of Arabic calligraphy and Islamic ornamentation in the Mamluk period, with particular attention to their functional roles and relationship to social status across manuscripts and architectural contexts. Employing a qualitative, comparative visual analysis, the research investigates how script styles, ornamental systems, materials, and spatial placement operated as intentional communicative strategies rather than mere decorative elements. The findings demonstrate that calligraphy and ornamentation formed an integrated visual language that articulated religious authority, political legitimacy, and hierarchical social order. In manuscripts, refined scripts and illuminated compositions emphasized textual sanctity and elite patronage, while in architecture, monumental inscriptions and durable materials projected authority and collective identity within public space. The study further reveals that visual hierarchy was carefully calibrated to audience, medium, and function, enabling meaning to be transmitted beyond textual literacy. By foregrounding the relationship between form, function, and social context, this research contributes to a deeper understanding of Islamic applied arts as systems of cultural communication. The study offers a framework for interpreting Mamluk visual culture as a cohesive and purposeful design practice, with implications for heritage interpretation, arts education, and contemporary applications of Islamic visual principles in promoting cultural continuity and inclusive access to historical knowledge.