cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
TANTANGAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN: PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO ISLAM DAN KEUANGAN SOSIAL Rusyda Afifah Ahmad
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.55 KB)

Abstract

This paper examines the evidence of the impact of the role of Islamic microfinance in Jintap H\amlet with a form of caring for the community among others through easy and profitable financing as a solution to alleviating poverty. This study promotes Islamic microfinance with instruments based on social finance (ZIS) which contribute to facing challenges in poverty alleviation. And suggested as one of the best poverty alleviation tools, especially among Muslim communities by reviewing several measurements from other researchers' suggestions through systematic literature reviews. This paper is a case study research with a qualitative approach and is enriched with a literature review of more than 30 articles related to microfinance which tries to review and analyze the areas researched by researchers in the role of microfinance. This survey consists not only of empirical analysis and comparative analysis but recommendations and suggestions with some theoretical work. So to face the challenge of poverty, the community of Jintap Hamlet have tried to create awareness among others by establishing masjid-based microfinance as an initiative to solve poverty in Jintap Hamlet.poverty Abstrak Makalah ini mengulas bukti dampak peran keuangan mikro islam di Dusun Jintap dengan wujud peduli masyarakat antar sesama melalui pembiayaan yang mudah, dan menguntungkan sebagai solusi dalam mengentaskan kemiskinan. Studi ini mempromosikan keuangan mikro Islam dengan instrument berdasarkan keuangan social (ZIS) yang berkontribusi dalam menghadapi tantangan dalam pengentasan kemiskinan. Dan menyarankan sebagai salah satu alat pengentasan kemiskinan terbaik, terutama di kalangan masyarakat Muslim dengan meninjau beberapa pengukuran dari saran peneliti lain melalui tinjauan literatur sistematis. Makalah ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan diperkuan dengan kajian literatur lebih dari 30 artikel yang berkaitan dengan keuangan mikro yang mencoba meninjau dan menganalisis bidang-bidang yang diteliti para peneliti dalam peran keuangan mikro. Survei ini tidak hanya terdiri dari analisis empiris dan analisis komparatif tetapi rekomendasi dan saran dengan beberapa karya teoritis. Maka untuk menghadapi tantangan kemiskinan, masyarakat Dusun Jintap telah berusaha menciptakan kepedulian antar sesama dengan mendirikan keuangan mikro islam berbasis masjid menjadi inisiatif untuk menyelesaikan kemiskinan yang ada di Dusun Jintap.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIFITAS KEBUN KOPI RAKYAT SYSTEM AGROFORESTRY DI KELURAHAN UJAN MAS ATAS, KABUPATEN KEPAHIANG, PROVINSI BENGKULU Hery Suhartoyo; Helfi Eka Saputra; Umi Salamah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.311 KB)

Abstract

Abstract Coffee plantation within community forest (HKm) requires the use of an agroforestry system, but knowledge of the concept and its implementation in the field, is still lacking. The use of shade trees in coffee plantations is known to be beneficial for the long-term sustainability of coffee production. Recent result of coffee harvests are still low due to minimal intensification methods and maintenance e.g. in returning of soil nutrients into the agroforestry system. This community service program is carried out to, first, provide an understanding of the importance of shade trees within coffee plantations in the Agroforestry system, second, restore and increase soil nutrients by making compost from coffee husks. And third, introduce red-picking fruit harvest to increase the value of the community's coffee bean. The results of the activity showed better understanding in the arrangement of shade trees and increased skills in composting from coffee husks. The increase in crop yields is still in the implementation stage by using self-made compost which is sown on coffee plantations. The sustainability of this program can be achieved by involving young people in forest farmer groups and the coffee composting business can provide income, in addition to being used alone in their coffee plantation. With the addition of coffee husk compost, it is believed that it will increase coffee yields in the future and with changes in the red-picking harvest pattern, the price of coffee bean will be higher. Abstrak Penanaman kopi rakyat di areal Hutan kemasyarakatan (HKm) mensyaratkan penggunaan sistem Agroforestry, namun pengetahuan tentang konsep dan implementasi Agroforestry di lapangan masih sangat minim. Penggunaan pohon naungan dalam kebun kopi telah diketahui manfaatnya untuk keberlanjutan produksi kopi dalam jangka panjang. Hasil panen kopi yang dihasilkan masih rendah sengan minimnya intensifikasi perawatan dan pengembalian hara tanah ke dalam system Agroferestry. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk 1. Memberikan pemahaman tentang pentingnya pohon naungan dalam kebun kopi rakyat system Agroforestry, 2. Mengembalikan dan meningkatkan unsur hara tanah dengan pembuatan kompos dari kulit kopi. 3. Memberikan wawasan pola panen petik merah untuk peningkatan nilai panen kopi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan pemahanman yang lebih baik dalam hal pengaturan pohon naungan dan meningkatnya ketrampilan dalam pembuatan kompos dari kulit kopi. Peningkatan hasil panen masih dalam tahap implementasi/pemakaiana kompos hasil pembuatan sendiri yang ditabur di lahan kebun kopi. Keberlanjutan program ini dapat dicapai dengan pelibatan kaum muda di kelompok tani hutan dan usaha pembuatan kompos kopi dapat memberikan pendapatan, selain dipakai sendiri di kebun kopinya. Dengan penambahan kompos kulit kopi dipercaya akan meningkatkan hasil panen kopi di masa yang akan datang dan dengan adanya perubahan pola panen petik merah membuat harga kopi yang dihasilkan akan lebih tinggi.
PENERAPAN INTEGRASI TANAMAN SAYURAN DAN TERNAK SAPI POTONG PADA KELOMPOK TERNAK LOREJO KECAMATAN MOYUDAN, KABUPATEN SLEMAN Fx Suwarta; Ch. Lilis Suryani; Lukman Amien
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.332 KB)

Abstract

Abstract The application of crop-livestock has been implemented in the "Lorejo" farmers group at Moyudan, Sleman, Yogyakarta. The problem of the farmer is the low quality of feed and their manure not use. Activities are production feed training from rice straw with fermentation technic, fertilizer production training, and vegetable cultivation. This activity was followed by ten of the housewife. The identification showed that the farmers have a 2200 m2 field and 450 m2 yard. The cattle feed was a rice straw with the availability of 6,8 ton/DM/farmer. Availability of manure reaches 3,8 tons/year, but the farmers did not process and used it. The training resulted that the ability to feed fermentation from rice straw reaches 200 kg/day/farmer, and organic fertilizer reaches 280 kg/day/farmer. Rice straw fermentation can reduce crude fiber from 32,8% to 26,6%. The result of chili production using manure (110 days) reaches 0,38 kg per tree, while eggplant production reaches 4,2 kg per tree. Evaluation of the training implementation as much as 90% stated that community service programs provided benefits. Eighty percent of participants had understood the training substances. The conclusion of this program is to increase the quality of feed, the manure, and the diversity of vegetables. Abstrak Penerapan integrasi tanaman ternak telah dilaksanakan di Kelompok ternak sapi potong “Lorejo”, Kecamatan Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi adalah kualitas pakan yang rendah dan pupuk yang dihasilkan belum dimanfaatkan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan fermentasi jerami, pembuatan pupuk organik dan budidaya tanaman sayuran. Peserta adalah ibu rumah tangga peternak sebanyak 10 orang. Hasil identifikasi menunjukkan rata-rata peternak mempunyai lahan sawah garapan 2200 m2, lahan pekarangan 450 m2. Pakan sapi potong berupa jerami padi dengan potensi ketersediaan 6,8 ton/BK/peternak. Ketersediaan pupuk kandang mencapai 3,8 ton/tahun. Peternak belum mengolah pupuk kandang dan memanfaatkannya untuk budidaya tanaman sayuran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kemampuan membuat jerami terfermentasi mencapai 200 kg/HKO dan pupuk organik mencapai 280 kg/HKO. Fermentasi jerami padi mampu menurunkan kadar serat kasar dari 32,8% menjadi 26,6%. Produksi tanaman cabai dengan media tanam pupuk kandang pada umur 110 hari mencapai 0,38 kg/batang dan terong 4,2 kg/batang. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan 90% peserta menyatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat dan 10% menyatakan tidak tahu serta 80% peserta menyatakan memahami materi pelatihan. Disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan kualitas pakan, memperbaiki kualitas pupuk dan meningkatkan keragaman sayuran.
MENGENALKAN KEGIATAN EKONOMI SIRKULAR PERSONAL UNTUK MENGURANGI EMISI KARBON PADA SISWA SEKOLAH DASAR Rayuna Handawati; Ilham Mataburu
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.61 KB)

Abstract

Abstract To realize sustainable development in Indonesia, the government has begun to introduce and apply the principle of a circular economy in various sectors. The principle of a circular economy in the form of using goods as long as possible, utilizing items that have not been used for a long time, recycling, minimizing waste are considered to accelerate the success of low-carbon development within the framework of the Sustainable Development Goals 2030. The application of the circular economy principle requires the cooperation of the government, stakeholders and individual communities. Society has a bigger role in reducing waste to zero. There is still a need for socialization and training for the community to change people's behavior in using their goods until they are decided to turn into garbage. During the Covid 19 pandemic, waste production from housing increased dramatically compared to waste production from activity centers such as offices, schools or shopping areas. This condition shows that it turns out that efforts must be made to change people's behavior that supports waste-free development wherever it is located. Cities are areas that are very easy to produce waste. The purpose of this community service is to introduce circular economic activities to early childhood in urban areas so that a circular economic culture is formed. Economic circular activities that are introduced are activities that are individual in nature. The activity was carried out at the Rawamangun 07 Pagi Elementary School, attended by 4 teachers and 30 students. Activities carried out online. The result of the activity is that 95% of students understand about circular economy activities. Students will apply at home and school. The reason students implement a circular economy is to protect the environment, protect the earth, reduce waste. They will also invite friends to do the same. Meanwhile, teachers and school principals have responded positively to the application of a circular economy with continuous socialization and practice to students or other school members. Abstrak Untuk mewujudkan pembangunan Indonesia berkelanjutan, pemerintah mulai mengenalkan dan menerapkan prinsip ekonomi sirkular pada berbagai sektor. Prinsip ekonomi sirkular berupa penggunaan barang selama mungkin, memanfaatkan barang yang sudah lama tidak digunakan, mendaur ulang, meminimalisir sampah dianggap mempercepat keberhasilan pembangunan rendah karbon dalam kerangka Sustainable Development Goals 2030. Penerapan prinsip ekonomi sirkular memerlukan kerjasama pemerintah, stakeholder dan individu masyarakat. Masyarakat memiliki peran yang lebih besar dalam mengurangi sampah hingga menjadi nol. Masih diperlukan sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat untuk mengubah perilaku masyarakat dalam menggunakan barangnya hingga diputuskan menjadi sampah. Saat pandemi covid 19, produksi sampah dari perumahan meningkat drastis dibandingkan produksi sampah dari pusat kegiatan seperti perkantoran, sekolah atau tempat perbelanjaan. Kondisi ini menunjukkan ternyata harus diupayakan perubahan prilaku masyarakat yang mendukung pembangunan bebas sampah dimana pun berada. Perkotaan adalah wilayah yang sangat mudah menghasilkan sampah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan kegiatan ekonomi sirkular kepada masyarakat usia dini di perkotaan sehingga terbentuk budaya ekonomi sirkular. Kegiatan sirkular ekonomi yang dikenalkan adalah kegiatan yang bersifat individu. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Rawamangun 07 Pagi dengan dihadiri oleh 4 orang guru dan 30 siswa. Kegiatan dilaksanakan secara daring. Hasil dari kegiatan adalah 95% siswa memahami tentang kegiatan ekonomi sirkular. Siswa
PELATIHAN PENYUSUNAN MENU UNTUK PENURUNAN BERAT BADAN BAGI IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN PASIR GUNUNG SELATAN KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK JAWA BARAT Mansur Jauhari; Bambang Sutiyono; Ricky Susiono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.162 KB)

Abstract

Abstract According to Riskesdas 2018 data, it shows that Indonesian people aged> 18 years who are obese are 21.8%. In order for obesity to be tackled, efforts must be made, namely by regulating food (diet) and doing physical activity. This community service aims to train the people of Pasir Gunung Selatan Village, Cimanggis District, Depok City, West Java in preparing menus to lose weight. The incidence of obesity in Indonesia is increasing. PKM activities should be held directly in the village of Pasir Gunung Selatan, Depok, West Java, but in accordance with current conditions, namely the Covid 19 pandemic and is implementing a large-scale social management period (PSBB) to avoid crowds, community service activities are held online through media zoom was conducted in October 2020. This activity was held using the seminar method and carried out discussions and questions and answers from the participants. This activity is an effort to invite the general public, especially housewives to be smart and careful in preparing a balanced nutrition menu for themselves and for their families, as well as by balancing sufficient physical activity to obtain and maintain an ideal body. Even though this activity was carried out boldly, the enthusiasm of the participants was very high for this activity, it was not proven that only housewives registered and attended this activity, but also students, participants from the Indonesian Military / Police, teachers, lecturers, participants also came from various regions. in Indonesia. Besides that, the enthusiasm of the participants can also be seen from the number of participants who asked questions after delivering the material. Abstrak Menurut data Riskesdas 2018 menunjukan bahwa masyarakat Indonesia yang berusia > 18 tahun yang mengalami obesitas adalah 21,8%.. Agar obesitas dapat ditanngulangi perlu adanya upaya yang harus dilakukan yaitu dengan pengaturan makanan(diet) dan melakukan aktivitas fisik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih masyarakat Kelurahan Pasir Gunung Selatan Kecamatan Cimanggis Kota Depok Jawa Barat dalam penyusunan menu untuk menurunkan berat badan Angka Kejadian Obesitas di Indonesian semakin meningkat. Kegiatan PKM ini seharusnya secara langsung diadakan di kelurahan pasir gunung selatan kota Depok Jawa Barat, namun sehubungan dengan kondisi saat ini yaitu sedang terjadi pandemi covid 19 dan sedang penerapan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menghindari kerumunan maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat diadakan secara daring melalui media zoom dilakukan pada bulan Oktober 2020. Kegiatan ini diadakan dengan metode seminar dan dilakukan diskusi dan tanya jawab dari para peserta. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat umum, khususnya ibu rumah tangga untuk dapat cerdas dan cermat dalam menyusun menu gizi seimbang baik untuk diri sendiri maupun untuk keluarga, di samping dengan mengimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup untuk mendapatkan dan mempertahankan berat badan yang ideal. Meskipun kegiatan ini dilakukan secara daring, antusias partisipan sangat tinggi pada kegiatan ini, terbukti tidak hanya ibu rumah tangga saja yang mendaftar dan hadir pada kegiatan ini, melainkan juga para mahasiswa, peserta dari TNI/Polri, guru, dosen, peserta juga berasal dari berbagai
PENGUATAN PERAN UMKM MELALUI SOSIALISASI AKUNTANSI DAN PENDAMPINGAN PEMBUKUAN SEDERHANA DI DUSUN THEKELAN, DESA BATUR, KECAMATAN GETASAN, KABUPATEN SEMARANG, JAWA TENGAH Maylia Pramono Sari; Trisni Suryarini; Heri Yanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.472 KB)

Abstract

Abstract Community Service Activities carried out by the Community Service Team from Universiitas Negeri Semarang were carried out in Dusun Thekelan, Batur Village, Getasan District, Semarang Regency, Central of Java. This activity aims to provide strengthening to MSEs by providing solutions to problems currently being faced by the PPM Unnes program, namely in the form of increased understanding of accounting, preparation of simple bookkeeping and financial reports. This PPM activity is carried out in the form of training by providing material and simulation practice. The target audience of this activity is MSME in Dusun Thekelan, Getasan District, Semarang Regency, Central Java. In this case the methods used are socialization, training and mentoring of partners in the preparation of simple bookkeeping and financial reports. It is hoped that with the socialization, training and assistance of PPM UNNES in making simple bookkeeping and financial reports, it can help MSME in Dusun Thekelan, Getasan District, Semarang Regency, Central Java to improve their understanding and skills in managing their finances so that people welfare will increase. Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Universitas Negeri Semarang (PPM Unnes) dilakukan di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada par pelaku UMKM dengan memberikan bantuan solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi oleh Mitra program PPM Unnes tersebut yaitu berupa peningkatan pemahaman akuntansi, penyusunan pembukuan sederhana dan laporan keuangan. Kegiatan PPM ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dengan pemberian materi dan praktik simulasi. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah para pelaku UMKM di Dusun Thekelan Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dalam hal ini metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan (ceramah dan praktik) mitra dalam penyusunan pembukuan sederhana dan laporan keuangan. Diharapkan dengan adanya sosialisasi, pelatihan dan pendampingan PPM UNNES dalam pembuatan pembukuan sederhana dan laporan keuangan, maka dapat membantu para pelaku UMKM di Dusun Thekelan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah meningkatkan pemahaman dan skill dalam mengelola keuangannya sehingga kesejahteraan masyarakatpun akan semakin meningkat.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KLENDER JAKARTA TIMUR Durotul Yatimah; Adi Irvansyah; Adman; Chaidar Malisi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.671 KB)

Abstract

ABSTRAK: Kehidupam ekonomi masyarakat akibat pandemi covid-19 menurut pihak pemerintah maupun swasta ditasakan sangat berat. Banyak terjadi PHK dan pengangguran.Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk membekali pengetahuan dan keterampilan hidup pada masyarakat khususnya melalui pengolahan sampah menjadi kompos, Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan sampah menjadi kompos,agar masyarakat memiliki kemandirian dan keberdayaan ditengah situasi covid 19. Sampah secara umum dipandang sebagai barang sisa yang hanya menimbulkan dampak negatif bagi manusia. Padahal, apabila diolah sampah dapat menjadi produk yang banyak manfaatnya misalnya menjadi kompos. Klender memiliki jumlah pendidik yang cukup tinggi, sehingga volume sampah di Kelurahan ini cukup tinggi. Masalahnya masyarakat belum mempunyai keterampilan untuk mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi. Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan pengolahan sampah menjadi kompos pada masyarakat RT.013 RW 03 Klender sehingga mereka mempinyai keterampilan dalam menghadapi kesulitan ekonomi di masa covid-19 Metode Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah Casework yang meliputi tahap-tahap (1) Penyadaran adanya masalah (2) Penjalinan relasi lebih mendalam dengan konselor (3) Motivasi (4) Pengkonseptualisasian Masalah (5) Eksplorasi strategi mengatasi masalah (6) Penseleksian strategi mengatasi masalah (7) Implementasi Masalah (8) Evaluasi. Hasil pengabdian pada masyarakat: Pendamping berhasil membuat masyarakat sadar, termotivasi dan terampil mengolah sampah menjadi kompos untuk mengatasi sulitnya ekonomi di masa covid-19. Hal ini merupakan tanggung jawab moral masyarakat untuk memberdayakan dirinya, sebagai potensi untuk mengatasi sulitnya ekonomi dimasa covid-19. Kesimpulan pendampingan terhadap masyarakat Kelurahan Klender mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengolah sampah organik disekitar mereka menjadi kompos untuk mengatasi kesulitan mereka di masa covid-19. ABSTRACT The economic life of the community due to the Covid-19 pandemic according to the government and the private sector is very heavy. Many layoffs and unemployment occur. Therefore, efforts are needed to provide knowledge and life skills to the community, especially through processing waste into compost. In the midst of the covid situation 19. Garbage is generally seen as leftover goods that only have a negative impact on humans. In fact, if it is processed, the waste can become a product that has many benefits, such as compost. Klender has a fairly high number of educators, so the volume of waste in this Kelurahan is quite high. The problem is that people do not have the skills to process them into products with economic value. This Community Service aims to provide assistance in processing waste into compost to the community of RT.013 RW 03 Klender so that they have skills in dealing with economic difficulties during the Covid-19 period. This Community Service Method is Casework which includes stages (1) Awareness of a problem (2) Establishing deeper relationships with the counselor (3) Motivation (4) Conceptualization of Problems (5) Exploration of coping strategies (6) Selection of problem-solving strategies (7) Problem Implementation (8) Evaluation. The result of community service: Facilitators succeeded in making people aware, motivated and skilled in processing waste into compost to overcome economic difficulties during the Covid-19 period. This is the moral responsibility of the community to empower themselves, as a potential to overcome economic difficulties during the Covid-19 period. The conclusion is that assistance to the people of Klender Village is able to increase the knowledge and skills of the community to process organic waste around them into compost to overcome their difficulties during the Covid-19 period.
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL OLIMPIADE/KOMPETISI MATEMATIKA TINGKAT SMP UNTUK GURU-GURU SMP KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT Yudi Mahatma; Ibnu Hadi; Debby Agustine
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.575 KB)

Abstract

Abstract Math competition is an activity that is routinely held by the Ministry of Education and Culture. One of the benefits of this activity is to spur students' spirit of competition. To take part in the competition, a student must have sufficient preparation. The problem is, sometimes the school is unable to provide competent trainers to help prepare these students. The teacher as a source of knowledge in the classroom is actually a potential resource to prepare their students for this event. For this reason, the ability of teachers must continue to be honed while expanding their knowledge. One of the initial assets for coaching is that teachers must recognize the characteristics of competition questions. This ability improvement can be done through a training to recognize and develop math competition questions. This training is given in the form of delivering material and practice. Increasing teacher competence can be achieved through tiered and continuous training. The target of this training is to achieve an increase in the ability of teachers to prepare their students to participate in competitions at the local, regional, and national levels. The feedback given by the participants indicated that they really needed this kind of activity and hoped that it could be held regularly. Abstrak Kompetisi matematika merupakan suatu kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satu manfaat kegiatan tersebut adalah untuk memacu semangat berkompetisi para pelajar. Untuk mengikuti kompetisi tersebut, seorang siswa harus mempunyai persiapan yang cukup. Permasalahannya, kadang kala pihak sekolah tidak mampu menyediakan pelatih yang kompeten dalam membantu persiapan siswa tersebut. Guru sebagai sumber ilmu di kelas sebenarnya merupakan sumberdaya yang potensial untuk mempersiapkan anak didiknya terjun dalam ajang tersebut. Untuk itu kemampuan guru harus terus diasah sambil wawasannya diperluas. Salah satu modal awal pembinaan adalah guru harus mengenal karakteristik soal-soal kompetisi. Peningkatan kemampuan ini dapat dilakukan melalui suatu pelatihan untuk mengenal sekaligus mengembangkan soal-soal kompetisi matematika. Pelatihan ini diberikan dalam bentuk penyampaian materi dan praktek. Peningkatan kompetensi guru dapat tercapai melalui pelatihan yang berjenjang dan berkesinambungan. Target pelatihan ini adalah tercapainya peningkatan kemampuan guru dalam mempersiapkan anak didiknya untuk mengikuti ajang kompetisi baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Umpan balik yang diberikan oleh peserta menunjukkan bahwa kegiatan semacam ini sangat mereka butuhkan dan berharap agar dapat diselenggarakan secara rutin.
PELATIHAN PERAWATAN WAJAH SEHARI-HARI AGAR TETAP AWET MUDA PADA IBU RUMAH TANGGA DAN REMAJA PUTRI DI BEKASI BARAT Elvyra Yulia; Fandy Septia Anggriawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.602 KB)

Abstract

Abstract Jakarta State University, Faculty of Engineering has several study programs that have knowledge and skills that can be provided to the community (young women who drop out of school and housewives), to increase income for the community if they are engaged and applied these skills. The steps taken in solving partner problems are (1) field observation, (2) identification of partner problems and weaknesses, (3) offering solutions to partners, and (4) product implementation. The training ran according to the target applied by the researchers, based on the questionnaire distributed by the participants who thought this training was useful and most of them expected continuous training. Abstrak Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta memiliki beberapa program studi yang memiliki ilmu dan keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat (remaja putri putus sekolah dan ibu rumah tangga), untuk menambah penghasilan bagi masyarakat jika ditekuni dan menerapkan keterampilan tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah mitra adalah (1) observasi lapangan, (2) identifikasi masalah dan kelemahan mitra, (3) penawaran solusi kepada mitra, dan (4) implementasi produk. Pelatihan berjalan sesuai dengan target yang diterapkan peneliti, berdasarkan kuesioner yang dibagikan oleh peserta yang merasa pelatihan ini bermanfaat dan sebagian besar mengharapkan pelatihan berkelanjutan.
UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN UNTUK MENGURANGI RESIKO STUNTING DI KAMPUNG CIMANDALA DESA KARANG TENGAH KECAMATAN BABAKAN MADANG, BOGOR Marlinda Budiningsih; Muhamad Arif
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.627 KB)

Abstract

Abstract incidence of stunting is a major nutritional problem facing Indonesia. Based on Nutritional Status Monitoring data for the last three years, stunting has the highest prevalence compared to other nutritional problems such as malnutrition and obesity. The prevalence of stunting in West Java Province is 26.21%, the biggest condition in this province is Tasikmalaya district with a stunting potential of 34.97%, while Bogor Regency is 34.96%. The purpose of this community service activity is an effort to reduce the risk of stunting with an educational approach method or counseling to improve health status, especially in Cimandala Village, Karang Tengah Village, Babakan Madang District, Bogor in October 2020. The results of this activity are in the form of counseling on improving health status. include: 1) consumption of balanced nutrition and drinking blood booster tablets once a week; 2) stop early marriage; 3) pay attention to children's nutrition in the first 1000 days of life starting from pregnancy until the child is 2 years old; 4) wash hands with soap and running water; 5) defecating in a healthy latrine; 6) protect children with complete and timely immunization. Abstrak Kejadian stunting merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi selama tiga tahun terakhir, stunting memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah gizi lainnya seperti gizi kurang dan gemuk. Pravelansi stunting di Provinsi Jawa Barat sebesar 26,21%, kondisi pravelansi terbesar di provinsi ini adalah kabupaten Tasikmalaya dengan pravelansi stunting sebesar 34,97% sedangkan Kabupaten Bogor sebesar 34,96%. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai upaya untuk mengurangi resiko stunting dengan metode pendekatan edukatif atau penyuluhan peningkatan derajat kesehatan khususnya di Kampung Cimandala Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang, Bogor pada bulan Oktober tahun 2020. Hasil dari kegiatan ini berupa penyuluhan materi peningkatan derajat kesehatan meliputi: 1) konsumsi gizi seimbang dan minum tablet tambah darah 1 kali seminggu; 2) menghentikan pernikahan dini; 3) memperhatikan gizi anak dalam 1000 hari pertama kehidupan dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun; 4) cuci tangan dengan sabun dan air mengalir; 5) buang air besar di jamban sehat; 6) lindungi anak dengan imunisasi lengkap dan tepat waktu.

Page 7 of 86 | Total Record : 855