cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 215 Documents
IMPLEMENTASI SISTEM PENGAMANAN ASET DI MASJID MENGGUNAKAN CCTV TERINTEGRASI DENGAN PENERANGAN OTOMATIS Kiswanta, Kiswanta; Setyo P, Yoyok Dwi; Agus N., Woro; Abdul R, Ojak; Suminto, Suminto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9823

Abstract

ABSTRACT Nowadays, the role of mosques or mosques in social activities is also getting stronger. The existence of an organization that organizes or manages mosque household, such as the DKM (Mosque Prosperity Council/Musholla), IPM (Muslim Mosque/Musholla Youth Association), IRM (Muslim Mosque/Musholla Youth Association) and so on, makes many mosques or prayer rooms always busy with activities. social community. Especially with the moment of Ramadan, of course there are more and more activities being held. Departing from the crowds of people who worship every day, especially in the month of Ramadan, which of course also involves a lot of congregation, the vigilance of the congregation who brings motorized vehicles and other items needs to always be reminded by the manager of the mosque or mosque. So far, there are 2 ways that are still quite effective in suppressing these dishonorable acts, namely providing security for mosques or prayer rooms and installing CCTV camera networks. The Ahsanu Amala Mosque has been built 14 years ago, even though it has undergone several renovations, but until now it has never installed security devices or used the services of security personnel, even though there has been a very frequent criminal act of theft of charity boxes in mosques and motorized vehicles. pilgrims in the vehicle parking area. The large number of worshipers who perform worship is not balanced with a good security supervision system as well as frequent power outages so that the situation becomes pitch black and becomes increasingly prone. Thus, we have installed CCTV security devices in 4 (four) strategic location points of the mosque, equipped with a monitor and video recorder to record video and automatic lighting so that all the people or congregation around can be more comfortable and devoted to worship. Keywords: CCTV, Security, Automatic Emergency Lights, and Community Service ABSTRAK Dewasa ini, peran masjid atau masjid dalam kegiatan sosial juga semakin kental. Adanya organisasi penyelenggara atau pengelola rumah tangga masjid, seperti DKM (Dewan Kemakmuran Masjid/Musholla ), IPM (Ikatan Pemuda Masjid/Musholla), IRM (Ikatan Remaja Masjid/Musholla) dan lain sebagainya, menjadikan banyak masjid atau musholla yang selalu ramai dengan kegiatan sosial kemasyarakatan. Apalagi dengan momen bulan Ramadhan, tentu saja semakin banyak kegiatan yang diselenggarakan. Berangkat dari ramainya orang yang beribadah setiap hari, terutama di bulan Ramadhan yang tentunya juga melibatkan banyak jamaah, kewaspadaan dari para jamaah yang membawa kendaraan bermotor dan barang-barang lainnya perlu selalu ditingatkan oleh pengelola masjid atau musholla. Sejauh ini, terdapat 2 cara yang masih cukup efektif untuk meredam aksi-aksi tidak terpuji tersebut, yakni menyediakan tenaga keamanan masjid atau musholla dan memasang jaringan kamera CCTV. Masjid Ahsanu Amala sudah dibangun sejak 14 tahun yang lalu, walau sudah mengalami beberapa kali renovasi bangunan namun hingga saat ini belum pernah memasang perangkat keamanan ataupun menggunakan jasa tenaga keamanan, padahal sudah sangat sering terjadi tindak pidana pencurian kotak amal di dalam masjid maupun kendaraan bermotor milik jamaah di area parkir kendaraan. Banyaknya jamaah yang melakukan ibadah tidak diimbangi dengan sistem pengawasan keamanan yang baik juga sering adanya pemadaman listrik sehingga keadaan menjadi gelap gulita menjadi semakin rawan. Dengan demikian kami telah melakukan pemasangan perangkat kemanan CCTV di 4 (empat) titik lokasi strategis Masjid tersebut dilengkapi monitor dan video recorder untuk merekam video serta lampu penerangan otomatis agar semua masyarakat atau jamaah sekitar bisa lebih nyaman dan khusuk beribadahnya Kata Kunci: CCTV, Keamanan, Lampu Darurat Otomatis, dan Pengabdian Masyarakat
MEMBANGUN SINERGI PENGELOLAAN BANK SAMPAH DALAM RANGKA PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP Sari, Nani Widya; Thorik, Sylvia Hasanah; Ningsih, Sri Utami; Anwar, Mohamad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9824

Abstract

ABSTRACT The purpose of this Community Service activity is to see how the management of organic waste at the Clean Griya Asri Integrated Waste Disposal Site in Pamulang Subdistrict. Then also to understand about the benefits of the existing Waste Bank. The method used in this activity is the delivery of material and discussions with the local community. The conclusion of this service is that the Pamulang University academic community, which in this case is coordinated by the Secretarial Study Program lecturers by involving students and the community, can maximize their duties and responsibilities regarding how to educate the public and students about the importance of good and correct waste management through waste banks, so that provide great benefits for people's lives, especially benefits in the economic field. Keywords: Synergy, Waste Bank, Environment. ABSTRAK Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melihat bagaimana pengelolaan sampah organik di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Griya Bersih Asri di Kecmatan Pamulang ini. Kemudian juga untuk memahami mengenai manfaat dari Bank Sampah yang sudah ada. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyampaian materi dan diskusi dengan masyarakat setempat. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa civitas akademika Universitas Pamulang yang dalam hal ini dikoordinir oleh dosen Program Studi Sekretari dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat dapat memaksimalkan tugas dan tanggungjawabnya mengenai bagaimana mengedukasi masyarakat dan juga mahasiswa tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar melalui bank sampah, sehingga memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat, khususnya manfaat dalam bidang ekonomi. Kata Kunci: Sinergi, Bank Sampah, Lingkungan Hidup.
PELATIHAN DARING FINANCIAL LIFE SKILLS: ALTERNATIF LITERASI KEUANGAN DI MASA PANDEMI Septina, Nina; Djajadikerta, Hamfri; Setiawan, Amelia; Danil, Lilian; Susilo, Agustinus; Fitriani, Katlea
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9825

Abstract

ABSTRACT Responding to policies issued by the government through the Ministry of Education and Culture on the learning process during the pandemic, universities adjusted every form of tridharma activities held, including community service activities. One of the cooperation activities between Parahyangan Catholic University and Astra through the Kampung Berseri Astra program in its implementation also needs to be adjusted. One out of some capacity building activities by  the community service team at BUMDes Maju, Bumdes Jiwa Ilir and BUMDes Bermuda in Indramayu Regency is through the implementation of online training on financial literacy. Participants consisted of BUMDes managers, SMEs and residents from Ujunggebang Village, Ilir Village and Kedokanagung Village. Because the activities were carried out online, some participants also came from students and MSMEs in West Java. The enthusiasm of the participants was reflected in the activeness during the training session, the number of comment responses and questions submitted through chat boxes during the activity, as well as the many requests to deepen the discussion at the next training. Based on this experience, in the future it is possible to carry out blended community service activities by combining face-to-face and cyber-face methods, tailored to the availability of resources and objectives of activities. Training on financial technology can be proposed as material in the next period mentoring program.   Keywords: Financial Literacy, Online Training, Capacity Building, and Financial Life Skills  ABSTRAK Menyikapi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang proses pembelajaran selama masa pandemi, perguruan tinggi menyesuaikan setiap bentuk kegiatan tridharma yang diselenggarakan, termasuk kegiatan pengabdian pada masyarakat. Salah satu kegiatan kerjasama antara Universitas Katolik Parahyangan dan Astra melalui program Kampung Berseri Astra dalam pelaksanaannya juga perlu disesuaikan. Salah satu bentuk kegiatan peningkatan kapasitas yang dilakukan tim pengabdi pada BUMDes Maju, Bumdes Jiwa Ilir dan BUMDes Bermuda di Kabupaten Indramayu adalah melalui penyelenggaraan pelatihan daring tentang literasi keuangan. Peserta terdiri dari pengelola BUMDES, UKM dan warga dari Desa Ujunggebang, Desa Ilir dan Desa Kedokanagung. Karena kegiatan dilaksanakan secara daring, sebagian peserta juga berasal dari mahasiswa dan UMKM di Jawa Barat.  Antusiasme para peserta tercermin keaktifan selama sesi pelatihan, banyaknya respon komentar dan pertanyaan yang disampaikan melalui chat box selama kegiatan berlangsung, serta banyaknya permintaan untuk memperdalam pembahasan pada pelatihan berikutnya. Berdasarkan pengalaman ini, maka di masa mendatang sangat dimungkinkan untuk dapat melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan cara menggabungkan metode tatap muka dan tatap maya, disesuaikan dengan ketersediaan sumberdaya dan tujuan kegiatan. Pelatihan tentang financial technology dapat diusulkan sebagai materi pada program pendampingan periode selanjutnya.  Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pelatihan Daring, Peningkatan Kapasitas, dan Financial Life          Skill
PENTINGNYA PEMAHAMAN TENTANG KEMANFAATAN DAN KEMUDARATAN MEDIA SOSIAL M Darusman, Yoyon; Bastianon, Bastianon; Susanto, Susanto; Setiawan, Tato; Benazir, Dyas Mulyani
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9826

Abstract

ABSTRAK Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepad masyarakat Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal mengenai pemanfaatan media social serta mudarat aau dampak negative penggunaan media sosial. Adapun, pelaksanaan kegiatan terbagi dari beberapa kategorisasi seperti: 1. Tahap Pra Pelaksanaan: a. bahwa tim pengabdi men-survey lokasi ke Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal guna berdiskusi perihal jadwal, peserta dan tema. b. bahwa tim pengabdi, mempersiapakan peralatan dan perlengkapan seperti laptop, spidol, dan papan tulis/kertas besar, proyektor dan plakat penghargaan kepada tuan rumah serta konsumsi untuk seluruh peserta dan pihak terkait. c. bahwa tim menghitung dan merencanakan anggaran belanja termasuk modal awal, post biaya operasional dan biaya lain yang dianggap perlu. 2. Tahap Pelaksanaan: bahwa tim pengadbi akan menggunakan metode ceramah, metode tanya-jawab interaktif dan menggunakan metode role playing; 3. Tahap Paska Pelaksanaan: bahwa tim akan membuat laporan akhir kepada tiga pihak yakni: Desa Pedeslohor, tim pengabdi dan pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Hasil kegiatan ini masyarakat Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal lebih memahami mengenai manfaat dan mudarat dari pemakaian media sosial, sehingga mereka lebih bijak menggunakan media sosial. Kata Kunci: Media Sosial, Manfaat, dan Mudarat  ABSTRACT The purpose of this activity is to provide understanding to the people of Pedeslohor Village, Adiwerna District, Tegal Regency regarding the use of social media and the disadvantages or negative impacts of using social media. Meanwhile, the implementation of activities is divided into several categories such as: 1. Pre-Implementation Stage: a. that the service team surveyed the location in Pedeslohor Village, Adiwerna District, Tegal Regency in order to discuss schedules, participants and themes. b. that the service team prepares equipment and supplies such as laptops, markers and large whiteboards / paper, projectors and plaques of appreciation to the host and consumption for all participants and related parties. c. that the team calculates and plans the expenditure budget including initial capital, post operational costs and other costs deemed necessary. 2. Implementation Stage: that the pengadbi team will use the lecture method, the interactive question and answer method and use the role playing method; 3. Post Implementation Stage: that the team will make a final report to three parties, namely: Pedeslohor Village, community service team and the Institute for Research and Community Service. The results of this activity, the people of Pedeslohor Village, Adiwerna District, Tegal Regency better understand the benefits and disadvantages of using social media, so brands are wiser to use social media. Keywords: Social Media, Benefits, and Mudarat
INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA DENGAN ENTERREUNER DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN (IMPLEMENTASI DI PONDOK PESANTREN ROUDHATUL IKHWAN KOTA TANGERANG SELATAN) Budiman, Septian Arief; Rusli, Rahmatullah; Muhyi, Abdul; Mudzakir, Mudzakir; Ali, Fathudin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9827

Abstract

ABSTRACT The integration between religious education and entrepreneurship becomes an old concept that is renewed in the boarding school environment, the community's need for the world of work and an increase in the quality of output is very high, as one of the educational institutions in Indonesia has an obligation to innovate in order to realize these needs, one of the steps is implementing the program. enterpreuner based on religious education called the SANTRIPREUNER program. The community service team at Pamulang University in collaboration with the Roudhatul Ikhwan Islamic boarding school carried out community service activities for three consecutive days, from 11 to 13 December 2020 with the sharing session method and exposure to life skill management, while the target of this activity was the students. Roudhatul Ikhwan Islamic boarding school. The result of this activity was that the boarding schools were motivated again to implement the SANTRIPREUNER program that had been carried out, especially in the fields of agriculture and animal husbandry, the lecturers also found new formulas for the future in managing the program. Keywords: Santripreuner and Religious Education ABSTRAK Integrasi antara pendidikan agama dan enterpreuner menjadi konsep lama yang diperbarui di lingkungan pondok pesantren, kebutuhan masyarakat akan dunia kerja dan peningkatan kualitas output sangat tinggi, sebagai salah satu lembaga pendidikan di Indonesia memiliki kewajiban berinovasi dalam rangka mewujudkan kebutuhan tersebut, salah satu langkahnya ialah mengimplementasikan program enterpreuner berbasis pendidikan agama yang dinamakan program SANTRIPREUNER. Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Pamulang bekerjasama dengan pondok pesantren Roudhatul Ikhwan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama tiga hari berturut-turut yaitu tanggal 11 sampai dengan 13 desember 2020 dengan metode sharing session dan pemaparan tentang manajemen life skill, adapun sasaran pada kegiatan ini ialah para santri pondok pesantren Roudhatul Ikhwan. Hasil dari kegiatan ini ialah pihak pondok pesantren termotivasi kembali untuk melaksanakan program SANTRIPREUNER yang pernah dilakukan yaitu khususnya di bidang pertanian dan peternakan, para dosen juga menemukan rumusan baru untuk kedepannya dalam pengelolaan program tersebut. Kata Kunci: Santripreuner dan Pendidikan Agama
PENINGKATAN MOTIVASI DENGAN PEMBELAJARAN EDUTAINMENT MELALUI TEAMWORK DI YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN AR-RACHMAT SMK DWI PUTRA TANGERANG SELATAN Zubaidah, Siti; Dewi, Desilia Purnama; Sarah, Nani Nuraini; Suminar, Ratna; Sugiyarto, Sugiyarto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9828

Abstract

ABSTRACT From year to year, the number of students at SMK Dwi Putra has stagnated in increasing the number of students and does not show enthusiasm to work for teachers and staff. Even though the location of this school is very strategic, which is in front of Jalan Raya Aria Putra, Serua Ciputat, South Tangerang City, Banten Province. Our team sees this problem as a result of unstructured communication patterns between the foundation, teachers and staff. The foundation's work program was created without coordination with teachers, which made teachers not motivated to run the program. Building solid teamwork with edutainment learning is a solution for creating teacher motivation at work. Educational and entertainment contents are harmoniously combined to create enjoyable learning. The results of this activity are expected to provide a comfortable working atmosphere that can increase the motivation of teachers, which in turn will have an impact on the progress of schools and foundations. Keywords: Motivation, Edutainment Learning, and Teamwork ABSTRAK Dari tahun ke tahun, jumlah siswa SMK Dwi Putra mengalami stagnansi pertambahan jumlah muridny serta tidak menampakkan kegairahan bekerja pada guru dan stafnya. Padahal letak sekolah ini sangat strategis yaitu di depan jalan Raya Aria Putra, Serua Ciputat Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten. Tim kami melihat persoalan ini sebagai akibat pola komunikasi yang tidak terstruktur antara yayasan, guru dan staf. Program kerja yayasan dibuat tanpa koordinasi dengan guru yang membuat para guru tidak termotivasi dalam menjalankan program tersebut. Membangun teamwork yang solid dengan pembelajaran edutainment merupakan solusi bagi terciptanya motivasi para guru dalam bekerja. Muatan pendidikan dan hiburan dikombinasikan secara harmonis untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberi nuansa kerja yang nyaman yang dapat meningkatkan motivasi para guru, yang mana selanjutnya akan berakibat pada kemajuan sekolah dan yayasan. Kata Kunci: Motivasi, Pembelajaran Edutainment, dan Teamwork
KIAT MEMBENTUK PERATURAN DESA YANG BAIK Susanto, Susanto; Isnaeni, Beli; Bachtiar, Bachtiar; Prastiwi, Dian Eka; Setiawan, Tato
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9829

Abstract

ABSTRACT The Village Regulation is stipulated by the Village Head after being discussed and agreed upon with the Village Consultative Body which is a legal and policy framework in the administration of Village Government and Village Development. The stipulation of Village Regulations is a description of the various powers that the Village has with reference to the provisions of higher laws and regulations. So that as a legal product, the Village Regulation must not conflict with higher regulations and may not harm the public interest. One of the reasons for the promulgation of Law Number 6 of 2014 concerning Villages is the recognition that villages have rights of origin and traditional rights in regulating and managing the interests of the local community and playing a role in realizing the ideals of independence based on the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. This is because the recognition of the village as an autonomous region makes the village have a major role in managing, empowering and advancing the available resources, both natural and human resources. So that in the end they are able to move the wheels of development which must be accompanied by an awareness of the understanding of the spirit of autonomy for all village residents and the capacity of the apparatus as well as the community in understanding governance. Village / Traditional Village Institutions, namely Village / Traditional Village Government institutions consisting of Village / Traditional Village Governments and Village / Traditional Village Consultative Bodies, Village Community Institutions, and traditional institutions. The Village / Traditional Village Head or what is referred to by any other name is the head of the Village / Traditional Village Administration who leads the administration of the Village Government. The Village / Traditional Village Head or what is referred to by any other name has an important role in his position as an extension of the state close to the community and as a community leader. Tri Dharma Perguruan Tinggi is the vision of all tertiary institutions in Indonesia which consists of education and teaching, research and development, and community service. As an effort to realize this vision, the Pamulang University Master of Law study program by involving lecturers and students has held Community Service in the form of providing technical guidance to village heads and the Kalimati Village Consultative Body, Adiwerna District in drafting village regulations to be carried out in Kalimati village, Adiwerna District, Tegal Regency.  Keywords: Technical Guidance, and Village Regulations ABSTRAK Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Pembangunan Desa. Penetapan Peraturan Desa merupakan penjabaran atas berbagai kewenangan yang dimiliki Desa mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Sehingga sebagai sebuah produk hukum, Peraturan Desa tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi dan tidak boleh merugikan kepentingan umum. Salah satu daru alasan di buatnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa adalah pengakuan bahwa Desa memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat dan berperan mewujudkan cita-cita kemerdekaan berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Hal ini disebabkan karena dengan diakuinya desa sebagai sebuah daerah otonom menjadikan desa memiliki peran utama dalam mengelola, memberdayakan dan memajukan sumber daya yang tersedia, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sehingga pada akhirnya mampu menggerakkan roda pembangunan yang harus diiringi kesadaran akan pemahaman spirit otonomi bagi seluruh penggerak warga desa dan kapasitas perangkat juga masyarakat dalam memahami tata kelola pemerintahan. Kelembagaan Desa/Desa Adat, yaitu lembaga Pemerintahan Desa/Desa Adat yang terdiri atas Pemerintah Desa/Desa Adat dan Badan Permusyawaratan Desa/Desa Adat, Lembaga Kemasyarakatan Desa, dan lembaga adat. Kepala Desa/Desa Adat atau yang disebut dengan nama lain merupakan kepala Pemerintahan Desa/Desa Adat yang memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Kepala Desa/Desa Adat atau yang disebut dengan nama lain mempunyai peran penting dalam kedudukannya sebagai kepanjangan tangan negara yang dekat dengan masyarakat dan sebagai pemimpin masyarakat. Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan visi dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang terdiri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi tersebut, Program studi Magister Hukum Universitas Pamulang dengan melibatkan Dosen dan para Mahasiswa telah mengadakan Pengabdian Masyarakat dalam bentuk memberikan Bimbingan teknis kepada kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa Kalimati, Kecamatan Adiwerna dalam penyusunan Peraturan desa yang akan dilakukan di desa Kalimati, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Kata Kunci: Bimbingan Teknis, dan Peraturan Desa
PELATIHAN PEMBUATAN MATERI PEMBELAJARAN DIGITAL DAN PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK GURU-GURU SMK Prasetya, Rizky Eka; Syarif, Achmad
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9830

Abstract

ABSTRACT The partner of this Community Service activity is SMK Triguna 1956 Jakarta. The problem faced by partners at this time is how to organize teaching and learning activities online effectively and efficiently during the Covid-19 pandemic. There were many teachers of SMK Triguna 1956 Jakarta who were still constrained and had difficulties in organizing teaching and learning activities online using applications based  on Information & Communication Technology (ICT). The obstacles faced were how to make effective digital learning materials for students of SMK Triguna 1956 Jakarta and the use of Google Classroom teaching media. Activities carried out in providing solutions to these problems were by providing training to teachers of SMK Triguna 1956 on how to make digital learning materials and the use of Google Classroom teaching media. The method used in this training is a case study of making digital learning materials and creating classes in Google Classroom. As a result of this training, the teachers of SMK Triguna 1956 Jakarta gained additional knowledge in conducting online teaching and learning activities, namely creating digital learning materials and using Google Classroom. Keywords: Learning Materials, Google Classroom, Teaching Media, SMK Teachers, and Online ABSTRAK Mitra dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah SMK Triguna 1956 Jakarta. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah bagaimana menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) saat pandemik Covid-19 secara efektif dan efisien. Banyak didapati guru-guru SMK Triguna 1956 Jakarta yang masih terkendala dan mengalami kesulitan dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK). Kendala yang dihadapi seperti bagaimana membuat materi pembelajaran digital yang efektif bagi siswa-siswi SMK Triguna 1956 Jakarta dan penggunaan media ajar Google Classroom. Kegiatan yang dilakukan dalam memberikan solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan kepada guru-guru SMK Triguna 1956 tentang bagaimana membuat materi pembelajaran digital dan penggunan media ajar Google Classroom. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah studi kasus pembuatan materi pembelajaran digital dan pembuatan kelas di Google Classroom. Hasil dari pelatihan ini, guru-guru SMK Triguna 1956 Jakarta mendapatkan tambahan pengetahuan dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring yaitu membuat materi pembelajaran digital dan penggunaan Google Classroom. Kata Kunci:  Materi Pembelajaran, Google Classroom, Media Ajar, Guru-Guru SMK, dan                      Daring
PELATIHAN MEMPRODUKSI HAND WASH BERBASIS UMKM Taufik, Taufik; Sudiman, Sudiman; Suryanto, Dwi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9831

Abstract

ABSTRAK Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia memaksa masyarakat untuk melaksanakan program 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak). Tujuan dari PKM (Pengabdian Kepada Masyaakat)  adalah mencegah penyebaran COVID-19 dengan membuat Produk Hand Wash. Yang selanjutnya bisa dikembangkan sebagai Produk Usaha untuk membantu Perekonomian Desa Cihujan. Memproduksi hand wash merupakan peluang usaha yang cukup baik, apalagi dengan kondisi seperti ini. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah melalui kegiatan: Penyuluhan, diskusi dan simulasi. Pada kegiatan ini tim pengabdian dan mitra melakukan pelatihan pembuatan sabun pencuci tangan (hand wash) berbasis UMKM. Pelatihan diberikan dalam bentuk ceramah yang dilanjutkan dengan eksperimen langsung dan tanya jawab. Praktek cara pembuatan pembuatan sabun cuci tangan (hand wash).  Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi selain pengajaran dan Penelitian. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan keberadaan Perguruan Tinggi dapat memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan dan penerapan keilmuan kepada masyarakat Kata Kunci: Covid-19, Hand Wash, dan UMKM                                                                                                                ABSTRACT The increasing number of Covid-19 cases in Indonesia has forced the public to carry out the 3M program (Wearing Masks, Washing Hands and Maintaining Distance). The purpose of PKM (Community Service) is to prevent the spread of COVID-19 by making Hand Wash Products. Which can then be developed as a Business Product to help the Cihujan Village Economy. Producing hand wash is a good business opportunity, especially in these conditions. The method used in this Community Service is through the following activities: Extension, discussion and simulation. In this activity the community service team and partners conducted training in making hand wash soap based on UMKM. The training is given in the form of lectures followed by direct experiments and questions and answers. Practice how to make hand wash soap. This Community Service Activity is one of the Tri Darma of Higher Education in addition to teaching and research. With the existence of Community Service activities, it is hoped that the existence of Higher Education can make a major contribution to the development and application of science to the community. Keywords: Covid-19, Hand Wash, and UMKM
PENGAYAAN LITERASI DIGITAL DI ERA PANDEMI: FABEL SEBAGAI MATERI PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH JAM’IYYATUL KHAIR Wahyuni, Yuli; Egilistiani, Rahmita; Kurniati, Geni; Tisnawijaya, Christy
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 1 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/.v1i1.9832

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic situation requires educational institutions in Indonesia to implement a distance learning system. The use of technology, especially the internet, as a medium for distance learning is essential to accelerate the results of teaching and learning activities for both educators and students. In the context of Community Service, several lecturers, and students of the English Literature at Universitas Pamulang held an online seminar entitled “Digital Literacy in the Pandemic Era: the Use of Fables to Enhance the Character Building” which was attended by educators of Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyyatul Khair. The online seminar introduced Kahoot! as a platform for interactive online learning. The event has helped the participants escalate their digital literacy skills. Moreover, the knowledge gained through this event optimistically creating new enthusiasm in developing the motivation for teaching and learning during the pandemic. Keywords: Fabel, Digital Literacy, Kahoot!, and Pandemic  ABSTRAK Situasi pandemi COVID-19 mengharuskan institusi pendidikan di Indonesia untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh. Pemanfaatan teknologi internet sebagai media pembelajaran jarak jauh, dengan demikian, sangat diperlukan sebagai penunjang dalam peningkatan hasil kegiatan belajar mengajar baik bagi pendidik dan peserta didik. Dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat, beberapa dosen dan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Pamulang mengadakan seminar daring dengan topik “Literasi Digital di Era Pandemi: Fabel sebagai Materi Pembentukan Karakter Siswa” yang diikuti oleh para pendidik di Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyyatul Khair. Seminar daring tersebut memperkenalkan Kahoot! sebagai salah satu aplikasi digital yang dapat digunakan untuk pembelajaran interaktif secara daring. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu adanya peningkatan keterampilan peserta dalam hal literasi digital. Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menciptakan semangat baru dalam meningkatkan motivasi belajar mengajar di masa pandemi.  Kata kunci: Fabel, Literasi Digital, Kahoot!, dan Pandemi