cover
Contact Name
Harjoyo
Contact Email
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Phone
+6283894254262
Journal Mail Official
pengabdiansosial@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No. 1 Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
PENGABDIAN SOSIAL
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28073363     EISSN : 28072111     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pbs.v2i2/xxxxx
Core Subject : Social,
Jurnal Pengabdian Sosial adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sekretari D-III , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang yang menerbitkan artikel pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa sebagai perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun, sebanyak dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Pengabdian Sosial juga menerima artikel sejenis dari eksternal dengan syarat dan template yang ditetapkan.
Articles 215 Documents
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z untuk Berwirausaha di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Pakulonan Barat-Tangerang Unik Desthiani; Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51500

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu. Komunikasi interpersonal sendiri dapat dilakukan secara verbal ataupun non verbal, di dalam komunikasi interpersonal penerima pesan dapat langsung memberikan respon kepada pemberi pesan, sehingga pemberi pesan dapat mengetahui apakah komunikasi yang dilakukan efektif atau tidak. Kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal sangat penting di dalam pergaulan sehari-hari, seseorang yang memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik akan memiliki kepercayaan yang tinggi ketika bertemu dengan banyak orang dan bersosialisasi dengan orang tersebut. Tetapi justru sebaliknya jika keterampilan komunikasi interpersonalnya kurang baik seperti pemalu, takut dalam berkomunikasi, maka akan terlihat sebagai seseorang yang pendiam, menyendiri dan susah bergaul. Komunikasi interpersonal juga memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan diri, khususnya pada generasi Z yang tengah menghadapi tantangan baru dalam berwirausaha. Generasi Z, yang dikenal sebagai digital native, sering kali memiliki keterampilan teknis yang kuat, namun generasi Z mungkin menghadapi hambatan dalam hal komunikasi langsung dan pengelolaan hubungan personal. Kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, begitupun di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, kepercayaan diri peserta didik dapat dilihat dari cara berkomunikasi dengan lingkungannya. Peserta didik yang berada di yayasan, diharapkan kedepannya memiliki kemampuan untuk dapat menghidupi dirinya sendiri dengan segala keterbatasan yang ada. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan berwirausaha, diharapkan dengan memiliki usaha atau bisnis, para peserta didik memiliki bekal untuk dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kemampuan dan keterampilan komunikasi interpersonal yang baik akan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik terutama di dalam berwirausaha, seperti menawarkan produknya kepada calon konsumen, menjelaskan keunggulan produk yang dimiliki dan lain sebagainya. Berdasarkan beberapa uraian tersebut maka tim pengabdi mengambil judul Pengabdian kepada Masyarakat “Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z untuk Berwirausaha di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Pakulonan Barat-Tangerang”.
Pelatihan Percakapan Bahasa Mandarin di Tempat Umum (Restoran) pada Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Tangerang Nurhayati; Dyas Mulyani Benazir; Zaki Zainal Arifin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51501

Abstract

Bahasa China atau disebut juga Bahasa Mandarin termasuk salah satu bahasa resmi yang digunakan dalam pertemuan anggota perserikatan bangsa-bangsa (PBB) sehingga menunjukkan posisi pentingnya di dunia internasional dan merupakan bahasa yang susah untuk dikuasai karena selain bentuk piktograf. Dalam perkembangannya, Bahasa Mandarin telah banyak dipelajari di berbagai negara, salah satunya di Indonesia, karena Bahasa Mandarin merupakan Bahasa komunikasi bisnis. Bahasa Mandarin diajarkan di sekolah-sekolah, universitas, lembaga kursus dan juga pelatihan baik secara offline maupun online. Pelatihan Bahasa Mandarin dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Mandarin, yaitu keterampilan menyimak (mendengar), berbicara, membaca dan menulis aksara Han. Pelatihan yang dilakukan di Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, sasarannya adalah siswa siswi Yayasan Maktabul Aitam. Sehingga hal yang pertama diajarkan yaitu mengulang kembali alfabet fonetik bahasa Mandarin dan melakukan percakapan di tempat umum (restoran). Namun karena adanya perbedaan abjad dengan cara baca dan juga adanya nada atau ton Sehingga siswa siswi mengalami kesulitan dalam melafalkannya. Solusi yang diberikan yaitu mengajarkan dengan pelan dan berkali-kali, juga diperagakan sehingga mudah dilafalkan dan dihapal. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat bersifat edukasi dan melatih siswa berkomunikasi dalam Bahasa Mandarin khususnya percakapan di tempat umum pada Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam. Hasil kegiatan ini siswa siswi diajarkan percakapan Bahasa Mandarin di restoran. Disamping itu juga menambah wawasan siswa siswi untuk mempelajari bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagai bekal kelak mereka bekerja
Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup dan Lingkuangn Melalui Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan di Saung Jingga Pamulang Tangerang Selatan Rohmat; Madina Putri; Mita Putri Sabrina Rahmadani; Jamaludin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51502

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini ibu-ibu Saung Jingga. Lokasi Jl. Pinus 2, Pd. Benda, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertajuk "Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup dan Lingkungan melalui Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan di Saung Jingga (Kampung Pemulung)". PKM ini berfokus pada peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat Saung Jingga terkait pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Pelaksanaan PKM dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan yang kurang ideal di wilayah tersebut akibat penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, bau tak sedap, dan risiko banjir, sehingga berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Metode kegiatan yang diterapkan adalah edukasi interaktif. Hasil dari PKM ini menunjukkan peningkatan yang nyata dalam pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Pendidikan, kebersihan dan pengelolaan sampah, serta adanya motivasi dan partisipasi aktif dalam upaya menjaga lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan di Saung Jingga Pamulang, Tangerang Selatan Irana Kholifah; Aura Nada Asri; Muhamad Amri Ramadhani; Budi Syamtoro
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51503

Abstract

Pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi tantangan serius dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama di kawasan semi-perkotaan seperti Saung Jingga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui pelatihan, demonstrasi daur ulang, serta penerapan sistem bank sampah sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Selain itu, tercipta produk-produk bernilai ekonomis dari limbah yang sebelumnya tidak terpakai. Program ini diharapkan menjadi model lokal dalam penerapan gaya hidup ramah lingkungan
Peningkatan Kualitas Udara dan Air Bersih di Saung Jingga, Kampung Pemulung, Tangerang Selatan Anisa; Ahcmad Zakky Mubaroq; Arum Sekar Wangi; Jamaludin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51505

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan air di lingkungan Saung Jingga, Kampung Pemulung, Tangerang Selatan. Permasalahan lingkungan seperti pencemaran udara dan air yang terjadi di wilayah tersebut memerlukan penanganan serius untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan pendekatan interaktif, melibatkan warga Saung Jingga secara langsung dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, pemeberian materi untuk menambah wawasan dan pengalaman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi lapangan, wawancara dengan warga, dan dokumentasi hasil kegiatan. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan positif dalam perilaku warga terkait kebersihan lingkungan. Udara di sekitar Saung Jingga menjadi lebih segar. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan melalui kegiatan gotong royong. Kegiatan PKM ini memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.
Pengaruh Soft Skill Terhadap Prestasi Akademik Siswa Generasi Z dan Generasi Alpha di Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, Pakulonan Barat, Kabupaten Tangerang Edi Junaedi; Anugrah Sapto Hadi; Deni Darmawan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51506

Abstract

Soft Skill memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi akademik siswa Generasi Z dan Generasi Alpha. Berikut beberapa Soft Skill yang penting untuk prestasi akademik: Kemampuan komunikasi, Kemampuan berpikir kritis, Kemampuan bekerja sama, Manajemen waktu, Kemampuan beradaptasi. Mereka dapat belajar hal-hal baru dengan cepat dan mengatasi kesulitan dengan efektif. Generasi Z dan Generasi Alpha memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pengaruh Soft Skill terhadap prestasi akademik mereka juga berbeda. Generasi Z, yang tumbuh dengan teknologi, perlu mengembangkan Soft Skill seperti komunikasi interpersonal dan kerja sama tim, karena interaksi langsung seringkali terabaikan. Generasi Alpha, yang sangat visual dan interaktif, perlu mengembangkan Soft Skill seperti fokus dan perhatian, karena mereka terbiasa dengan rangsangan digital yang cepat. Untuk kedua generasi ini, kemampuan berpikir kritis sangatlah penting, guna menyaring informasi yang didapatkan dari berbagai sumber. Kami dari team pengabdi ingi mencoba menggali lebih dalam lagi, sejauh mana Soft Skill yang dimiliki oleh siswa/siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai dengan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dibina oleh Yayasan Maktabul Aitam tersebut. Kami mencoba mengevaluasi di bagian mana hal-hal yang perlu kami perbaiki dan perlu kami tingkatkan mengenai Soft Skill dari masing-masing siswa/siswi binaan tersebut. Kemampuan akhir yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa setelah mengikuti penyuluhan adalah siswa dapat memiliki kemampuan Soft Skill (Percaya diri, berani, adaptif, komunikatif, pantang menyerah, pandai bergaul, daya saing yang tinggi, motivasi yang tinggi dan lain-lain) yang tinggi dan siswa memiliki keterampilan dalam menghadapi tantangan abad 21 dengan ketatnya persaingan untuk mendapat pekerjaan dengan menguasai 4C yaitu: Critical Thinking (berpikir kritis), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi) dan Creativity (kreativitas).
Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Masyarakat Saung Jingga Untuk Meningkatkan kualitas Lingkungan Hidup Pamulang Tangerang Selatan Azka Alfarizi; Nur Hasanah; Syakila Azahra; Budi Syamtoro
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51507

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan estetika masyarakat. Tujuannya adalah memberikan edukasi dan melibatkan masyarakat dalam perencanaan serta pemeliharaan RTH, sehingga mendukung kehidupan lingkungan yang berkualitas. Sasaran kegiatan adalah wilayah Saung jingga yang menghadapi tantangan keterbatasan RTH. Metode yang digunakan meliputi lokakarya partisipatif dan perencanaan kolaboratif bersama pemangku kepentingan lokal, program ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan ekologi dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya RTH serta langkah awal untuk menciptakan dan memperbaiki ruang tersebut.
Penerapan Energi Terbarukan di Komunitas Saung Jingga, Kampung Pemulung, Tangerang Selatan Sundari; Muhammad Alief Husein; Novi Yana Rahmawati; Jamaludin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51508

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Pemulung “Saung Jingga” yang terletak di Pamulang, Tangerang Selatan. Komunitas ini aktif dalam kegiatan daur ulang sampah, namun masih menghadapi tantangan dalam hal kualitas hidup dan kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan serta mendukung peningkatan kesejahteraan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan mengenai pengelolaan sampah yang higienis, pelatihan keterampilan daur ulang kreatif, serta kerja sama dalam penataan lingkungan tempat tinggal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih sadar lingkungan dan peningkatan kemampuan dalam mengelola sampah secara bernilai ekonomi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis edukasi dan pemberdayaan mampu mendorong perubahan positif yang berkelanjutan dalam komunitas marginal.
Pemaparan serta Penerapan Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan di Lingkungan Saung Jingga, Pamulang Tangerang Selatan Kristin; Laras Dwi Handayani; Muhammad Hakan Syukur; Budi Syamtoro
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51510

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi yang bertujuan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Saung Jingga, Pamulang, Tangerang Selatan, sebagai upaya nyata meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat tentang keterkaitan antara kesehatan pribadi dengan kelestarian lingkungan, terutama pada masyarakat perkotaan yang cenderung mengadopsi gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi makanan cepat saji, kurangnya aktivitas fisik, dan perilaku lingkungan yang tidak ramah lingkungan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan penerapan langsung tentang pola hidup sehat yang bersinergi dengan praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi pemaparan langsung dan studi kasus dengan pendekatan studi literatur dan observasi perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan kegiatan sosialisasi, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat yang signifikan tentang pentingnya gaya hidup sehat dan pelestarian lingkungan. Peserta mulai memahami dan menerapkan kebiasaan seperti mengonsumsi makanan organik, menggunakan transportasi ramah lingkungan, mendaur ulang sampah, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kegiatan ini berhasil menciptakan perubahan perilaku positif dan meningkatkan motivasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan ramah lingkungan secara konsisten.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Secara Ramah Lingkungan Saung Jingga Pamulang Tangerang Selatan Lutfiah Adiningrum; Garyn Castro; Norick Rovino.A.D.; Jamaludin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51513

Abstract

Pembangunan berkelanjutan merupakan agenda prioritas global yang juga menjadi perhatian utama di Indonesia, khususnya di kawasan urban yang mengalami tekanan akibat urbanisasi pesat. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Pamulang, Kota Tangerang Selatan, yang menghadapi tantangan nyata seperti pengelolaan sampah, minimnya ruang terbuka hijau, serta lemahnya kohesi sosial dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks ini, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) berperan strategis sebagai penghubung antara kebutuhan warga dan arah kebijakan pembangunan pemerintah. Namun demikian, efektivitas LPM kerap terhambat oleh keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya program kerja berorientasi keberlanjutan, serta lemahnya kolaborasi dengan pihak eksternal. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mahasiswa Universitas Pamulang berupaya memperkuat peran LPM dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan partisipatif. Dengan pendekatan penelitian tindakan partisipatif, kegiatan ini menganalisis kondisi aktual LPM di Desa Pamulang Timur, mengidentifikasi tantangan dan peluang, serta merumuskan strategi penguatan kelembagaan yang inklusif. Kegiatan ini juga memfasilitasi terbentuknya model kolaboratif antara LPM, masyarakat, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya. Temuan awal menunjukkan bahwa LPM memiliki struktur yang jelas namun masih membutuhkan penguatan kapasitas dan sinergi lintas sektor. Harapannya, PKM ini dapat menjadi pijakan bagi pengembangan LPM di wilayah urban lainnya, serta memberi kontribusi nyata dalam praktik dan kajian akademik mengenai pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.