cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Pendas
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24427470     EISSN : 25794442     DOI : https://doi.org/10.31949/jcp
Core Subject : Education,
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles 130 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2022)" : 130 Documents clear
IMPLEMENTASI LITERASI KRIYA MELALUI PENGEMBANGAN EDUKITS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF DI SD Sendi Fauzi giwangsa; Non Dwishiera Cahya Anasta; Tatat Hartati; ira rengganis; Kurniasih kurniasih; Tatang Syaripudin; evi rahmawati; ari arasy magistra
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3196

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemanfaatan barang bekas yang ada di sekitar lingkungan kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Selain itu belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang digumanfaatkan oleh guru dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengimplemntasikan literasi kriya melalui pengembangan edukits sebagai media pembealjran dengan memanfaatkan barang-barnag bekas. Peelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan pra tindakan, tindakan dan pasca tindakan. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner, pedoman observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru mampu mengembangkan EduKits dengan membuat media pembelajaran yang variatif yang berbasis pada teknik-teknik dalam seni kriya. Hal ini juga menunjukan bahwa kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif telah mengalami peningkatan.
KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA BERBASIS LITERASI LINGKUNGAN DI KELAS TINGGI SEKOLAH 3T SUKABUMI Tresna Adi Putra; Dyah Lyesmaya; Astri Sutisnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan siswa, penelitian ini untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa berbasis literasi lingkungan siswa Kelas VI di sekolah 3T Sukabumi, sekolah di daerah 3T yaitu singkatan daripada kepanjangan atas Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek yaitu siswa kelas VI sekolah 3T Sukabumi. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data digunakan uji kredibilitas dengan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terjadi beberapa pelanggaran kedisiplinan di kelas VI sekolah 3T Sukabumi yaitu datang terlambat ke sekolah, tidak memperhatikan saat pembelajaran, berjalan-jalan keluar masuk kelas tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada guru, mengganggu siswa kelas lain yang sedang belajar, menggambar di buku tema, merokok di lingkungan sekolah. Begitupun dengan kedisiplinan siswa terhadap lingkungan yang juga rendah, seperti tidak ada jadwal piket kelas, sering membuang sampah tidak pada tempatnya, tidak menjaga fasilitas kelas, tidak menjaga kebersihan dan kerapihan fasilitas sekolah seperti ruang perpustakaan dan ruang serbaguna. Faktor penyebab terjadinya pelanggaran kedisiplinan yaitu meliputi keadaan lingkungan sekolah, sarana prasarana, ketersediaan dana, tidak adanya penjaga sekolah, kurangnya pemberian keteladanan kepada siswa oleh tenaga pendidik, dan kurangnya teguran atau sanksi yang diberikan tenaga pendidik kepada siswa yang melanggar. Upaya guru dalam menanamkan kedisiplinan siswa seperti melaksanakan peraturan kelas, memberi nasehat dan peringatan kepada siswa yang melanggar, menjalankan kembali kegiatan bersih-bersih diseluruh lingkungan sekolah setiap satu minggu sekali yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa.
PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN PADA SISWA USIA SEKOLAH DASAR Annisa Firdaus Annisa; Puri Pramudiani
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3211

Abstract

Di abad 21 sekarang ini maraknya penggunaan smartphone pada anak yang masih usia sekolah dasar,sebagian orang pasti seringkali melihat anak bermain smartphone baik dirumah ,diluar rumah atau tempat yang lainnya, smartphone dapat memengaruhi perilaku sosial terutama dalam hal perilaku kesopan santunan,sebab anak yang asyik bermain smartphone kerap kali tidak memperdulikan lingkungan sekitarnya sehingga anak menjadi acuh,sering mengucapkan kalimat yang kasar ketika sedang bermain.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perilaku sopan santun anak yang sering menggunakan smartphone.penelitian ini dilakukan di komplek perumahan Jl.Tamansari 1C dengan sampel penelitiannya yaitu 6 anak anak usia sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji objek secara real disini peneliti berperan sebagai instrumen kunci untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi (triangulasi data). Hasil penelitian menunjukan bahwa smartphone ini sangat berpengaruh pada perilaku kesopan santunan anak diwilayah tersebut hal ini terjadi karena efek setelah pandemi covid 19 dimana anak anak sekolah mengandalkan smartphonenya untuk belajar hal inipun berlanjut saat pandemi berakhir anak menjadi kecanduan bermain smartphone dan mengabaikan perilaku kesopan santunan.
VALIDITAS LKPD BERBASIS MODEL PROJECT BASED LEARNING PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V SEKOLAH DASAR Lifda Sari; Farida F; Hadiyanto; Darnies Arif
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3215

Abstract

Kemajuan pendidikan dan teknologi menuntut siswa supaya tidak hanya meningkatkan hasil belajarnya tetapi juga dituntut untuk mampu membuat perencanaan, melakukan percobaan sehingga menjadi sebuah produk sebagai sebuah kreatifitas dan bentuk pengaplikasian dari kemampuan berpikir kritisnya. Salah satu SDM yang harus memiliki kemampuan kreatif dan inovatif yaitu para guru. Guru menyampaikan pengetahuan kepada siswa supaya siswa memiliki bekal untuk menghadapi kegaiatan  sehari-harinya. Salah satu cara guru untuk meningkatkan keterampilan siswa memecahkan masalah sehari-hari yaitu dengan menyediakan lembar kerja peserta didik yang biasa disebut LKPDStudi pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dalam model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) pada tema 8 di kelas V SD. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kemudahan atau biasa disebut efektivitas LKPD yang meliputi penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan (Definition, Design, Development, and Propagation). Peneliti menganalisis lembar validasi menggunakan skala Likert untuk mengetahui kualitas LKPD dengan menggunakan model PjBL yang dikembangkan. Verifikasi Ahli Isi atau LKPD Demonstrasi memiliki hasil sebesar 4,6 yang termasuk dalam kategori sangat efektif. Sekali lagi, hasil validasi ahli bahasa rata-rata 4,2, yang merupakan kategori sangat valid. Dan dengan skor rata-rata 4,3 untuk grafik, kategori sangat efektif. Oleh karena itu, LKPD model PjBL dengan tema 8 ini valid dan sangat layak karena memenuhi kriteria evaluasi sehingga dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran tema.
KEBUTUHAN DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP E-LKPD BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MADRASAH IBTIDAIYAH Atin Supriatin; Nur Inayah Syar; Sulistyowati; Indri Widia Ningsih; Mirda Maghfirotuna’imah; Fachrizal
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3216

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara yang dilakukan peneliti pada empat Madrasah Ibtidaiyah di Kota Palangka Raya. Hasil wawancara menunjukkan adanya kebutuhan guru dan peserta didik terhadap pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal yang dapat digunakan dalam pembelajaran online maupun Hybrid Learning. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kebutuhan dan persepsi siswa terhadap lembar kerja peserta didik elektronik pada Madrasah Ibtidaiyah di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Total sampel yang digunakan yaitu 94 orang peserta didik dari empat Madrasah Ibtidaiyah di Kota Palangka Raya. Instrumen yang digunakan yaitu angket dan data akan dianalisis secara  deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan peserta didik terhadap pengembangan LKPD elektronik (E-LKPD) berbasis kearifan lokal di Madrasah Ibtidaiyah Kota Palangka Raya. Sebanyak 72% peserta didik menyatakan kebutuhan mereka terhadap pengembangan  LKPD elektronik. Adapun hasil analisis angket persepsi peserta didik menunjukkan respons yang positif terhadap hasil pengembangan E-LKPD yakni  berada pada kategori “Sangat Baik”. Adapun perbandingan persepsi peserta didik terhadap E-LKPD di MI Swasta mendapatkan respons positif lebih tinggi dengan persentase 86,92% sedangkan MI Negeri memiliki persentase 83,15%.
INOVASI PEMBELAJARAN IPS MELALUI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) Tiwan; Tutuk Ningsih
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3233

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran IPS yang monoton serta minimnya penggunaan meda dan sumber belajar menyebabkan munculnya sikap disrutif siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan inovasi pembelajaran IPS melalui Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode lapangan (field research) yang fokus pada inovasi pembelajaran IPS melalui Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) di MI Muhammadiyah Karanglo Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis datanya dengan teknik interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dalam menemukan hasil penelitian. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa dalam perencanaan dan pembelajaran IPS di kelas IV MI Muhammadiyah Karanglo, guru telah menerapkan TPACK sehingga mampu mengintegrasikan teknologi pembelajaran pada kegiatan pembelajaran. Dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajarannya, guru telah mampu menerapkan teknologi pembelajaran pada kegiatan pembelajaran. Teknologi pembelajaran dimanfaatkan guru sebagai acuan, sumber belajar, dan media pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PERENCANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI MAHASISWA TINGKAT II PGSD Mariana Jediut; Sabina Ndiung; Fransiska Jaiman Madu; Eliterius Sennen; Arnoldus Helmon
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3261

Abstract

Sebagai calon guru SD, mahasiswa PGSD dituntut untuk memperoleh keterampilan dalam menyusun perencanaan pembelajaran matematika. Akan tetapi ditemukan masih begitu banyak mahasiswa PGSD yang kurang terampil dalam menyusun perangkat pembelajaran matematika di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar perencanaan pembelajaran matematika bagi mahasiwa Tingkat II PGSD. Jenis penelitian ini adalah Research and Development yang mengacu pada model pengembangan dari Plomp dan disederhanakan menjadi emapt fase, yaitu investigasi awal, rancangan, realisasi atau konstruksi, pengujian, dan evaluasi dan revisi. Penelitian ini dilakukan di Unika Santu Paulus Ruteng dengan jumlah subjek penelitian 54 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket dan soal tes. Hasil penelitian menunjukan bahan ajar perencanaan pembelajaran matematika terbukti valid, praktis, dan efektif. Kevalidan didasarkan pada persentase penilaian dari 3 validator, yaitu 87,96% termasuk dalam kategori sangat layak. Kepraktisan didasarkan pada ketuntasan nilai yang diperoleh mahasiswa pada kelas uji coba yang menggunakan bahan ajar tersebut, yaitu nilai minimum 60 dan maksimal 95 sehingga dinilai tuntas dan bahan ajar tersebut praktis. Sedangkan keefektifan didasarkan pada nilai rata-rata kelompok 1 (kelas uji coba) lebih tinggi dari kelompok 2 (kelas kontrol), yaitu 73,14 > 69,74. Dengan demikian, bahan ajar tesebut layak digunakan karena valid, praktis, dan efektif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA SEKOLAH DASAR Azra Akila Nihaya; Nila Kesumawati; Marvinda Rizki Dita Dirgantara
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3265

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang cenderung monoton tanpa memperhatikan partisipasi aktif siswa menjadi salah satu penyebab rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sekolah dasar melalui pembelajaran etnomatematika di SD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan design yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dan populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri 79 Palembang sebanyak 197 orang. Populasi dilanjutkan dengan dipilih sampel yang berjumlah 59 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dan variabel terikat kemampuan pemecahan masalah matematis.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji N-gain dan Uji T (Independent Sample T-test) sebelum melakukan kedua uji tersebut dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas guru dan siswa selama dilakukan penelitian. Hal tersebut sejalan dengan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah yang mengalami penigkatan setelah diterapkan pembelajaran etnomatematika. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran matematika berbasis etnomatematika sekolah dasar.
PENGEMBANGAN APLIKASI KOPI D’LIMA UNTUK PEMBELAJARAN MERDEKA Astri Sutisnawati; Hamidah Suryani Lukman; Elnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi KOPI D’LIMA (Konten Pendidikan Inovatif berbasis digital, literasi dan numerasi) yang merupakan aplikasi berbasis android untuk pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka. Aplikasi ini dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka yang diharapkan mampu menjembatani guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development)  dengan menggunakan pendekataan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru-guru Sekolah Dasar di kota dan kabupaten Sukabumi yang melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka di kelas sesuai dengan fasenya. Hasil penelitian ini baru sampai pada tahap Development (Pengembangan). Pada Pendekatan tahapan ADDIE yang pertama yaitu menghasilkan analisis kebuthan guru dan siswa akan adanya media pembelajaran berbasis aplikasi yang efektif dan efisien sehingga guru dan siswa dapat melaksanakan pembelajaran merdeka terutama di sekolah dasar. Tahap kedua merupakan tahap desain dengan membuat flowchart,stodyboard dan layout dari aplikasi yang akan dikembangkan. Tahap ketiga dalam penelitian ini adalah development yaitu pengembangan aplikasi menggunakan android studio berdasarkan desain yang telah dibuat dalam peencanaan. Saat ini, penelitian dilaksanakan baru pada tahap pengembangan, untuk tahapan selanjutnya segera dilaksanakan implementasi dan evaluasi untuk memastikan produk yang dibuat layak untuk digunakan.
EFEKTIVITAS MODEL PBL DAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN POWERPOINT INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS IV SD Dian Pancaningrum; Wahyudi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3273

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang kurang melibatkan peserta didik untuk berperan aktif  mengakibatkan rendahnya kemampuan berpikir kritis sehingga diperlukan suatu model dan media pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik untuk berperan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efektivitas model Problem Based Learning dan Problem Solving berbantuan Powerpoint Interaktif terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian ini ialah penelitian eksperimen dengan desaian  Nonequivalent Control Group design. Subjek penelitian ini  adalah peserta didik kelas IV di SD Negeri 2 Temurejo yang berjumlah 31 peserta didik dan SD Negeri 3 Putatnganten yang berjumlah 30 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas penerapan model Problem Based Learning dan Problem Solving berbantuan Powerpoint Interaktif. Hal tersebut dapat dibuktikan dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen 1 dengan model Problem Based Learning berbantuan Powerpoint Interaktif sebesar 68,44% sedangkan pada kelas eksperimen 2 dengan model Problem Solving berbantuan Powerpoint Interaktif sebesar 48,59%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan Powerpoint Interaktif lebih efektif dibandingkan dengan model Problem Solving berbantuan Powerpoint Interaktif terhadap kemampuan berpikir kritis matematika.

Page 6 of 13 | Total Record : 130