Jurnal Cakrawala Pendas
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles
527 Documents
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR
Marlina Eliyanti Simbolon;
Arita Marini;
Maratun Nafiah
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.935 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2449
Keterampilan dalam menggunakan perangkat digital sebagai alat untuk belajar merupakan salah satu bagian dari literasi digital siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi pada fenomena rendahnya minat baca siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa kelas V SD se-Gugus Ahmad Yani Kabupaten Kuningan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan teknik sampling purposive dengan mengambil 30% dari jumlah populasi yaitu 83 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket tertutup. Penggunaan instrumen penelitian ini berupa angket online yang menggunakan google form. Uji keabsahan data penelitian ini dengan expert judgment. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis regresi sederhana, analisis koefisien determinasi dan korelasi, dan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh hasil Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa SD kelas V se-Gugus Ahmad Yani Kabupaten Kuningan. Oleh karena itu, literasi digital perlu diperhatikan dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PROFETIK DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS (PTMT) MELALUI E-LEARNING
Tiara Savana C;
Murfiah Dewi Wulandari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.709 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2453
Pendidikan karakter profetik perlu diterapkan dalam pendidikan sekolah dasar untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin bebas. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penanaman pendidikan karakter profetik dalam pembelajaran tatap muka terbatas; (2) mendeskripsikan inovasi pembelajaran tatap muka terbatas dalam menerapkan pendidikan karakter profetik; (3) mendeskripsikan hambatan yang dialami oleh guru dalam menerapkan pendidikan karakter profetik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V SDN Pangkur 1 Ngawi. Sedangkan objek penelitiannya adalah penanaman karakter profetik. Data penelitian ini diperoleh melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi yang terdiri dari triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Karakter yang dibentuk dari penanaman karakter profetik yaitu karakter shiddiq, karakter amanah, karakter tabligh, dan karakter fathonah. Kegiatan yang diberikan oleh guru dalam menerapkan pendidikan karakter profetik melalui e-learning dilakukan dengan memberikan tugas pada media chromebook dengan menerapkan aturan seperti: mengerjakan tugas di chromebook dengan tepat waktu, disiplin dalam mengerjakan tugas, tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru, jujur dalam setiap bertindak, serta mandiri dalam mengerjakan berbagai kegiatan. Kesulitan siswa dalam menerapkan karakter profetik dapat diatasi oleh guru dengan cara memberikan pengarahan kepada siswa, menjalankan karakter profetik setiap hari agar terbiasa dalam menerapkan karakter-karakter tersebut, guru menjafi contoh bagi siswa dalam menerapkan karakter profetik, serta guru memberikan penguatan kepada siswa bahwa menerapkan karakter profetik dalam kehidupan sangat penting dilakukan.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN ERA NEW NORMAL PADA SISWA KELAS 1 MADRASAH IBTIDAIYAH
Rizki Amelia;
Zakiya Sakina
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.59 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2471
Saat ini, pandemi covid-19 yang disebabkan oleh covid-19 masih melibatkan masyarakat dan meluas. Dalam hal ini, sekolah telah menerapkan sistem pembelajaran online. Kegiatan pembelajaran online yang dilakukan oleh siswa tahun pertama MI Miftaful Astor Kabupaten Keddy merupakan kegiatan pembelajaran yang belum pernah dilakukan oleh siswa sekolah dasar yang masih sangat kurang pengetahuan dan keterampilannya terkait pembelajaran online. Tujuan riset ini yaitu untuk 1) mengenali tindakan serta sikap murid dalam pembelajaran di masa new normal, 2) mengenali tindakan serta sikap guru dalam pembelajaran di masa new normal, 3) tindakan serta sikap orang lanjut usia yang mendukung pembelajaran anak di era baru. Riset ini merupakan riset kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus analitik. Cara pengumpulan informasi dalam riset ini terdiri dari pengamatan, tanya jawab, serta dokumentasi. Analisa informasi dalam riset ini memakai reduksi informasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Selain itu, triangulasi data dan keefektifan data memakai teknik triangulasi. Hasil survei ini adalah sebagai berikut: 1) Murid cenderung bosan dan sulit memperoleh materi saat belajar online. 2) Kecuali dijelaskan secara tatap muka, guru merasa kesulitan untuk menyampaikan materi yang mungkin sulit bagi siswa. 3) Orang tua kesulitan untuk mendampingi anaknya selama pelaksanaan pembelajaran online karena kurangnya kemampuan, waktu dan biaya.
MEDIA PEMBELAJARAN MABETA UNTUK MENGUATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Adira Valentina;
Murfiah Dewi Wulandari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.919 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2474
Kemampuan matematika atau kemampuan berhitung adalah kemampuan mendasar dan fundamental sebagai landasan untuk mempelajari bidang ilmu yang lebih luas. Indonesia memiliki kualitas pendidikan matematika yang tertinggal dari Negara lain dan berada pada posisi terbawah menurut PISA. Hal ini disebabkan oleh perpsepsi siswa dan masyarakat umum yang menganggap bahwa matematika merupakan ilmu yang sulit untuk dipahami. Akibatnya, siswa mengalami kesulitan belajar dan menjadi tidak paham dengan materi matematika. Untuk mengatasinya diperlukan adanya terobosan baru dalam proses pembelajaran agar kemampuan dan minat siswa semakin berkembang. Guru sebagai penggerak utama dalam pembelajaran harus dapat mengatasi permasalah ini dengan berbagai upaya. Media pembelajaran adalah salah satu alternative untuk meningkatkan minat siswa. Penelitian dan perancangan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah seumber data sekunder melalui studi literature. MABETA (Mangent berhitung matematika) adalah media pembelajaran yang berbasis aktivitas yang menggabungkan antara permainan dan materi berhitung atau operasi matematika dasar. MABETA dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa dan meningkatkan minat berhitung siswa. Mabeta memiliki beberapa keunggulan dimana sangat fleksibel, mudah dijumpai, dan dapat menghidupkan suasana belajar karena memerlukan aktivitas dan interaksi langsung dari siswa. Dengan MABETA, diharapkan pembelajaran matematika menjadi tidak sulit lagi, dan pemahaman serta minat siswa menjadi meningkat. Pada akhirnya, kualitas pendidikan di Indonesia bias mulai mengejar ketertinggalan yang ada dari system pendidikan global.
PERAN DOSEN PPKn DALAM MENANAMKAN CIVIC DISPOSITION BAGI MAHASISWA PGSD DI ERA INDUSTRY 4.0
Sama';
Kurratul Aini
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.746 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2499
Era revolusi industri 4.0 ini mengharuskan dunia pendidikan untuk berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman yang mengharuskan terciptanya SDM unggul dan berpengetahuan untuk dapat memfilter hal-hal yang negatif yang dapat membunuh karakter kewaganegaraan (Civic Disposition) masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dosen pengampuh mata kuliah PPKn dalam menanamkan civic disposition pada mahasiswa prodi PGSD di era revolusi 4.0. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, wawancara dan angket. Teknik anaslisis data dalam penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan dari data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman civic disposition kepada mahasiswa melalui mata kuliah PPKn di STKIP PGRI Sumenep belum maksimal, hal itu dikarenakan dalam proses perkuliahan hanya menerapkan pemahaman secara teori saja, tidak menekankan kepada pembentukan niali-nilai moral dan civic disposition mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi di revolusi industri 4.0 tidak hanya memberikan dampak positif, namun juga dampak negatif, sehingga peran dosen pengampuh mata kuliah PPKn dalam mengembangkan civic disposition pada mahasiswa di era revolusi industry 4.0 ini sangat dibutuhkan dan interest, dan PPKn merupakan sebuah mata kuliah yang berbasis pembentukan moral dan civic disposition mahasiswa.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL BERBASIS LECTORA PADA BANGUN RUANG MATEMATIKA SD
Nurhalimah;
Nurafni
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.304 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2510
Berjalannya waktu, pendidikan merealisasikan guru yang berinovasi serta kreatif pada pembelajaran. Umumnya pembelajaran ialah proses hubungan kontak antara pendidik dan juga peserta didik pada lingkungan yang memungkinkan menjadi lingkungan belajar. Keberhasilan untuk tercapainya sebuah tujuan pembelajaran bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu diantaranya yaitu sarana prasarana di dalam kegiatan pembelajaran. Sarana dalam pembelajaran di antaranya media pembelajaran audiovisual yang interaktif terlebih lagi pada mata pelajaran matematika yang mengharuskan adanya sebuah media. Peneliti menggunakan metode penelitian research and development dan memakai model Hannafin & Peck serta menerapkan teknik wawancara dengan perhitungan skala likert. Penelitian berlangsung pada akhir bulan lalu dilaksanakan di SDN Cipinang Besar Selatan 13 Pagi. Media ini divalidasi oleh 5 validator mencakup 2 pakar media dan 1 pakar materi serta 2 tenaga pendidik yang mengampu kelas 5 di SDN Cipinang Besar Selatan 13. Media diuji cobakan pada 43 peserta didik kelas 5. Hasil validasi dari kedua validator media menghasilkan rata-rata 92% tercatat “sangat cakap” dan untuk 1 validator materi menghasilkan data dengan presentase 80% termasuk kategori “sangat cakap”. Hasil penilaian aspek media dan materi rata-ratanya adalah 89% yang diperoleh dari peserta didik. Bisa ditarik kesimpulannya yakni pengembangan media audiovisual berbasis lectora sangat cakap untuk diimplementasikaan ke depannya pada pembelajaran matematika di SD.
PENGEMBANGAN MEDIA VEBO (VERB BOARD) UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR
Rahmadilla Baby Milennia;
Novanita Whindi Arini
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.911 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2514
Di masa ini pemanfaatan media pembelajaran masih kurang maksimal dimana guru masih ada yang tidak menggunakan media pembelajaran. Guru cenderung hanya menggunakan buku siswa sehingga pembelajaran menjadi kurang maksimal dan membuat siswa merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media VEBO serta mengetahui kelayakan media VEBO dalam meningkatkan kosakata siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris di SD lintas kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), menggunakan model ADDIE dengan melakukan 5 langkah yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluate. Penelitian ini dilaksanakan di SD Bright Kiddie, Depok. Pengumpulan informasi dilakukan dengan menyebarkan angket kepada ahli media berupa 15 soal, ahli materi berupa 10 soal, dan ahli Pendidikan berupa 10 soal. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media dikategorikan “sangat layak”, validasi ahli materi dikategorikan “sangat layak”, validasi ahli pendidikan dikategorikan “sangat layak”. Setelah melakukan validasi kepada para ahli, dilakukan uji coba kelompok kecil dan uji kelompok besar dan dikategorikan “sangat layak”. Berdasarkan perolehan dapat disimpulkan bahwa media VEBO sangat layak untuk meningkatkan kosakata siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV SD.
PENERAPAN METODE MNEMONIC DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Iqlima Nurfadilah;
Din Azwar Uswatun;
Astri Sutisnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.268 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2516
Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran tematik di SD Negeri Tegallega pada tahun ajaran 2021/2022. Tujuan penelitian ini supaya motivasi siswa kelas III meningkat dengan memakai metode mnemonic. Metode Penelitian ini Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hasil angket akhir dan hasil observasi setiap tindakan. proses pembelajaran dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan metode mnemonic. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode mnemonic dalam pembelajaran tematik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III di SD Negeri Tegallega. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan dari sebelum tindakan dan setiap siklus. Sebelum melakukan tindakan persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dalam kategori baik adalah 31%. Pada siklus I persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dalam kategori baik belajarnya adalah 73%. Pada siklus II persentase siswa yang memiliki motivasi belajar dalam kategori baik adalah 94%. Kesimpulan, adanya peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan metode mnemonic yang dicapai siswa kelas III di SDN Tegallega.
A CULTURAL SEMIOTICS STUDY: ETHNOMATHEMATICAL EXPLORATION IN GEOMETRY MATERIALS THROUGH CULTURAL SITE IN ACEH
Shalsabilla Octania Liesandra
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.294 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2537
This study aims to interpret Rumoh Aceh as one of the historical artifacts through an ethnomathematical approach to the focus of the material, namely geometry in elementary school, and to find out the philosophical meaning behind the architecture and ornaments of Rumoh Aceh through a cultural semiotic review which was a type of semiotics from the qualitative content analysis method devoted to the semiotic study in certain cultures. This study referred to secondary sources in journal articles, book and document retrieval through relevant websites to a cultural site in Aceh. Furthermore, the primary sources were obtained from observations about Rumoh Aceh and traditional leaders in Aceh during the archipelago module activities. Determination of the data validity from this study was done by triangulation of sources utilizing cross-check. The results of this study reported that several ethnomathematical concepts in the Rumoh Aceh building could be taught in geometry material in elementary school, including; (1) the concept of the position of an angle concerning a line, (2) the concept of a plane figure (square), (3) the concept of a plane figure (rectangle), (4) the concept of a plane figure (a right triangle) and the Pythagorean principle, (5) the concept of a plane figure (isosceles triangle), (6) the concept of a plane figure (trapezoid), (7) the concept of a flat rhombus, (8) the concept of a spatial figure (tube), and (9) the concept of reflection, tessellation, and translation which might be required to be taught on the introduction of basic concepts at the elementary school level (high grade).
MEDIA PAPAN BIMBINGAN UNTUK MENINGKATKAN PERLINDUNGAN DIRI DARI PELECEHAN SEKSUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Dwi Ratna Sari;
Murfiah Dewi Wulandari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.215 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2549
Pendidikan seks menjadi hal penting melihat kasus kekerasan seksual pada anak meningkat setiap tahunnya, untuk itu pendidikan seks sangat-sangat penting untuk mencari inovasi dalam penyelesaian masalahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media papan bimbingan sebagai media pendidikan seks anak terhadap sikap dan pengetahuan dalam melindungi diri anak dari pelecehan seksual kelas IV SDN 9 Purwodadi tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini termasuk penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan analisis data menggunakan analisis data komparatif. Analisis data komparatif. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VI SDN 9 Purwodadi dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dengan angket. Hasil menunjukkan terdapat keefektifan media papan bimbingan sebagai media pendidikan seks anak terhadap sikap dan pengetahuan dalam melindungi diri anak dari pelecehan seksual.