cover
Contact Name
Nani Kusrini
Contact Email
nani.kusrini@fkip.unila.ac.id
Phone
+6281272540199
Journal Mail Official
jurnalpranala@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Gedung Meneng Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27217817     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/pranala
Core Subject : Education,
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini berfungsi sebagai media untuk mempublikasikan artikel ilmiah atau hasil penelitian terkait bahasa dan sastra Prancis serta penerapannya pada bidang pendidikan dan bidang profesional lainnya. Untuk itu, PRANALA mengundang para peneliti, akademisi, mahasiswa, praktisi untuk berkontribusi dengan mengirimkan artikel berkualitas dan hasil penelitian pada bidang pendidikan bahasa dan sastra Prancis, linguistik bahasa Prancis, terjemahan, evaluasi pembelajaran bahasa Prancis, bahasa Prancis untuk penutur asing (FLE) dan bahasa Prancis untuk tujuan khusus (FOS).
Articles 78 Documents
Penggunaan Media Youtube dalam Meningkatkan Kosakata Bahasa Prancis bagi Siswa Kelas X SMAN 1 Terusan Nunyai Dahlia Mariati Hutajulu; Diana Rosita; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 1 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.413 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kosakata bahasa Prancis siswa kelas X SMAN 1 Terusan Nunyai yang diajar dengan menggunakan media youtube dan siswa yang diajar menggunakan media konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif, dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN1 Terusan Nunyai. 30 siswa pada kelompok eksperimen yaitu X MIA 4 dan 30 siswa pada kelompok kontrol yaitu X MIA 6. Variabel independen adalah penggunaan media youtube, sedangkan variabel dependen adalah peningkatan kosakata bahasa Prancis. Untuk menentukan sampel, teknik yang digunakan Simple Random Sampling. Teknik analisis data menggunakan uji-t sebelum dilakukan uji-t diberikan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh nilai uji-t dengan taraf signifikasi yang sama yaitu (0,0000,05). Namun, dari hasil perhitungan efektifitas (N-Gain score), kelompok eksperimen mempunyai rata-rata sebesar 60,0287 (efektif) dan kelompok kontrol sebesar 23,5723 9 (tidak efektif). Hasil tersebut diartikan penggunaan media youtube dapat meningkatkan kosakata bahasa Prancis siswa kelas X SMAN 1 Terusan Nunyai. Kata kunci: media youtube, kosakata, bahasa prancis
Le développement Les matériels d’apprentissage pour la compréhension orale avec le media audio sur le français du tourisme Indah NT
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 4, No 2 (2021): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.737 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Cette recherche a le motif par l’absence des matériels pédagogiques de la compréhension orale avec le média audio pour le français du tourisme à STBA YAPARI-ABA Bandung basé sur l’analyse de besoins. La méthode utilisée est la Recherche et Développement (RD) qui a des objectifs pour développer les matériels pédagogiques, la faisabilité d’essai, et l’opinions des utilisateurs. Le module de la compréhension orale avec le média audio a été testé aux 6 étudiants du septième semestre du département de français à STBA YAPARI-ABA Bandung suivant le cours français du tourisme. D’après les résultats des tests, nous pouvons tirer les conclusions ; 1) les notes moyennes du test sont (8,33), (10,83), et (11,83), il y a de l’augmentation dans chaque test c’est-à-dire les étudiants peuvent comprendre bien les matériels pédagogiques, 2) les étudiants donnent les positifs d’opinions sur le module de la compréhension orale avec le média audio, et 3) l’avantages de ce matériel pédagogique est facile à apprendre tandis que le désavantages est parfois le média audio n’est pas claire.   Mots-clés : matériel d’apprentissage, le média audio, le tourisme DOI : 10.23960/pranala.v04.i2.2021.08
Struktur, Bentuk, dan Makna Onomatope Komik Strip Maliki Karya Shouillon Zulaikha Widiyana; Mohammad Syaefudin
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 2 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.436 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni (1) mendiskripsikan struktur onomatope dalam komik strip Maliki. (2) Mendiskripsikan bentuk dan makna onomatope dalam komik strip Maliki. Subjek penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung onomatope dalam komik strip Maliki. Sedangkan objek penelitian ini yakni struktur, bentuk, dan makna onomatope dalam komik strip Maliki. Metode yang digunakan untuk mengumpulakan data yakni dengan menggunakan metode simak dan metode lanjutan dengan tehnik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode padan referensial dengan tehnik Pilah Unsur Penentu (PUP) dan dilanjutkan dengan tehnik Hubung Banding Menyamakan (HBS). Penelitian ini memuat 22 data onomatope yang dianalisis berdasarkan struktur silabel. Temuan penelitian adalah 8 onomatope berstruktur satu silabe atau monosilabel, 6 onomatope berstruktur dua silabel atau bisilabel  dan  8 onomatope  berstruktur multisilabel. Berdasarkan bentuk, 3 onomatope berupa suara hewan, 6 onomatope berupa suara manusia, 3 data berupa suara tiruan perasaan atau keadaan, 6 data berupa suara benda, 3 data berupa suara alat transportasi dan 1 data berupa suara alam. Setiap betuk onomatope dalam penelitian ini memiliki makna leksikal yang berbeda. Kata kunci : Komik Strip, Onomatope, Semantik
Model Concept Sentence dalam Karangan Deskripsi Bahasa Prancis Siswa Kelas XI IPA Kartika Soraya; Flora Nainggolan; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 1, No 1 (2018): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.225 KB)

Abstract

Cette recherche vise à améliorer les résultats d'apprentissage dans le texte desriptif de la langue française des étudiants en appliquant le modèle d'apprentissage concept sentence. Concept sentence est un modèle d’apprentissage dans lequel les étudiants apprennent avec leur groupe à faire plusieurs phrases en fonction des mots-clés que l'enseignant a donnés aux étudiants. Puis le texte descriptif est un essai qui peut amener les pensées et les sentiments du lecteur à comprendre et à apprécier l'objet écrit dans l'essai comme si le lecteur l'avait expérimenté lui-même. Ensuite, cette recherche est une recherche expérimentale avec le design d'un groupe pré-test post-test. La recherche expérimentale est des méthodes de recherche utilisées pour déterminer l’influence de certains traitements sur d’autres dans des conditions contrôlées. Les analyses des données dans cette recherche utilisent le test de normalité, le test d'homogénéité, le test de gain et le test-t. Les résultats de cette étude indiquent qu'il existe la difference significative des résultats d'apprentissage des étudiants de la classe XIe IPA au lycée 16 Bandarlampung dans les compétences d’écriture du texte descriptif en appliquant le modèle d'apprentissage concept sentence. Ceci est démontré par les résultats du test de N-gain avec la valeur moyenne 0,563 et du test-t avec la valeur de signification des données (0,000 0,05), puis Ha est accepté et Ho est rejeté. L’hypothèse de cette étude a donc été testée et cette vérité peut être considérée dans un niveau de confiance de 95% (α = 0,05). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis karangan deskripsi bahasa Prancis dengan menerapkan model pembelajaran concept sentence. Concept sentence merupakan salah satu model dimana siswa belajar dengan kelompoknya untuk membuat beberapa kalimat sesuai dengan kata kunci yang telah diberikan guru kepada siswa. Karangan deskripsi adalah karangan yang bagaimana dapat membawa pikiran dan perasaan pembaca untuk memahami dan menghayati objek yang dituliskan dalam karangan seolah-olah pembaca itu mengalaminya sendiri. Selanjutnya, penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Eksperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji gain dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA SMAN 16 Bandarlampung dalam keterampilan menulis karangan deskripsi bahasa Prancis dengan menerapkan model pembelajaran concept sentence. Hal itu dibuktikan dengan hasil uji-t dengan nilai signifikasi data (0,000 0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi hipotesis pada penelitian ini telah teruji dan dapat diyakini kebenarannya dalam taraf kepercayaan 95% (α = 0,05). Kata kunci: concept sentence, karangan deskripsi, penelitian eksperimen
Pembelajaran Bahasa Prancis bagi Pasukan Pemelihara Perdamaian pada Kursus Intensif di Kementerian Pertahanan RI Edita Dewi Permana
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 4, No 1 (2021): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.527 KB)

Abstract

Cette recherche vise à déterminer si l'apprentissage du français dans le cours intensif pour les forces de maintien de la paix des Nations Unies utilise des composantes d'apprentissage comprenant les étudiants, les enseignants, les objectifs, le matériel pédagogique, les méthodes, les médias et l'évaluation. Cette recherche utilise une méthode descriptive qualitative avec des données collectées par entretiens, questionnaires et documentation. Les résultats de cette étude indiquent que l'apprentissage du français à Pusdiklat Bahasa Badiklat du ministère de la Défense d’Indonésie a suivi 7 composantes d'apprentissage, à savoir que les étudiants de langue française sont des militaires qui seront affectés à la mission de l'ONU. L'enseignant a de l'expérience dans les affectations et une formation en français. L’objective de l'apprentissage est de permettre aux élèves de parler français oralement et par écrit. Le matériel pédagogique utilisé est un livre spécifique, « le livre En Avant, Méthode de Français pour Les Militaires (Afrique - Océan Indien) ». La méthode d'enseignement est une approche communicative et actionnelle. Le média utilisé en classe tels que télévision à écran large, ordinateurs, lecteurs VCD, power point, etc. Enfin, l'évaluation est réalisée en donnant des quiz, des tests quotidiens, des examens intermédiaires et finaux.Mots clés : apprentissage du français, composantes d'apprentissage, descriptif qualitatifAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran bahasa Prancis pada Kursus Intensif bagi Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB menggunakan komponen pembelajaran meliputi peserta didik, pengajar, tujuan, materi/bahan ajar, metode, media dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data yang dikumpulkan melalui wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Prancis di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan RI telah mengikuti 7 komponen pembelajaran, yakni peserta didik bahasa Prancis merupakan personel militer yang akan ditugaskan dalam misi PBB. Pengajar merupakan guru yang memiliki pengalaman dalam penugasan dan lat ar belakang pendidikan bahasa Prancis. Tujuan dari pembelajaran adalah agar peserta didik dapat berbahasa Prancis secara lisan dan tulisan. Materi ajar yang digunakan adalah buku khusus Peacekeeper yaitu buku En Avant, Methode de Francais pour Les Militaires – Afrique . Ocean Indien. Metode pembelajaran pengajar adalah pendekatan komunikatif dan aksionel. Media yang digunakan di kelas seperti TV layar lebar, komputer, VCD player, power point dan sebagainya. Terakhir, evaluasi yang dilakukan adakah penilaian dengan memberikan quiz, ujian harian, ujian tengah dan ujian akhir.Kata kunci : pembelajaran bahasa prancis, komponen pembelajaran, deskriptif kualitatifDOI : 10.23960/pranala.v04.i1.2021.08
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DAN TALKING STICK DALAM KOMPETENSI BERBICARA BAHASA PRANCIS KELAS X DI SMA NEGERI 16 BANDARLAMPUNG Sigit Sigit; Endang Ikhtiarti; Nani Kusrini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.025 KB)

Abstract

Les objectifs de cette recherche sont de déterminer la différence entre les resultats d’apprentissage utilisant le modèle Artikulasi et celui deTalking Stick pour la compétence de la production orale de la classe X du SMA Negeri 16 Bandarlampung et de déterminer les facteurs de l’augmentation des resultats d’apprentissage. Cette recherche utilise la méthode “True Experimental Design” avec la conception “Pretest-Posttest Control Group Design”. La recherche a été effectuée sur les classes X MIA 1 et X MIA 2. Les données de recherche sont analysées en utilisant le test de normalité, d’homogénité, de N-gain et le t-test. Le score moyen de prétest de la classe d’expériment  est de 53,47 et celui de posttest est de 90,12. Le score moyen de prétest de la classe de contrôle est de 53,42 et celui de posttest est de 82,23. Le résultat de N-gain montre que l’utilisation de la modèle Talking Stick est plus efficace pour améliorer la compétence de la production orale des lycéens. Le résultat du calcul de t-test  indique que la valeur de t test est 0,0000,05.Cela montre donc qu’il y a une différence significative dans les résultats de l’apprentissage de la production orale entre la classe d’experiment et la classe de contrôle grâce à l’utilisation du modèle Talking Stick car ce modèle peut: 1) Stimuler la compréhension des élèvess, 2) créer une atmosphère agréable, 3) rendre possible l’ensignant à aider plus les élèves et 4) encourager les élèves à répondre les questions pendant l’apprentissage. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan model Artikulasi dan Talking Stickdalam keterampilan berbicara bahasa Prancis siswa kelas X di SMA Negeri 16 Bandarlampung dan untuk mengetahui faktor penyebab peningkatan hasil belajar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode “True Experimental Design” dengan konsep “Pretest-Posttest Control Group Design”. Sampel penelitian ini adalah kelas X MIA 1 dan X MIA 2. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, N-gain dan uji-t. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 53,47 dan nilai posttest sebesar 90,12. Nilai rata-rata pretest kelas kontrol sebesar 53,42 dan nilai posttest sebesar 82,23. Hasil uji N-gain menunjukkan bahwa penggunaan model Talking Stick lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Hasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa nilai t-test sebesar 0,0000,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar keterampilan berbicara antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang disebabkan karena model Talking Stick dapat: 1)  merangsang siswa lebih cepat memahami materi, 2) menciptakan suasana yang menyenangkan, 3) memungkinkan guru membantu siswa lebih intens dan 4) melatih siswa lebih berani menjawab pertanyaan.Kata kunci: model pembelajaran, Artikulasi, Talking Stick,  keterampilan berbicara
kajian Psikoanalisis dalam Roman Chanson Douce Karya Leila Slimani Dinda Ayu Annisa; Mulyanto Widodo; Endang Ikhtiarti
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 2 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.033 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Cette étude vise à décrire l'agitation psychologique du personnage principal du roman Chanson Douce de Leila Slimani et l’implication pour l'apprentissage au lycée. Les objets de cette recherche sont les éléments intrinsèques tels que l’intrigue, les personnages, l’espace, le thème, et la condition psychologique de personage principal. La source de données de cette recherche est le roman  Chanson Douce de Leila Slimani qui a été publié en 2016. Cette recherché utilise l’analyse de contenue. Les résultats montrent que le roman Chanson Douce a une séquence regressive avec la fin tragique. Le personage principal est Louise, et les personnages supplémentaires sont Myriam, Paul, Jacques et Stephanie. Les événements dans ce roman se sont passés en France, Grèce, l’appartement de Myriam et de Louise du fin Janvier à Mai. Le cadre social montré dans ce roman est que les Parisiens vivaient à l'ère moderne avec toutes les facilités de transport et de communication. L'analyse psychologique du personnage principal révèle un déséquilibre dans la structure de la personnalité composée du ça, de l'ego et du surmoi. Ce déséquilibre a amené Louise à développer plusieurs défenses : la répression, la rationalisation, le déni et le déplacement.  Mots-clés : roman, éléments intrinsèques, étude psychanalytique ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejolak kejiwaan tokoh utama dalam roman Chanson Douce karya Leila Slimani serta implikasinya dalam pembelajaran di SMA. Data penelitian berupa unsur intrinsik seperti alur, penokohan, latar dan tema. Setelah mengkaji unsur intrinsik tersebut, dilanjutkan dengan menganalisis aspek lain menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Sumber penelitian ini adalah roman Chanson Douce karya Leila Slimani yang diterbitkan pada tahun 2016. Teknik penelitian ini menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa roman Chanson Douce karya Leila Slimani memiliki alur sorot balik dengan akhir tragis. Tokoh utama dalam roman ini yaitu Louise, sedangkan tokoh tambahannya yaitu Myriam, Paul, Jacques dan Stephanie. Latar tempat terjadi di Paris, Yunani, apartemen Myriam, dan apartemen Louise. Latar waktu terjadinya cerita dalam roman ini adalah sejak akhir bulan Januari sampai dengan pertengahan bulan Mei. Latar sosial yang ditunjukkan ialah masyarakat Paris tinggal di abad modern dengan segala kemudahan transportasi dan komunikasi. Analisis psikologi tokoh utama mengungkapkan ketidakseimbangan struktur kepribadian yang terdiri atas id, ego dan superego. Ketidakseimbangan ini membuat Louise membangun beberapa pertahanan diri yaitu represi, pembenaran, penyangkalan, dan pengalihan. Kata kunci : roman, unsur intrinsik, kajian psikoanalisis 
Teknik Jeu de rȏle dalam Keterampilan Berbicara Bahasa Prancis Siswa SMKN 3 Bandarlampung Utari Yulianti Putri; Muhammad Sukirlan; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 1 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.199 KB)

Abstract

Cette recherche a pour but de savoir l’efficacité de la technique jeu de rôler pour augmenter la compétence de la production orale des élèves de la classe XI SMKN 3 Bandarlampung. C’est une recherche quasi expérimentale car il n’y a pas de variable de contrôle. Nous avons utilisé le pretest-posttest design comme le design de recherche tandis que les techniques de la collecte de données sont sous forme de pre-test, traitement et post-test. Le score moyen de pre-test est 55,20. Cela montre que la compétence de la production orale des éléves est encore relativement basse: il y a seulement 9 élèves, soit 46%, qui obtiennent le score plus de 60. Aprés trois fois de traitements et le posttest, le résultat du posttest indique qu’il y a plus d’élèves qui gagnent le score plus de 60 dont le total est 20, soit 80%. Pour le t-test, la valeur P(sig) est 0,000 0,05 avec le valeur de t-table est 1.70814. Il existe donc des différences significatives entre le résultat d’apprentissage du français du pretest et du posttest. En conclusion, la technique  jeu de rôle peut donc augmenter la compétence de la production orale des élèves de la classe XI SMKN 3 Bandarlampung.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa teknik jeu de rôle dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Prancis siswa kelas XI SMK N 3 Bandarlampung . Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design, karena tidak adanya variabel kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest design. Data penelitian diperoleh melalui pretest, treatment dan posttest. Hasil rata-rata nilai pretest siswa adalah 55,20. Dari hasil pretest tersebut dapat dilihat bahwa keterampilan berbicara bahasa Prancis siswa masih rendah, hanya  9 siswa (46%) yang mendapat nilai di atas 60. Setelah diberlakukan perlakuan sebanyak 3 kali, siswa yang mencapai nilai di atas 60 mengalami peningkatan menjadi 20 siswa (80%). Untuk uji-t,  nilai P(sig) sebesar 0,000 0,05 dengan nilai t-tabel 1.70814, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar bahasa Prancis pada data pretest dan postest.  Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik jeu de rôle mampu meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Prancis siswa kelas XI SMKN 3 Bandarlampung.Kata Kunci : bahasa Prancis, keterampilan berbicara, teknik jeu de rôle.
Aplikasi Media Permainan Mots Croisés Dalam Keterampilan Berbicara Siswa SMKN 3 Bandar Lampung Elsa Oktavia; Mulyanto Widodo; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 1, No 1 (2018): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.725 KB)

Abstract

Cette recherche a pour but de savoir les différences de résultat d’apprentissage de la production orale entre les élèves de classe XIe du SMK Negeri 3 Bandarlampung qui sont enseignés avec le média mots croisés et ceux avec la méthode “Le Mag”. La méthode de recherche utilisée est ”True Eksperimental Design” qui utilise les tests de la production orale et  l’application avec le mots croisés. Le mots croisés est l’un des médias qui peut s’employer dans l’enseignement soit de la production écrite soit de la production orale. Les échantillons de cette recherche sont les élèves de la classe XIe de Jasa Boga 1 comme la classe expérimentale et XIe d’Akomodasi Perhotelan 1 comme la classe de contrôle. Les données de recherche sont ensuit analysées en utilisant le test de normalité, de l'homogénéité, le t-test et le test de fiabilité d’Alpha Cronbach. Les résultats de l'analyse indiquent que la valeur de t-compte 5,737 t-table 1,674 avec le niveau de la signification de 0,05. Cela montre qu'il y a une augmentation ou une différence en résultat d'apprentissage de la production orale entre les élèves de classe expérimentale enseignés avec le média mots croisés et ceux de classe de contrôle avec la méthode Le Mag.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar dalam keterampilan berbicara bahasa Prancis pada siswa kelas XI SMKN 3 Bandarlampung yang diajar dengan media permainan teka-teki silang atau Mots Croisés dan media buku teks Le Mag. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian eksperimen True Eksperimental Design yang menggunakan tes keterampilan berbicara dan penerapanya menggunakan media permainan Mots Croisés. Media permainan Mots Croisés adalah salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran keterampilan menulis dan dapat diterapkan juga pada keterampilan berbicara. Selanjutnya sampel pada penlitian ini adalah kelas XI Jasa Boga (JB) 1 sebagai kelas eksperimen dan XI (Akomodasi Perhotelan) AP 1 sebagai kelas kontrol. Tahap selanjutnya data penelitian tersebut akan dinalisis menggunakan uji normalitas, homogen, uji-t dan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil analisis penelitian menunjukan nilai t-hitung 5,737 t-tabel 1,674, dengan taraf signifikansi 0,05. Ini menunjukkan bahwa ada suatu peningkatan atau perbedaan prestasi belajar pada keterampilan berbicara bahasa Prancis, antara kelas eksperimen yang diajar dengan media permainan Mots Croisés dan kelas kontrol dengan buku teks Le Mag.Kata Kunci: keterampilan berbicara, le mag, media mots croisés
Analisis Sosiologi Sastra pada Naskah Drama En Attendant Godot Karya Samuel Beckett Taufik Alfarizi; Endang Ikhtiarti; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 5, No 1 (2022): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.914 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Les objectifs de cette recherche sont pour connaître la condition sociale de l'auteur, la fonction sociale de la littérature, et la situation sociale de la société dans le scénario de pièce En Attendant Godot de Samuel Beckett. Alors que la source de donnée de la recherche est le scénario de pièce En Attendant Godot de Samuel Beckett, et la donnée de la recherche est les preuves sociales qui décrivent des sociétés basées sur les dialogues, les phrases, les mots, les ekspressions etc. Tandis que la technique de collecte de données est la technique documentaire. Cette recherche utilise la technique descriptive qualitative pout analyse es données.Brièvement, basé sur les résultats de l'analyse, il ressort que le scénario de la pièce En Attenant Godot décrit le contexte social de l’auteur avec l’idéologie, l’identité de Samuel Beckett en tant qu’auteur, contexte religieuse ett les sociétés visé par l’auteur. Puis, la fonction sociale de la littérature sont d’étre de réformateur de la société et la littérature comme média consolateur utilise l’humour et la comédie. Dernièrement, la situation sociale de la société dans cet œuvre est décrit les faits historiques du XXe siècle et l’image des moyens de subsistance des peuples qui travaillent comme vignerons et ouvriers.  Mots-clés :  , littérature française, scénario de pièce, sociologie de la littéraire ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konteks sosial pengarang, fungsi sosial sastra, dan keadaan sosial masyarakat pada naskah drama En Attendant Godot karya Samuel Beckett.  Sumber data berupa naskah drama En Attendant Godot karya Samuel Beckett. Sedangkan data dalam penelitian ini berupa fakta-fakta sosial yang menggambarkan masyarakat yang berasal dari dialog ataupun adegan pada naskah drama tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data dan teknik yang digunakan untuk menganalisis fakta sosial adalah teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa naskah drama En Attendant Godot menggambarkan konteks sosial pengarang dengan ideologi, identitas Samuel Beckett sebagai pengarang, latar belakang agama dan masyarakat pembaca yang dituju oleh pengarang. Lalu fungsi sosial sastra terbagi atas sastra sebagai pembaharu/perombak masyarakat dan sastra sebagai media penghibur dengan menyisipkan humor dan komedi. Sedangkan, keadaan sosial masyarakat pada karya ini yaitu menggambarkan fakta sejarah abad XX dan citra mata pencaharian masyarakat yang bekerja sebagai petani dan buruh panen anggur. Kata kunci : naskah drama, sastra Prancis, sosiologi sastra DOI ; 10.23960/pranala.v05.i1.2022.04