cover
Contact Name
Nani Kusrini
Contact Email
nani.kusrini@fkip.unila.ac.id
Phone
+6281272540199
Journal Mail Official
jurnalpranala@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Gedung Meneng Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27217817     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/pranala
Core Subject : Education,
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini berfungsi sebagai media untuk mempublikasikan artikel ilmiah atau hasil penelitian terkait bahasa dan sastra Prancis serta penerapannya pada bidang pendidikan dan bidang profesional lainnya. Untuk itu, PRANALA mengundang para peneliti, akademisi, mahasiswa, praktisi untuk berkontribusi dengan mengirimkan artikel berkualitas dan hasil penelitian pada bidang pendidikan bahasa dan sastra Prancis, linguistik bahasa Prancis, terjemahan, evaluasi pembelajaran bahasa Prancis, bahasa Prancis untuk penutur asing (FLE) dan bahasa Prancis untuk tujuan khusus (FOS).
Articles 78 Documents
Aplikasi rosetta stone dalam pelafalan bahasa Prancis siswa kelas X di SMA Negeri 16 Bandarlampung Zusuf Amien; Vicky Bayu Febrianto; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 2 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pelafalan bahasa Prancis siswa yang diajar menggunakan media aplikasi Rosetta Stone dalam proses pembelajaran kelas X MIA 3 di SMAN 16 Bandarlampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi berjumlah 104 siswa dengan sampel 34 siswa di kelas X MIA 3. Instrumen yang digunakan berupa tes soal benar salah (true or false item). Teknik analisis data menggunakan uji-t. Dari hasil pretest diketahui rata-rata nilai sebesar 11,135. Hasil posttest diperoleh rata-rata nilai sebesar 95,24. Hasil uji-t dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) ≤ 0,05, yakni 0,000 ≤ 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa media aplikasi Rosetta Stone dapat meningkatkan pelafalan bahasa Prancis siswa. kata kunci : media, aplikasi Rosetta Stone, pelafalan
Alih Kode dan Campur Kode pada Komunikasi Guru dan Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Prancis Kelas XI di SMA Negeri 9 Bandar Lampung Devin Siandiko; Sumarti Sumarti; Nani Kusrini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 1, No 1 (2018): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.681 KB)

Abstract

Les problèmes abordés dans cette étude sont l’alternance codique et le mélange de codes dans la communication entre l’enseignant et les étudiants dans l’apprentissage du français à SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Cette recherche utilise une méthode descriptive qualitative. Des discours ont été obtenus lors des activités d’enseignement et d’apprentissage en classe XI de SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Les résultats de cette étude indiquent que l’alternance codique interne se passe sous la forme du communication d'indonésien en javanais et en lampungnais, le changement de code externe sous la forme du passage du français à l'indonésien ou vice versa. Et le facteur le plus déterminant est le facteur du locuteur. Le mélange de codes se présente sous la forme de mots, des syntagmes et des phrases. Le facteur du mélange de codes le plus déterminant est le facteur académique. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini yaitu alih kode dan campur kode pada komunikasi guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Prancis di SMA Negeri 9 Bandar Lampung.   Metode   yang   digunakan   adalah   deskriptif   kualitatif. Tuturan diperoleh pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di dalam kelas XI SMA Negeri 9 Bandar Lampung.   Hasil   penelitian menunjukkan  terdapat  alih  kode  internal  berupa  peralihan  dari  bahasa  Indonesia  ke bahasa Jawa dan Lampung dan alih kode eksternal berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Prancis atau sebaliknya. Faktor penyebab alih kode yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, dan klausa. Faktor penyebab campur kode yang paling dominan adalah faktor akademik.Kata kunci: alih kode, campur kode, komunikasi guru dan siswa
Verlan dalam Lirik Lagu Rap Prancis Kaaris dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa Prancis di SMA Della Deliana; Sumarti Sumarti; Indah Nevira Trisna
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 5, No 1 (2022): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.073 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Le but de recherche est décrire la forme de verlan retrouvée dans les paroles du rap français de l’album 2.7.0 Kaaris est ses implications dans l’apprentissage du français au lycée. Les données de cette recherche sont tous les mots qui ont été verlanisés ou des mots de verlan dans les paroles du rap français de l'album 2.7.0 Kaaris. Les sources de donées de cette recherche sont 5 paroles de rap français de l'album 2.7.0 Kaaris. Dans cette étude, les données ont été collectées à l'aide de la méthode de lecture attentive et de la technique de lire attentivement sans la participation. De plus, la validité des données de cette étude a été obtenue grâce au jugement d'experts et l’intra-évaluateur. Les résultats de cette étude indiquent qu'il y a 31 données subissant le vocabulaire du verlan. Ces données consistent en 15 verlans de données avec un syllabes, 15 verlans de données avec deux syllabes et 1 verlan de données avec trois syllabes. Les résultats de cette étude peuvent impliqués dans l'apprentissage du français au lycée. Mots-clés :  le verlan, verlanisation, l’apprentissage, les paroles du rap, et le syllabes    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripskan bentuk bahasa verlan yang terdapat dalam lirik lagu rap Prancis Kaaris pada album 2.7.0 serta implikasiya dalam pembelajaran bahasa Prancis di SMA. Data pada penelitian ini adalah seluruh kata yang mengalami verlanisasi pada lirik lagu rap Prancis dalam album 2.7.0 Kaaris. Sumber data pada penelitian ini yaitu 5 lirik lagu rap Prancis dari album 2.7.0 Kaaris. Pada penelitian ini data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Selanjutnya, keabsahan data pada penelitian ini diperoleh melalui expert judgement dan realibilitas intra-rater. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 31 data yang mengalami verlanisasi. Data-data tersebut terdiri atas 15 data verlan dengan satu silaba, 15 data verlan dengan dua silaba, dan 1 data verlan dengan tiga silaba. Hasil penelitian ini kemudian dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Prancis pada tingkat sekolah menengah atas (SMA). Kata kunci : verlan, verlanisasi, pembelajaran, lirik, silabaDOI : 10.23960/pranala.v05.i1.2022.05
Unsur Intrinsik Pada Cerita Pendek Karya Guy De Maupassant dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Prancis di SMA Putri Hani Sri Tifanny; Nani Kusrini; Diana Rosita
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 3, No 1 (2020): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.615 KB)

Abstract

Le but de cette recherche est de décrire les éléments intrinsèques dans les nouvelles de Guy de Maupassant et leurs  implications dans l’apprentissage du français au lycée. Le méthode de la recherche constitue « descriptive-qualitative » avec la technique de lecture et notation . Le résulat montre les nouvelles de Guy de Maupassant ont thème sociale. Il y a 17 caractères ont été identifiés de toutes les histoires. L’intrigue de chaque histoire est composée de l’introduction, conflit, complication, point culminant, résolution et le fin. Tous les nouvelles utilisent le narrateur omniscient sur le point de vue. La scène de tout cela se passe dans le cadre sociale comme le bureau de police, les mérchants et de la fête. La plupart de l’atmosphère de l’histoire est dramatique et triste. Mais, l’histoire Le Voleur en atmosphère amusant. Le résultat de cette recherche peut appliquer dans l’apprentissage du français K.D 3.7 au lycée.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan unsur intrinsik pada cerpen karya Guy de Maupassant. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen karya Guy de Maupassant memiliki tema yang sama yaitu tema sosial. Dalam cerpen tersebut, terdapat tujuh belas tokoh dengan watak yang disampaikan melalui dialog ataupun narasi. Alur maju atau campuran pada cerpen terbagi menjadi pengenalan, konflik, komplikasi, klimaks, leraian, dan penyelesaian. Kelima cerpen karya Guy de Maupassant menggunakan sudut pandang orang ketiga – tak terbatas. Latar cerita sering terjadi di lingkungan sosial seperti kantor polisi, toko perhiasan, dan lokasi pesta. Sebagian besar suasana cerita berupa dramatik dan sedih, Namun, pada cerpen le voleur dikemas dengan suasana yang lucu. Kesimpulannya, hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Prancis di SMA sebagai alternatif bahan ajar pada K.D 3.7.
Penggunaan Discord pada Keterampilan Berbicara Bahasa Prancis di SMK Kridawisata Bandar Lampung Pilanti Pilanti; Kintan Dwi Sriwahyuni
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 4, No 2 (2021): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.684 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Cette étude vise à  savoir l'efficacité  de l’aplication Discord  pour augmenter la competence de la production orale des élèves de la classe XI SMK Kridawisata Bandarlampung. Elle constitue  la recherche expérimentale avec le plan de pretest et posttest dans un groupe, puis elle contient la description des résultats d'apprentissage en utilisant le Discord. Pour l'analyse des données, les  tests de validité, de fiabilité et de t-test se sont employést. Et puis, l‘échantillon  était lés élèves de la  classe XI Tataboga II qui s’élevait à 16 élèves. Les résultats indiquent que l'utilisation de l’application Discord peut améliorer les résultats de la compétence de production orale des élèves qui se voit du résultat de prétest 42,00 etaussi du posttest 71,71. Le résultat de t-test avec le  niveau de signification (0,000 0,05)  indique une augmentation significative des résultats d'apprentissage pour les étudiants qui ont utilisé l'application Discord. De plus, sur la base des résultats du questionnaire, la  valeur d'intervalle de 53,48 % a été obtenue dans les résultats du questionnaire de l'échelle de Likert, ce qui indique que la valeur était incluse dans la catégorie suffisant. Mots-clés :  production orale, application Discord, efficacité ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi Discord pada keterampilan Production Orale. Penelitian ini berbentuk penelitian eksperimen dengan desain one group pretest posttest dan berisi deskripsi hasil belajar keterampilan berbicara bahasa Prancis peserta didik kelas XI SMK Kridawisata Bandar Lampung menggunakan aplikasi Discord. Analisis data penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas,uji hipotesis dan uji-t . Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI Tataboga 2 yang berjumlah 16 orang. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Discord dapat meningkatkan hasil pembelajaran keterampilan Berbicara peserta didik pada saat pretest 42,00 dan posttest 71,71. Berdasarkan hadil uji-t dengan taraf signifikasi (0,000 0,05) hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik dengan menggunakan aplikasi Discord. Selain itu berdasarkan hasil angket didapatkan nilai interval sebanyak 53,48% pada hasil angket Skala Likert yang menunjukkan bahwa nilai tersebut masuk kedalam kategori cukup. Kata kunci :  keterampilan berbicara, Aplikasi Discord, efektivitas.DOI : 10.23960/pranala.v04.i2.2021.03
Analisis Campur Kode Pada Artikel dalam Surat Kabar La Tribune Edisi 2019 Lusita Anggraeni ADS; Nani Kusrini; Endang Ikhtiarti
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.067 KB)

Abstract

Abstrait: L’Analyse de Mélange de Codes des Articles dans le Journal La Tribune Édition 2019Les problèmes abordés dans cette étude est le mélange de codes dans le journal La Tribune l'édition janvier 2019. Cette étude vise à décrire la forme et les facteurs causatif du mélange de codes dans les articles rédigés par de journaliste. Cette recherche utilise une méthode descriptive qualitative. Le sujet de cette recherche sont les articles qui écrit par le journaliste dans le journal La Tribune l'édition 2019 qui a été obtenu par la page www.latribune.fr. La collecte des données a été effectuée par la méthode appliquée, suivie de la technique SLBC (La technique d’observation non participante), des techniques d'enregistrement et des techniques de prise de notes. Les résultats de cette étude indiquent qu'il existe plusieurs formes le mélange de codes se présente sous les formes des mots, des syntagmes et des clauses. Les mots sont composés de noms, verbes, adjectifs et adverbes. Les syntagmes sont composée de noms, verbes, adjectifs, prépositions et adverbes. Les facteurs qui influencent l'occurrence du mélange de code dans le journal La Tribune sont composée facteurs d'attitude et facteurs contexte linguistique.Mots-clés: mélange de code, le journal La Tribune, sociolinguistique. Abstrak: Analisis Campur Kode Pada Artikel dalam Surat Kabar La Tribune Edisi 2019Masalah yang dibahas dalam penelitian ini ialah campur kode dalam surat kabar La Tribune edisi 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk campur kode dan faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya campur kode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa artikel dalam surat kabar La Tribune edisi 2019 yang diperoleh peneliti secara online dengan mengakses laman www.latribune.fr. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat campur kode dalam bentuk kata, frasa, dan klausa. Kata terdiri atas kata nomina, verba, adjektiva, dan adverbia. Frasa terdiri dari frasa nominal, verbal, adjektival, preposisional, dan adverbial. Faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode pada artikel dalam surat kabar La Tribune terdiri dari latar belakang sikap dan latar belakang kebahasaan.Kata kunci: campur kode, surat kabar La Tribune, sosiolinguistik.
Perbandingan Penggunaan Ekspresi Perasaan dalam Album D’Eux dan S’il Suffisait d’Aimer karya Céline Dion Anna Marianti Purba; Tengku Ratna Soraya
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 4, No 1 (2021): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.878 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe-tipe ekspresi perasaan yang terdapat di album Celine Dion, dan menjelaskan perbandingan penggunaan ekspresi perasaan yang terdapat pada album tersebut. Teori yang digunakan dari Martin Mabilat dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah lagu dalam album D’eux (1995) dan album S’il Suffisait D’aimer (1998). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 44 ekspresi perasaan yang terdapat dalam album D’eux (1995), ), ekspresi perasaan marah (2%), ekspresi percaya (5%), tidak percaya (2%), kekecewaan (5%), berharap (48%), kesulitan (5%), kesedihan (5%), takut (2%), mengeluhkan seseorang (6%), mengeluh (11%), hubungan relasi (9%), penyesalan (0%). Sedangkan dalam album S’il Suffisait D’aimer (1998) terdapat 34 ekspresi perasaan, yaitu ekspresi perasaan marah (0%), ekspresi percaya (6%), tidak percaya (0%), kekecewaan (3%), berharap (26%), kesulitan (6%), kesedihan (3%), takut (23%), mengeluhkan seseorang (3%), mengeluh  (9%), hubungan relasi (15%), penyesalan (2%). Dari data ekspresi perasaan yang ditemukan, penulis menyimpulkan bahwa di album D'eux, lirik dari lagu-lagu tersebut umumnya menggambarkan tentang kehidupan dan mimpi, sedangkan di album S’il Suffisait D'aimer, liriknyaditujukan untuk seseorang dan  menggambarkan hubungan percintaan.Kata kunci : perbandingan, ekspresi perasaan, Céline DionDOI : 10.23960/pranala.v04.i1.2021.03
Keefektifan Piktogram pada Keterampilan Menulis Siswa Kelas XI SMAN 16 Bandar Lampung Windu Patria Hutama; Mulyanto Widodo; Endang Ikhtiarti
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 2 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.749 KB)

Abstract

Cette recherché vise à connaître la compétence de la production écrite des élèves de français par le pictogramme et les mots carrés, et la comparaison des résultats d'apprentissage des élèves après avoir utilisé les deux medias. Cette recherche utilise la méthode expérimentale. La population de cette recherche est  64 élèves : 32 élèves de XI IPS 1 comme classe d’expériment et 32 élèves de XI IPS 2 comme classe de contrôle. Les résultats de cette recherche  indiquent que le score de pre-test est 56 et le score de post-test est 71. La compétence de la production écrite des élèves augmente 15 points. Cela est montré par les résultat du N-gain 0,5 et tcompte 1,735 qui est consulté avec la valeur de ttable  1,698 avec la signification 0,05, donc la valeur tcompte est supérieur à celle de ttable.  Cela indique qu'il y a une différence dans les résultats d'apprentissage entre la classe d’expériment et la classe de contrôle. En conclusion, le pictogramme est plus efficace que les mots carrés comme media pour augmenter la compétence de la production écrite du français des élèves.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis bahasa Prancis melalui pictogram dan word square serta perbandingan hasil belajar siswa setelah menggunakan kedua media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 64 siswa, 32 siswa  XI IPS 1 menempati  kelas eksperimen dan 32 siswa XI IPS 2 menempati kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor  pre-test  56, dan post-test 71. Kemampuan menulis siswa meningkat sebesar 15 poin. Hal itu dibuktikan dengan hasil rata-rata N-gain 0,5 dan  thitung sebesar 1,735 yang kemudian dikonsultasikan dengan nilai ttabel yaitu sebesar 1,698 dengan taraf signifikasi 0,05, sehingga nilai thitung lebih tinggi daripada ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulannya piktogram lebih efektif daripada word square dalam meningkatkan keterampilan menulis bahasa Prancis siswa.Kata kunci: keterampilan menulis, media piktogram, media word square  
Nilai Moral dalam Dongeng Bertrand Solet dan Michel Cosem dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Tri Handayani; Sumarti Sumarti; Nani Kusrini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 2, No 1 (2019): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.109 KB)

Abstract

Cette recherche vise à décrire les valeurs morales dans les contes de Bertrand Solet et Michel Cosem et leur implication dans l’apprentissage du français au lycée. Cette recherche utilise la méthode descriptive qualitative. Les sources de données de cette recherche sont la collection des contes de Bertrand Solet et Michel Cosem. Les résultats de cette recherche indiquent qu’il y a la valeur morale de la relation d’humain et Dieu, comme la dévotion et la prière à Dieu; la valeur morale de la relation d’humain et soi-même, tels que l’ardeur, l’héroisme, la patience, la détermination, le courage, l’honnêteté, la rancune, le regret, et la peur; la valeur morale de la relation d’humain et les autres dans la contexte sociale et naturelle, tels que l’entraide, l’affection des parents aux enfants, l’affection des enfants aux parents, l’affection aux amis, la coopération, l’appréciation mutuelle, la confiance mutuelle, et l’affection de mari à femme. La transmission de valeur morale, comme directe et indirecte. Les résultats de cette recherche peuvent être impliqué dans l’apprentissage du français au lycée dans la classe XII à la compétence de base (KD) 3.8: caractériser une fable française en faisant attention aux fonctions sociales, à la structure du texte et aux éléments linguistiques.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam dongeng karya Bertrand Solet dan Michel Cosem dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Prancis di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitiannya kumpulan dongeng karya Bertrand Solet dan Michel Cosem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral hubungan manusia dan Tuhan, meliputi taat beribadah dan berdoa kepada Tuhan; nilai moral hubungan manusia dan diri sendiri, meliputi tidak mudah putus asa, rela berkorban, kesabaran, teguh pendirian, pemberani, kejujuran, rasa dendam, penyesalan, dan rasa takut; nilai moral hubungan manusia dan manusia lain dalam lingkup sosial dan alam, meliputi tolong menolong, kasih sayang orang tua kepada anak, kasih sayang anak kepada orang tua, kasih sayang sesama teman, gotong royong, saling menghargai, saling percaya, dan kasih sayang suami kepada istri. Bentuk penyampaian nilai moral, meliputi langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Prancis di SMA kelas XII pada KD 3.8 : mencirikan  cerita fabel (fable) Prancis yang sederhana dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.Kata kunci: bentuk penyampaian nilai moral, dongeng, nilai moral
Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada Keterampilan Menulis Bahasa Prancis bagi Siswa Kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung Roni Santuri; Diana Rosita; Setia Rini
PRANALA (Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis) Vol 5, No 1 (2022): PRANALA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.527 KB)

Abstract

RÉSUMÉ Cette recherche vise à savoir l’augmentation de la compétence de production écrite du français des élèves de la classe X IPA 6 de SMAN 9 Bandarlampung en utilisant le modèle d’apprentissage Think Talk Write (TTW). Cette recherche utilise l'approche quantitative avec le type de recherche expérimentale. Alors que la conception de la recherche utilisée dans cette étude était pré-expérimentale avec une conception de groupe prétest-posttest. En autre, les sujets de cette recherche étaient les élèves de la classe X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung et l’échantillon était 36 élèves. Pour savoir dans quelle mesure l'augmentation de la compétence de production écrite de français en utilisant le modèle Think Talk Write (TTW) doit se faire en prétest, traitement et posttest. L'instrument utilisé est un test essai de 1 question. Nous allons donc le résultat que l’utilisation de modèle Think Talk Write (TTW) par les élèves de la classe X IPA 6 SMAN 9 Bandar Lampung. Alors que les résultats du prétest est  53,75 (catégorie inférieure) et du posttest est 85,83 (catégorie supérieure). Ensuite, à partir de ces résultats, il y a un changement de 32,08%. Cela démontré par les résultats du test-T de signification 0,000 0,05. Mots-clés : La compétence écrite, Le français, Modèle d’apprentissage, Think Talk Write (TTW).   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Prancis peserta didik kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini ialah pre-experimental menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek yang dipergunakan pada penelitian yaitu peserta didik kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung dengan jumlah sampel 36 siswa. Untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis bahasa Prancis menggunakan model Think Talk Write (TTW) maka dilakukan serangkaian aktivitas yang meliputi: pretest, treatment, dan posttest. Instrumen yang dipergunakan berupa tes soal berbentuk esai sebesar 1 butir soal. Sedangkan teknik analisis data memakai uji-t sebelum dilakukan uji-t maka dilakukan terlebih dahulu uji normalitas serta uji homogenitas. Sesuai hasil penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh hasil bahwa penerapan model TTW dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Prancis peserta didik kelas X IPA 6 SMAN 9 Bandarlampung dengan hasil pretest 53,75 (kategori kurang) dan posttest 85,83 (kategori tinggi). Maka diketahui dari kedua data tersebut terdapat perubahan sebesar 32,08%. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji-t dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.Kata kunci : Bahasa Prancis, Keterampilan menulis, Model pembelajaran, Think Talk Write (TTW). DOI : 10.23960/pranala.v05.i1.2022.09