cover
Contact Name
Mas Fierna Janvierna Lusie Putri
Contact Email
fiernamas16@gmail.com
Phone
+6289629555512
Journal Mail Official
jurnalmahasiswakarakterbangsa@unpam.ac.id
Editorial Address
http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JMKB/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28095154     EISSN : 28295057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal hasil penelitian Mahasiswa yang dihasilkan dari Skripsi Mahasiswa yang telah diujikan dihadapan dosen penguji. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Seoetember. Judul: Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa (JMKB) Tagline: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa dalam Cabang Ilmu Pendidikan Topik: penelitian Penerbit: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan p-issn 2809-5154 e-issn 2809-5057 Jadwal Terbit 2 kali dalam satu tahun (Maret dan September) Bahasa: Indonesia dan Inggris Penerbit: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles 168 Documents
Internalisasi Budaya Korean Pop (K-Pop) dan Implikasinya Terhadap Nilai-Nilai Kewarganegaraan Generasi Muda Berliana Tina; Saepudin Karta Sasmita
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena globalisasi dan penyebaran budaya populer asing, khususnya Korean Pop (K-Pop), yang berpotensi memengaruhi nilai-nilai kewarganegaraan generasi muda di Indonesia. Masalah utama yang diangkat adalah sejauh mana K-Pop memengaruhi nilai-nilai kewarganegaraan (nasionalisme, patriotisme, toleransi, tanggung jawab sosial, dan partisipasi aktif) pada generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh K-Pop terhadap nilai-nilai kewarganegaraan pada generasi muda di Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan sampel 99 responden penggemar K-Pop berusia 16-30 tahun, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Pop memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai-nilai kewarganegaraan, dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 15.4%, sementara 84.6% dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, K-Pop berkontribusi pada pembentukan nilai kewarganegaraan, namun bukan satu-satunya faktor dominan. Disarankan agar generasi muda selektif dalam mengonsumsi budaya asing, serta peran aktif orang tua dan lembaga pendidikan dalam penguatan nilai nasionalisme. Kata-kata kunci: K-Pop; nilai kewarganegaraan; generasi muda; globalisasi; identitas nasional
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Terhadap Partisipasi Aktif Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SMP PGRI 1 Ciputat Tutasqiyah, Novia; Susi
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) merupakan metode yang menekankan partisipasi aktif siswa dalam kelompok di kelas, dengan mengintegrasikan elemen permainan dan turnamen ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap partisipasi aktif siswa SMP PGRI 1 Ciputat pada mata pelajaran pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain asosiatif untuk mengeksplorasi hubungan dan pengaruh antar variabel. Uji Kolmogorov-Smirnov digunakan untuk menguji normalitas, dengan nilai signifikansi 0,200 (>0,05), yang menunjukkan bahwa data mengikuti distribusi normal. Selanjutnya, statistik Levene digunakan untuk menguji homogenitas baris berbasis rerata, dengan nilai signifikansi 0,181 (>0,05), yang mengonfirmasi bahwa data homogen dan memenuhi persyaratan untuk pengujian lebih lanjut. Uji-t sampel independen digunakan untuk menguji dampak model pembelajaran TGT terhadap partisipasi aktif siswa. Nilai signifikansi dua sisi untuk baris Uji Assumed Equal Variances menghasilkan 0,000 (<0,05). Berdasarkan hasil ini, kami menyimpulkan bahwa “hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan motivasi siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model TGT dan kelas kontrol yang tidak menggunakan model tersebut”. Berdasarkan hasil analisis uji-t sampel independen, kami menyimpulkan bahwa “penerapan model pembelajaran kolaboratif TGT di SMP PGRI 1 Ciputat berdampak signifikan terhadap peningkatan motivasi siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila”. Kata-kata kunci : Model Pembelajaran, TGT, Partisipasi Aktif.
Peran Guru dalam Membina Keterampilan Interpersonal Peserta Didik melalui Pendidikan Karakter Suwandi, Suwandi; Sari, Nurullita
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam membina keterampilan interpersonal peserta didik melalui pendidikan karakter di SMKN 8 Kota Tangerang Selatan, mengidentifikasi strategi yang digunakan, serta mengungkap tantangan yang dihadapi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secaraakademik, tetapi juga memiliki kemampuan sosial yang mendukung keberhasilan di dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima guru mata pelajaran dan dua wakil kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles, Huberman, danSaldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan, fasilitator, dan evaluator nilai karakter dalam pengembangan keterampilan interpersonal siswa. Strategi yang diterapkan meliputi pembelajaran kolaboratif, project-based learning, roleplay, studi kasus, dan refleksi nilai yang terintegrasi dalam kurikulum serta budaya sekolah positif. Tantangan yangdihadapi meliputi keterbatasan waktu, fokus siswa pada aspek teknis, variasi kesadaran nilai, keterbatasan pelatihan guru, dan minimnya sinergi dengan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai merupakan instrumen penting dalam membentuk keterampilan interpersonal peserta didik, namun memerlukan dukungan sistemik yang konsisten. Kata-kata kunci: pendidikan karakter, peran guru, keterampilan interpersonal
Pengaruh Stres Akademik terhadap Prokrastinasi Akademik Peserta Didik Inayah; Aeng Muhidin
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prokrastinasi akademik masih menjadi permasalah yang umum di kalangan peserta didik dan dapat berdampak negatif terhadap pencapaian hasil belajar mereka. Berdasarkan fenomena yang terjadi di SMA Negeri 1 Rumpin, banyak peserta didik menunjukkan kecenderungan menunda penyelesaian tugas, bahkan tidak mengumpulkan sama sekali. Kondisi ini diduga berkaitan dengan stres akademik yang dialami peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres akademik terhadap prokrastinasi akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan desain eksplanatif. Sampel terdiri dari 86 peserta didik kelas X dan XI yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program Jeffrey Amazing Statistical Program (JASP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik (p < 0,001), dengan kontribusi pengaruh sebesar 39,9%. Semakin tinggi stres yang dialami peserta didik, semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk menunda tugas. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi pencegahan prokrastinasi melalui pengelolaan stres yang tepat. Kata-kata kunci: Stres Akademik, Prokrastinasi Akademik, Peserta Didik.
Perubahan Gaya Hidup Terhadap Kesadaran Nasionalisme Shifa; Setiawati
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lifestyle changes due to technology, urbanization, and globalization have implications for people's nationalist consciousness. This phenomenon is seen in the increased consumption of imported products, the use of social media, and decreased participation in national activities. This study aims to analyze the effect of lifestyle changes on the awareness of nationalism of the people of Kampung Lebong RT/01 RW / 07 Kelurahan Cijoro Pasir. This study involved a population of 141 people with a sample of 105 respondents determined by the Slovin formula. The method used is quantitative with survey approach through Likert scale questionnaire and regression analysis. The results showed a significance value of 0.000 < 0.05, positive regression coefficient 0.265, count 5.085, and R2 of 0.201. This finding proves that lifestyle changes have a positive and significant effect on nationalism awareness with a contribution of 20.1%. In conclusion, modern lifestyles do not necessarily weaken nationalism, but can be an opportunity to strengthen the nation's identity if managed properly. It is suggested that the role of society, government, and education in instilling national values based on local culture and digital technology.
Pembentukan Karakter Pancasila untuk Penguatan Civic Disposition di Era Globalisasi Kurnia, Heni; Lathifah Sandra Devi
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role of Civics Education (PPKn) teachers in shaping Pancasila character to strengthen students’ civic disposition at SMK Darussalam Ciputat in the era of globalization. The background of this research is based on the importance of character education grounded in Pancasila values in responding to the challenges of global culture, digital technology, and the moral crisis among the younger generation. This study uses a qualitative approach with data collection techniques including observation, documentation, and in-depth interviews with the principal, vice principal of curriculum, Civics Education teachers, and students. According to the findings, teachers of civics education serve as innovators in addressing the problems posed by globalization, facilitators of character education, and role models for Pancasila principles. In addition to incorporating Pancasila values into the design and execution of lessons, educators often use digital media, participatory methods, and model conduct to help students develop good attitudes. Both extracurricular and intramural activities effectively promote values like discipline, social awareness, tolerance, and responsibility. Contextual, collaborative, and project-based learning methodologies are used to address issues such the diversity of social backgrounds, the domination of foreign cultures, and a lack of awareness of digital ethics.
Peran pendidikan kewarganegaraan Peran Pendidikan kewarganegaraan dalam memperkuat identitas nasional: Identitas nasional Indrayani; Sugiyanto
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan Adalah salah satu mata pelajaran penting dalam memperkuat Identitas Nasional di SMP Binus School Simprug Jakarta Selatan. Pendidikan Kewarganegaraan Dianggap penting dalam membentuk karakter dan Identitas National peserta didrik. Selain itu Pendidikan Kewarganegaraan Juga membantu peserta didik memahami sejarah,budaya,dan posisi Indonesia di dunia Internasional penelitian yang digunakan adalah pendekatan pendekatan kualitatif dengan berfokus pada deskriptif kerja sama berbagai pihak di Binus School Simprug Jakarta Selatan memungkin Pendidikan Kewarganegaraan Mencapai tujuannya dalam membentuk karakter bangsa yang unggul dan memperkuat Identitas Nasional peserta didik. Pendidikan ini memiliki peran signifikan dalam memperkokoh Identitas Nasional dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah ai. Peserta didik lebih menjadi memahami dan menghargai budaya serta sejarah Indonesia, sehingga mereka bangga berkomitmen menjaga persatuan dan keharmonisan negara. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di SMP Binus School Simprug Jakarta Selatan terbukti efektif dalam membentuk karakter bangsa yang unggul melalui program sistematik dan inovatif.nilai-nilai moral, etika, dan integritas diajarkan untuk membentuk karakter yang kuat, menjadikan peserta didik tidak hanya cerdas namun bermoral dan bertanggung jawab.
Implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 6 Dalam Meningkatkan Literasi Rahayu; Setiawati
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampus Mengajar adalah suatu kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan Mahasiswa aktif mulai dari Semester 4 penerapan kegiatan tersebut berada di kawasan 3T (Terdepan, Tertinggal, Terpencil), sedangkan Literasi merupakan suatu kegiatan atau kemampuan membaca, menulis, menyimak dan berbicara yang harus dikuasai Peserta Didik. Dalam hal ini peneliti menemukan hal yang perlu diteliti dengan judul “Implementasi Kampus Mengajar Angkatan 6 Dalam Meningkatkan Literasi (Studi Desktiptif Kualitatif di SMP Falatehan)”. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui penerapan program kampus mengajar angkatan 6 dalam meningkatkan literasi di SMP Falatehan, dengan menggunakan pendekatan Kualitatif, data Deskriptif dikumpulkan dengan Obeservasi, Wawancara, Dokumentasi. Penelitian ini, menghabiskan waktu kurang lebih 6 bulan mulai dari pengajuan judul Skripsi, Berdasarkan hasil penelitian Literasi peserta didik ada peningkatan dilihat dari nilai Pretest-Postest AKM Kelas dan nilai raport. Bahkan pembiasaan kegiatan Literasi selama 15 menit sebelum memasuki kelas yang dibuat untuk memfasilitasi untuk meningkatkan Literasi Peserta Didik mereka mulai terbiasa mengikuti kegiatan tersebut. Kata Kunci : Implementasi Kampus Mengajar, Literasi, Peserta Didik.
Pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Wahyuni, Sri; Endang Prastini
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah utama yang dialami oleh kebanyakan orang di dunia. Hal tersebut dikarenakan kemiskinan digolongkan menjadi dua, yaitu orang fakir dan orang miskin. Orang fakir adalah orang yang menganggur dan tidak mempunyai penghasilan sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan orang miskin adalah orang yang bekerja tetapi penghasilannya hanya dapat memenuhi sekitar (50% - 70%) kebutuhan hidupnya. Di Indonesia, masalah kemiskinan tetap menjadi fokus utama, dalam kaitannya dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan. Kementerian Sosial pemerintah Indonesia menyelenggarakan program bantuan sosial yaitu Program Keluarga Harapan pada tahun 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Desa Tenjo. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis dekripsi bertujuan untuk mendeskripsikan, kondisi yang sedang terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaruh Program Keluarga Harapan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Tenjo Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor dapat dilihat dari hasil uji t nilai signifikan dari Program Keluarga Harapan (X) sebesar 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikan tersebut kurang dari 0,1 dapat dikatakan bahwa Program Keluarga Harapan memiliki pengaruh yang signifikan dan memiliki nilai koefisien sebesar 0,440, dengan t hitung > t tabel yaitu 7,928 > 0,1796, dapat menyataka variabel X berpengaruh terhadap variabel Y. Jika Ha diterima, maka dapat dikatakan bahwa Program Keluarga Harapan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Tenjo Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Dampak Modernisasi Terhadap Kepercayaan Tradisi Dino Geblak wati, Sinta Wati; Ahmad Nana Mahmur Mulyana
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Karas, kaya akan warisan budaya, menghadapi tantangan modernisasi yang berdampak pada nilai-nilai tradisional, terutama kepercayaan dino geblak. Generasi muda yang terbiasa dengan gaya hidup modern mulai kehilangan minat terhadap tradisi ini. Penelitian menggunakan metode studi kasus untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antara modernisasi dan perubahan kepercayaan pada generasi muda. Generasi tua masih mempertahankan tradisi, sementara generasi muda memiliki sikap beragam. Perkembangan teknologi dan kurangnya transfer pengetahuan dari generasi tua berkontribusi pada situasi ini. Masyarakat berupaya mempertahankan tradisi melalui pertemuan sesekali. Meskipun modernisasi memperkenalkan teknologi yang dapat membantu pelestarian tradisi, seperti media sosial, generasi muda belum memanfaatkannya untuk tujuan ini. Kurangnya pengetahuan mendalam tentang tradisi pada generasi muda disebabkan oleh ketidakaktifan orang tua dalam memperkenalkan budaya dan dampak modernisasi. Diperlukan upaya kolaboratif antara generasi tua dan muda untuk melestarikan tradisi dino geblak.