cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
PERANAN INSPEKTORAT DAERAH DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN DAN PENGAWASAN SPIP UNTUK MENINGKATKAN PEROLEHAN OPINI AUDIT (Studi Kasus Pada Inspektorat Pemerintah Kabupaten Bandung Barat) Fikriania Nurkhafifah Iswanto; Yanti Rufaedah
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.8 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1477

Abstract

Inspektorat Kabupaten Bandung Barat selaku Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran penting dalam mewujudkan penyelenggaraan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) yang efektif di Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat. Penyelenggaran SPIP yang efektif dapat berdampak besar pada peningkatan opini audit di Kabupaten Bandung Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari Inspektorat Kabupaten Bandung Barat selaku APIP dalam meningkatkan perolehan opini audit di Kabupaten Bandung Barat dengan melihat peranan serta kapabilitas dari pegawai Inspektorat Kabupaten Bandung Barat dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan SPIP. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi dokumen pada Inspektorat Kabupaten Bandung Barat. Kabupaten Bandung Barat sendiri selama 5 tahun ke belakang masih menyandang opini audit WDP. Hasil dari penelitian ini adalah Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Barat memiliki peran yang signifikan terhadap peningkatan opini audit dengan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap perangkat daerah.Untuk kedepannya Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Barat sebaiknya lebih tegas dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terutama dari segi hal-hal yang masih harus diperbaiki untuk dapat meningkatkan opini audit menjadi WTP dan melakukan upaya-upaya untuk PK APIP Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Barat. 
PENERAPAN TRANSAKSI NON TUNAI DALAM PELAKSANAAN BELANJA PEMERINTAH DAERAH UNTUK MEWUJUDKAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE (STUDI KASUS PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT) Selly Septiani; Endah Kusumastuti
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.109 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1478

Abstract

Transaksi Non Tunai mulai diterapkan secara bertahap di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat pada tanggal 2 Januari 2018 dengan dikeluarkannya Peraturan.Gubernur pemerintah Provinsi Jawa.Barat nomor 45 tahun 2017 dan Surat Edaran BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Provinsi Jawa Barat nomor 900/11/BPKAD tahun 2017. Dengan adanya Transaksi Non Tunai ini diharapkan dapat mewujudkan prinsip good governance . BPKAD Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencoba meminimalisasi transaksi belanja secara tunai dan melaksanakan transaksi non tunai melalui penerapan Cash.Management System (CMS) termasuk transaksi pembayaran kepada pihak ketiga yang selalu menimbulkan penyimpangan seperti korupsi. Namun kenyataannya masih terdapat banyak hambatan dalam penerapan transaksi.non tunai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prosedur pembayaran secara non tunai dan untuk mengetahui implementasi transaksi non tunai.berdasarkan prinsip good governance dalam pelaksanaan belanja pemerintah daerah di BPKAD Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Peneliti menggunakan metode penelitian berupa wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Peneliti menggunakan data primer yaitu hasil dari wawancara dengan narasumber terkait. Hasil penelitian menunjukan penerapan transaksi non tunai ini dirasakan dapat meningkatkan perwujudan prinsip good governance terutama prinsip akuntabilitas, transparansi, efektivitas dan efisiensi. Dengan adanya penerapan transaksi non tunai dalam pelaksanaan belanja pemerintah dapat menekan tingkat penyelewengan terutama korupsi.
Analisis Pengaruh Spot Welding pada Material AA1100 dan Zr705 Alloy dengan Metode FEA Meri Rahmi; Delffika Canra; Bayu Laksono Jaelane; Nur Muhammad Fatkhurrohman
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.162 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1479

Abstract

Teknik pengelasan sangat diperlukan untuk berbagai proses pengerjaan industri di bidang kedirgantaaan, marinir dan industri manufaktur lainnya yang memang tidak dapat dipisahkan dengan teknologi manufaktur. Teknologi pengelasan merupakan teknik yang banyak digunakan karena memiliki beberapa keuntungan. Contoh aplikasinya antara lain, bangunan dan fabrikasi mesin yang bertujuan untuk membuat rangka menjadi ringan dan lebih sederhana dalam proses pembuatannya. Salah satu teknik pengelasan yang sering digunakan dalam industri manufaktur adalah pengelasan titik (spot welding). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelasan spot welding pada material antara alumunium AA1100 dan baja Zr705 Alloy. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) dengan bantuan software Solidworks. Analisis akan dilakukan dengan membandingkan pengelasan antara sesama material AA100, sesama Zr705 Alloy dan antara AA100 dengan Zr705 Alloy. Hasil analisis menunjukan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan terhadap tegangan von mises, displacement dan strain (regangan) pada  terhadap pengelasan dua titik dan tiga titik pada material AA100 dengan AA100. Sedangkan pada pengelasan antara material Zr705 Alloy dengan Zr705 Alloy dan antara pengelasan berbeda material tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa penambahan titik las pada dua material berbebeda yaitu alumunium AA1100 dengan Zr705 Alloy berbanding lurus terhadap peningkatan tegangan (stress).
Pengujian Mutu Baling-Baling Kapal Perahu Nelayan Tradisional Indramayu Tito Endramawan; Agus Sifa; Felix Dionisius; Angga Purnomo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.526 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1480

Abstract

Baling-baling merupakan salah satu komponen terpenting perahu yang digunakan oleh nelayan tradisional di kabupaten Indramayu. Permasalahan yang ada yaitu banyak nelayan yang mengalami kegagalan pada baling-baling terjadi patahan pada siripnya sehingga akan mengganggu pencarian ikan. Berdasarkan survey, penyebab perpatahan dikarenakan kondisi baling-baling kurang baik yang dapat dilihat secara visual berupa adanya pori-pori pada permukaan bilah serta beberapa retakan dari proses pembuatan yang kurang sempurna yang merupakan inisiasi crack penyebab kegagalan pada baling-baling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu dari baling-baling dengan menguji komposisi kimia dan korosi pada baling baling perahu nelayan lokal dengan tiga sudu yang terbuat dari material alumunium produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan pengujian spectrometer digunakan untuk mengetahui komposisi kimia material alumunium. Pengujian kekerasan menggunakan makrohardness metode vickers dengan beban 10 Kgf dan waktu indentasi 15 detik. Pengujian korosi menggunakan alat PGSTAT dengan standar ASTM G59 dengan metode polarisasi pada media NaCl 3.5%. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa material baling-baling lokal terdiri dari 91.2% Al, 3.81%Si, 1.66%Zn. Nilai kekerasan rata-rata baling-baling sebesar 73.78 Kgf/mm2 dan uji korosi menghasilkan kecepatan pengamatan 0.01 V/s, arus korosi 11.2670 μA/cm², potensial korosi -813.960 mV serta laju korosi sebesar 0.13092 mmpy.
Pengaruh Limbah Batu Bata Sebagai Pengganti Agregat Halus Terhadap Mutu Kuat Tekan Beton Dewi Ayu Sofia; Putri Anabela Shafira; Haadi Kusumah
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.471 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1481

Abstract

Dalam pengerjaan proyek konstruksi bangunan, biasanya sering ditemukan limbah batu bata yang tidak dimanfaatkan kembali. Dengan adanya limbah tersebut maka aktivitas pembangunan seringkali terganggu. Oleh karena itu, limbah batu bata perlu dimanfaatkan dalam proses konstruksi agar tidak terbuang begitu saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengarh limbah batu bata yang dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian agregat halus pada proses pembuatan beton. Dalam penelitian ini terlebih dahulu dirancang mix design dengan mengacu pada SNI 03-2834-2004. Kemudian dilakukan pencampuran beton, pemeriksaan beton segar, pembuatan benda uji, dan pemeriksaan beton keras. Sampel beton dibuat sebanyak 30 buah dengan menggunakan cetakan kubus. Penggantian sebagian pasir dengan limbah batu bata dilakukan sebanyak 5 variasi, yakni dengan persentase bahan pengganti sebesar 0%, 6%, 9%, 12% dan 15%. Setiap variasi berjumlah 3 sampel untuk dilakukan pengujian pada 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat kenaikan nilai kuat tekan beton rata-rata pada BB 12% baik pada umur 14 hari maupun 28 hari. Dengan demikian, nilai persentase maksimal limbah batu bata yang dapat digunakan sebagai pengganti pasir yaitu 9 %.
Sistem Kendali Kendaraan Beriringan Berbasis Kendali Kooperatif Moch.Adji Ilham Akbar; Noor Cholis Basjaruddin; Didin Saefudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.206 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1482

Abstract

Vehicle Platooning Control System Based on Cooperative Control adalah sistem yang berfungsi untuk menjaga jarak beberapa (3 atau lebih)  mobil sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pengemudi atau oleh mobil yang berada didepannya.  Sistem ini merupakan sistem yang dikembangkan dari sistem CACC (Cooperative Adaptive Cruise Control). Masalah yang ada pada sistem CACC adalah delay respon mobil dan sistem CACC ini tidak dilengkapi dengan sistem pengereman mobil. Delay respon mobil berkurang karena mobil menyesuaikan jarak antar mobil dan kecepatan mobil didepannya. Pada penelitian ini sistem Vehicle Platooning Control System Based on Cooperative Control disimulasikan dengan menggunakan 4 mobil RC (remote control) skala 1:10 dengan 1 mobil sebagai leading vehicle dan 3 mobil sebagai following vehicle. Kendali kooperatif pada penelitian ini digunakan untuk menjaga jarak antar mobil RC.  Mobil RC ini dilengkapi dengan  sensor ultrasonic PING Parallax dan komunikasi wireless nRF24L01. Untuk pengendalinya yaitu Arduino Mega 2560 dengan menggunakan metode fuzzy logic untuk menentukan kecepatan mobil dan sistem active steering assistance for lane keeping ditambahkan ke dalam sistem ini agar mobil tetap pada jalurnya sehingga mencegah tabrakan samping  Hasil ujicoba yang dilakukan memiliki persentase keberhasilan sebesar 70% ketika posisi following vehicle tetap dan 60% ketika posisi following vehicle berubah – ubah.
ELECTRONIC WORD OF MOUTH (e-WOM) PENGARUHNYA TERHADAP PURCHASE INTENTION MELALUI BRAND IMAGE PADA SMARTPHONE XIAOMI (Studi Pada Mahasiswa di Kota Jayapura) Mohammad Aldrin Akbar; Khusnul Khotimah; Fachruddin Pasolo; Irwan Adam Labo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1732.158 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic Word of Mouth dan pengaruhnya terhadap Purchase Intention melalui Brand Image sebagai variable intervening. Penelitian dilakukan di Kota Jayapura dengan populasi mahasiswa pengguna Smartphone Xiaomi dengan sampel sebesar 120 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh positif dan signifikan e-WOM tehadap Brand Image, Terdapat pengaruh positif dan signifikan brand image terhadap Purchase intention, Terdapat pengaruh positif dan signifikan e-WOM tehadap Purchase Intention dan Terdapat pengaruh e-WOM terhadap purhase intention mielalui brand image sebagai mediasi parsial.
Analisis Eco-label terhadap Minat Beli Konsumen pada Minuman Kemasan Muhammad Din Fahmi Rahman
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.701 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1484

Abstract

Konsumen sering sekali kesulitan dalam mengenali produk yang ramah lingkungan. Dengan itu, perusahaan harus bisa memberikan alat komunukasi kepada konsumen yang mulai lebih memilih produk ramah lingkungan. Penggunaan eco-label bisa menjadi salah satu solusi dalam penyampaian green message. Dengan eco-label, konsumen akan mudah memahami bahwa suatu produk ramah lingkungan atau tidak. Untuk menguji pernyataan tersebut, maka dilakukanlah riset ini. Riset ini akan membuktikan apakah penggunaan eco-label akan efektif untuk menimbulkan minat beli konsumen di masa yang akan datang. Dengan menggunakan Theory of Planned Behavior sebagai framework penelitian dan variabel knowledge sebagai tambahan, riset ini berfokus pada generasi milenial (masyarakat yang berumur 18-35 tahun). Didistribusikan melalui kuisioner online, data pada penelitian ini terkumpul dari 460 responden. Hasil pada riset ini menunjukan semua hipotesis diterima, dan variabel attitude menjadi variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap niat beli. Riset ini  nantinya diharapkan bisa menjadi referensi bagi industri khususnya industri minuman untuk mulai memproduksi produk ramah lingkungan dan menggunakan eco-label sebagai alat komunikasi green pada produknya. Untuk managerial implikasi, perusahaan harus bisa menyampaikan arti, jenis, dan kredibilitas dari eco-label. Perusahaan juga harus bisa meningkatkan atmosfir penggunaan eco-label dimasyarakat dengan melakukan kampanye.
Karakteristik Aspal Modifikasi dengan penambahan Limbah Botol Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) Husnul Fikri; A. Subagja; Agustina S.D. Manurung
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.503 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1485

Abstract

Pengoptimalan limbah plastik botol jenis Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai bahan tambah aspal dilakukan dengan menguji limbah plastik botol yang dapat digunakan sebagai bahan tambah campuran aspal. Di samping itu, negara Indonesia menduduki peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut sehingga pemanfaatan limbah harus dilakukan. Pemanfaatan limbah botol plastik sebagai bahan campuran antara agregat dan aspal untuk meningkatkan kualitas konstruksi lapis perkerasan sehingga diharapkan dapat merekomendasikan penggunaan limbah plastik khususnya botol plastik bekas untuk meningkatkan struktur perkerasan lentur pada campuran AC-WC dan mengurangi penumpukan limbah khususnya di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode wet process sebagai bahan tambah dalam ke dalam aspal. Kadar PET yang akan diteliti terhadap karakteristik  aspal modifikasi dengan variasi kadar yaitu 0%, 3%, 6%, 9% dan 12% dari berat aspal yang digunakan dengan menggunakan aspal penetrasi 60/70. Dari hasil pengujian yang dilakukan, bahwa penggunaan aspal modifikasi optimum terdapat pada kadar PET 9%. Hal ini disebabkan pada aspal modifikasi  kadar PET 12% didapat hasil pengujian penetrasi aspal modifikasi tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Divisi 6 revisi 3.
Karakteristik Marshall Campuran Asphalt Concrete Wearing Course dengan Modifikasi Karet Alam Padat SIR 20 Rochaeti Rochaeti; Retno Utami; Lentien Febrianty
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.732 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1486

Abstract

Asphalt Concrete Wearing Course (ACWC) adalah lapisan perkerasan lentur jalan yang memiliki nilai struktural. Material penyusun ACWC terdiri dari aspal, agregat dan filler. Karakteristik dari ACWC diketahui melalui pengujian karakteriktik dengan alat Marshall. ACWC memiliki karakteristik yang rentan terhadap kerusakan rutting dan deformasi permanen. Untuk mengurangi kerusakan tersebut, dilakukan penambahan material karet jenis SIR 20 pada campuran ACWC. Untuk mengetahui pengaruh penambahan material SIR 20 pada ACWC, dilakukan pengujian campuran dengan metode kepadatan mutlak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa campuran ACWC yang dimodifikasi dengan material SIR 20 memiliki peningkatan karakteristik pada nilai VMA, VIM dan VFB yang ditandai dengan semakin rendahnya nilai karakteristik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa SIR 20 meningkatkan kemampuan aspal untuk mengisi rongga pada agregat yang artinya campuran tersebut semakin padat dan ketahanannya terhadap kerusakan rutting dan deformasi permanen akan semakin baik. Pada penelitian ini, dibuat benda uji aspal normal dan aspal modifikasi SIR 20 dengan 4 variasi kadar SIR 20 yaitu 7%, 9%, 11% dan 13%. Hasil yang diperoleh untuk Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6.25% dan untuk Variasi Kadar Karet Optimum sebesar 9%.

Page 26 of 124 | Total Record : 1239