cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,906 Documents
PRAKTIK KESEHARIAN DAN PENAFSIRAN RUANG: PRODUKSI RUANG SOSIAL MIKRO PADA GANG PERMUKIMAN KOTA TUA AMPENAN Liza Hani Saroya Wardi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Gang di permukiman kota tua Ampenan khususnya di RT 3 Lingkungan Dende Seleh awalnya berfungsi sebagai jalur pergerakan, namun di kemudian hari gang menjadi ruang sosial yang diproduksi oleh penggunanya. Gang tidak saja sebagai ruang sirkulasi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang dihidupi melalui praktik keseharian warga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami proses produksi dan penafsiran ruang sosial mikro dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara informal dan place-centered mapping (PCM) untuk mengidentifikasi pola aktivitas, ritme temporal, serta relasi sosial. Analisis data mengacu pada teori produksi ruang Henri Lefebvre dan Hermeneutika Paul Ricoeur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang sosial mikro diproduksi melalui repitisi praktik keseharian, ritme aktivitas serta negosiasi sosial antarwarga. Proses tersebut menghasilkan dua tipologi ruang, yaitu ruang sosial temporal - komunal yang bersifat ruang dinamis adaftif dan ruang sosial domestik – konsisten yang bersifat ruang stabil semi privat. Temuan ini menegaskan bahwa ruang bersifat dinamis, diproduksi sekaligus ditafsirkan dalam praktik keseharian masyarakat
PENGEMBANGAN APLIKASI AUDIT INTERNAL INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) BERBASIS WEB UNTUK MONITORING MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT Muhamad Luqmansyah Capah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perkembangan teknologi informasi dalam sektor kesehatan mendorong transformasi sistem audit internal menuju digitalisasi berbasis web. Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai unit pelayanan kritis membutuhkan sistem monitoring mutu yang cepat, akurat, dan real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi audit internal berbasis web untuk meningkatkan mutu pelayanan di IGD rumah sakit. Metode yang digunakan adalah pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan model pengembangan sistem serta integrasi indikator mutu pelayanan kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi sistem audit berbasis web mampu meningkatkan efisiensi monitoring, akurasi data, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial secara lebih cepat dan tepat.
PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL SEBAGAI STRATEGI MENGURANGI PENGANGGURAN AKIBAT URBANISASI DI WILAYAH PINGGIRAN PERKOTAAN (Studi Kasus: Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor) Ratu Desy Savitri
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Tulisan ini mengkaji permasalah pengangguran sebagai dampak dari isu strategis perkotaan yakni urbanisasi. Fokus penulisan adalah pada strategi Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) berbasis klaster guna mengatasi pengangguran di wilayah pinggiran Kota Bogor, yakni Kelurahan Katulampa. Dipilihnya Kelurahan Katulampa karena berada di wilayah Timur terluar Kota Bogor dan terletak di titik strategis lintasan pergerakan ekonomi nasional. Selain itu, wilayah administrasi Kelurahan Katulampa disentuh oleh rencana proyek pembangunan infrastruktur strategis nasional. Tujuan kajian adalah merumuskan, menganalisis beberapa alternatif kebijakan untuk memperoleh satu rekomendasi kebijakan yang paling tepat untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di Kelurahan Katulampa. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisa permasalahan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dianalisa adalah data sekunder berupa data statistik, baik tabel, gambar atau grafik, dan hasil pengamatan visual di lapangan dan media informasi digital dan non digital. Landasan teoritis dan hukum yang digunakan adalah pernyataan-pernyataan teoritis, kajian dan jurnal, serta kebijakan yang terkait dan mendukung analisa guna memperoleh solusi terhadap rumusan masalah. Kebijakan terpilih yang direkomendasikan adalah menyusun perencanaan jangka menengah bagi Pengembangan Ekonomi Lokal berbasis 3 klaster yakni UMKM, kampung tematik, dan pariwisata. Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) berbasis klaster yang berhasil akan berdampak pada meningkatnya penghasilan dan mendorong ekonomi lokal, mendorong pemerintah membuat kebijakan yang membuka akses pasar lebih luas, mendorong terbukanya akses permodalan bagi para pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan pembangunan infrastruktur yang mendukung perluasan akses pasar dan efisiensi produk
KONTRIBUSI BUDAYA ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SDIT ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ RAJAPOLAH Masnil Walidah; Yayan Rudianto; Wahdan Budi Setiawan; Erna Rusmiwati Sukandar; Endang Syarif
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The problem in this study relates to the performance of teachers at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah, which is contributed by organizational culture and work discipline. This study aims to: 1) Identify the organizational culture at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah, 2) Identify the work discipline at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah, 3) Determine the teacher performance at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah, and 4) Analyze the contribution of organizational culture and work discipline to teacher performance at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah. This research uses a descriptive quantitative method with a preplication approach. The Primary data were collected through the distribution of questionnaires by using a Likert scale to 35 respondents. The analysis tool used, is multiple linear regression analysis. The results show that: 1) The organizational culture at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah is considered good, 2) The work discipline at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah is considered good, 3) The teacher performance at SDIT Abu Bakar Ash-Shiddiq Rajapolah is considered good, and 4) Based on multiple linear regression analysis, organizational culture and work discipline, It have a positive and significant contribution to teacher performance
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITUR PERSEORANGAN DALAM PERMOHONAN SITA HARTA ATAS WANPRESTASI DEBITUR DALAM PERJANJIAN LISAN TANPA JAMINAN Maryano; M. Holid; Maryano Maryano; Achmad Fitrian
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Hubungan hukum dalam masyarakat seringkali lahir dari perjanjian lisan yang dibangun atas dasar kepercayaan, tanpa dituangkan dalam bentuk akta tertulis ataupun jaminan kebendaan. Meskipun sah menurut hukum perdata sepanjang memenuhi syarat Pasal 1320 KUHPerdata, perjanjian lisan tanpa jaminan kerap menimbulkan persoalan ketika debitur melakukan wanprestasi. Kreditur perseorangan, yang posisinya lebih lemah dibanding lembaga keuangan, menghadapi kesulitan dalam menuntut haknya, terutama dalam permohonan sita harta (conservatoir beslag). Hal ini karena Pasal 227 HIR mensyaratkan adanya bukti awal kepemilikan aset yang akan disita, sementara dalam praktik kreditur seringkali tidak memiliki akses terhadap dokumen kepemilikan debitur. Kondisi ini menimbulkan dilema: di satu sisi pengadilan mengakui adanya perjanjian lisan dan wanprestasi debitur, namun di sisi lain sita jaminan ditolak sehingga eksekusi menjadi tidak efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana perlindungan hukum bagi kreditur perseorangan dalam permohonan sita harta atas wanprestasi debitur dalam perjanjian lisan tanpa jaminan? 2)Bagaimana mewujudkan perlindungan hukum bagi kreditur perseorangan dalam permohonan sita harta atas wanprestasi debitur dalam perjanjian lisan tanpa jaminan di masa mendatang Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Perlindungan hukum bagi kreditur perseorangan dalam permohonan sita harta atas wanprestasi debitur pada perjanjian lisan tanpa jaminan tetap diakui sah secara hukum berdasarkan Pasal 1866 KUHPerdata dan sejalan dengan teori perlindungan hukum Satjipto Rahardjo serta teori pembuktian R. Subekti, namun penerapannya belum optimal karena hambatan utama terletak pada Pasal 227 HIR yang mensyaratkan bukti formal kepemilikan aset tergugat, sehingga eksekusi putusan sering kali tidak efektif dan hanya menghasilkan perlindungan formal, bukan substantif. Untuk itu, diperlukan pembaharuan mekanisme perlindungan hukum dalam permohonan sita harta untuk perjanjian lisan tanpa jaminan dengan memperkuat aturan pembuktian awal kepemilikan aset, agar pengadilan dapat memberikan perlindungan efektif bagi pihak yang haknya diakui tanpa merugikan pihak lawan, untuk itu diperlukan rekonstruksi norma dan prosedur hukum melalui interpretasi progresif Pasal 227 HIR serta mekanisme resmi yang memungkinkan pengadilan meminta data kepemilikan aset tergugat dari pihak ketiga (BPN, Samsat, perbankan), dengan tetap mengacu pada asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan sebagaimana Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009, agar perlindungan hukum tidak hanya berhenti pada pengakuan sahnya perjanjian tetapi dapat direalisasikan secara nyata hingga tahap eksekusi.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEJABAT NEGARA PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA OLEH PEMERINTAH Achmed Arrofah; Mohamad Ismed; Achmad Fitrian
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Fenomena penyalahgunaan kewenangan dalam pengadaan barang dan jasa sering kali terjadi karena adanya peluang yang muncul dari kelemahan dalam sistem pengawasan dan kontrol internal. Pejabat negara yang terlibat dalam proses ini sering memanfaatkan posisi dan otoritasnya untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat negara dalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah merupakan salah satu bentuk tindak pidana korupsi yang memiliki dampak serius terhadap pembangunan nasional. Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah teori penegakan hukum dan teori kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan kewenangan pejabat negara dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah diatur dalam KUHP (Pasal 209, 415, 417, dan 421 KUHP), serta peraturan perundang-undangan lainnya, seperti Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, dan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 jo Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 untuk mencegah penyalahgunaan jabatan demi keuntungan pribadi. Penegakan hukum terhadap pejabat negara yang menyalahgunakan kewenangan dalam pengadaan barang dan jasa harus dilakukan secara adil, transparan, dan tegas untuk mencegah korupsi yang merugikan negara. Penyimpangan seperti kolusi, suap, dan penyalahgunaan jabatan kerap terjadi akibat lemahnya pengawasan dan budaya birokrasi yang koruptif. Penerapan sanksi pidana berdasarkan Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 sebagai langkah terakhir (ultimum remedium) bertujuan memberikan efek jera serta memastikan kepastian hukum.
LITERATURE REVIEW: DETERMINAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER DI INDONESIA Sensy Karnia; Hasyim Hasyim; Ainul Hidayah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The utilization of primary health care is an important aspect in improving public health status in Indonesia because primary care serves as the first point of contact for the community in obtaining promotive, preventive, curative, rehabilitative, and initial referral services. Primary health care services, such as community health centers, first-level health facilities, primary clinics, integrated health posts, and community-based health service networks, play a strategic role in bringing health services closer to all levels of society. This study aims to identify and analyze the determinants of primary health care utilization in Indonesia based on a review of various scientific articles. The method used in this study is a literature review with a qualitative descriptive approach. The articles analyzed were obtained from various national and international scientific sources focusing on primary health care utilization, community health centers, first-level health facilities, the National Health Insurance program, service accessibility, and socioeconomic factors. The selected articles were screened based on topic relevance, information recency, full-text availability, and the relevance of research findings to the determinants of primary health care utilization in Indonesia. The findings from 20 articles in the synthesis table show that the utilization of primary health care in Indonesia is influenced by several interrelated factors. Individual factors include knowledge, attitudes, perceptions of health conditions, perceptions of service benefits, history of illness, and public awareness of the need to seek health care. Socioeconomic factors such as education, occupation, income, and ability to pay also influence people’s decisions to use primary health care services. In addition, membership in the National Health Insurance program is an important factor because it can reduce financial barriers to accessing health services. Accessibility, including distance from residence, availability of transportation, geographical conditions, and affordability of health facilities, is also an influential determinant, particularly for people living in remote areas. Family support, trust in health workers, staff attitudes, waiting time, availability of medicines, and service quality also determine people’s willingness to reuse primary health care services. The conclusion of this literature review shows that the utilization of primary health care in Indonesia is not only determined by the availability of health facilities, but also by individual, socioeconomic, financing, accessibility, social support, and service quality factors. Therefore, efforts to increase primary health care utilization should be carried out through community health education, strengthening the role of the National Health Insurance program, improving equitable access, enhancing service quality, strengthening communication among health workers, and optimizing primary care transformation so that health services become more accessible, high-quality, and sustainable.
PERSPEKTIF MASYARAKAT KOTA MAKASSAR TERHADAP KEBIASAAN BEROLAHRAGA Muhammad Naufal Ramadhansyah; Asri Awal; Hasyim Hasyim
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study used a quantitative approach with a descriptive approach, aiming to describe community perspectives on exercise habits in Makassar. The population in this study was the entire population of Makassar City, while the sample size was 150 respondents, determined using purposive sampling techniques based on certain criteria, such as being of productive age and residing in Makassar. The research instrument used was a questionnaire with a five-level Likert scale, compiled based on indicators of perception, habits, motivation, access to facilities, and social support. Data collection was carried out by distributing questionnaires in person and online to respondents who met the research criteria. The collected data were then analyzed using descriptive statistical analysis techniques. Based on the results of this study regarding the perspectives of Makassar City residents on exercise habits, it can be concluded that, in general, the community has a positive perception of the importance of exercise, especially in maintaining health and fitness, and preventing disease.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KEPATUHAN DAN KETERSEDIAAN FASILITAS DENGAN MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3RS) PADA TENAGA PERAWAT DI RS X KOTA BATAM TAHUN 2026 Siti Mulya Ripah; Wan Intan Parisma; Noviyanti Noviyanti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Hospitals are high-risk work environments for nurses due to exposure to biological, chemical, and physical hazards. The objective of this study is to analyze the relationship between knowledge, compliance, and the availability of facilities with Occupational Safety and Health (OSH) risk management at Hospital X in Batam City in 2026. This is a quantitative study using an analytical observational method with a cross-sectional approach, involving 87 respondents through total sampling. The study utilized a questionnaire as the research instrument, and data analysis was performed using the Chi-Square test. The results, obtained from the Chi-Square test, indicate a significant relationship between knowledge (p-value 0.039 < α = 0.05), compliance (p-value 0.000 < α = 0.05), and facility availability (p-value 0.000 < α = 0.05) and OSH risk management. It is concluded that these three variables are significantly associated with Hospital Occupational Safety and Health Risk Management (OSH). It is recommended that hospitals continuously improve education and training related to OSH Risk Management.
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN KEBIJAKAN PAJAK TERHADAP STRATEGI PERPAJAKAN DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI SAMARINDA Sigit Hartoko
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai judul di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk menge­tahui ketaatan wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pajak yang dibayar.2) Untuk mengetahui kedisiplinan wajib Pajak, berpengaruh positif dan sign-fikan terhadap jumlah pajak yang dibayar.3) Untuk mengetahui edukasi wajib pajak, berpengaruh positif dan signifikan ter­hadap jumlah pajak yang dibayar.4) Untuk mengetahui pelayanan pajak, berpengaruh positif dan signifikan ter-hadap jumlah pajak yang dibayar.5)Untuk mengetahui kejujuran wajib pajak, berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pajak yang dibayar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan model Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semuan variable, misalnya: 1) Variabel ketaatan wajib pajak (KWP/X1), 2) Variabel kedisiplinan wajib pajak (KWP/X2), 3) Variabel edukasi wajib pajak (EWP/X3), 4) Variabel ketaatan wajib pajak (PP/X4), dan 5) Variabel kejujuran wajib pajak (KWP/X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pembayaran pajak asabah (JPM/Y).

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026 Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue