cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
perumahan taman alamanda iii blok t no 3 karang pule mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mandiri
Published by bajang Institute
ISSN : 28098889     EISSN : 28098579     DOI : 10.53625
Jurnal Pengabdian Mandiri and with printed version of ISSN:2809-8889 and the online version of ISSN:2809-8579 accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches that include: Economics Tourism Education Economics Tourism Education Health IT Education Social Humanities Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,013 Documents
PELATIHAN TEKNOLOGI UNTUK GURU DI KABUPATEN MUARA ENIM TERHADAP ARTIFICIAL INTELLIGENCE Fakhri Lambardo; Azhar Andika Putra; Hadi Syaputra; Roliawahasusmia; Muhammad Iqbal Ramdhani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), menuntut peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi dan wawancara, guru di Kabupaten Muara Enim masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai konsep dan penerapan Artificial Intelligence. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru terkait teknologi Artificial Intelligence melalui pelatihan dan seminar. Metode yang digunakan berupa ceramah, demonstrasi, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 26 April 2026 dengan melibatkan 50 guru se-Kabupaten Muara Enim. Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), sensor dan aktuator, perangkat lunak pendukung IoT, serta demonstrasi penerapan AI dalam deteksi wajah dan pengiriman notifikasi berbasis teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai konsep, manfaat, dan implementasi Artificial Intelligence dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bidang pendidikan. Pelatihan ini juga mendorong kreativitas guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pelatihan Artificial Intelligence bagi guru di Kabupaten Muara Enim dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi teknologi dan kesiapan menghadapi perkembangan era digital.
SMART STEPS FOR GREAT MOTHERS: RAISING CHILDREN FREE FROM STUNTING Subriah Subriah; Ade Devriany; Agustina Ningsi; Ros Rahmawati; Hidayati Hidayati; Asmawati Gasma
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting remains a major public health problem that can adversely affect children's physical growth, cognitive development, productivity, and quality of life in the future. Stunting prevention should be initiated during the first 1,000 days of life through improving mothers’ knowledge and skills regarding nutritional fulfillment, breastfeeding practices, and reproductive health. The Community Service Program (PkM) entitled “Smart Steps for Great Mothers: Raising Stunting-Free Children” aimed to enhance the knowledge and skills of women in the interpregnancy period, postpartum mothers, and breastfeeding mothers in preventing stunting. The program was conducted on April 19, 2026, at Nuhrintama Clinic, Gowa Regency, involving 15 participants. The methods included health education sessions, breastfeeding technique demonstrations, family planning counseling, and psychosocial support. Evaluation was carried out using pretest and posttest assessments to measure changes in participants’ knowledge. The results demonstrated an improvement in participants’ knowledge following the intervention. During the pretest, 9 participants (60%) had good knowledge, while 6 participants (40%) were categorized as having poor knowledge. After the intervention, the posttest results showed a significant increase, with 13 participants (86.67%) demonstrating good knowledge and only 2 participants (13.33%) remaining in the poor knowledge category. In addition, 85% of participants were able to correctly demonstrate breastfeeding positions and proper latch-on techniques after attending the demonstration and simulation sessions. During family planning counseling, three participants expressed their willingness to use Long-Acting Reversible Contraceptive Methods (LARCs), namely contraceptive implants and intrauterine devices (IUDs). The program also strengthened interprofessional collaboration among lecturers, students, midwives, and nurses in delivering comprehensive health education services. This community service program was effective in improving mothers’ knowledge, skills, and awareness regarding stunting prevention through exclusive breastfeeding, proper breastfeeding techniques, appropriate complementary feeding practices, and optimal birth spacing. Similar programs should be implemented continuously to support efforts to accelerate stunting reduction within the community.
PERANCANGAN APLIKASI PERSEDIAAN TOKO PELANGI DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KANTIN ANUGERAH A An Arief Jusuf; Felix Gavin Anggono; Robby Patrick Sambow; Elsya Elier; Siska Kartika Sari; Santa Hadi; Elizabeth Claudia
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering menghadapi kendala dalam pencatatan operasional dan keuangan akibat keterbatasan adopsi teknologi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penyelesaian permasalahan persediaan di Toko Pelangi Jaya dan pelaporan keuangan di Kantin Anugerah, Surabaya. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan efisiensi operasional, literasi keuangan, dan kemandirian digital mitra. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan: observasi, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi dilakukan melalui perancangan aplikasi persediaan berbasis web untuk Toko Pelangi dan pendampingan penyusunan laporan laba rugi menggunakan Microsoft Excel untuk Kantin Anugerah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan sinergi antara akademisi dan pelaku usaha, di mana mitra memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan motivasi untuk mengelola usaha secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan menuju manajemen berbasis data.
PENYULUHAN TBC DI DESA RAKNAMO SEBAGAI DESA MODEL BEBAS TUBERKULOSIS PARU TAHUN 2030 Fransiskus Salesius Onggang; Aben B.Y.H Romana; Bringiwatty Batbual; Gadur Blasius; Fitri Handayani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eliminasi tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumenep, yang pada tahun 2021 belum mencapai target penemuan dan pengobatan kasus TB. Tingginya jumlah pondok pesantren di wilayah ini menjadikan Desa raknamo sebagai sasaran strategis dalam upaya eliminasi TB. Pondok pesantren dengan kepadatan hunian dan intensitas kontak antar santri yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko penularan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan peran kader TB yang telah ditunjuk dalam mendukung upaya eliminasi TB. Kegiatan dilaksanakan di Desa Raknamo Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang, yang sebelumnya belum memiliki kader TB. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui Pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi, disertai pemberian modul TB paru. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest,. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader yang signifikan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 38,87 meningkat menjadi 72,96 pada posttest diharapkan dapat memperkuat peran kader dalam mendukung eliminasi TB di Desa Raknamo Kabupaten Kupang NUsa Tenggara Timur.
PENINGKATAN PENGELOLAAN WISATA MELALUI PELATIHAN SERVICE SEQUENCE PADA POKDARWIS KAMPOENG KAJOETANGAN HERITAGE MALANG Bunyamin Bunyamin; Lailatus.S.; Setyawan Setyawan; Nunung Nurastuti Utami; Imama Zuchroh; Kadarusman Kadarusman
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah melakkukan pelatihan service sequence guna meningkatkan pengelolaan wisata Kampoeng Kajoetangan Heritage Malang . Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan 3 tema kegiatan yakni:1). prosedur pelayanan baku 2). estetika penataan makanan di atas piring (plating) dan 3). tata cara penyajian langsung ke meja konsumen. Sasaran kegitan adalah pengurus pengelola Pokdarwis Kampoeng Kajoetangan Heritage Malang. Hasil dari kegiatan PkM ini berupa peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta serta tercipta SOP pelayanan jasa.
PEMBUATAN UMKM CENDOL KUE TIMPAN DAN MARTABAK TELOR DI PONDOK PESANTREN Masdania Zurairah; Margie Subahagia Ningsih; Refiza Refiza; M. Fiza Lubis; Sanco Simanullang; Muhammad Said; M. Fazri Pasaribu; Edy Syahputra Saragih
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas AL Azhar dalam pembuatan kue timpan, martabak goreng dan cendol  ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Muttaqin Deli Serdang. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan agar anak santri  mempunyai jiwa pengembangan diri dalam hal ke  wirausahaan atau dapat juga untuk pengembangan dan pendekatan pada masyarakat pada saat pengabdian,  setelah selesai hapalan 30 juz. Dalam pembuatan kue timpan, martabak goreng dan cendol   bahan yang digunakan sangat sederhana yaitu tepung roti, gula aren, santan kelapa, wartel, kentang, udang kecepe, telur, santan, daun pandan, daun pisang, nangka dan minyak goreng. Tepung yang digunakan terlebih dahulu diayak agar hasilnya bebas dari butiran yang kasar, sehingga dihasilkan tepung halus. Gula yang digunakan adalah gula  aren yag dipotog kecil kecil agar mudah larut  dan untuk melarutkan   gula digunakan air dan disaring. Digunakan kelapa yang sedang tuanya lalu diambil santannya. Sepuluh lembar daun pandan ditumbuk halus dan ditambah air lalu disaring airnya. Tepung, ditambah air daun pandan dimasak sampai kental lalu ditiriskan dalam saringan yang dikumpul dalam panci yang ada es batunya. Hasil ini adalah untuk mendapatkan cendol. Nangka, kelapa parut digunkakan untuk kue timpan. Sedangkan untuk martabak goreng digunakan isinya tumisan kentang, wartel dan udang kecepe. Anak santri lebih menyukai martabak telor goreng dibanding kue timpan. Sedangkan es cendol anak santri menyukai sebanyak 100 %. Martabak telor 100% dan kue timpan 70%.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERIZINAN USAHA KECIL MENENGAH PADA ANGGOTA LENTERA UKM MANADO Trintje Lambey; Lisbeth Lesawengan; Juliana Lumintang
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legalitas usaha mempunyai banyak kegunaan untuk para wirausaha antara lain untuk memperoleh jaminan perlindungan hukum, mempermudah pengembangan pemasaran usaha dalam berbagai cakupan, serta mempermudah akses program pendampingan dan pelatihan usaha dari pemerintah. Dengan begitu, kepemilikan legalitas usaha menjadi kewajiban bagi setiap wirausaha. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada kelompok Lentera UKM ini sangat bermanfaat bagi para wirausaha kecil, khususnya dalam pengurusan perizinan dalam berusaha sebelumnya adanya legalitas usaha dianggap tidak terlalu penting karena pengurusanya merepotkan dan tidak mudah, namun sangat disadari para pelaku usaha kecil memerlukan perizinan usaha guna keberlangsungan usahanya dan juga untuk mendapatkan perlindungan lokasi usaha. Beberapa metode dan tahapan yang digunakan pada saat pelaksanaan adalah persiapan, penyusunan perencanaan program, pasca survei dan data yang telah didapatkan, Implementasi, Monitoring dan evaluasi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih pengetahuan anggota kelompok yang masih kurangnya akan cara mengurus perizinan usaha, maka dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini
PENGABDIAN MASYARAKAT EDUKASI PASIEN RAWAT JALAN RS X DI JAKARTA PUSAT “CERDAS KELOLA SUPLEMEN DENGAN DA-GU-SI-BU” Bunga Destiyana; Dwi Puspitasari
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DA-GU-SI-BU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) merupakan istilah yang digunakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dalam rangka menjamin keamanan masyarakat dalam pengunaan sediaan farmasi yang salah satunya adalah suplemen. Suplemen Kesehatan adalah produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi dan/atau efek fisiologis, mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino, dan/atau bahan lain bukan tumbuhan yang dapat dikombinasi dengan tumbuhan. Pengabdaian Masyarakat ini dilakukan untuk membantu para partisipan untuk mengenal bijak menggunakan suplemen agar aman digunakan. Pada pengabdaian Masyarakat ini dilakukan edukasi berupa presentasi terkait materi DA-GU-SI-BU terkait suplemen serta dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi tanya jawab berlangsung dengan baik dan terlihat banyak antusias peserta untuk bertanya setelah mendengarkan materi yang telah dijabarkan oleh pembicara
SOSIALISASI MEREK SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS JASA DOKTER HEWAN Radian Suparba; M. Zaid; Hanita Mayasari; Widodo Widodo; Eko Putra Sihombing; Faturahman Al Rasyid
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merek pada umumnya diwujudkan dalam bentuk visual, seperti gambar atau logo, yang mengandung makna simbolik dan berfungsi sebagai sarana informasi konsumen terhadap asal muasal produk dari produsen. Mengingat profesi dokter hewan termasuk dalam kategori jasa, maka aspek merek memiliki peran yang relevan dalam praktiknya. Logo Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia telah terdaftar sebagai merek dengan nomor IDM000283919, yang menunjukkan adanya standar kualifikasi bagi dokter hewan yang berada di bawah naungan organisasi tersebut. Keberadaan merek ini secara normatif dapat berfungsi sebagai indikator legitimasi dan kompetensi profesional bagi penyedia layanan kesehatan hewan di Indonesia. Namun demikian, dalam praktiknya, tanda kualifikasi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya pada rumah sakit hewan maupun klinik hewan. Sebagian besar penyedia layanan cenderung tidak menggunakan merek sendiri sebagai identitas utama dalam berinteraksi dengan konsumen. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidak jelasan antara fungsi normatif merek sebagai penanda kualitas dan implementasinya di lapanga
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PEMBANGUNAN BERBASIS PARTISIPATIF Nur Ida Saimima
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dalam berbagai program pembangunan. Metode penelitian menggunakan studi literatur terhadap berbagai implementasi program pemberdayaan berbasis partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, keberlanjutan program, dan kesejahteraan masyarakat. Faktor kunci keberhasilan meliputi pelibatan aktif masyarakat, pemanfaatan potensi lokal, dan kelembagaan yang kuat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas masyarakat dan penguatan kelembagaan sebagai strategi utama pemberdayaan berkelanjutan.

Page 101 of 102 | Total Record : 1013


Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 7 (2026): Juli 2026 Vol. 5 No. 6 (2026): Juni 2026 Vol. 5 No. 4 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 3 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 2 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026 Vol. 4 No. 12 (2025): Desember 2025 Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 4 No. 11: Nopember 2025 Vol. 4 No. 8: Agustus 2025 Vol. 4 No. 7: Juli 2025 Vol. 4 No. 6: Juni 2025 Vol. 4 No. 5: Mei 2025 Vol. 4 No. 4: April 2025 Vol. 4 No. 3: Maret 2025 Vol. 4 No. 2: Februari 2025 Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press) Vol. 3 No. 12: Desember 2024 Vol. 3 No. 11: Nopember 2024 Vol. 3 No. 10: Oktober 2024 Vol. 3 No. 9: September 2024 Vol. 3 No. 8: Agustus 2024 Vol. 3 No. 7: Juli 2024 Vol. 3 No. 6: Juni 2024 Vol. 3 No. 5: Mei 2024 Vol. 3 No. 4: April 2024 Vol. 3 No. 3: Maret 2024 Vol. 3 No. 2: Februari 2024 Vol. 3 No. 1: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Desember 2023 Vol. 2 No. 11: Nopember 2023 Vol. 2 No. 10: Oktober 2023 Vol. 2 No. 9: September 2023 Vol. 2 No. 8: Agustus 2023 Vol. 2 No. 7: Juli 2023 Vol. 2 No. 6: Juni 2023 Vol. 2 No. 5: Mei 2023 Vol. 2 No. 4: April 2023 Vol. 2 No. 3: Maret 2023 Vol. 2 No. 2: Februari 2023 Vol. 2 No. 1: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Desember 2022 Vol. 1 No. 11: November 2022 Vol. 1 No. 10: Oktober 2022 Vol. 1 No. 9: September 2022 Vol. 1 No. 8: Agustus 2022 Vol. 1 No. 7: Juli 2022 Vol. 1 No. 6: Juni 2022 Vol. 1 No. 5: Mei 2022 Vol. 1 No. 4: April 2022 Vol. 1 No. 3: Maret 2022 Vol. 1 No. 2: Februari 2022 Vol. 1 No. 1: Januari 2022 More Issue