cover
Contact Name
Hidayat A Katili
Contact Email
hidayat.katili11@gmail.com
Phone
+6282290058505
Journal Mail Official
jimfaperta@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika, No. 67 Luwuk-Banggai, Sulawesi Tengah
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP)
ISSN : 27753654     EISSN : 27753646     DOI : https://doi.org/10.52045/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP) berisikan artikel ilmiah dari skripsi dan atau sebagian dari skripsi mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk yang merupakan kewajiban mahasiswa menggunggah karya ilmiah sebagai syarat ujian sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review.
Articles 79 Documents
PENGARUH BIOURIN SAPI DAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) Muh Rifaldi; Hertasning Yatim; Ismail Djamaluddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 1 No. 3 (2021): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v1i3.245

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas holtikultura yang memiliki nilai ekonomi penting diindonesia karena memiliki banyak kandungan gizi dan vitamin. Diantaranya Kalori, Protein, Lemak, Karbohidrat, Kalsium, Vitamin A B1 dan Vitamin C. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya unsur hara untuk pertumbuhan dan produksi tanaman tersebut. Hara yang terkandung dalam biourin sapi dan pupuk organik kotoran sapi diyakini mampu meningkatkan produktivitas tanaman cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit dengan pemberian Biourin sapi dan kompos kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Padangon, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai selama 4 bulan mulai bulan Juni 2021 sampai dengan September 2021. Penelitian menggunakan RAK faktorial yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 ulangan dan terdiri dari sembilan perlakuan (9 x 3) untuk tiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biourin sapi dan pupuk organik kotoran sapi memberikan pengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman 2,3,4,5,6,7 dan 8 MST, jumlah daun untuk perlakuan (P) pada umur 2,3,4,5,6,7 dan 8 MST, perlakuan (K) umur 2,3,4, 6 dan 8 MST, jumlah buah, hingga berat buah. Khusus untuk interaksi antara kedua perlakuan terdapat pada tinggi tanaman umur 3,5,6 dan 8 MST, jumlah daun umur 8 MST, serta  parameter jumlah buah dan berat buah
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Zea Mays L.) Nabil Sadik; Yuni Rustiawati; Trianto Enteding
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i1.247

Abstract

Sumber penghasilan sebagian besar penduduk Desa Kamumu yaitu pada sektor pertanian, komoditas pertanian yang ada di Desa Kamumu adalah pisang tetapi untuk meningkatkan perekonomian masarakat dan mendukung peningkatan komoditas dengan menjadikan tanaman jagung sebagai komoditas pertanian yang harus lebih ditingkatkan produksinya karena melihat dari luas wilayah Desa yang begitu besar dibandingkan wilayah Desa lain. Luas lahan yang ditanami, akan mempengaruhi banyaknya tanaman yang dapat ditanam, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi besarnya produksi jagung. Semakin luas lahan yang ditanami jagung, maka semkin banyak produksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pendapatan petani jagung dan kelayakan pada usahatani jagung di Desa Kamumu, Penelitian ini bertempat di Desa Kamumu Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai. Penelitian ini telah di lakukan pada bulan agustus sampai dengan bulan september 2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 petani jagung yang telah menjadi responden. Hasil penelitian diperoleh penerimaan rata-rata responden dari hasil perkalian produksi Jagung untuk satu kali musim panen sebanyak 2.430 Kg/MT dengan harga penjualan jagung sebesar Rp. 3.200/Kg yaitu Rp. 7.774.720/MT, rata-rata Besarnya biaya yang dikeluarkan petani jagung selama satu kali musim tanam yaitu Rp. 4.240.497/MT yang diperoleh dari penjumlahan antara total biaya tetap  Rp 102.068/MT dengan Biaya Variabel Rp. 4.138.429/MT, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan responden dari hasil selisih antara Penerimaan dengan biaya yang dikeluarkan petani selama musim tanam yaitu sebesar Rp. 3.534.223/MT, dengan nilai kelayakan diperoleh (R/C Ratio) sebesar 1,83 artinya usahatani jagung di Desa Kamumu Kecamatan Luwuk Utara menguntungkan serta layak untuk diusahakan karena telah melebihi kriteria kelayakan yaitu lebih besar dari 1      
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELON (CUCUMIS MELO L) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA BERBAGAI MEDIA TANAM Angelina Claudia Bilalang; Dwi Maharia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 1 No. 3 (2021): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v1i3.250

Abstract

Melon merupakan tanaman yang cukup besar karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi namun dalam hal budidaya terhadap tanaman ini sangat diperlukan penanganan yang intensif, untuk meningkatkan produksi tanaman melon yaitu dengan menggunakan pupuk dan media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media tanam tanah,arang sekam, dan cocopeat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial, faktor pertama adalah media tanam cocopeat (M1), arang sekam (M2) dan tanah top soil (M3) dan faktor kedua konsentrasi POC P0 (0 ml), P1 (50 ml), P2 (75 ml) dan P3 (100 ml). Hasil analisis menunjukan bahwa 1)Media tanam cocopeat berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata.  Rata-rata tinggi tanaman terbaik pada umur 1 MST (10.95) cm, 2 MST ( 21.05) cm dan 3 MST (60.72) cm dan jumlah daun 1 MST (3.00), 2 MST (6.15) dan 3 MST (11.15)  untuk berat buah (872.75) gram. 2Media tanam arang sekam berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata.  Rata-rata pada tinggi tanaman umur 1 MST (10.90)cm, 2 MST (19.62)cm, 3 MST (43.15)cm dan jumlah daun 1 MST (3.00), 2 MST (6.07), 3 MST (9.42) dan berat buah (751.75) gram. 3) Media tanam top soil berpengaruh sangat nyata pada pertumbuhan dan produksi tanaman melon dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata.  Rata-rata pada tinggi umur 1 MST (11.00)cm, 2 MST (22.32)cm, 3 MST (45.45)cm dan jumlah daun 1 MST (3.00), 2 MST (6.52), 3 MST (10.15) dan  berat buah (654.00) gram. 4)Tidak terdapat interaksi antara media tanam dan pupuk bonggol pisang pada pertumbuhan dan produksi tanaman melon.
STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN NILAM (Pogostemon Cablin Benth) DI DESA GONOHOP KECAMATAN SIMPANG RAYA KABUPATEN BANGGAI Vaulani Tikat; Irsan Z Tatu; Taufik Bidullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i1.253

Abstract

Minyak nilam merupakan salah satu minyak atsiri yang banyak diperlukan untuk bahan industri parfum dan kosmetik, yang dihasilkan dari destilasi daun tanaman nilam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan tanaman nilam. Penelitian dilaksanakann di Desa Gonohop, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah yang dilaksanakan sejak bulan Juli sampai Agustus 2021. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling). Populasi penelitian adalah petani nilam yang berjumlah sebanyak 150 orang. Sampel yang ditarik dari populasi adalah sebanyak 20 % sehingga jumlah sampel sebanyak 30 orang. Penarikan sampel dari populasi dilakukan dengan cara acak sederhana (Simple Random Sampling). Untuk mencapai tujuan penelitian, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh rumusan strategi, sebagai berikut : Strategi WO, yaitu :  Meningkatkan pendapatan petani melalui pelatihan dan peningkatan tingkat pengetahuan dan pengalaman berusahatani untuk menghasilkan produksi sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dan Memperkuat modal melalui bantuan pemerintah untuk usaha agribisnis nilam dalam meningkatkan produksi sehingga mempermudah proses pemasaran tanaman nilam sampai keluar wilayah pemasaran lokal
ANALISIS TINGKAT KESUBURAN TANAH PADA TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin) DIDESA BALINGARA DAN DESA BELLA KECAMATAN NUHON Safira Saosang; Nurmasyita Mambuhu; Hidayat A. Katili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i1.255

Abstract

Nilam (Pogostemon cablin Bent) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang penting, menyumbang devisa lebih dari 50% dari total ekspor minyak atsiri Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah pada tanaman Nilam di  Desa Balingara dan Desa Bella Kecamatan Nuhon. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan Agustus Tahun 2021 dengan metode survei eksplorasif-deskriptif. Hasil penelitian sifat fisik tanah tanaman nilam di Desa Balingara bertekstur lempung berliat dan Desa Bella bertekstur lempung, hasil analisis sifat kimia tanah memiliki kriteria yaitu pH tanah netral, C-organik rendah, P2O5  sedang, K2O sedang sampai rendah, KTK tinggi sampai sedang dan KB sedang, dengan status kesuburan  tanah rendah walaupun status rendah tetapi lahan dilokasi penelitian cukup sesuai untuk tanaman nilam
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK CAIR DAUN GAMAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vingna radiata L.) Suparman; Nurmasyita Mambuhu; Lani Pelia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i1.257

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L) adalah salah satu kelompok tanaman kacang-kacangan yang mengandung protein tinggi, serta rendah akan lemaknya. Kandungan protein kacang hijau dapat mencapai 24 % dan mengandung lemak nabati yang rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi akan produksi pada tanaman kacang hijau adalah kurangnya akan ketersediaan hara dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair daun gamal serta konsentrasi yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percontohan Ale’to Dinas Tanaman Pangan, Hotrikultura dan Perkebunan Kabupaten  Banggai. Waktu pelaksanaan bulan Juli sampai dengan September Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode percobaan (eksperimen). Faktor perlakuan adalah faktor tunggal, yaitu konsentrasi pupuk organik cair daun gamal yang terdiri atas 6 taraf perlakuan unit percobaan ditata dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 ulangan, sehingga jumlah unit percobaan keselarasan ada 36 unit. Perlakuan berupa pemberian pupuk organik cair daun gamal dengan konsentrasi 0%, 100%, 200%, 300%, 400% dan 500% ml/ liter air. Hasil penelitian menunjukan Perlakuan K1 (100 ml/liter air) merupakan perlakuan terbaik untuk semua variabel yang memberikan respon terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau serta aplikasi pemberian pupuk organik cair daun gamal tersebut memberikan pengaruh yang nyata pada kesemua variabel pengamatan yakni tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong serta berat per 100 biji kacang hijau pada umur tanaman 2 MST, 3 MST, 4 MST dan 5 MST
KEEFEKTIFAN WARNA PERANGKAP DENGAN ATRAKTAN PETROGENOL TERHADAP LALAT BUAH PADA TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum annum L) Misra I Mino; Mihwan Sataral
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i1.268

Abstract

C Cabai keriting (Capsicum annuum L) merupakan komoditas unggulan hortikultura Indonesia dan paling banyak dikonsumsi masyarakat baik dalam bentuk segar atau kering yang digunakan sebagai bumbu masak atau produk olahan seperti bahan dasar saus. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi tanaman cabai keriting adalah adanya serangga hama utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan warna perangkap dengan atraktan petrogenol terhadap lalat buah. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan petani di Desa Lumpoknyo, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Berlangsung pada bulan Mei sampai dengan Juni 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama warna perangkap (A) yang terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua adalah petrogenol (B) yang juga terdiri dari 3 taraf, 3 ulangan dan terdiri dari 9 perlakuan. Setiap lahan percobaan terdapat 36 tanaman, sehingga total keselurahan sampel terdapat 108 populasi tanaman cabai keriting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah populasi  lalat  buah untuk pengamatan tertinggi terdapat pada peubah W2P2 (perangkap berwarna kuning + petrogenol dengan dosis 0,7 ml per perangkap) yang merupakan perlakuan terbaik. Pada pengamatan intensitas serangan lalat buah secara keseluruhan perlakuan terbaik terdapat pada peubah W2P2 (perangkap berwarna kuning + petrogenol dengan dosis 0,7 ml per perangkap) dengan tingkat serangan mencapai 80% dalam kategori berat.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR ( POC) BONGGOL PISANG KEPOK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L) Arwan; Dwi Maharia; Sutarmin Ahmad; Sofyanto Hafari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i1.271

Abstract

Melon (Cucumis melo L) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang banyak digunakan sebagai sumber vitamin dalam pola menu makanan dan dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat Indonesia. Bukan hanya rasanya yang manis namun kandungan gizi yang cukup baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi melon yaitu kurangnya unsur hara yang tersedia di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian POC bonggol pisang kepok yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman melon. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP), Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, di bulan Juni hingga September 2021. Berlangsung pada bulan Mei sampai dengan Juni 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal, yang terdiri dari 7 taraf perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 35unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan terbaik tanaman melon untuk parameter tinggi tanaman rata-rata nya terdapat pada perlakuan P4 (200 ml/liter air) yaitu 9,00 cm untuk umur 1 MST dan P1 (50 ml/liter air) yaitu 42,40 cm untuk umur 3 MST, jumlah daun pada perlakuan P6 (300 ml/liter air) yaitu 14,60 pada umur 4 MST. Sedangkan untuk hasil terbaik pada parameter berat buah yaitu pada perlakuan P5 (250 ml/liter air) dengan rata-rata 425,60 gr
APLIKASI BIANG PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) DARI AKAR BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PARE (Momordica charantia L): APPLICATION OF PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) FROM BAMBOO ROOTS THE GROWTH AND YIELD OF PARIAH PLANTS (Momordica charantia L) Roy Naldo Doane; Mihwan Sataral; Dwi Maharia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i2.302

Abstract

Paria (Momordica charantia L) is one of the plants from the Cucurbitaceae tribe or the pumpkin tribe, including lowland vegetables, and is classified as a herbaceous plant aged one year or more, growing creeping and climbing. PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) bamboo roots are bacteria that live around the roots of bamboo plants. The purpose of this study was to determine the effect of PGPR from bamboo roots and the right concentration on the growth and yield of pariah plants. This research was conducted in Kelapa Lima village, South Banggai District, Banggai Laut Regency from August 2021 to November 2021. This study used a one-factor randomized block design (RBD) method. This study consisted of 5 levels of treatment, namely: P0 = control, P1 = concentration of 12.5 ml/liter of water, P2 = concentration of 15 ml/liter of water, P3 = concentration of 17.5 ml/liter of water and P4 = concentration of 20 ml / liter of water. Each treatment was repeated five times so that there were twenty-five experimental units. The results showed that the application of PGPR from bamboo roots had a significant effect on plant height at 5 WAP, 7 WAP, and 8 WAP, significantly affected the number of leaves at 3 WAP, 5 WAP, 7 WAP, and 8 WAP, very significant effect on fruit weight, fruit length, and fruit diameter and had no significant effect on the number of pariah fruit.
PENILAIAN KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA POTIL POLOLOBA KABUPATEN BANGGAI LAUT: ASSESSMENT OF LAND SUITABILITY FOR HORTICULTURAL PLANTS IN POTIL POLOLOBA VILLAGE, BANGGAI LAUT REGENCY Rusandi Liuto; Hidayat A Katili; Dian Puspapratiwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN (JIMFP)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jimfp.v2i2.336

Abstract

Pentingya tanaman  hortikultura terhadap masyarakat potil pololoba sehinga perlunya penilaian kesesuaian lahan untuk pengembangannya. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan  dan menentukan faktor pembatas serta mengetahui tanaman hortikultura apa yang layak dikembangkan dan dibudidayakan di Desa Potil Pololoba Kabupaten Banggai Laut. Dalam penelitian ini mengunakan metode survey lapangan dengan akar kuadrat Kiddir. Sehinga diperoleh hasil Kesesuaian lahan tanaman hortikultura (Semangka, Mentimun, Cabai, Tomat, Terong dan Bayam Merah) pada titik A dan D tergolong tidak sesuai namun pada titik B dan C dapat dilakukan pengembangan dan pembudidayaan tanaman hortikultura karena tergolong sesuai marginal. Adapun faktor pembatas kelas kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman hortikultura di Desa Potil Pololoba Kabupaten Banggai Laut untuk tanaman Semangka, Mentimun, Cabai, Tomat, Terong dan Bayam Merah yaitu  kapasitas tukar katium, kejenuhan basa, pH, C-Organik, dan kemiringan lereng sehinga perlunya dilakukan upaya perbaikan dengan penambahan bahan organic dan pemberian pupuk yang sesuai serta pembuatan teras bangku atau penanaman sejajar kontur dengan biyaya yang relatif sedang sampai tingi.