cover
Contact Name
Muhammad Rayhan Bustam
Contact Email
muhammad.rayhan@email.unikom.ac.id
Phone
+6285314016609
Journal Mail Official
mahadaya@email.unikom.ac.id
Editorial Address
Lantai 11 Smart Building UNIKOM Jl. Dipati Ukur No.114, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
MAHADAYA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 27972143     DOI : -
Ruang lingkup penelitian /artikel yang dapat diterbikan di MAHADAYA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya antara lain : (1) Kebahasaan; keilmuan bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik); keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis); (2) Kesusasteraan (teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranasi, sosiologi sastra); (3) Budaya (deskripsi budaya, perbandingan budaya) (4) Pendidikan Bahasa, pembelajaran dan media pembelajaran bahasa, sastra, dan budaya.
Articles 155 Documents
Interaksi Sosial Honne-Tatemae Masyarakat Jepang dalam Drama Series “Gekikaradou” Karya Keisuke Shibata Mustafid, Milzam; Ali, Mohammad
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.8288

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Interaksi sosial Honne-Tatemae Masyarakat Jepang dalam drama series “gekikaradou” Karya Keisuke Shibata. Untuk mendukung penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Hasil menunjukkan dalam drama ini pola interaksi sosial tokoh utama dengan atasan, honne tatemae yang muncul baik di kehidupan kerja maupun pribadi adalah sebanyak 3 adegan. Sedangkan interaksi sosial tokoh utama dengan rekan kerja, honne tatemae yang muncul baik di kehidupan kerja maupun pribadi adalah sebanyak 14 adegan. Lalu interaksi sosial tokoh utama dengan out group, honne tatemae yang muncul baik di kehidupan kerja maupun pribadi adalah sebanyak 12 adegan. Dengan demikian, Interaksi sosial tokoh utama dengan atasan dan rekan kerja masih lebih banyak menggunakan honne-tatemae dari pada interaksi sosial tokoh utama dengan out group. Kata kunci: Interaksi sosial, Honne-tatemae, Gekikaradou, Budaya
Analisis Karakter Tokoh Utama Abah dalam Film Keluarga Cemara Shobah, Fitri Nurul; Harini, Yostiani Noor Asmi
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.9799

Abstract

Film keluarga cemara merupakan sebuah film yang disutradarai oleh Yandy Laurens. Film ini pertama kali rilis pada tahun 2018 di festival film asia jogja-Netpac, lalu mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tahun 2019. Film ini cukup menutup banyak perhatian karena jalan ceritanya yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, para tokoh memainkannya dengan sangat baik sehingga karakter yang muncul pun terlihat sangat alami. Penelitian ini akan berfokus untuk menganalisis karakter tokoh utama Abah dalam film Keluarga Cemara. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan memakai teori Edgar V. Roberts tentang cara mengungkapkan karakter dalam sebuah karya sastra. Sumber data penelitian ini berasal dari sebuah film berjudul Keluarga Cemara. Kata kunci: Film, Karakter, Keluarga Cemara
Semiotic Analysis of Humanity Contained in Batman v Superman: Dawn of Justice Bahar, Muhammad Adrian; Bustam, Muhammad Rayhan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10493

Abstract

This study focuses on how to open the allegory about the values of Humanism contained in the film Batman v Superman: Dawn of Justice. According to Saul Mcleod, the value of Humanism used in this research is Humanism with its Hierarchy of Needs. This research is interesting because Humanism is an ideology about how to be a human being who has human nature. The things reviewed are always about the shift in the meaning of Humanism from time to time. The shift in Humanism is interpreted by the presence of signs or symbols that appear in the film Batman v Superman: Dawn of Justice. This study aims to determine the meaning of the myth of humanism values implied in the film Batman v Superman: Dawn of Justice. This study also uses the Semiotic Analysis research method from Roland Barthes as a research method for reading films. The researcher intends to reveal the meaning behind the signs in the research object. The object used in this study is the film Batman v Superman: Dawn of Justice. The paradigm used in this research is the constructivism paradigm. The results of this study found three conditions which are the value of Humanism, the attitude of needing parental guidance as a manifestation of the myth of parental love throughout time, this myth is a manifestation of the need for recognition and affection of Maslow's hierarchy and the last is self-sacrifice as an allegory of heroism and attitude. Patriotism is a manifestation of the need for self-actualization in Maslow's hierarchy. Keywords: Semiotic, Humanity, Film, Superman, Hierarchy
Semiotic Analysis of the Little Mermaid Movie Poster Using Peirce (1996) Wicaksono, Lanang Dwi; Heriyati, Nungki
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10567

Abstract

Movie poster has a commercial value and is used to advertise the movie. This research is conducted to analyze the sign depicted as well as the meaning from the Little Mermaid movie poster. This research used qualitative descriptive analysis method to explain the sign and its meaning. Furthermore, Semiotic from Charles Sander Peirce is used to analyze the sign and its meaning. To support the analysis, various journals and books are used as the reference. The result of this study indicated that there are two types of signs found in movie posters, namely qualisign and sinsign. The Little Mermaid movie poster also contained two different kinds of objects, namely Icons and Indexes, where the index is also further divided into spatial and temporal indexes. The last thing from the poster found was the interpretant which is the connection and the meaning of signs and objects. From the result, it can be concluded that each sign that depicted in the movie poster is represented well, not only through the visual one, but also the non-verbal one. It is because we could also get an official information on where we can find or see the movie, which is very crucial for the movie poster. Keywords: Semiotics, Peirce, Sign, Object, Interpretant
Representasi Kelas Sosial Pada Film "They Live" Faran, Fabian Firmansyah; Heriyati, Nungki
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10715

Abstract

Penelitian ini berjudul Representasi Kelas Sosial Pada Film They Live. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kelas sosial apa saja yang terdapat pada film They Live karya John Carpenter dan perjuangan apa saja yang dilakukan untuk terlepas dari belenggu kaum borjuis berdasarkan perspektif teori kelas marxisme. Marxisme adalah teori tentang apa yang dikenal sebagai masyarakat dan langkah-langkah untuk mengubahnya, atau sistem yang mengikat masyarakat itu sendiri. Karl Heinrich Marx adalah orang yang memperkenalkan ide-ide yang sekarang dikenal sebagai Marxisme. Karl Marx mengabdikan dirinya pada hubungan manusia, terutama yang didasarkan pada kondisi sosial ekonomi. Menurut Marx, hubungan ini adalah salah satu antagonisme antara kelas orang yang berbeda, perjuangan antara satu kelas yang memiliki alat produksi dan kelas lain yang harus menjual tenaga kerjanya untuk bertahan hidup. Dikenal sebagai kelas kaum. Borjuasi dan proletariat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kelas atau konflik sosial dari karl marx. Temuannya adalah Film They Live menampilkan tema tentang perbedaan kelas sosial, manipulasi media massa, dan perjuangan kelas. Perspektif kelas marxisme ditunjukan secara eksplisit menggambarkan konflik antara kelompok proletar yang di kuasai oleh kelompok borjuis alien yang kaya dan berkuasa, representasi kelas sosial ini tercermin melalui perbedaan dalam kondisi hidup, pekerjaan dan tingkat akses terhadap pekerjaan dan sumber daya. Kata kunci: Marksisme, Kelas Sosial, Perjuangan
Penggunaan Kandoushi Kandou Dalam Manga Kakkou No Iinazuke Volume 1-7 Asilah, Nada; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10857

Abstract

Kandoushi ialah jenis kata tunggal yang dapat mengungkapkan berbagai macam bentuk ekspresi seperti panggilan, keraguan, terkejut, dan lain-lain. Kelas kata ini bukan termasuk kata subjek maupun predikat. Pada kehidupan masyarakat di Jepang, kandoushi sering muncul di percakapan sehari-hari, sehingga hal tersebut sudah dianggap lazim. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik yang berhubungan dengan konteks tuturan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa manga Kakkou No Iinazuke volume 1-7 karya Miki Yoshikawa. Pada tahap pengumpulan data, penulis menggunakan teknik simak catat. Pada tahap analisis data, penulis menggunakan teknik analisis konten. Kemudian, pada tahap penyajian data, penulis menggunakan metode informal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kandou menurut teori Takanao, Masuoka dan Takubo, juga Namatame, serta teori hubungan parameter pragmatik yang dikemukakan oleh Brown dan Levinson. Berdasarkan analisis yang telah peneliti lakukan. Kata kunci: Kandoushi Kandou, Manga, Kakkou No Iinazuke, Bahasa Jepang, Pragmatik
Analisis Alih Kode pada Channel Youtube Nihongo Mantappu Episode Waseda Boys Indonesia Trip Dinizar, Fasya Dinda; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10858

Abstract

Alih kode kerap terjadi saat berkomunikasi antara dua orang atau lebih yang berasal dari latar belakang budaya atau bahasa yang berbeda. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk menginvestigasi fenomena alih kode melalui penelitian berjudul "Analisis Alih Kode dalam Episode Waseda Boys Indonesia Trip di Saluran YouTube Nihongo Mantappu". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dalam konteks saluran YouTube Nihongo Mantappu yang berfokus pada episode Waseda Boys. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan sebagai metode penelitian. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat beberapa faktor yang mendasari praktik alih kode. Faktor-faktor tersebut mencakup kehadiran penutur asli, audiens atau lawan bicara, serta perubahan situasi akibat intervensi pihak ketiga. Melalui analisis ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena alih kode dapat teramati dengan jelas dalam konteks saluran YouTube Nihongo Mantappu yang membahas episode Waseda Boys. Kata Kunci: Alih Kode, Faktor, Channel Youtube Nihongo Mantappu
Pergeseran Akibat Perbedaan Sudut Pandang Budaya dalam Terjemahan Novel Tenki No Ko Karya Makoto Shinkai Perdana, Muhammad Raka; Ali, Mohammad
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10861

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pergeseran penerjemahan akibat perbedaan sudut pandang budaya pada terjemahan novel tenki no ko yang meliputi sudut pandang budaya secara ekologi, material, sosial kultur, sosial budaya, dan gestur dan adat istiadat. Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya kesepadanan penerjemahan dari Kalimat atau kata bahasa Jepang ke bahasa indonesia dari sudut pandang budaya masing-masing bahasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan Kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah Novel terbitan bahasa jepang berjudul Tenki no ko yang terbit pada tahun 2019, dan terjemahan nya berjudul wheatering with you yang terbit di indonesia pada tahun 2021. Peneliti menemukan 260 data dalam sumber data pergeseran unsur sosial budaya, dari 260 kata yang dianalisis, pada pergeseran unsur budaya Ekologi ditemukan 15 data (6%), pada pergeseran unsur budaya Material Kultur ditemukan 46 data (18%), pada pergeseran unsur budaya Sosial Kultur ditemukan 101 data (39%), pada pergeseran unsur budaya Sosial Organitation ditemukan 12 data (5%), kemudian pada pergeseran unsur budaya Gestur dan adat istiadat ditemukan 86 data (33%). Novel ini dipilih berdasarkan kentalnya unsur budaya dan kehudupan yang tidak jauh berbeda dengan realitas kehidupan di Jepang. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi untuk mempelajari bahasa Jepang, khususnya dalam kaitannya dengan pemahaman dalam Strategi penerjemahan dari sudut pandang budaya. Kata kunci: Penerjemahan, Sudut Pandang Budaya, Tenki no Ko, Wheatering with you
Analisis Wakamono Kotoba pada Vtuber dalam Game Online Apex Legend Alfarizy, Mohamad Zidan; Arianingsih, Anisa
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10862

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembentukan wakamono kotoba yang terdapat dalam video stream Vtuber dengan konten Let’s play game yang sedang bermain game online apex legend, ditinjau dari jenis wakamono kotoba, pola pembentukan wakamono kotoba dan makna yang memengaruhi penggunaan wakamono kotoba. Metode pengumpulan data adalah metode simak catat dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah, melalui saluran Youtube Vtuber hololive JP yang sedang bermain game online Apex Legend. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat 7 jenis pembentukan wakamono kotoba, diantaranya adalah bentuk Shakuyou, Shouryaku, Goroawase, Konkou, Meishi no hasei, Keiyoudoushi, Doushi no fukukou. Pembentukan kata pada konkou ditemukan penggabungan antara nomina dan nomina, nomina dan verba, serta ajektiva dan verba. Pembentukan kata doushi no fukugou paling banyak ditemui penggabungan antara nomina dan verba, kemudian diikuti dengan penggabungan antara onomatope dan verba. Wakamono kotoba dalam penelitian ini hanya mengalami perubahan makna atau perluasan makna dari makna aslinya tanpa mengalami proses perubahan kata tertentu. Kata kunci: Wakamono Kotoba, Vtuber, Apex Legend
Analisis Penggambaran Kematian di dalam Cover Album Avenged Sevenfold: Kajian Semiotika Roland Barthes Fadliansyah, Muhammad Rifan; Bustam, Muhammad Rayhan
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.11275

Abstract

Semiotika, sebagai kajian tentang tanda-tanda dan bagaimana mereka menyampaikan pesan, memainkan peran penting dalam memahami komunikasi manusia. Avenged Sevenfold, sebuah band Heavy Metal dan metalcore Amerika, telah menciptakan bentuk seni unik dalam bentuk album dan sampul album. Identitas band ini erat terkait dengan tema kematian, yang tercermin tidak hanya dalam nama band mereka tetapi juga dalam berbagai aspek karya mereka. Namun, penelitian yang memeriksa secara khusus tanda-tanda visual dalam sampul album mereka dengan pendekatan semiotika, terutama yang fokus pada makna denotatif, konotatif, dan mitos, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut. Dengan memanfaatkan teori semiotik Roland Barthes, penelitian ini menjelajahi makna-makna tersembunyi dalam sampul album Avenged Sevenfold. Konsep mitos, seperti yang diusulkan oleh Barthes, menjadi penting karena memberikan alat untuk menjelajahi makna yang lebih dalam di balik tanda-tanda visual ini, yang mungkin tidak selalu terlihat pada pandangan pertama. Seni visual dalam berbagai bentuk seringkali menjadi medium untuk menyampaikan pesan mendalam, menciptakan makna, dan memengaruhi pemikiran dan perasaan manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, menganalisis simbolisme dan semiotika yang kaya dalam setiap sampul album. Setiap sampul album menggambarkan kematian dari perspektif yang berbeda, mencakup pemberontakan, ketidakpastian, atau renungan tentang keterbatasan manusia. Dengan menerapkan pendekatan semiotik Roland Barthes, penelitian ini mengungkap kedalaman artistik band dan eksplorasi mereka tentang bagaimana kematian dipahami dan direpresentasikan dalam budaya pop kontemporer. Sebagai kesimpulan, sampul album Avenged Sevenfold mencerminkan kekuatan semiotika dalam mengungkap makna-makna tersembunyi dan memberikan wawasan mendalam tentang pemahaman kematian dalam budaya pop kontemporer. Kata kunci: Penggambaran Kematian, Album Cover, Semiotika Roland Barthes

Page 9 of 16 | Total Record : 155