cover
Contact Name
I Nyoman Meirejeki
Contact Email
bhaktipersada@pnb.ac.id
Phone
+62361-701981
Journal Mail Official
bhaktipersada@pnb.ac.id
Editorial Address
Unit Publikasi Ilmiah, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Politeknik Negeri Bali, Kampus Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
BHAKTI PERSADA Jurnal Aplikasi IPTEKS (Journal of Applied Sciences and Technology)
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 24774022     EISSN : 25805606     DOI : 10.31940/bp
Fokus Jurnal Bhakti Persada menerbitkan artikel yang membahas mengenai penelitian terapan pengabdian masyarakat di bidang teknologi dan ilmu sosial. Ada beberapa jenis artikel penelitian yang dapat diterima oleh BP yaitu penelitian evaluasi, penelitian dan pengembangan, dan penelitian tindakan berbasis pengabdian kepada masyarakat. Penelitian evaluasi adalah jenis penelitian terapan yang menganalisis informasi yang ada tentang subjek penelitian untuk sampai pada hasil penelitian yang objektif atau mencapai keputusan yang tepat. Jenis penelitian terapan ini sebagian besar diterapkan dalam konteks bisnis, misalnya, sebuah organisasi dapat mengadopsi penelitian evaluasi untuk menentukan cara mengurangi biaya overhead. Penelitian dan pengembangan adalah jenis penelitian terapan yang berfokus pada pengembangan produk dan layanan baru berdasarkan kebutuhan pasar sasaran. Ini berfokus pada pengumpulan informasi tentang kebutuhan pemasaran dan menemukan cara untuk meningkatkan produk yang ada atau membuat produk baru yang memenuhi kebutuhan yang diidentifikasi. Penelitian tindakan adalah jenis penelitian terapan yang bertujuan memberikan solusi praktis untuk masalah bisnis tertentu dengan mengarahkan bisnis ke arah yang benar. Biasanya, penelitian tindakan adalah proses penyelidikan reflektif yang terbatas pada konteks tertentu dan situasional di alam. Ruang Lingkup Meliputi hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pariwisata, bahasa, bisnis dan ekonomi, teknik dan kejuruan, kesehatan, dan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
ANALISIS SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI) PADA PROGRAM CRE-ATING SHARED VALUE Dengan Tema “DAYA SINERGI AIRLANGGA 2023” Lia Puspita Sari; Gancar Candra Premananto
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i2.88-99

Abstract

Anak-anak disabilitas sering menghadapi tantangan dalam mendapatkan akses dan kesempatan yang sama dalam pemberdayaan ekonomi, sehingga mempengaruhi perkembangan potensi dan kontribusi mereka dalam masyarakat. Namun, jika diberikan kesempatan dan akses yang sama, anak-anak disabilitas memiliki potensi yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam masyarakat. Creating Shared Value untuk pemberdayaan ekonomi anak-anak disabilitas, yang sejalan dengan SDGs dengan berkontribusi pada pencapaian SDG nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, dengan memberikan peluang pendidikan dan pelatihan yang inklusif bagi anak-anak disabilitas, dan SDG nomor 10 yaitu Pengurangan Ketimpangan, melalui inklusi sosial dan ekonomi anak-anak disabilitas dalam masyarakat. Dengan demikian strategi CSV adalah Langkah progresif dalam mendukung agen 2030 untuk Pembangunan berke-lanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausalitas dengan melakukan identifikasi pemangku kepentingan, indi-kator dampak sosial, pengumpulan data, nilai moterisasi dan kemudian menghitung nilai SROI. Hasilnya diperoleh rasio 7,17 yang be-rati bahwa setiap Rp. 1 yang diinvestasikan pada program Daya Sinergi Airlangga ini, akan menghasilkan timbal balik social Rp. 7,17 rupiah. Nilai SROI ini cukup tinggi dan menghasilkan return yang cukup tinggi.
PKM Revitasilasi Mesin Pendingin Chest Freezer di Banjar Jeroan Desa Patemon Singaraja I Wayan Temaja; I Gede Artha Negara; I Wayan Adi Subagia; I Dewa Gede Agus Tri Putra; Ida Bagus Widiantara
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i2.100-107

Abstract

Desa Patemon mempunyai luas wilayah 282 Ha, terletak antara Kelurahan Seririt. Banjar Jeroan adalah salah satu banjar di Desa Patemon. Banjar ini terletak di ujung desa dan berbatasan langsung dengan desa Bengkel. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat Banjar Jeroan dapat mencakup: kegiatan persiapan bahan upacara, dan persiapan perlengkapan upacara. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan pelaksanaan layanan upacara keagamaan dan kegiatan masyarakat di Banjar Jeroan Desa Patemon dengan memperhatikan aspek kebersihan, keselamatan, dan kesehatan. Selain itu, untuk menerapkan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan aspek efisiensi energi dengan menerapkan konsep green technology. Metode yang diterapkan di PKM ini adalah studi observasi, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin pendingin serta serah terima perangkat mesin pendingin chest freezer. Hasil dari PKM ini adalah pengujian kinerja mesin chest freezer teramati temperatur kabin menurun hing-ga 12°C pada sekitar 5 menit pengujian. Temperatur teramati relatif konstan pada waktu pengujian sekitar 65 menit sampai 125 menit yaitu −20°C. Temperatur kabin terendah teramati mencapai −20°C. Hasil evaluasi kepuasan terkait pengabdian masyarakat berdasarkan pengamatan survey, 80% masyarakat memberikan persepsi sangat baik terhadap aspek ketersediaan teknologi serta fasilitas pelatihan yang diimplementasikan di kegiatan pengabdian. Secara keseluruhan, penyerahan mesin pendingin chest freez-er digunakan untuk penyimpanan olahan daging mentah yang mudah busuk sehingga olahan daging mampu bertahan dalam waktu yang lama. Kegiatan PKM ini menunjang dan meningkatkan layanan kegiatan kemasyarakatan dan upacara keagamaan di Banjar Jeroan.
Keputusan Penggunaan Aplikasi Canva Karena Kemanfaatan dan Kemudahan Bagi Wirausaha Baru Kota Depok Fatimah; Darna Darna; Elisabeth Y. Metekohy; Yenny Nuraeni; Aminah
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.14-21

Abstract

Pemasaran secara online oleh pelaku bisnis wirausaha baru dari UMKM kota Depok memiliki banyak kelebihan, salah satunya  pangsa pasar menjadi lebih luas. Hanya saja dengan memasarkan secara online, persaingan menjadi semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan dibutuhkan promosi online yang menarik dan memberi kesan positif bagi calon konsumen. Pelatihan dan pendampingan pembuatan desain promosi online dengan aplikasi Canva merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi dari Politeknik Negeri Jakarta. Mitra pengabdian adalah ibu-ibu wirausaha baru dari UMKM Kota Depok yang berjumlah 34 orang peserta. Hasil survey terhadap peserta dengan menggunakan korelasi Spearman diperoleh hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi manfaat dan kemudahan terhadap keputusan menggunakan Aplikasi Canva dalam mendesain promosi secara online. Persepsi peserta yang positif terhadap aplikasi Canva tercermin dari antusiasme dan motivasi mereka untuk membuat desain terbaik. Kemudahannya terlihat dari partisipasi peserta yang seluruhnya mempraktekkan apa yang dijelaskan oleh tim pengabdi. Selanjutnya tim pengabdi memberikan apresiasi kepada UMKM Pregnansia dan UMKM Dapur Bunda yang mampu menghasilkan desain terbaik yaitu yang memiliki kesesuaian antara desain huruf, penggunaan warna dengan produk yang dihasilkan oleh UMKM. Untuk lebih meningkatkan skill pelaku usaha, program pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan. Pada akhirnya tim pengabdi berharap, mitra terus menerus meningkatkan kemampuan desain promosi produk mereka secara mandiri, sehingga tidak tergantung lagi kepada pihak luar.  
Penguatan Interpretasi Berbasis Komunitas di Rammang-Rammang, Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Buntu Marannu Eppang; Renold; Mia Rahayu
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i2.108-117

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya kegiatan interpretasi dalam pengembangan daya tarik wisata dan bagaimana pelatihan inter-pretasi dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat lokal. Interpretasi dalam konteks pariwisata mengacu pada proses menyampaikan informasi, nilai, dan makna suatu destinasi kepada pengunjung untuk meningkatkan pemahaman, apre-siasi, dan kesadaran. Tujuan utama interpretasi adalah memberikan pengalaman berharga kepada pengunjung dan meningkatkan pemahaman mereka tentang sejarah, budaya, dan lingkungan suatu tempat. Interpretasi berbasis komunitas di Rammang-Rammang adalah pendekatan yang melibatkan komunitas lokal sebagai pelaku utama dalam penyampaian informasi kepada pengunjung serta menciptakan kegiatan interpretasi yang dapat memberikan nilai tambah secara finansial bagi mereka yang bukan hanya sekedar memberikan jasa pengantaran dengan perahu ke atraksi utama dan membiarkan pemandu wisata dari luar yang lebih berperan. Secara khusus kegiatan pelatihan ini adalah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat oleh Program Studi Perjalanan Wisata Politeknik Pariwisata Makassar. Penguatan kompetensi interpretasi bagi masyarakat merupakan investasi pent-ing yang dapat meningkatkan pengalaman wisatawan, mendukung pendidikan dan kesadaran, serta mendukung pembangunan ekonomi dan keberlanjutan dalam jangka panjang. Untuk melakasanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dil-akukan langkah-langkah yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengembangan produk interpretasi, teknik storytelling, dan praktik interpretasi di lapangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan interpretasi sangat memuaskan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Dengan pelatihan interpretasi yang baik, masyarakat dapat memberikan pengalaman wisatawan yang lebih berharga, meningkatkan pemahaman budaya dan lingkungan, serta mendukung pariwisata berkelanjutan dan pengembangan ekonomi lokal.
Inovasi Kincir Hidro Energi untuk Peningkatan Pariwisata Air Terjun Blemantung di Desa Pujungan Pupuan Tabanan-Bali I Dewa Gede Agus Tri Putra; Putu Wijaya Sunu; I Made Suarta; I Nyoman Gede Baliarta
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.28-36

Abstract

Pandemi yang telah terjadi selama ini menyebabkan penurunan ekonomi para pelaku pariwisata di Bali secara drastis. Para pemilik logistik kepariwisataan seperti bangunan hotel, villa, dan jenis fasilitas lainnya sebagai pendukung kepariwisataan mengalami kesulitan dalam biaya perawatan fasilitas yang dimiliki. Konsumsi energi yang tinggi menjadi komponen biaya yang paling tinggi dan telah menjadi permasalahan di berbagai bidang industri lainnya. Mitra kegiatan ini menargetkan pembuatan akomodasi dan kegiatan wisata (event tourism) berbasis energi dan teknologi ramah lingkungan (green technology) dengan memanfaatkan dan mendukung objek wisata air terjun blemantung. Teknologi kincir hidro energi dibuat sebagai pengembangan pariwisata di Air Terjun Blemantung Desa Pujungan Tabanan-Bali. Energi air di salah satu bagian dari air terjun blemantung akan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik dengan memasang sebuah kincir air sehingga energi air dapat dikonversikan menjadi energi listrik. Peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan ini meliputi; kincir air, generator permanent magnet, dan baterai atau aki. Selain itu, peralatan pendukung untuk instalasi kincir hidro energi ini meliputi: saluran/kanal penampung air terjun, pemipaan ke Nozzle (penstock) dan sistem instalasi kelistrikan untuk baterai dan penggunaan output energi listrik. Instalasi Kincir hidro energi ini digunakan untuk memberikan tambahan energi listrik untuk konsumsi energi bangunan dan logistik pariwisata di air terjun blemantung. Penggunaan battery pack (deep cycle) dapat memberikan kemudahan dan efisiensi dalam manajemen energi untuk tipe sumber energi air kecil. Selain itu, instalasi peralatan di lokasi wisata dapat memberikan pemandangan tambahan untuk dinikmati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dalam hal ini pertimbangan seni (artistik) dalam instalasi peralatan kincir hidro energi juga menjadi pertimbangan utama pelaksanaan kegiatan ini. Luaran dalam kegiatan ini adalah unit kincir hidro energi yang telah dipasang di wilayah air terjun blemantung dan pemberdayaan masyarakat dalam merawat dan penggunaan energi dalam lingkup kepariwisataan di Desa Pujungan Tabanan Bali. Dalam kegiatan ini telah dapat dihasilkan kincir air yang dapat berputar rata-rata 550 rpm dan mengahasilkan tegangan 17 volts. Pembebanan dengan lampu penerangan telah diketahui dapat diberikan sampai 25 watts.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Buana Lestari dalam Pengembangan Manajemen Usaha Ayam Caru Tettie Setiyarti; Ida Ayu Komang Juniasih; Ida Bagus Swaputra; Ni Gusti Agung Gde Eka Martiningsih
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.37-44

Abstract

Di Desa Abiansemal Kabupaten Badung Bali terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT) Buana Lestari beranggotakan 20 orang yang melaksanakan kegiatan pertanian dan peternakan. Namun usaha yang saat ini berkembang dengan baik adalah usaha peternak ayam upakara, untuk memenuhi permintaan Umat Hindu dalam menjalankan upacara Agama. Ayam upakara maksudnya adalah ayam caru yang nantinya dipakai sebagai pelengkap upakara dalam upacara agama Hindu, khususnya untuk persembahan kepada alam bawah yang disebut dengan ”Alam Butha”. Ayam caru yang diperlukan untuk upakara Hindu ini adalah ayam buras yang umurnya kurang lebih 40 hari (anak ayam) dan yang dipentingkan adalah warna bulunya. Peran KWT dalam pemenuhan kebutuhan ayam caru ini dilaksanakan dengan sistem kelompok di mana setiap anggota dapat memelihara ayam caru di rumahnya masing-masing sampai dengan ayam tersebut siap dipasarkan. Tujuan pelaksanaan pemberdayaan adalah untuk meningkatkan pengetahuan anggota KWT dalam mengelola manajemen usaha khususnya bidang keuangan dan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi pencatatan dengan komputer dan sistem pemasaran digital. Metode yang digunakan dalam proses pemberdayaan adalah: Participacy Research Action (PRA),  Focus Group Discussion (FGD), dan pelatihan manajemen usaha serta pendampingan membuat laporan keuangan secara digital dengan software pada komputer. Luaran dan capaian dalam program ini adalah: meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengelola manajemen usaha bidang pembukuan dan pemasaran, dengan luaran berupa modul, video kegiatan, artikel di media masa, poster, dan artikel jurnal.
Implementasi Kincir Aerator Berbasis Tenaga Surya Pada Tambak Udang di Kabupaten Pangkep Muhammad Syahid; Azwar Hayat; Fahrul; Lukman Kasim; Rudi Amme
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.1-6

Abstract

Pangkajene Islands Regency is one of the centers producing fishery products such as shrimp and milkfish. Shrimp is one of Indonesia's main export commodities in the fisheries sector. However, the productivity of ponds in Pangkep Regency is still relatively low because they are still managed traditionally without aerators. The use of an aerator will increase the oxygen content in the pond so that productivity can be increased. Limited access to electricity for farmers who are far from settlements is one of the problems with the use of aerators which are still not widely used. Therefore, with the help of solar panels to supply electricity to the aerator wheels, farming can run more economically, efficiently and can increase productivity. The solar aerator system is assembled and tested for performance both in the laboratory and during implementation. Then socialization and demonstrations on the use of solar-based aerators were carried out.
Implementasi Teknologi Mesin Pengurai Sabuk Kelapa di Desa Possi Tanah, Kajang, Bulukumba Rudi Amme; Muhammad Syahid; Lukman Kasim; Ilyas Renreng
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.22-27

Abstract

Desa Possi Tanah merupakan salah satu daerah di Kabupaten Bulukumba yang memiliki penduduk sebanyak 762 jiwa dimana mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani kelapa. Saat ini petani kelapa di Desa Possi Tanah menggunakan metode kon-vensional dalam mengolah sabuk kelapa menjadi cocofiber. Metode tersebut kurang efektif karena membutuhkan waktu yang la-ma dan energi yang cukup besar. Kurangnya informasi yang diperoleh petani serta kurangnya penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan me-nyebabkan proses pengolahan sabuk kelapa kurang diminati oleh para petani di Desa Possi Tanah.  Oleh karena itu pengabdian dilakukan untuk mengimplementasikan teknologi mesin pengurai sabuk kelapa untuk petani kelapa di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahun  serta meningkatkan minat para petani dalam mengolah sabuk kelapa secara efektif dan efisien. Selain itu, dilakukan juga pelatihan dan cara perawatan mesin pengurai sabuk kelapa yang dilanjutkan dengan demonstrasi mesin pengurai sabuk kelapa. Hasil pengujian diperoleh cocofiber yang panjang namun masih terdapat sisa serbuk yang melekat pada serat. Selain menghasilkan cocofiber, mesin tersebut juga menghasilkan cocopeat yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam.
Upaya Tindak Lanjut Dalam Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Cilik Kesehatan untuk Deteksi Anemia Di-fidiensi Besi pada Anak Sekolah di SDN Mamajang I Makassar Ambo Dalle; Ningsih Jaya; Sri Angriani; Baharuddin Baharuddin
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.7-13

Abstract

Salah satu masalah yang dapat mengganggu potensi anak sekolah adalah kekurangan zat gizi besi yang sering disebut juga dengan istilah anemia defisiensi besi (ADB). Anak usia SD kemungkinan besar sangat sedikit yang memahami tentang gejala anemia dan pencegahannya, padahal efek kejadian anemia pada anak sekolah cukup besar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih anak sekolah sehingga dapat memahami dan mampu mendeteksi tanda dan gejala anemia defisiensi besi di lingkungannya. Metode yang digunakan adalah pemberian pelatihan kesehatan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat tahap 1 adalah berdasarkan penilaian pre dan post test bahwa dari 30 orang anak sebagai peserta terdapat peningkatan nilai rata-rata hasil pre-post test sekitar 74,22 saat pre test menjadi 89,11 pada saat post test. Sedangkan hasil kegiatan tahap 2 menunjukkan lebih 75% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan tahap 2 juga menunjukkan pula bahwa rata-rata nilai perubahan pre test ke post test yaitu dari 80,44% menjadi 94,22%. Terdapat pula 11 orang yang memiliki kemampuan sebagai kader cilik kesehatan; Didapatkan 8 orang yang memiliki kadar Hb dibawah 12 g/dl dan 8 orang yang memiliki kadar Hb diatas 18 g/dl. Kesimpulan kegiatan ini adalah dari hasil perbandingan nilai pre test dan post test kegiatan tahap 1 dan kegiatan tahap 2 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari rata-rata pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan. Saran dari kegiatan ini yaitu diharapkan pembinaan kader cilik kesehatan yang mampu mendeteksi anemia defisiensi besi pada anak dapat ditindaklanjuti oleh pihak sekolah dan petugas puskesmas.
Implementasi Pembelajaran Cake Decoration pada Siswa Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) oleh Politeknik Pariwisata Makassar Zaenal, Faisal Akbar; Anas, Muhammad; Mustamin, Hasmawati Mansyur; Septian, Hilman; Faina, Nur
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 2 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i2.80-89

Abstract

This community service project aims to implement cake decoration learning for deaf students at SLB.C YPPLB 2 Makassar. This program is a collaboration between the Makassar Tourism Polytechnic and SLB.C YPPLB 2 Makassar, aiming to provide vocational skills to students with special needs. The teaching methods used include visual, manual, cooperative, and total communication methods, with deductive, expository, and heuristic strategies. The training was conducted over two days, covering the introduction of tools and materials, basic piping bag techniques, making buttercream frosting, cake covering techniques with fondant, creating decorations, and cake decoration design. The training results showed an improvement in students' cake decoration skills, evident from the independent projects they produced. The tiered wedding cake they made demonstrated a good understanding of structure, decoration techniques, and creativity in design. This program not only enhanced the students' technical skills but also boosted their confidence. The implications of this program include career development potential in the culinary industry for deaf students and the importance of collaboration between higher education institutions and special needs schools in creating inclusive learning opportunities.

Page 5 of 13 | Total Record : 123