Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Realita : jurnal penelitian dan kebudayaan islam menerbitkan artikel tentang hasil-hasil penelitian di bidang keislaman, kebudayaan islam, dan manajemen pendidikan islam yang mencakup manajemen kurikumlum dan pembelajaran, sumberdaya manusia, kepemimpinan, sarana prasarana, peserta didik dan layanan khusus. Realita: jurnal penelitian dan Kebudayaan islam diterbitkan oleh LP2M Institut Agama Islam Negeri Kediri.
Articles
174 Documents
Tadarusan Al-Qur’an Di Masjid Raya Bandung Sebelum Dan Sesudah Pandemi Covid 19: Studi Pendekatan Fenomenologi
Dindin Moh Saepudin;
Busaeri
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (475.127 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v20i1.102
Tadarusan di Masjid Raya Bandung dilaksanakan setiap bulan ramadhan, yakni dari ramadhan pertama hingga akhir ramadhan, dengan menyelsaikan 30 Juz, sehingga setiap hari 1 juz. Penulis tertarik untuk mengankat tadarusan Al-Qur’an mengenai fenomena tadarusan Al-Qur’an dan tujuan dari tadarusan Al-Qur’an yang di masjid raya Bandung, menggunakan pendekatan fenomenologies karya Edmund Husserl dengna dua langkah kerja pertama apoche dan kedua eiditich vision. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya tadarusan al-Qur’an pada masa sebelum pandemic covid 19, memberikan dampak yang luar biasa bagi mereka yang sebelumnya telah mengikuti tadarusan al-Qur’an baik yang membaca ataupun yang mendengarkan. Hal ini menunjukkan bahwa dengan dilakukannnya tadarusan al-Qur’an mampu membumikan kandungan al-Qur’an kepada masyarakat terlepas dari berbeagai motif yang mereka hendaki.
Pemikiran Louis Massignon Cendekiawan, Islamis, Mistisi Katolik dan Impikasi Terhadap Keislaman
Ratih Himamatul Azizah Tannisyafolia
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.601 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v20i1.103
Artikel ini membahas tentang pemikiran Louis massignon sebagai orientalis barat yang mempeelajari studi Islam. Orientalis adalah para pemikir barat (eropa) yang mempelajari tentang dunia timur. Louis Massignon sebagai orientalis abad ke 20 yang menghasilkan banyak pemikiran yang mempunyai implikasi terhadap pemikiran Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang merupakan jenis penelitian mengungkap suatu fenomena atau peristiwa dengan bentuk deskripsi narasi dan narasi historis. Sumber data diambil dari buku, artikel, jurnal yang berkaitan dengan judul penelitian. Hasilnya menjelaskan tentang perjalanan dan pengaruh kepada dunia Islam sekaligus seorang orientalis yang bernama Louis Massignon. Louis Massignon menjalankan studi Islam dengan berkeliling ke dunia Islam dan mempelajari budaya adat serta kebiasaan masyarakat Islam. Salah satu karya yang fenomenal adalah tentang sufisme Al-Hallaj. Dalam kajian tasawuf Louis massignon tertarik dengan Al-Hallaj. Ketertarikannya akan Al-Hallaj pada saat ia bertemu dengan Al-Hallaj dalam spiritualitas. Selain tertarik dengan sufisme Al-Hallaj ia juga tertarik dengan teks arab dan syiria yang membawanya menjadi seorang intelektual islam. Ia juga tertarik dengan isu-isu sosial yang terjadi pada masyarakat di Negara-negara muslim.
Teologi dan Mistisisme Pada Masa Dinasti Abbasiyah
Muhammad Habib Adi Putra;
Ahmad Syafi’i Mufadzilah Riyadi
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.724 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v20i1.105
Permasalahan teologi dan mistisisme membawa peradaban yang berbeda, akan tetapi dibalik perkembangan peradaban tersebut tidak terlepaskan dari konflik internal umat Islam, terutama pada masa Bani Abbasiyah demi memperkokoh kekuasaan khalifah pada saat itu. Konflik terjadi sebenarnya sangat dilatar belakangi oleh unsur politik karena sistem politik pada Abbasiyah sangat berbeda dengan masa-masa yang sebelumnya. Dengan latarbelakang politik itu para penguasa berambisi untuk menerapkan kekuasaannya dengan jalan teologi yang mengakibatkan terjadi berbagai macam politik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif historis yang bersifat studi pustaka (library research) dengan menggunakan sumber data berupa buku-buku referensi dan artikel-artikel jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi dan mistisisme menjadi sudut pandang lain atas kemajuan yang para khalifah Abbasiyah capai. Kemajuan Dinasti Abbasiyah didukung juga karena berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada sisi lain teologi dan mistisisme juga digunakan sebagai tongkat penyangga yang kokoh bagi khalifah. Pengaruh pemikiran diluar Islam sangat mempengruhi arah pemikiran umat Islam di Era Abbasiyah. Dampak dari hal tersebut ajaran Islam tidak semurni yang diterapkan pada masa rasulallah, sahabat dan tabi’in. Akibatnya pertikaian demi pertikaian semakin ketat. Terutama dalam mistisisme menjadi perdebatan yang sangat heboh, dampak dari itu hal tersebut para sufi kehilangan nyawanya demi memperkokoh ajarannya.
Perang Salib: Pertikaian Yang Melibatkan Dua Agama Antar Kaum Kristen dengan Kaum Muslimin
Irma Sari Pulungan;
Ahmad Ruslan;
Desvian Bandarsyah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.81 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v20i1.106
Kajian ini diupayakan untuk mengetahui tentang terjadinya perang salib yang melibatkan dua agama. Pada penulisan ini menggunakan metode kepustakaan-analisis dengan mencari berbagai macam sumber referensi yang berkaitan dan setelah itu dipahami lalu dianalisis. Pada analisis menjelaskan bahwa Pada abad pertengahan di Eropa terjadi perang yang sangat lama dan sangat terkenal. Perang tersebut dinamakan Perang Salib. Perang tersebut merupakan pertikaian Kaum Kristen dengan Kaum Muslimin. Perang tersebut terjadi pada saat pemerintahan Bani Saljuk yang terjadi pada tahun 1095 – 1291 M. Dinamakan Perang Salib karena lambang salib dijadikan lencana dan kalung di pakaiannya, sebenarnya perang tersebut bukan perang tentang agama, melainkan perang dalam memperebutkan wilayah kekuasaan. Perang Salib memiliki dampak yang besar dalam beberapa aspek seperti aspek politik, ekonomi dan sosial, bahkan beberapa dampaknya masih bisa dirasakan sampai saat ini.
RELEVANSI SIKAP DAN MINAT MAHASISWA DENGAN KESIAPAN MENJADI GURU PROFESIONAL PADA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN KEDIRI: SEBUAH ANALISIS MULTIPLE LINEAR REGRESSION
Muhammad Nabil Khasbulloh
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 16 No. 2 (2018)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.8 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v16i2.1033
This research head for explaining behavior and interest of Islamic Education university student at IAIN Kediri as teacher aspirant toward their readiness becoming profesional teacher, and are teacher aspirant already have positive attitude toward teachership profession. In this research, what is meant by behavior and interest of teacher aspirant toward teachership profession is a tendency in responding about like or do not like they are toward teachership profession, which at last explained as behavior that related with the aspirant. This research use quantitative descriptive, ex-post facto method. The result of this research is university student have positive behavior and interest toward their readiness become profesional teacher. The research result are expected useful to prepare competency and activity of profesional teacher aspirants.
PENDIDIKAN PRAGMATIS-PROGRESIF ISLAMIC INTERNATIONAL SCHOOL (IIS) KEDIRI DI ERA INDUSTRI 4.0
Intan Nuyulis Naeni Puspitasari
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 16 No. 2 (2018)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.353 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v16i2.1034
In the industry industry 4.0 some schools in Indonesia are beginning to be aware of the urgency of global perspective education in line with the flow of pragmatism and progressivism. One of them is the Islamic International School (IIS) Kediri, a formal Islamic-based and internationally standardized school that provides space for its students to develop their potential creatively and dynamically. The learning system is modernity but it still upholds the values of humanity as well as Islamic values. In reality, the pragmatic-progressive education model of IIS Kediri is implemented in several aspects of educational vision, educational goals, curriculum, learning process, role of teachers and students in learning. Therefore, the existence of IIS Kediri is one of the empirical forms of how the principles of process-based education, experience, practice, and student-centered can be adjusted to met the needs of life so that the output of IIS is expected to be superior, competent and competitive human being.
DIGITAL STORYTELLING UNTUK MENGEMBANGKAN ASPEK SPIRITUAL ANAK TAMAN KANAK-KANAK (TK) AL-HIDAYAH BAKUNG 01 KABUPATEN BLITAR
Nila Zaimatus Septiana
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 16 No. 2 (2018)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.055 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v16i2.1035
This research endeavor to examine effectiveness of Digital Storytelling technique to develop kindergarten students’ spirituality aspect. Spirituality is mental dimension that make someone think about life meaning, value, believe, someone’s relations with God-with other humans-and the universe. Literally, someone’s spirituality can’t be measured, but it manifest in behavior shape can. This research is an experiment research with digital storytelling technique developed by Lambert, Weinshenker and others in Centre of Digital Storytelling (CDS). Digital storytelling is a technique that combined traditional understanding from a story with different type using digital multimedia. This technique expecting development of childrens’ spirituality level. Research method used in this research is within group or individual design and the research design using equivalent time series with researchers’ modification.
PENDIDIKAN ANAK PERSPEKTIF MUNIF CHATIB DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM
Sahwiyadi
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 16 No. 2 (2018)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.888 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v16i2.1036
This research head for knowing Munif Chatib’s child education perspective and it relevance with child education in Islam, which described into three focuses: (1) Munif Chatib’s child education cogitation background, (2) child education concept that Munif Chatib offered, (3) child education concept relevancy according Munif Chatib with Islamic child education. This research use Library Research with content analysis method. From this method, researcher analyzed former data in order to understand several Munif Chatib’s cogitation about child education and it relevancy with child education in Islam. The result showing that: (1) Munif Chatib education cogitation background is; first, lack of education distribution. Second, lack of parental attention to children. (2) Munif Chatib’s child education concept reveal that child education is a student development oriented effort not just their academic achievement, to develop ability and form nations’ prestige personality in order to educate nation’s life.
REAKTUALISASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INTEGRATIF (TELAAH KRITIS KOMPARATIF DI PESANTREN, SEKOLAH, DAN MADRASAH)
Sufirmansyah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 16 No. 2 (2018)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.092 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v16i2.1037
As a globalization’s response, integrative Islamic Education curriculum reactualization is a must to fix it’s quality and existence. Therefore, this article will examine integrative Islamic Education curriculum reactualization in pesantren, school, and madrasah. Former reference literatures will be more explored to get the synthesis of integrative Islamic Education curriculum in pesantren, school, and madrasah. In pesantren organization, integrative Islamic Education curriculum reactualization practiced by applying many subject and various learning method. Integrative Islamic Education curriculum reactualization in school including utilizing various learning method and strategy. Islamic Education in public school carried out as an effort to integrating Islamic Education into school system with common knowledge oriented curriculum. It require good cooperation between teacher to synergyzed Islamic Education subject with common knowledge subject.
MENAKAR SISI PRAGMATISME KAUM SANTRI: PERGESERAN CARA PANDANG SANTRI TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN DI KOTA KEDIRI
Ainul Naim
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 17 No. 1 (2019)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.341 KB)
|
DOI: 10.30762/realita.v17i1.1380
Transformation of Islamic Boarding School (well-known as Pesantren) toward the modernity is undeniable choice in order to preserve it existence in the contemporary era. Thus, the decision of Kyai (as the prime leader of Pesantren) to adopt and to synchronize the curriculum of Pesantren may effect on the shift of sub-culture and the orientation of santri on the Islamic education. This research are focus on three significant issues: Firstly, Mapping of Santri’s Sub-Culture perspective on the modernity in Pesantren; Secondly, Analyzing of The Shifting of Santri’s perception on modernity, Thirdly, Elaborating The Challenges and Opportunities of Pesantren in the modernity. This research isconducted in several pesantren which adopted modernization locates in Kediri, East Java.This study uses a critical paradigm, a qualitative approach and a case study strategy. Collecting the data throughin-depth interview method, field observation and documentating from santri and kyai’s responses from each pesantren