cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
jimakukerta@umb.ac.id
Phone
+6285268732193
Journal Mail Official
jimakukerta@umb.ac.id
Editorial Address
Jalan Bali PO. BOX 118, Bengkulu, Provinsi Bengkulu, 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JIMAKUKERTA
ISSN : 28087569     EISSN : 28085566     DOI : https://doi.org/10.36085/jimakukerta.v1i1
JIMAKUKERTA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) (e-ISSN: 2808-5566, p-ISSN: 2808-7569) adalah jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu, jurnal ini akan diterbitkan 3 kali setahun dengan rentang waktu Januari-April, Mei-Agustus dan September-Desember. Jurnal diterbitkan pertama Bulan November tahun 2021. Jurnal Ini memuat artikel-artikel mahasiswa tentang pengabdian pada masyarakat yang merupakan luaran dari KKN maupun pengabdian Dosen selaku Dosen pembimbing Lapangan yang mencakup semua bidang keilmuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
PENGABDIAN DI DESA TALANG PERAPAT SELUMA Lia Puspitas Sari; Rina Yuniarti; Ahmad Junaidi; Khairul Bahrun; Gunawan Gunawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.532 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2816

Abstract

Perguruan Tinggi selayaknya dapat melahirkan para pemuda atau orang-orang yang terpelajar yang memiliki samangat tinggi, pemikiran yang kreatif, mandiri, inivatif agar dapat membangun bangsa di berbagai sektor sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Pengabdian Masyarakat muncul dari konsep atas kesadaran mahasiswa sebagai calon sarjana untuk dapat memanfaatkan sebagian waktu belajarnya menyumbangkan pengetahuandan ilmu yang telah diperoleh secara langsung dalam membantu memecahkan dan melaksanakan pembangunan di dalam kehidupan masyarakat. Di samping itu Pengabdian Masyarakat dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dalam berbagai bidang ilmu, bidang keagamaan maupun dalam bidang-bidang yang lain sehingga program Pengabdian Masyarakat dapat menyentuh langsung dengan masyarakat serta membantu program pemerintah daerah. Oleh sebab itu program Pengabdian Masyarakat dilakukan agar dapat memberikan manfaat yang di rasakan secara langsung oleh masyarakat, sehingga program-program yang di lakukan dalam proses Pengabdian Masyarakat dapat memberikan konstribusi dalam kehidupan masyarakat setempat karena di mana dariberbagai program yang di laksanakan selama menjalankan Pengabdian Masyarakat adalah program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga program tersebut dapat di rasakan secara langsung hasilnya oleh masyarakat itu sendiri. Kata Kunci: pengabdian, masyarakat
PEMBUATAN PESTISIDA ALAMI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN Ade Tohariah; Eceh Trisna Ayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.31 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2824

Abstract

Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan wadah bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu – ilmu yang diperoleh dari Perguruan Tinggi di masyarakat. Pelaksanaan KKN sebagai wahana pengabdian masyarakat diharapkan juga dapat mengembangkan kemampuan praktis mahasiswa dalam  menyerap keahlian yang ada dimasyarakat. Salah satu kegiatan Kuliah kerja Nyata merupakan kegitan pertanian.  Pertanian merupakan salah satu sektor yang dapat menunjang perekonomian yakni sebagai penyedia dalam bahan baku makanan, obat dan kebutuhan Manusia. Terlepas dari hal tersebut Salah satu faktor penghambat dalam budidaya tanaman adalah seragan hama dan penyakit. Salah satu usaha untuk mengendalikan hama dan penyakit ialah dengan menggunakan pestisida. Penggunaan pestisida kimia terus menerus dapat mengakibatnya rusaknya ekosistem hidup. Agar tidak merusak ekosistem tersebut maka dibuatlah pestisida Alami yang ramah lingkungan. Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengedukasi petani yang ada di RT.01/RW.01 Kelurahan Rawa makmur Kota Bengkulu mengenai bagaimana cara membuat pestisida alami dari tanaman yang ada disekitar kita, sehingga aman dalam penggunaannya maupun pembuatannya serta Ekonomis.  Kata Kunci: Pertanian, Biopestisida
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK/KOMPOS DI KELURAHAN AIR DUKU KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG Candra Kusuma Dinata; Surya Ade Saputra; Selly Sepika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.935 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2826

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kelurhan Air Duku Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Secara umum orang beranggapan bahwa Limbah kulit merupakan sebagai sampah dan banyak yang menganggap sebagai sampah pencemar lingkungan bahkan dianggap tidak berguna dan terbuang percuma atau sia-sia saja dan secara umum masyarakat kita, limbah kulit kopi sbenarnya memiliki banyak manfaat untuk masyarakat kita hanya saja masalah pengolahan yang selalu jadi kendalannya. Dan salah satu pengolahan limbah kulit kopi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat adalah dengan cara mengolahnya menjadi pupuk organik/kompos. Pupuk kompos adalah pemanfaatan limbah-limbah tertentu yang diolah/fermantasi untuk menjadikannya pupuk kompos. Bukan hanya biji kopinya saja yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat akan tetapi limbah kulit kopinya juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dijadikan pupuk organik/kompos yang bisa menunjang hasil panen panen masyarakat dikala pupuk kimia yang harganya kian melonjak Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah tujuan umum agar masyarakat lebih tau dan menyadari bahwa pemanfaatan limbah kulit kopi dapat diolah menjadi pupuk organic/kompos, tujuan khusus adalah untuk mengupayakan agar limbah yang selama ini hanya dibuang dan mencemari lingkungan dapat olah oleh masyarakat untuk bisa menjadi nilai ekonomis dan juga  bernilai ekonomi tinggi bahkan juga dapat mengurangi atau menekan biaya modal untuk pembelian pupuk kimia yang saat ini keberadaanya sangat terbatas dan harganyapun sangat mahal. Bahan yang digunakn dalam pembuatanya adalah kulit kopi, dekomposer ,kotoran sapi, dan kotoran ayam yang diolah melalui proses fermentasi secara aerob. Karakteristik peserta sangat antusias dan berpartisipasi aktif tidak hanya dalam bentuk kehadiran akan tetapi juga aktif dalam berkomunikasi atau berdialog pada saat penyuluhan dan pelatihan berlangsung. Dengan adanya inovasi tersebut petani akan lebih optimal memanfaatkan limbah kulit kopi mereka dan masyarakat mulai sedikit demi sedikit mengurangi penggunaan pupuk kimia dan beralih ke pupuk organic/kompos sehingga dapat menekan biaya modal untuk usaha tani mereka. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini petani sangat berminat dan semakin termotivasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan kulit kopi sebagai pupuk organik/kompos untuk tanaman dan merupakan prospek yang menjanjikan untuk usaha dan juga tidak kalah pentingnya dekomposer kulit kopi juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan limbah kulit kopi. Kata Kunci: Pupuk Organik/Kompos, Kulit Kopi.
SEMINAR PARENTING DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KKN-MUHAMMADIYAH AISYIYAH DI LOMBOK BARAT Defri Yuindra; Sunaryadi Sunaryadi; Yusmaniarti Yusmaniarti; Surya Ade Saputera
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.124 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2839

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan angka stunting (pendek) di provinsi Nusa Tenggara Barat masih diatas angka stunting nasional sebesar 27,6 % (2019) dan termasuk 10 provinsi dengan angka stunting tertinggi. Kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan mempengaruhi pertumbuhan janin dan risiko terjadinya stunting. Faktor lainnya pada ibu yang mempengaruhi adalah postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan yang terlalu dekat, ibu yang masih remaja, serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan. Berdasarkan uraian permasalahan diatas, maka kami sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-Mas) memberikan sosialisasi seminar mengenai pencegahan stunting yang dilakukan di desa Kekeri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Metode pelaksanaan kegiatan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan cara pencegahannya dilakukan melalui tahapan berikut ini (1) survei dan perkenalan dengan kader posyandu, tokoh masyarakat dan pihak Puskesmas, (2) mengumpulkan data subyektif dan obyektif terkait status gizi balita, (3) melakukan koordinasi lintas sektoral dengan pihak Desa, (4) peningkatan pengetahuan masyarakat yang (5) evaluasi tingkat kunjungan keposyandu dan pengetahuan kader. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada di desa. Kata Kunci: Stunting, KKN-Mas, Seminar
PENYULUHAN MANFAAT MENABUNG BAGI ANAK DI TK IT AL-JUNDI Nia Dwi Putri; Yusmaniarti Yusmaniarti; Rahmat Jumri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.42 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2883

Abstract

Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebagai salah satu amal usaha Perhimpunan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan tinggi di wilayah Bengkulu memiliki sejarah yang panjang. Perkembangan zaman yang tidak muda lagi menjadikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebagai lembaga pendidikan eksperiensial yang menyenangkan sekaligus tidak menyenangkan. Pengalaman ini pada akhirnya membuat organisasi semakin matang dan matang dalam menangani masalah internal. Budaya menabung masyarakat Indonesia  cukup lemah dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya. Fakta ini tercermin dari kecenderungan masyarakat untuk menabung atau keinginan marginal yang rendah untuk menabung, bahkan ketika produk domestik bruto (PDB) meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada 2015 rasio tabungan terhadap PDB hanya 34,8%. Angka ini bahkan lebih rendah dari Singapura dan China sebesar 49% atau Filipina sebesar 46%. Padahal, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Hal ini  menjadi salah satu kekuatan  industri jasa keuangan  dalam negeri untuk meningkatkan proporsi tabungan. Menabung merupakan hal pokok dalam kehidupan masyarakat. Menabung memiliki banyak manfaat, salah satunya melatih kesabaran. Hal tersebut menyiratkan bahwa menabung memiliki nilai positif dan manfaat tersendiri bagi anak. Dan anak-anak masih kurang memahami banyak sekali manfaat yang di dapat dari menabung.  Kata Kunci: menabung, anak-anak
PENYULUHAN PEMBUATAN HANDSANITAIZER DARI DAUN SIRIH DI DESA LUBUK SAUNG BENGKULU UTARA Mandala Putra; Afriyanto Afriyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.795 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2917

Abstract

Fenomena Virus Corona merupakan fenomena yang sedang marak di indonesia. Virus corona ini merupakan kumpulan virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Seperti yang kita ketahui saat ini bahwa umat manusia diseluruh dunia telah disibukkan dengan wabah penyakit yaitu virus corona ini atau severe acute respiratory syndrome coronavirus. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini disebut dengan COVID-19. Penambahan jumlah kasus Covid-19 berlangsung cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran ke luar wilayah Wuhan dan negara lain. Sampai dengan 16 Februari 2020, secara global dilaporkan 51.857 kasus konfimasi di 25 negara dengan 1.669 kematian. Dari beberapa fenomena tersebut tentunya dibutuhkan tindakan untuk mencegah penyebaran angka covid-19 salah satunya dengan menggunakan handsanitizer untuk membunuh bakteri atau kuman. Hand sanitizer ada dua jenis, yang berbahan kimia dan  yang berbahan alami. Setiap tanaman  mengandung berbagai senyawa aktif yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri: saponin, flavonoid, minyak atsiri, dan memiliki bau menyengat yang khas, salah satunya adalah tanaman daun sirih. Tanaman ini banyak ditemukan sebagai tanaman obat di Indonesia. Hal ini  karena daun sirih bersifat antijamur atau bakterisida dan mengandung minyak atsiri yang merupakan bahan penting untuk mengendalikan patogen.   Kata Kunci: daun sirih, sanitizer
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SIDOMULYO DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM Chris Santi Oktavia; Rina Yuniarti; Meilaty Finthariasari; Merri Sri Hartati; Hernadianto Hernadianto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.466 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2928

Abstract

KKN merupakah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. Mahasiswa sebagai agen pembaharu, mahasiswa harus mampu  memposisikan diri di tengah-tengah masyarakat selama mengikuti KKN, selain itu juga dituntut berperan untuk mengaplikasikan ilmunya sebagai fasilitator dan dinamisator pembangunan ditengah masyarakat.  Desa Sidomulyo atau Kelurahan Sidomulyo berada di Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Letak dan Luas Wilayah Kelurahan Sidomulyo dengan luas wilayah ± 308,83 M². Desa Sidomulyo merupakan daerah transmigran yang penduduknya mayoritas suku jawa. Namun tak hanya suku jawa saja suku batak, suku serawai dan suku sunda juga cukup banyak tersebar di kelurahan ini. Kelurahan Sidomulyo terbagi dalam 3 Dusun, 3 RW dan 9 RT, RW 01 Liku Tiga, RW 02 Petai Keriting dan RW 03 Batuan. Salah satu permasalahan di desa Sidomulyo RT 2 RW 2 kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu adalah masyarakat yang kurang menyadari adanya potensi sumber daya alam di sekitar mereka yang mungkin bisa mereka gunakan sebagai sumber daya tambahan yang bisa berguna untuk menambah pemasukan masyarakat di desa Sidomulyo. Dengan adanya potensi ini masyarakat desa Sidomulyo RT 2 RW 2 dapat membangun dan mengembangkan ekonomi desa Sidomulyo menjadi lebih maju. Kata kunci : SDA, pemasukan masyarakat,ekonomi. Kata Kunci: sumberdaya, masyarakat, desa
PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR DIRUMAH DIMASA PANDEMI DESA PURBOSARI Rahayu Puji Astuti; Rina Yuniarti; Ahmad Sumarlan; Subandrio Subandrio; Budi Astuti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.69 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2930

Abstract

Penduduk Desa Purbosari mayoritas beragama Islam, dan minoritas beragama kristen dan hindu. Gereja yang pertama kali ada di tempat ini (wilayah seluma barat) merupakan Gereja yang didirikan oleh warga tran. Sebelum masuknya warga tran (sebutan untuk masyarakat suku bangsa Jawa yang ditransmigrasikan dari Pulau Jawa) warga yang beragama Kristen tidak memiliki Gereja sehingga jarang beribadah karena Gereja yang ada jauh letaknya dari tempat tinggal serta alat transportasi belum ada, hanya menggunakan sepeda. Namun Pura belum ada di Desa Purbosari. Penduduk desa masih memegang adat istiadat yang hidup dan tumbuh di masyarakat serta dipertahankan sampai sekarang. Permasalahan yang muncul : (1) minimnya tingkat kesadaran siswa terhadap belajar (2) minimnya kesadaran anak-anak tentang pentingnya menghafal doa-doa pendek (3) minimnya kesadaran masyarakat mengenai kebersihan Masjid (4) minimnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran (5) m9nimnya kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan sekitar. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 30 hari mulai dari 26 Agustus sampai 26 September 2021, adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu : (1) menyelenggarakan bimbingan belajar untuk anak-anak yang tinggal di Desa Purbosari (2) membimbing anak-anak untuk menghafal doa-doa pendek (3) membersihkan masjid setiaphari Jumat ( 4) pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran (5) gerakan kebersihan lingkungan sekitar.     Kata Kunci : Pendampingan Siswa Belajar Dirumah.
PEMBERDAYAAN PENGOLAHAN KRIPIK GEDEBOG PISANG DI DESA PURWOREJO Fatimatuz Zahro; Febi Utomo; Dwi Anggraini Puspitasari; Khoyimatul Rahma; Muhammad Khafin Zubaidi; Nurul Hidayah; M. Helmi Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 1 No. 1 (2021): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.8 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v1i1.2955

Abstract

Desa Purworejo merupakan wilayah yang memiliki potensi alam melimpah berupa pertanian pisang. Gedebog pisang yang dibiarkan tanpa diolah akan menghasilkan bau yang tidak sedap sehingga mengganggu akifitas masyarakat. Untuk itu, diperlukan inovasi sebagai alternatif pengurangan limbah tersebut. Dalam pengabdian ini dilaksanakan pemberdayaan pengolahan keripik gedebog pisang di Desa Purworejo. Dalam pemberdayaan ini dilaksanakan 3 metode kegiatan, yaitu metode sosialisasi, metode pelatihan, dan metode pendampingan. Setelah mengikuti pemberdayaan ini, masyarakat Desa Purworejo khususnya POKMAS Wijaya Kusuma mampu memproduksi Keripik BOGSANG (Gedebog Pisang) sehingga limbah gedebog pisang dapat teratasi serta dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan dapat memulihkan perekonomian masyarakat Desa Purworejo. Kata Kunci: Desa Purworejo, gedebog pisang, keripik, pemberdayaan.
PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA PULAU PANGGUNG KECAMATAN PADANG GUCI HILIR KABUPATEN KAUR Ervina Dwi Yuliani; Eti Arini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.266 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.2988

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerja dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu mekanisme kerja dan teknologi persyaratan tertentu. Hal yang terpenting dan menjadi perhatian bersama permasalahan bangsa yang mendesak adalah adanya kesenjangan ekonomi dalam masyarakat kita. Dimana tingkat kemiskinan masih relatif tinggi. Oleh karenanya peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu alasan penting untuk diagendakan pemerintah. Selain itu mahasiswa juga dituntut berperan untuk  mengaplikasikan ilmunya sebagai fasilitator dan dinamisator pembangunan ditengah masyarakat. Berdasarkan latar belakang di atas maka kami Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang diberikan tugas dari Universitas untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan mengamalkan setiap ilmu yang dimiliki dalam melaksanakan pengabdian masyarakat dan merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilaksanakan secara langsung di lapangan melalui observasi dan simulasi dengan memadukan teori yang diperoleh dengan kenyataan sebenarnya di masyarakat terutama di desa Padang Guci Hilir kabupaten Kaur.  Kata Kunci: pengabdian, masyarakat

Page 6 of 23 | Total Record : 229