cover
Contact Name
Rahmad Purwanto
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+628112874466
Journal Mail Official
rachmad-purwanto@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Suara Pengabdian 45
ISSN : 29637198     EISSN : 29646588     DOI : https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1
Core Subject : Social,
Jurnal Suara Pengabdian 45, is a peer reviewed journal published by the UNTAG Community Service Institute Semarang. Jurnal Suara Pengabdian 45 is published 4 (four) times a year in March, June, September and December. This journal provides direct open access to its content on the principle that making research journals freely available to the public supports greater global exchange of knowledge within the Community Service field. This journal aims to provide a place for academics, researchers, and practitioners to publish original research articles or review articles. The scope of articles published in this journal relates to various topics in the field of outcomes from community service activities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 277 Documents
Operasi Bukti Pelanggaran (Tilang) dalam Berlalu Lintas terhadap Perilaku Masyarakat Dwinanda Linchia Levi Heningdyah Nikolas Kusumawardhani
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i2.856

Abstract

Traffic problems are problems faced by developed countries as well as developing countries like Indonesia. However, in Indonesia, the problems that are often encountered nowadays are becoming more severe and bigger than in previous years, including accidents, congestion and air pollution as well as traffic violations. There are at least three factors that influence traffic law enforcement, namely: Judicial Factors, Law Enforcement Factors and Community Legal Culture Factors. In order for the law to have an influence on attitudes or behavior, certain conditions are required, namely: the law must be communicated; position to behave, meaning the things that motivate people to behave in a certain way. Fines alone are not effective in building a culture of safe driving. The government needs to make legal breakthroughs, both in the legal drafting aspect and the system that regulates implementation in the field.
Pendampingan Penggunaan Aplikasi “Sigizidu” untuk Mengetahui Status Gizi Dan Kinerja Program Dalam Mencegah Stunting Di Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i2.909

Abstract

Desa Bakung merupakan desa yang terletak di kecamatan Mijen kabupaten Demak. Keseharian masyarakat Desa Bakung adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani, peternak sapi dan peternak Kambing, kuli bangunan, buruh dan lain-lain. Keadaan wilayah Desa Bakung 80 % persawahan dari luas keseluruhan Desa Bakung. Letak geografis Desa Bakung berada di wilayah utara Kabupaten Demak. Zaman sekarang semua administrasi desa menggunakan internet. Penggunaan media yang bebasis IT menimbulkan kekhawatiran bagi para kader sebagai akibat dari kondisi yang sedang terjadi. Hal tersebut dapat berupa kurang familiarnya fungsi-fungsi IT bagi kader dan penggunaan tidak dapat diaplikasikan secara maksimal. Tantangan di masa yang akan datang, salah satunya adalah kecenderungan penggunaan IT di kehidupan era globalisasi. Sehingga, masalah tersebut harus secara kontinyu diupayakan untuk diselesaikan. Oleh karena itu, Tim pengabdian pada masyarakat Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melakukan komunikasi secara intensif dengan pengelola Tim Penggerak PKK khususnya dengan para Kader posyandu untuk mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut. Pendampingan dalam pengisian aplikasi Sigizidu bagi Kader Posyadu desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini, yaitu metode pembelajaran partisipatif melalui metode presentasi, demonstrasi dan simulasi serta pendampingan dengan memberikan 2 jenis materi utama yaitu dasar-dasar komputer dan handphone, serta teknik pengisian aplikasi Sigizidu. Setelah pengabdian ini diharapkan kader Posyandu dapat menggunakan handpone dan laptop dalam pengisian aplikasi Sigizidu secara teliti, benar, dan mahir. Kedepannya mampu menjadi Desa yang melek Teknologi.
Systematic Literature Review: Efektivitas Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Naila Farikhatun Umamah; Indra Prastianing Zahro; Anisah Indriana Cahyani; Risma Anggira; Fina Fakhriyah; Erik Aditia Ismaya
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran tematik di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data yaitu dengan mendokumentasikan semua artikel yang terkait dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan 12 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari database google scholar dengan menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish dan peneliti menggunakan hanya 8 artikel terpaut dengan tema yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran tematik di sekolah dasar dapat dijadikan solusi dalam menanggapi permasalahan siswa sehingga memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa selain itu juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Sosialisasi Kepastian Hukum Pendaftran Tanah Didesa Bahung Sibatu Batu Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan bahmid bahmid; Syaiful Zuhri Rangkuti; Zuwairiah Harmika; Muhammad Hafiz; Muhammad Idham; Hikmah Ramadhani; Sri Diana; Patria Sahdan; Rado Maruli Malau
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.949

Abstract

Tanah merupakan hal yang penting yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk keberlangsungan hidup nya seperti bercocok tanam dan sebagai tempat pemukiman. Namun dalam pemanfaatanya tidak jarang banyak konflik yang terjadi antar manusia utamanya dalam kepemilikan hak tanah. Kepemilikan suatu tanah menjadi hal paling penting agar kita dapat mengidentifikasi suatu tanah yang dimiliki seseorang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kepastian hukum pendaftaran tanah di Desa Bahung Bahung melalui upaya sosialisasi dan pendampingan langsung kepada masyarakat desa. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian adalah untuk memberdayakan masyarakat desa Bahung Sibatu Batu agar lebih memahami dan dapat mengakses proses pendaftaran tanah dengan mudah dan tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi observasi,penyuluhan,pemaparan materi terkait pendaftaran tanah, dan evaluasi. Melalui kegiatan penyuluhan, informasi tentang prosedur dan persyaratan pendaftaran tanah disampaikan kepada masyarakat desa Bahung Sibatu Batu. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat desa mengenai proses pendaftaran tanah. Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Bahung Bahung. Dengan meningkatnya pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam proses pendaftaran tanah, tercipta kepastian hukum yang lebih baik, dan konflik yang berhubungan dengan kepemilikan tanah dapat diatasi secara berkelanjutan.
Pendampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Perangkat Daerah Kabupaten Grobogan Indra Kertati; Setyohadi Pratomo; Rahmad Purwanto Widyastomo
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 1 No. 2 (2022): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v1i2.1020

Abstract

Rencana Strategis (Renstra)merupakan dokumen yang disusun Organoisasi Perangkat Daerah (OPD) jangka menengah. Renstra merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat tujuan, sasaran, program, kegiatan dan sub kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah serta berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dalam perkembangannya muncul Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah jo Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) 050-5889. Melalui peraturan tersebut OPD dihadapkan pada ketentuan yang wajib dilaksanakan. Permasalahan yang dihadapi adalah belum semua perencana OPD memiliki kemampuan untuk dapat mengikuti ketentuan dalam Menyusun Renstra. Memahami Kepmendagri 050-5889 membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Kepmendagri 050-5889 berisi daftar Kegiatan dan sub kegiatan yang telah tertulis tiap sub kegiatan dengan indikator output. Kesulitan OPD adalah jika masalah yang ada di daerah tidak dapat diselesaian dengan panduang sub kegiatan yang ada di Kepmendari 050-5889. Oleh karena itu diperlukan pendampingan untuk memudahkan OPD dalam Menyusun Renstra. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif yaitu membuka kesempatan bagi OPD untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mampu mengidentifikasi sub kegiatan untuk menyelesaikan masalah sesuai tugas dan fungsi yang diemban. Melalui pendampingan ini OPD akan ditunjukan strategi memahai Kepmendasri 050-5889 dan strategi Menyusun renstra. Tujuan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman perencana di OPD dalam memahami hakekat Renstra, dan mendampingi agar Renstra yang disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Edukasi Perawatan Payudara pada Ibu Nifas dan Menyusui di Desa Bengle Kecamatan Talang Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1021

Abstract

Pada ibu nifas dan menyusui perlu melakukan perawatan payudara untuk memelihara kesehatan pada payudaranya dan dapat meningkatkan serta melancarkan produksi ASI. Perawatan payudara ini mulai dilakukan pada hari pertama atau kedua sesudah persalinan. Perawatan payudara bermanfaat melancarkan efek pengeluaran ASI dan cara ini juga dapat mengefektifkan peningkatan volume ASI. Selain itu, payudara juga dapat mengalami bendungan ASI akibat tersumbatnya pengeluaran ASI dan hal ini dapat dicegah dengan perawatan payudara. Banyak ibu nifas dan menyusui mengeluhkan setelah meahirkan ASI keluar tidak lancar atau bayi tidak mau menyusu.. Pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 15 Mei 2023 di Desa Bengle KecamatanTalang Kabupaten Tegal dengan diikuti sebanyak 13 ibu nifas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dengan melakukan demontrasi menggunakan phantom. Hasil dari pengabdian adalah ibu nifas dan menyusui sudah memahami dan mengetahui tentang perawatan payudara pada masa nifas guna meningkatkan produksi ASI. Kata Kunci :Perawatan payudara, Ibu Nifas,Ibu Menyusui, ASI
Rintisan Desa Wisata melalui Kearifan Lokal dan Digitalisasi di Desa Sumbersari / Wilayah Kayen Kabupaten Pati (Kajian Kearifan Lokal dan Peningkatan Ekonomi dalam Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat) Agung Wibowo; Aris Mardiyono; Camilus Isidorus; Heru Eko Prasetyo; Joko Riyanto; Nurchayati; Parju; Ribut Musprihadi; Setyobudi; Siti Aminah; Rr.Suprantiningrum
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1037

Abstract

Wisata yang terletak di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati memiliki beberapa wisata antara lain Gua Pancur, Lorotan Semar, Bukit Pandang, dan masih terdapat wisata lainnya. Dengan adanya wisata tersebut sangat menguntungkan bagi masyarakat di desa Sumbersari untuk peningkatan ekonomi masyarakat, namun pengelolaan wisata tersebut belum dikelola secara optimal. Hal tersebut merupakan peluang untuk pengembangan wisata tersebut, dengan cara memberikan penyuluhan terhadap masyarakat dan pengelola wisata tersebut, sehingga menjadikan desa wisata yang inovatif dan kreatif. Peluang tersebut bisa diciptakan dengan memanajemen dan mendigitalisasikan wisata tersebut sehingga dapat meningkatkan potensi wisatawan di Desa Wisata Sumbersari, Wilayah Kayen. Metode pengabdian ini dengan memberikan penyuluhan serta edukasi kepada masyarakat dan pengelola wisata di Desa Wisata Sumbersari Wilayah. Kayen. Kegiatan tersebut terlaksana dengan didukung pihak kepala desa setempat dan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah wawasan dan ketrampilan, serta mendorong masyarakat maupun pengelola wisata aktif untuk meningkatkan desa wisata tersebut.
Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Tambah Inna Kholidasari; Noviyarsi Noviyarsi; Dessi Mufti; Lestari Setiawati; Yesmizarti Muchtiar
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1048

Abstract

Pohon kelapa (nocos nucifera) merupakan tanaman perkebunan dimana hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan oleh manusia dan diolah sebagai produk industri. Salah satu perusahaan yang mengolah sabut kelapa adalah CV. Kosapa yang berlokasi di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah cocofiber, cocopeat, dan baby fiber yang merupakan bahan dasar produk lain dengan nilai dan harga jual yang lebih tinggi. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah pada proses penjemuran cocofiber dan produk yang dihasilkan belum dikelola dengan baik. Tujuan kegiatan adalah memberikan usulan perbaikan dan ide kreatif pemanfaatan cocofiber menjadi produk lainnya. Dengan metode wawancara dan pengamatan langsung, dihasilkan ide bagi pengelola industri baik dalam hal perbaikan proses produksi maupun pengembangan ide kreatif untuk meningkatkan nilai produk. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh CV. Kosapa-PMG, maupun industri-industri sejenis di sekitar Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.
Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Bahan Pupuk Kompos dengan Mesin Pencacah Sampah di TPS Desa Gedangan Bambang Hari Priyambodo; Ryan Dhana Dyaksa; Nanda Ariyadi; Hafid Febriansah
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1049

Abstract

Sampah merupakan segala sesuatu yang tidak lagi digunakan yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Pengolahan sampah harus menjadi perhatian penting agar tidak menyebabkan dampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Gedangan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. TPS 3R memiliki fasilitas pengolahan sampah berupa mesin pencacah sampah, tetapi belum berjalan dengan maksimal dikarenakan mesin pengolah sampah mengalami kerusakan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk pembuatan prosedur tentang cara penggunaan dan perawatan pada mesin pencacah sampah organik yang hasilnya untuk pembuatan kompos. Hasil dari kegiatan ini adalah berfungsinya kembali unjuk kerja mesin pencacah sampah organik. Hasil yang lain terbentuknya pedoman SOP (Standar Operasional Prosedur), cara perawatan mesin, dan cara menangani masalah yang terjadi pada mesin.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme dari Sampah Buah dan Sayur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Bandar Lampung Riana Septiani; Susanti Sundari; Putri Endah Suwarni; Indah Purnama Sari; M.Reza Pahlevi; Thabita Carolina; Heru Suharyono
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1055

Abstract

Organic waste is still a problem that needs to be resolved. Piles of organic waste can cause the emergence of methane gas (CH4), giving rise to an unpleasant odor and can even potentially cause disease. The aim of this community service is to provide understanding, knowledge and skills to the community regarding how to utilize household organic waste in the form of fruit and vegetable waste into eco-enzymes by fermentation. eco-enzyme is a multi-purpose liquid that can be used to purify waste water, as a household cleaning product, as a detergent, as a pest control product, to remove pesticide residues, and also as an organic fertilizer for plants. The method used is Participatory Action Research (PAR) where the service team is integrated into the community and works with the community to increase the knowledge and abilities of the people who are members of the Women Farming Group (KWT) in understanding and changing the community to become better, more empowered and knowledgeable. The results of this activity were able to increase the understanding, knowledge and skills of Women Farmer Groups in 4 Districts of Bandar Lampung city both conceptually and practically, and have the awareness not to just throw away organic waste, but to use it because it not only protects the environment but also provides benefits to the community. This activity was considered successful and sustainable for future programs.

Page 7 of 28 | Total Record : 277