cover
Contact Name
Kadek Adi Indra Brata
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ikawahyuni@gmail.com
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Warmadewa, Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Jalan Terompong no 24, Denpasar, Bali-Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Daya
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 27760863     EISSN : 27762548     DOI : https://doi.org/10.22225/jad
Core Subject : Engineering,
ABDI DAYA (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan) merupakan jurnal IPTEK Infrastruktur dan Perencanaan Wilayah yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Magister Infrastruktur dan Teknik Lingkungan, Universitas Warmadewa. MRIL merupakan program studi terbaru program pascasarjana di Universitas Warmadewa dengan konsentrasi pada sanitasi dan air bersih, infrastruktur dan material mutakhir, serta mitigasi bencana dan pengelolaan wilayah pesisir. Sehingga konsentrasi inilah yang menjadi ruang lingkup jurnal ini.
Articles 60 Documents
Search results for , issue "1" : 60 Documents clear
KONSEP REVITALISASI KAWASAN PANTAI MERTASARI SEBAGAI DAERAH EKOWISATA Agus Kurniawan; Nuri Arthana Nyoman
JURNAL ABDI DAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Daya Vol.2 No.1 Tahun 2022
Publisher : JURNAL ABDI DAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2262.983 KB)

Abstract

Pantai Mertasari berlokasi di Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, merupakan Daya Tarik Wisata (DTW) pesisir. Desa Adat Intaran selaku pengelolanya sejak tahun 2014. Pengelola Wisata Pantai Mertasari sebagai mitra dapat memberikan masukan ide atau gagasan terkait pengembangan, desain, dan kualitas fasilitas penunjang wisata pantai yang diharapkan sesuai dengan kemampuan pendanaan pelakasanaan kontruksi yang mereka siapkan nantinya. Selain itu keterlibatan warga juga dibutuhkan dalam pencarian data yang dibutuhkan dalam perencanaan seperti data ukuran site, batas kepemilikan site, dan lainnya. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi mitra di lapangan adalah permasalahan aksesibilitas dan parkir, perdagangan dan fasilitas nelayan, ruang terbuka publik, lapangan terbuka dan taman, fasilitas penunjang rekreasi. Solusi permasalahan aksesibilitas dan parkir yaitu dengan melengkapi jalan dengan fasilitas aktifitas bersepeda, menata kembali jalur pedestrian tepi pantai. Solusi permasalahan perdagangan dan fasilitas nelayan yaitu dengan menata kembali tempat perdagangan kuliner yang ada dan membangun bale kelompok nelayan. Solusi permasalahan ruang terbuka publik, lapangan terbuka dan taman yaitu dengan menata ruang terbuka hijau publik dilengkapi fasilitas untuk rekreasi lansia dan menata landmark kawasan. Solusi permasalahan fasilitas penunjang rekreasi yaitu dengan mengembangkan tempat rekreasi anak dan rekreasi outbound, mengadakan fasilitas untuk pengamanan aktifitas pantai dan dermaga wisata.
Redesain Dinding Penahan Tanah pada Area Utama Pura Pajinengan Gunung Tap Sai, Kabupaten Karangasem Berdasarkan Aspek Geoteknik Yasa Bagiarta; Putra Wijaya IGN; Ariyana Basoka Wayan
JURNAL ABDI DAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Daya Vol.2 No.1 Tahun 2022
Publisher : JURNAL ABDI DAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1598.752 KB)

Abstract

Pura Pajinengan Gunung Tap Sai menjadi salah satu pura yang kerap dikunjungi oleh umat Hindu maupun wisatawan, pura ini terletak di Desa Pempatan, Kec. Rendang, Kab. Karangasem Bangli. Peningkatan jumlah pengunjung mengharuskan pihak pengelola Pura Tap Sai untuk merencanakan pengembangan area Pura, salah satunya adalah dengan memperluas area Utama Pura. Perluasan area Pura ini tidak lepas dari adanya desain ulang penataan dinding penahan tanah, dalam perencanaan dinding penahan tanah perlu melihat kondisi geoteknik di lokasi tersebut, perencanaan berupa analasis aspek geoteknik dan perencanaan struktur dinding penahan tanah. Hasil dari kajian ini menjadi masukan perencanaan dalam perluasan area mandala Pura Tap Sai
PKM BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN GONDA DI SUBAK KOTO BONGAN DESA ADAT BONGAN PUSEH TABANAN Sri Yuliartini Made; Kartini Luh; Mayun Wirajaya Anak Agung Ngurah
JURNAL ABDI DAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Daya Vol.2 No.1 Tahun 2022
Publisher : JURNAL ABDI DAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1415.96 KB)

Abstract

Tanaman gonda merupakan tanaman akuatik dengan batang berongga, yang sebenarnya merupakan tumbuhan/gulma yang tumbuh pada tanaman padi. Di Kabupaten Tabanan, tanaman gonda dibudidayakan secara intensif pada lahan persawahan untuk menambah pendapatan. Khususya di Subak Koto Bongan budidaya tanaman gonda secara umum dilakukan setelah dan sebelum musim tanam padi tetapi teknik budidaya yang diterapkan belum maksimal sehingga hasil yang didapat belum maksimal dan kontinyu serta teknik pengolahan di saat ketersediaan berlimpah belum dilakukan. PKM dilaksanakan di Desa Adat Bongan Puseh-Tabanan pada “Subak Koto Bongan”: bertujuan ; Meningkatkan pemahaman serta penerapan teknologi budidaya yang benar dan tepat; memperluas penanaman dengan menanam secara beraturan dengan tenggang waktu , serta mencoba sistem tumpangsari tandur jajar 2:1 sehingga stabilitas dan diversitas hasil didapat; dan juga pengolahan tanaman gonda menjadi makanan sehat seperti mie dari gonda. Pelaksanaan dimulai bulan Maret sampai Oktober tahun 2021. Pelaksanaan kegiatan pengabdian untuk mencapai tujuan meliputi pemberian materi penyuluhan, pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan. Target luaran yang dicapai subak mitra dapat mengelola usaha tani tanaman gonda sehingga nantinya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggotanya melalui peningkatan kuantitas, kualitas dan diversitas hasil serta pengolahan pasca panen tanaman gonda yang selanjutnya menyebarkan pada petani lingkup desa adat setempat.
IDENTIFIKASI DAN PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR KAWASAN WISATA PATUNG CRISTO REI, DILI, TIMOR LESTE I Nengah Sinarta; Wayan Runa; Ika Wahyuni; Jose Manuel Maniquin
JURNAL ABDI DAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Daya Vol.2 No.1 Tahun 2022
Publisher : JURNAL ABDI DAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1829.52 KB)

Abstract

Timor Leste, which is a new country, is trying to develop tourism as a strategy for community economic development. By developing tourism it is hoped that it will encourage investment in infrastructure, generate income for the country and direct and indirect employment involvement around the region. One of the tourist attractions that want to be developed is the Cristo Rei Statue area which is located on Fatukama hill, Dili City.In 2000 the Government of the Republica Democratica de Timor-Leste had planned to rehabilitate or develop the Cristo Rei Statue as an icon of the City of Dili. Currently, supporting infrastructure for the area has been built, such as parking areas, toilets, trash cans and rest areas. The condition of the infrastructure that is being built is currently damaged and lacks maintenance. Through this PKM, it is hoped that it will be able to identify the condition of the existing infrastructure in the area of ​​the Cristo Rei Statue and be able to increase the role of stakeholders in efforts to maintain and develop infrastructure.
Program Bedah Rumah Sebagai Bentuk Sosial Untuk Minimalisir Rumah Tidak Layak Huni I Nengah Sinarta; Nyoman Nuri Arthana; Komang Deddy Endra Prasandya; Agus Kurniawan
JURNAL ABDI DAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Daya Vol.2 No.1 Tahun 2022
Publisher : JURNAL ABDI DAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1682.704 KB)

Abstract

The house is a basic need that must be met for a place of protection from the sun's heat, rain, disease, and animal attacks. This study aims to help the underprivileged so that this program is useful as a social form. Community service activities in Banjar Puragae, Pempatan Village, Rendang District, Karangasem Regency as a form of applying knowledge and experience to minimize uninhabitable houses. A house is said to be well designed and implemented with attention to its users. Through the home renovation program, it is hoped that its implementation will target one of the poorest communities. The survey was conducted using an approach with interviews and observations with village heads and the surrounding community. The house renovation program is one of the efforts to equalize the development and welfare of the poor in remote areas. The problem is that the physical condition of the house is badly damaged and the environment of the house is unfit for habitation. The solution that will be offered is home renovation in the form of social, of course, this program is expected to have a positive impact on the community.
PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DIGITALISASI DESA MENDUKUNG DESA WISATA DAN TEKNOLOGI SOLAR CELL DESA nurul umam; Ragil Wirantono; Aditya Rifansa; Ikhsan Setiawan
JURNAL ABDI DAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Daya Vol.2 No.1 Tahun 2022
Publisher : JURNAL ABDI DAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.341 KB)

Abstract

Agricultural infrastructure is the key in the main business field to support the economic growth of the village. The geographical area of Banjarsari Village is a lowland inundated with swamp water adjacent to the Bengawan Solo river, the border of the Jombang Regency area with Nganjuk Regency, a population of 49,959 people, rice fields with an area of 241.79 ha, agricultural production in the form of rice paddy fields and fields with a harvest area of 3,471.1 tons, corn production of 320.1 tons, plantation production of 2,436.09 tons. This shows the strength of Banjarsari Village in Agriculture and Animal Husbandry, very important supported by infrastructure and access to agricultural technology, modern agricultural irrigation infrastructure, especially the use of renewable energy technology that has zero agricultural electrification costs The purpose of implementing this KKN is to lead rural communities to a more prosperous life and help improve the social conditions of rural communities and make villages better known in terms of tourism and village MSMEs. The method in implementing this KKN is by interviewing and field observation methods.
REKAYASA SOSIAL PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGURANGI KEMACETAN DI JALAN PERWIRA KECAMATAN DELITUA nur, rafiqah
Jurnal Abdi Daya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Daya Vol.3 No.1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.3.1.2023.1-5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi di Jalan Perwira Kecamatan Delitua perihal kemacetan yang terus menerus terjadi tetapi masih belum menemukan solusi untuk masa yang akan datang. Jika terus dibiarkan maka akan berdampak negatif dan terus berkepanjangan tentu hal tersebut tidak diinginkan. Maka dari itu, dilakukannya penelitian ini agar menemukan solusi dan titik terang. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut mengingat masyarakat juga salah satu indikator yang merasakan dampaknya.
PENATAAN KORIDOR DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PROPOSAL PEMBANGUNAN BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA KABUPATEN BADUNG, BALI Satya Nugraha, Putu Gede Wahyu; Cokorda Istri Arina Cipta Utari; I Gusti Agung Gede Nodya Dharmastika
Jurnal Abdi Daya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Daya Vol.3 No.1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.3.1.2023.34-40

Abstract

Banjar Bualu yang terketak di Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan ini didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Kegiatan pengabdian ini merupakan lanjutan atau tahapan kedua dari pengabdian yang sebelumnya sudah dilakukan di Banjar Bualu. Sebelumnya, kegiatan pengabdian berfokus kepada usulan perencanaan desain arsitektural bangunan Banjar Bualu. Selanjutnya atas permintaan mitra agar pihak Universitas Warmadewa melanjutkan dalam membantu proses pembuatan proposal permohonan dana untuk merealisasikan pembangunan Banjar Bualu. Selain itu dilakukan juga penataan pada koridor jalan Banjar Bualu sehingga nantinya akan menyesuaikan dengan desain bangunan Banjar Bualu yang baru. Penataan koridor ini juga diharapkan memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan pengguna kendaraan di kawasan tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran Tim PKM terdapat beberapa permasalahan yang ada di Banjar Bualu antara lain: 1) Kurangnya SDM atau tenaga ahli yang mempunyai kemampuan atau kompetensi dalam pembuatan proposal permohonan dana pembagunan Banjar Bualu; 2) Diperlukannya penataan koridor jalan Banjar Bualu agar menyesuaikan dengan desain bangunan yang baru, selain itu untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan parkir kendaraan; 3) Kurangnya keahlian mitra dalam membuat perencanaan RAB pembangunan Bale Banjar Bualu. Berdasarkan permasalahan ini, solusi yang ditawarkan Tim PKM antara lain: Solusi yang ditawarkan dari kedua permasalahan tersebut yaitu memberikan pengarahan dan pendampingan dalam pembuatan proposal pembangunan Bale Banjar Bualu, memberikan desain penataan koridor serta membuat RAB dan penyesuaian harga material. Proposal ini rencananya akan diajukan kepada pemerintah atau stakeholder terkait dalam meminta bantuan dana untuk melaksanakan proses pembangunan. Hal ini merupakan tahun kedua melanjutkan dari kegiatan Pengabdian sebelumnya. Selain itu dilakukan juga konsep desain penataan dari koridor jalan Banjar Bualu menyesuaikan dengan desain banjar yang baru sehingga terhubung satu sama lain. Diharapkan penataan ini memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna yaitu pejalan kaki dan pengguna kendaraan. Sedangkan luaran lain dari PKM ini adalah publikasi artikel pada Jurnal Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat BerISSN, publikasi HKI, publikasi video pelaksanaan PKM tahun pendanaan 2023 pada salah satu akun media youtube Tim PKM dan berita kegiatan PKM yang dimuat pada media cetak. Kata Kunci: penataan koridor, banjar, pendampingan proposal.
PERANCANGAN PARTISIPATIF MASTERPLAN GLAMPING AREA DALAM RENCANA PENATAAN KAWASAN GAMAT BAY NUSA PENIDA, BALI Prabawa, Made Suryanatha
Jurnal Abdi Daya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Daya Vol.3 No.1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.3.1.2023.41-49

Abstract

Perancangan Glamping area ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pendampingan penyusunan masterplan Kawasan Gamat Bay, Nusa Penida. Mitra pengabdian adalah Desa Sakti demham lokasi lahan pada kawasan hutan lindung Kawasan Desa Sakti. Kawasan hutan lindung tersebut terletak di Tanjung Gamat (Gamat Bay), yang saat ini sedang dalam proses konversi tata guna menjadi hutan desa. Beralih fungsi menjadi Hutan Desa akan lebih memudahkan untuk dikembangkan menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW). Pengabdian ini dilakukan bekerjasama dengan seluruh tokoh masyarakat dan perangkat desa Sakti di bawah arahan Kepala Desa Sakti I Ketut Partita. Pengabdian akan dilaksanakan berbasis pada perancangan arsitektur partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yakni kepala Desa Sakti, POKDARWIS, dan Tokoh Masyarakat. Masterplan Glamping Area berisikan pemaparan mengenai Analisis Site, Kebutuhan Ruang, Konsep dan Tema Perancangan Arsitektur, Layout Plan, 3D Visualisasi, dan Skema Strategi Pemasaran Glamping Area. Glamping Area ini didominasi dengan Bangunan bersifat Temporer bersistem Knock Down dan menerapkan prinsip arsitektur vernacular. Dokumen Masterplan yang tersusun memberikan dampak ekonomis dan social yang cukup membuat warga merasa bangga dan antusias dan siap dalam mengawal perencanaan ini sampai pada tahap eksekusi konstruksi.
PENDAMPINGAN DESA WISATA SEMBILAN DESA MITRA KINTAMANI BARAT Astara, Wayan Wesna; Selamet, I Ketut; Luxiana, I Wayan Suky
Jurnal Abdi Daya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Daya Vol.3 No.1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.3.1.2023.6-14

Abstract

Desa wisata menjadi salah satu alternatif pengembangan kepariwisataan yang berkembang di Bali dalam satu dekade belakangan. Wisata pedesaan mengacu pada kegiatan wisata yang berlangsung di daerah non-perkotaan, biasanya di pedesaan atau kampung-kampung kecil. Kegiatan ini sering melibatkan aktivitas tinggal di wisma lokal atau homestay, atau berpartisipasi dalam kegiatan yang merupakan ciri khas budaya lokal, seperti bertani, kerajinan tangan, atau acara budaya. Awalnya, desa-desa tidak dirancang secara khusus untuk dikunjungi, tetapi kini banyak desa yang menyiapkan dirinya untuk menerima kunjungan wisatawan. Permukiman semacam ini disebut sebagai desa wisata. Desa binaan yang terdiri dari Desa Catur, Mengani, Batukaang, Belanga, Binyan, Belantih, Selulung, Daup, Pengejaran memiliki potensi berupa pemukiman tradisional dengan pola yang khas, yang terbuat dari kayu atau batu yang berada pada kondisi tanah yang terjal. Potensi lainnya adalah pemandangan yang indah dengan suhu tergolong sejuk serta kawasan perkebunan yang memiliki daya tarik sebagai agrowisata. Potensi kegiatan wisata yang dapat dilakukan pada lokasi antara lain trekking, mendaki, berkemah, dan bersepeda. Strategi dalam upaya pengembangan desa wisata antara lain : Meningkatkan promosi potensi yang dimiliki desa melalui media sosial, iklan, kerjasama dengan perusahaan pariwisata, pembuatan brosur, pembuatan website dan menggunakan media cetak. Meningkatkan infrastruktur penunjang wisata seperti perbaikan jalan akses, pemenuhan air, dan internet. Menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan wisata di desa wisata, seperti penginapan, restoran, dan fasilitas rekreasi. Melakukan kerjasama dengan stakeholder seperti LSM, Perusahaan Wisata, Asosiasi wisata untuk dapat secara bersama-sama mengembangkan desa wisata.