cover
Contact Name
Nurman Hidaya
Contact Email
bchs@borneo.ac.id
Phone
+6282378768648
Journal Mail Official
bchs@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No. 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, , Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Community Health Sevice Journal
ISSN : -     EISSN : 28076621     DOI : https://doi.org/10.35334/neotyce.v1i1
Borneo Community Health Sevice Journal, yang merupakan jurnal multidisiplin bidang kesehatan yang berfokus pada hasil karya pengabdian masyarakat dibidang kesehatan yang meliputi : Keperawatan, kebidanan, kedokteran, kesehatan masyarakat, psikologi, gizi dan bidang kesehatan yang lain.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "SPECIAL EDITION" : 13 Documents clear
KKN Tematik SUCCESS Kaltara Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Melalui Program Community Challenge di Kabupaten Bulungan Andini, Nenden Imas; Astuti, Mira; Miti, Miti; Ardiansyah, Ardiansyah; Tandi, Herlina; Fitasari, Fitasari; Gusriani, Gusriani; Sugiyatmi, Tri Astuti; Ose, Maria Imaculata
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4905

Abstract

Kecamatan Tanjung Selor merupakan satu dari sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan. Kecamatan Tanjung Selor juga merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Utara dan berfungsi sebagai ibukota Kabupaten Bulungan. Secara luas wilayah, Kecamatan Tanjung Selor merupakan kecamatan terluas kelima di wilayah Kabupaten Bulungan. Kecamatan Tanjung Selor memiliki 6 desa dan 3 Kelurahan dengan kelurahan terluas adalah Kelurahan Tanjung Selor Hilir dengan luasnya 348,86 Km². Berbagai macam ciri khas masyarakat dengan berbagai latar belakang seperti ekonomi, lingkungan, pendidikan, agama, sosial dan masyarakat sehingga berdampak pada kesejahteraan hidup masyarakat serta perbedaan latar belakang tersebut juga menimbulkan kekhawatiran salah satunya dalam bidang kesehatan yaitu stunting. Stunting merupakan suatu kondisi malnutrisi kronis yang diakibatkan oleh pemberian asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama, masalah ini umumnya dapat terjadi karena kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi. Sebuah program Community Challenge merupakan suatu kegiatan untuk mengajak masyarakat agar mengkonsumsi makanan yang mengandung protein khusunya protein hewani selama 30 hari berturut-turut sebagai upaya perubahan perilaku dan pola makan. Adapun yang menjadi sasaran program community challenge ini adalah masyarakat yang berada dalam lingkup pelaksanaan KKN Tematik. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pelaksanaan sosialisasi mengenai implementasi program Community Challenge di aula Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Acara tersebut dihadiri oleh pembicara dari Tim Program Matching Fund dan anggota tim pendamping keluarga Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Peserta yang menjadi fokus kegiatan ini adalah kader tim pendamping keluarga, yang diharapkan akan memainkan peran penting dalam mendukung proses pelaksanaan program. Partisipasi dalam sosialisasi ini diikuti oleh 28 peserta.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMENUHAN GIZI ISI PIRINGKU DALAM KEGIATAN COMMUNITY CHALLENGE Hafifa, Nun Ayu; Alfijanuanto, Dedek Dwi; Kemuning, Lely Putri; Uhie Lewuk, Maria Ulfanti; Gusriani, Gusriani; Octamelia, Mega; Ose, Maria Imaculata; Sugiyatmi, Tri Astuti
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4718

Abstract

Stunting adalah kondisi yang sangat umum terjadi di kalangan masyarakat. Pada umumnya stunting sering terjadi pada bayi yang masih dalam kandungan dan di awal setelah kelahiran. Masalah kekurangan gizi cukup banyak terjadi di Indonesia. Sepertiga anak usia di bawah lima tahun memiliki tinggi badan di bawah rata-rata. Jumlah anak penderita stunting di Indonesia menempati posisi kelima besar dunia. Usaha dini untuk mencegah terjadinya stunting dengan melakukan pencegahan sejak masa kehamilan. Prinsipnya adalah memberikan asupan gizi kepada ibu hamil dan balita dengan memastikan selama kehamilan makanan yang dikonsumsi mengandung nilai gizi yang baik dan untuk balita memastikan makanan yang dikonsumsi mengandung nilai gizi yang baik juga. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai risiko stunting terkait pentingnya menyediakan gizi seimbang untuk makanan yang dikonsumsi. Keluarga berisiko stunting adalah keluarga yang mempunyai satu atau lebih faktor risiko stunting, termasuk keluarga yang mempunyai anak remaja perempuan/calon pengantin/ibu hamil/anak usia 0 - 23 bulan / anak usia 24 - 59 bulan yang berasal dari keluarga miskin, pendidikan orang tua yang rendah, kebersihan lingkungan yang buruk, dan air minum yang tidak memadai/layak. Target khusus pada kegiatan ini yaitu ibu hamil dan keluarga risiko stunting. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatan pengetahuan ibu hamil dan keluarga, risiko stunting terkait penyediaan gizi pada saat hamil dan pada balita, serta kemampuan yang konsisten untuk menerapkan pola makan yang teratur dan bergizi.Kata Kunci: Tantangan, Isi Piringku, gizi
Upaya Pencegahan Stunting dengan Program Succes Goes to School Melalui KKNT MBKM Universitas Borneo Tarakan Ardiansyah, Ardiansyah; Ainah, Noor; Deby, Deby; Yusnia, Yusnia; Amelia, Riya; Nur Abdiansyah, Dhanu Agung; Gusriani, Gusriani; Octamelia, Mega; Ose, Maria Imaculata; Cahyani, Reni Tri
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4904

Abstract

Provinsi Kalimantan Utara adalah provinsi yang terbentuk sebagai Daerah Otonom Baru. Ibu kota dari provinsi Kalimantan Utara adalah Kabupaten Bulungan dan Ibu Kota dari Kabupaten Bulungan dengan Kelurahan Tanjung Selor Hilir yang luasnya 191,34 Km², merupakan wilayah kelurahan terluas dikabupaten bulungan, dan memiliki latar belakang yang bervariasi tidak menolak kemungkinan kabupaten bulungan memiliki kasus stunting. Stunting merupakan sebuah kondisi dimana Balita (Bayi Bawah Lima Tahun) mengalami gagal tumbuh kembang akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Success Goes to School adalah program yang mengajak siswa-siswi sekolah untuk membawa bekal 2 kali dalam seminggu dengan konsep Isi Piringku, sebagai upaya awal perubahan perilaku dan pola makan, dengan melibatkan peran aktif orang tua, guru, dan masyarakat. Pelaksanaan program Succes Goes to School dimulai dengan sosialisasi program dan dilanjutkan dengan pengukuran status gizi siswi kelas X Kuliner SMKN 1 Tanjung Selor, lalu mulai membawa bekal 2 kali dalam seminggu dimulai sejak pada tanggal 31 Oktober - 1 Desember, pada hari selasa dan jumat, disertai pemberian Tablet Fe pada hari jumat untuk seluruh siswi SMKN 1 Tanjung Selor, dimana bekal yang dibawa oleh siswa-siswi adalah bekal dengan konsep isi piring ku, dan setelah melakukan pengukuran antropometri setelah 30 hari membawa bekal, di dapatkan hasil bahwa sebagian besar siswa-siswi kelas X Kuliner mengalami peningkatan BB dan LILA. Adapun setelah dilaksanakannya program Succes Goes to School ada perubahan status gizi pada siswi kelas X Kuliner, setelah dilakukan pengukuran antropometri kedua kalinya.  
Counseling Regarding Stunting Prevention and The Benefits Of Mackerel For Improving Mother's Attitude In Giving Food High Protein For Toddler Anna, Nurjannah; Asjur, Asti Vebriyanti; Jusriani, Rini
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4674

Abstract

Stunting is a public health problem that must be treated seriously. Indonesia is one of the countries with the fifth largest stunting prevalence rate. Stunting occurs starting in the womb and only becomes visible when the child is two years old. Counseling is one strategy that can be carried out to increase knowledge and change the attitudes of mothers who have toddlers so that they can provide the right food for toddlers to prevent stunting from an early age. The aim of this community service activity is to provide education about preventing stunting and the benefits of mackerel for toddlers to improve mothers' attitudes in preventing stunting and providing fish as a high-protein food for toddlers. The method used is counseling and question and answer between participants and government officials. The results of this service activity are proven by the participants' activeness in the activity and the increasing attitude of mothers in providing fish-based food for toddlers according to the results of pretest and posttest measurements. The results of this activity have been able to improve mothers' attitudes to prevent stunting in toddlers.
SUCCESS KALTARA Program Akselerasi Perubahan Perilaku dengan Kegiatan Duta Getaralakting di SMKN 1 Nunukan Tao, Toni Tao; Gusriani, Gusriani; Octamelia, Mega; Hasanah, Devi Miftahul; Haswar, Reni Mei; Natasya, Natasya; Manda, Hilda
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4726

Abstract

Remaja merupakan harapan dalam pengentasan dan pencegahan stunting. Pengentasan dan pencegahan stunting dapat dimulai sejak remaja sehingga dalam menangani permasalahan stunting remaja juga terlibat di dalamnya. Kurangnya pengetahuan remaja tentang perilaku hidup sehat dan stunting menyebabkan kenaikan angka stunting di Kabupaten Nunukan. Upaya untuk mengatasi minimnya pengetahuan remaja terkait stunting maka Universitas Borneo Tarakan melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKNT MBKM) melaksanakan Program Akselerasi Perubahan Perilaku dengan kegiatan Pendampingan Duta Getaralakting di SMKN 1 Nunukan. Tujuan dari Program ini yaitu, memberikan pelatihan kepada siswa dan siswi terpilih agar mereka dapat mendukung program pemerintah dengan menyemarakan Gerakan Kaltara Menolak Stunting kepada seluruh siswa dan siswi di sekolahnya dengan cara memberikan contoh yang baik khususnya pada remaja lain ataupun masyarakat umum lainnya. Program ini memberikan pengetahuan kepada siswa dan siswi terkait gizi seimbang, pola makan sehat, cara kerja otak remaja, PHBS di sekolah, dampak stunting, pencegahan stunting, dan anemia sehingga mengentaskan dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Nunukan.
PEMBUATAN INOVASI OLAHAN SURIMI DARI IKAN TALANG (Scomberoides iysan) UNTUK PMT SESUAI AKG BALITA Yahuda, Yeniana; Kelen, Erliana; Romadon, Mohammad; Irwan, M; Nurhana, Nurhana; Hasana, Nurul; Gusriani, Gusriani; Imra, Imra; Cahyani, Reni Tri; Ahmatang, Ahmatang; Eppendi, Jhoni; Hartika, Andi Yuniarsy
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4872

Abstract

Menurut data World Health Organitation (2020), 45% balita terkait dengan kekurangan gizi. Masalah gizi berdampak pada penurunan kualitas SDM yang berakibat kegagalan pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan kecerdasan, menurunnya produktivitas, meningkatnya kesakitan serta kematian balita. Optimalisasi penanganan masalah gizi pada balita dapat dilakukan melalui pengembangan formula makanan tambahan dengan mempertimbangkan aspek gizi, manfaat kesehatan, daya terima dan tahan serta keunggulan sumber daya pangan lokal. Tujuan pengabdian masyarakat ini menciptakan inovasi olahan PMT dari pembuatan surimi ikan talang (Scomberoides iysan) kemudian di buat bebagai olahan produk invoasi. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi,diskusi dan demontrasi,pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kantor PKK, Desa Tideng Pale,Kecamatan Sesayap,Kabupaten Tana Tidung. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu menghasilakan berbagai olahan produk surimi dari ikan talang (Scomberoides iysan) yaitu surimi,fish ekkado,fish dumpling,analog scallop,fish wontonfish loaf. Dan fish spring rolls. Disimpulkan pengabdian masyarakat ini berhasil.
Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Wilayah Kelurahan Nunukan Tengah Enjela, Sella; Gusriani, Gusriani; Octamelia, Mega; Cahyani, Reni Tri; Mastura, Mastura; Ernianti, Ernianti; Ananta, Neti; Adzim, Fathan; Dewi, Febrie Fitriana
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4724

Abstract

Stunting adalah masalah kompleks yang memiliki beragam faktor risiko penyebab, termasuk faktor sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Tidak terpenuhinya asupan gizi yang baik dapat menjadi faktor resiko sehingga terjadi stunting. Asupan gizi yang baik didapatkan dari asupan yang tepat sesuai yang tersedia di daerah masing-masing. Kalimantan Utara memiliki potensi kekayaan sumberdaya pesisir dan kelautan serta sumber daya hayati dan non-hayati yang sangat beragam. Namun hal ini tidak dibarengi dengan konsumsi produk hasil tangkapan laut.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsumsi hasil perikanan adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan hasil perikanan yaitu melalui diversifikasi olahan hasil perikanan berbasis pangan lokal diwilayah Kelurahan Nunukan Tengah  pada kelompok keluarga beresiko tinggi. Program ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan nilai konsumsi olahan hasil perikanan sehingga menurunkan angka stunting diwilayah tersebut.Kata Kunci: Pelatihan; Pengolahan Ikan; StuntingAbstrak.Stunting adalah masalah kompleks yang memiliki beragam faktor risiko penyebab, termasuk faktor sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Tidak terpenuhinya asupan gizi yang baik dapat menjadi faktor resiko sehingga terjadi stunting. Asupan gizi yang baik didapatkan dari asupan yang tepat sesuai yang tersedia di daerah masing-masing. Kalimantan Utara memiliki potensi kekayaan sumberdaya pesisir dan kelautan serta sumber daya hayati dan non-hayati yang sangat beragam. Namun hal ini tidak dibarengi dengan konsumsi produk hasil tangkapan laut.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsumsi hasil perikanan adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan hasil perikanan yaitu melalui diversifikasi olahan hasil perikanan berbasis pangan lokal diwilayah Kelurahan Nunukan Tengah  pada kelompok keluarga beresiko tinggi. Program ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan nilai konsumsi olahan hasil perikanan sehingga menurunkan angka stunting diwilayah tersebut.  
Pelaksanaan Kelas Yoga Dalam Mencegah Obesitas Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Gunung Lingkas Tarakan Citra, Nur; Gusriani, Gusriani; Syafitri, Syahrul; Permatasari, Indah; Sarkhila, Ummi; Sukmawati, Sukmawati; Jira, Jira; Rita, Riska Marga
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4836

Abstract

Kenaikan berat badan berlebih sering menjadi masalah dalam kebidanan terkhusus pada ibu hamil yan disebut obesitas. Obesitas dapat berpengaruh dalam kesehatan ibu dan anak dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Masalah yang sering muncul pada ibu hamil obesitas adalah preeklampsia, diabetes gestasional, eklampsia, kematian perinatal, dan lain-lain. Kegiatan ini dilakukan dengan mengadakan kelas yoga yang diselenggarakan di Puskesmas Gunung Lingkas yang dihadiri oleh 6 peserta ibu hamil trimester III. Saran kedepannya kelas yoga ibu hamil dapat dilaksanakan rutin dan memiliki antusias yang tinggi dari para ibu hamil. Kata Kunci: yoga ibu hamil; kelas ibu hamil; obesitas
FARMERS SAFETY: Penguatan P3K Keluarga dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Kecelakaan Kerja Sawit Putri, Silvia Elki; Rayendra, Rozar; Gasril, Pratiwi; Alfidin, Alfaizun Nur; Zhafira, Maulia; Hidayani, Suci; Illahi, Aulia Wahyu
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4861

Abstract

Farmer safety is an innovative program as a quick response to palm oil work accidents by strengthening first aid for families. The aim of farmer safety is to increase family knowledge, attitude and skill in providing health care to family members who experience oil palm work accident at palm oil harvesters. The activity method is carried out in two stages. The first stage is literature study and preparing of first aid tools and materials. The second stage is a location survey, program introduction and coordinating with partners, socialization of farmer safety and health education, training and mentoring, evaluation and monitoring. This activity was carried out in Karya Bhakti Village, Kampar Kiri Tengah District, Kampar Regency, Riau Province. The target of this activity is the Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) group which is an active Human Resources (HR) in Village level association. The number of participants are 30 people. The partners for this activity are the Community Health Center, the Village Government, and the PKK group in Karya Bhakti Village. The results of this activity were a 98% increase in knowledge, a 95% increase in attitudes, an increase in skills in handling and preventing palm oil work accidents, and 90% of partners were very satisfied after being given the farmer safety program. This activity is beneficial for health, economic and welfare, educational and social aspects. It is hoped that this activity will be integrated into the Occupational Health Unit Post (UKK) managed by the Community Health Center. Farmer safety as a form of realization in supporting the Government's program to reduce poverty, end hunger, good health and prosperity, decent work and economic growth as well as supporting the Healthy Indonesia Program with a Family Approach (PISPK) through optimizing the implementation of UKK Posts managed by Community Health Centers (Puskesmas).
PENYULUHAN TENTANG GIZI KEHAMILAN DALAM UPAYA MENCEGAH KEK PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN TAHUN 2023 Gusriani, Gusriani; Citra, Nur; Firdawanti, Wahyu Asih Winda; Sudarsono, Nesha Helsia; Hartanto, Salsabilla Firda; Setiawan, Asyifa Salsabila; Nurhayati, Nurhayati; Jesnita, Jesnita
Borneo Community Health Service Journal SPECIAL EDITION
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i3.4879

Abstract

WHO mengatakan dari 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan erat dengan Kurang Energi Kronik (KEK). KEK (Kekurangan Energi Kronis) ini masih merupakan masalah yang cukup banyak terjadi di negara Indonesia. KEK pada masa prakehamilan dan selama kehamilan dapat meningkatkan faktor resiko bayi lahir anak Intra Uterine Growth Retardation (IUGR), Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), sampai resiko stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Ibu hamil tentang pentingnya gizi selama kehamilan, sehingga diharapkan gizi Ibu hamil dapat meningkat dan menurunkan resiko masalah Kesehatan pada Ibu dan janin. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif kepada Masyarakat dengan metode penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab. Ibu hamil yang hadir 6 orang dan semua mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri setelah materi gizi selama kehamilan di berikan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13