cover
Contact Name
Irman
Contact Email
istinarah@iainbatusangkar.ac.id
Phone
+628126778041
Journal Mail Official
istinarah@iainbatusangkar.ac.id
Editorial Address
Kampus II Universitas Islam Negeri mahmud Yunus Batusangkar Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Jl. Jenderal Sudirman No.137, Limo Kaum, Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat 27217
Location
Kab. tanah datar,
Sumatera barat
INDONESIA
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
ISSN : 27147762     EISSN : 27163539     DOI : http://dx.doi.org/10.31958/istinarah
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya with registered number ISSN 27147762 (Print), ISSN 27163539 (Online) is a peer-reviewed journal published twice a year in June and December by Ushuluddin, Adab and Dakwah Faculty IAIN Batusangkar. The journal is aimed at spreading the research results conducted by academicians, researchers, and practitioners in the field of education on Religion, Social and Culture.
Articles 87 Documents
Karakteristik Pakaian Wanita Muslimah dalam Tinjauan Al-Qur’an dan Hadis Syofrianisda Syofrianisda
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 2, No 1 (2020): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.091 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v2i1.2160

Abstract

Permasalahan ini dilatarbelakangi oleh bentuk pengungkapan istilah pakaian dalam al-Qur’an cendrung menggunakan istilah dalam bahasa Arab, jika ditafsirkan dengan bahasa Indonesia, maka pakaian yang harus dipakai oleh semua orang termasuk orang Indonesia harus memakai pakaian yang sesuai dengan budaya Arab. Realita yang terjadi pada masyarakat Indonesia pada saat ini adalah memakai pakaian yang tidak sesuai dengan budaya Arab. Sementara dalam al-Qur’an tidak banyak ayat yang membahas tentang masalah pakaian dan etika dalam berpakaian yang sesuai dengan standar syar’i, perlu rujukan lain yang dapat dijadikan sebagai sumber yang qath’i tentang masalah ini baik dari tafsir, hadis, fiqih dan lain-lain.
Faktor Penunjang dan Penghambat Upaya Pembentukan Kelompok Perternak Kambing Novi Budiman; Irwandi Irwandi
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 2, No 1 (2020): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.454 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v2i1.2072

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar dengan fokus penelitian adalah faktor-faktor penunjang dan penghambat upaya pembentukan kelompok  peternak kambing di Nagari Pasie Laweh, dengan subjek penelitian adalah peternak kambing di Nagari Pasie Laweh, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder,  informan penelitian adalah; wali nagari, ketua unsur pemuda, peternak kambing, tokoh masyarakat dan masyarakat. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa data teknik analis data model interaktif. Hasil penelitian sebagai berikut; Faktor-faktor yang menunjang pembentukan kelompok peternak kambing adalah; kebijakkan pemerintah sektor peternakan, keterlibatan lembaga keuangan bukan bank, serta badan usaha lainnya, letak geografis nagari dan pendidikan, sedangkan faktor penghambat dalam pembentukan kelompok ini adalah; faktor kepemilikan, perbedaan dalam tujuan, sektor ekonomi, pemahaman tentang kelompok dan pembinaan secara berkelanjutan. Keterwujudan kelompok ternak kambing ini perlu keterlibatan dari semua pihak Salah satu bentuk pebinan dimaksud adalah pendampingan mulai dari pra pembentukan, pembentukan kelompok, pelaksanaan tugas dan fungsi kelompok, monitoring, dan evaluasi  pelaksanaan kegiatan. Untuk melaksanakan hal tersebut pemerintah dapat membentuk tim khusus yang membina kelangsungan kelompok yang telah dibentuk tersebut.
Penafsiran Kata Syaythan Menurut Dawam Rahardjo dalam Ensiklopedi Al-Qur’an Sartika Suryadinata
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 2, No 1 (2020): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.696 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v2i1.2031

Abstract

Dawam Rahardjo seorang sarjana sosial yang memiliki perhatian lebih dalam hal penasiran al-Qur’an, oleh laena itu meskipun dengan keumuman latar belakang pendidikannya ia telah berhasil menciptakan sebuah karya tafsir dengan corak dan warna bebrbeda sesusai dengan khasnya. Menggunakan konsep kunci-kunci dengan menggunakan istilah yang umum di dalam masyarakat, seperti istilah syaythan. Meskipun ia tidak memiliki kemampuan yang mumpuni dalam hal qawaid tafsir serta bahasa Arab dan keilmuan-keilmuan lainnya yang harus dimiliki oleh para mufassir, dengan keteguhan hatinya ia tetap bisa menghasilkan sebuah karya berupa kita tafsir. Tulisan ini akan membahas mengenai M. Dawam Rahardjo dan pemikirannya terhadap tafsir Al-Qur’an serta karya Ensiklopedi Al-Qur’an Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-konsep Kunci terutama terhadap salah satu kata kunci yaitu syaithan. Pembahasannya dimulai dari menguak kisah hidup seorang Dawam Rahardjo, kemudian beranjak pada pembahasan mengenai bukunya. Setelah mengetahui sekilas mengenai buku karya M. Dawam Rahardjo ini, barulah akan dibahas mengenai pemikiran serta pandangan Dawam Rahardjo terhadap penafsiran Al-Qur’an. Dari sini akan diuraikan pengaplikasian pemikiran Dawam terhadap kata syaithan mengupas tuntas kata syaithan dengan penafsiran ala seorang Dawam Rahardjo. Terakhir, di ujung pembahasan akan diuraikan mengenai analisa penulis mengenai penafsiran kata syaithan oleh Dawam yang telah diuraikan sebelumnya.
Perspektif Al-Quran Tentang Prinsip-Prinsip Konsumsi Desri Nengsih; Sefri Auliya
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 2, No 1 (2020): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.533 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v2i1.2155

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang prinsip-prinsip konsumsi dalam Alquran dengan melakukan analisa terhadap ayat-ayat Alquran yang mengandung unsur-unsur konsumsi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik. Adapun sumber utama penelitian ini adalah ayat-ayat Alquran yang mengandung unsur prinsip-prinsip konsumsi. Sebagai sumber pendukung digunakan juga kitab-kitab tafsir dan literatur-literatur lainnya yang terkait dengan pokok bahasan. Dari penelitian ini secara umum ditemukan lima dasar prinsip konsumsi dalam Alquran, yaitu memperhatikan kualitas makanan dalam aspek kehalalan dan thayyiban, tidak berlebih-lebihan dalam konsumsi, menghindari sifat boros, menghindari sikap kikir/bakhil terhadap barang yang dimiliki, dan menghindari gaya hidup mewah dan bermegah-megahan.
Pola Komunikasi Jarak Jauh Anak Dengan Orang Tua Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar Irsandi Yudha; Adripen Adripen; Marhen Marhen
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.448 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1761

Abstract

The main problem in this study is the pattern of long-distance communication between children and parents. The pattern here is defined as the form, method, communication model used by FUAD IAIN Batusangkar students when communicating with their parents, and also the barriers to the child's long distance communication with parents. This study used descriptive qualitative method. The research informants were FUAD IAIN Batusangkar students who lived far from their parents. Data collection techniques that researchers use are observation, in-depth interviews. According to Sugiyono (2013: 245) data analysis in qualitative research carried out since before entering the field, during the field and after the field.  The results showed that the pattern of long-distance communication between children and parents of students of the Fakltas Ushuluddin Adab and Da'wah was a Stimulus-Response Communication Pattern in two Directions they experience and equally respond to what message they receive, and between them there is no limit to each other when communicating the point here is that in this communication process both communicators and communicants have the same position, so that the communication process can begin and ends where and whenever.
Penyesuaian diri Dalam Berinteraksi Mahasiswa Mandahiliang di IAIN Batusangkar Dycki - Prayoga; Irman - Irman
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.404 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1739

Abstract

Pokok Permasalahan dalam penelitian ini mahasiswa Mandahiliangketika melakukan penyesuaian diri dalam berinteraksi  yang berbeda bahasa dan budaya di lingkungan IAIN Batusangkar. Tujuan penelitian untuk melihat bagaimana penyesuaian diri dalam berinteraksi mahasiswa Mandahiliang asal Paraman Ampalu di IAIN Batusangkar.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan latar IAIN Batusangkar dengan mengambil 10 respondenmahasiswa Mandahiliang yang berasal dari Paraman Ampalu. pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam dan semi terstruktur untuk mendapatkan hasil serta informasi lengkap sesuai yang di butuhkan oleh peneliti. teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Hubberman Dalam menjamin keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi atau secara sederhana dikenal dengan metode cross check.Hasil Penelitian menemukan (1) Bahwa proses penyesuaian diri dan interaksi yang dilakukan oleh mahasiswa Mandahiliang di IAIN Batusangkar dengan aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan di kampus dan berusaha memahami lingkungan sosial budaya yang ada.(2) hambatan komunikasi mahasiswa Mandahiliang ketika berinteraksi adalah bahasa, latar belakang, budaya, dankomunikasi verbal yang sulit dipahami serta sifat meremehkan mahasiswa asli terhadap mahasiswa pendatang (3) Bahasa Universal seperti bahasa Indonesia menjadi pilihan Mahasiswa Mandahiliang untuk berinteraksi dengan mahasiswa lokal.
Istri Salihah dalam Perspektif Al Quran Halmy Muharni; Risman Bustamam
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.594 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1799

Abstract

Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah penafsiran ayat-ayat tentang istri salihah dalam kitab-kitab tafsir masih dalam bentuk penafsiran tahlili, sehingga pemahaman orang-orang tentang konsep istri salihah belum komprehensif, dan diperlukan adanya penafsiran dengan metode tematik (maudhu’i), supaya pemahaman tentang istri salihah bisa dipahami dengan utuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji, Bagaimanakah istri salihah dalam perspektif al-Quran. Dengan tujuan: (1) untuk mendeskripsikan istri sebagai perempuan salihah dalam perspektif al-Quran, dan (2) untuk mendeskripsikan tugas dan tanggungjawab istri salihah terhadap suami dalam perspektif al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik atau maudhu’i. Hasil penelitian ini adalah istri salihah dalam perspektif al-Quran dapat  dilihat dari dua sisi: (1) ciri istri sebagai perempuan salihah dalam perspektif al-Quran yaitu; (a) istri salihah yang menahan pandangannya (b) istri salihah yang menutup aurat, (c) istri salihah yang menjaga kehormatan diri, (d) istri salihah yang memiliki ketaatan secara utuh (kaffah) kepada Allah SWT. (2) tugas dan tanggungjawab istri terhadap suami dalam perspektif al-Quran yaitu; (a) isteri salihah yang patuh terhadap kepemimpinan suaminya, (b) istri salihah yang memelihara diri dan melaksanakan kewajibannya, (c) istri yang mampu meneladani figur-figur isteri salihah dalam al-Quran.
Opini Masyarakat Tentang Akhlak Mahasiswa IAIN Batusangkar Riza Hendrayani; Eliwatis Eliwatis; Oktri Permata Lani
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.907 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1744

Abstract

Permasalahan dalam skrips ini adalah bagaimana opini masyarakat Jorong Kubu Rajo tentang akhlak mahasiswa dalam pergaulan, opini masyarakat Jorong Kubu Rajo tentang akhlak mahasiswa dalam berkomunikasi dan opini masyarakat Jorong Kubu Rajo tentang akhlak mahasiswa dalam berpakaian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya, perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiyah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiyah. Penelitian ini adalah Penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Miles & Huberman. Dari penelitian ini ditemukan bahwa citra mahasiswa IAIN Batusangkar khususnya pendatang dari luar Tanah Datar memiliki citra yang negatif menurut opini/pendapat masyarakat Jorong Kubu Rajo baik dari segi pergaulan, komunikasi, adab berpakaian. 
Penafsiran Ayat-Ayat Zakat Oleh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi dalam Buku Fadhilah Sedekah Muhammad Sofian; Syamsuwir Syamsuwir; Dapit Amril
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.892 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1776

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berdasarkan bahwa Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi adalah seorang ahli hadits, akan tetapi ia menafsirkan ayat-ayat tentang zakat dalam buku Fadhilah Sedekah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mendeskrifsikan tentang: Penafsiran pentingnya, keutamaan, ancaman bagi yang tidak menunaikan zakat oleh Maulana Muhammad Zakariyya Al-kandahlawi. Jenis penelitian adalah penelitian kepustakaan (library research). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada aplikasi metode penafsiran Al-Quran.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi sebagai berikut: 1) Zakat memiliki dua kedudukan penting yaitu: Pertama pentingnya Zakat bagi Muzakki ialah muzakki bisa menjadi tuan terhadap hartanya, zakat membersihkan harta, jiwanya dan sifat kikir, melatih diri untuk selalu bersyukur, tidak mencintai dunia, dan mengutamakan kekayaan batin. Kedua pentingnya zakat bagi mustahiq ialah memperbaiki ekonomi umat. 2) Keutamaan bagi muzakki yaitu: membersihkan dosa, mengangkat derajat, menjadi orang ikhlas, dan menyuburkan akhlak tepuji. 3) Acaman diberikan kepada orang yang tidak menunaikan zakat ada 2 yaitu. Ancaman di dunia ada 2 yaitu: hukuman yang sifatnya langsung datang dari Allah Swt dan hukuman yang sifatnya dititipkan Allah Swt lewat para penguasa muslim yang taat. Ancaman atau hukuman di akhirat yaitu disetrika dengan harta yang tidak dizakatkan dan ular berbisa akan melilit lehernya
Strategi Komunikasi Da’i dalam Berdakwah di Masjid Miftahul Jannah Nagari Koto Padang Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Ranjes Ranjes; Ardimen Ardimen; Syafriwaldi Syafriwaldi
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019): Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.424 KB) | DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1779

Abstract

Pokok Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana strategi komunikasi Da’i dalam berdakwah di masjid Miftahul Jannah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi  yang digunakan Da’i dalam berdakwah di masjid Miftahul Jannah Kenagarian Koto padang kecamatan koto baru kabupaten dharmasraya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan latar masjid Miftahul Jannah kenagarian Koto Padang kecamatan Koto Baru kabupaten Dharmasraya. pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam dan semi terstruktur untuk mendapatkan hasil serta informasi lengkap sesuai yang di butuhkan oleh peneliti. teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Hubberman Dalam menjamin keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi atau secara sederhana dikenal dengan metode cross check.Hasil penelitian ini menemukan (1) bahwa Da’i dalam berdakwah di masjid Miftahul Jannah yaitu dengan perkataan yang mudah dimengerti dan dapat dipahami oleh mad’u. (2) bahwa strategi Da’i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan bahasa yang sopan dan santun serta memilih kata yang membuat hati senang. (3) bahwa Da’i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan perkataan yang lemah lembut, tidak emosional serta tidak menggunakan intonasi suara yang keras. (4) strategi qawlan maysura yang digunakan Da’i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan perkataan yang sederhana dan bahasa yang ringan. (5) strategi komunikasi ma’rufan yang digunakan Da’i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan materi ceramah yang bermanfaat serta perkataan yang dapat menyejukan hati dan mencerahkan pemikiran. (6) strategi komunikasi qawlan saddidan yang digunakan Da’i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan perkataan yang benar dan perkataan yang lurus serta perkataan yang dapat dipertanggung jawabkan.