cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
ISSN : 28097661     EISSN : 28097750     DOI : https://doi.org/10.55784/juster
Core Subject : Science,
JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan menerbitkan hasil penelitian atau hasil karya ilmiah lainnya di bidang sains dan terapan. Adapun scope terbitan JUSTER meliputi Matematika dan IPA (Fisika, Kimia, Biologi), dan aplikasi sains bidang Matematika dan IPA. Terbit tiap bulan Januari, Mei dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 141 Documents
Redesain Tata Letak Fasilitas Produksi Pada Tjoa's Kitchen Tan Maria Ratih Prajitno Putri; Lorensius Anang Setiyo Waloyo; Theresia Liris Windyaningrum
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tjoa’s Kitchen merupakan usaha kecil berbasis online yang bergerak dibidang makanan khususnya hidangan Korea. Permasalahan yang dihadapi oleh Tjoa’s Kitchen adalah tata letak fasilitas yang kurang efektif dan efisien dalam melakukan proses layanan yang menimbulkan jarak material handling serta backtracking. Akibatnya waktu layanan menjadi lama dan kelelahan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh layout fasilitas pada bagian produksi Tjoa’s Kitchen untuk mengurangi waktu layanan, jarak backtracking, dan proses pemindahan bahan. Dalam penelitian ini, terdapat 4 menu yang menjadi objek penelitian yaitu Ddakgangjeong, Tteokkboki, Original Gimbap, dan Bibimbap. Metode yang digunakan adalah Maynard Operation Sequence Technique (MOST) dan matriks From To Chart (FTC) untuk menentukan waktu baku pelayanan dan jarak antar fasilitas. Dalam menyusun layout usulan digunakan metode Activity Relationship Chart (ARC). Untuk menghasilkan penurunan waktu pelayanan yang signifikan, maka diperlukan proses pelayanan dari make to order menjadi assembly to order. Penelitian ini menghasilkan layout usulan dengan pengurangan waktu pelayanan per menu rata-rata sebesar 11% dari layout awal yaitu sekitar 0,371 menit atau 22,23 detik. Jarak material handling dan backtracking hasil layout usulan menurun sebesar 48% dan 62% dari layout awal.
Hubungan Kadar Glukosa Darah Dengan Jumlah Leukosit Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD Gambiran Kota Kediri Anik Andayani; Ghana Firsta Yosika; Fischarina Wahmiliarta Niella
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kadar glukosa darah dengan jumlah leukosit pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD Gambira Kota Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, data diambil dengan metode penelitian yang melibatkan penggunaan data yang sudah ada pada pasien DM tipe 2 pada bulan Januari-Maret 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang didapatkan sebanyak 25 responden. Hasil: Dari uji statistik uji korelasi Spearman rho didapatkan rata-rata kadar glukosa darah 268 mg/dL dan rata-rata jumlah leukosit 12.761 sel/µ. Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah dengan jumlah leukosit pada penderita DM dengan nilai sig=0,014 (<0, 05)
Pengembangan Produk Hand Sanitizer Beraroma Parfum Veronica Shinta Apriliana; Theresia Liris Windyaningrum; Vinsensius Widdy Tri Prasetyo
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand sanitizer merupakan produk kesehatan yang sangat dikenal oleh masyarakat dan mampu membunuh kuman yang berada pada telapak tangan. Di sisi lain, penggunaan parfum sebagai wewangian telah lama menjadi kebiasaan sehari-hari yang dapat memberikan rasa percaya diri bagi penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula hand sanitizer yang dipadukan dengan parfum yang disesuaikan dengan selera pengguna, sehingga aroma parfum yang digunakan oleh pengguna akan sama dengan aroma yang terdapat pada hand sanitizer. Penentuan komposisi dilakukan dengan metode desain eksperimen faktorial. Pengujian produk terdiri dari uji pH, uji organoleptik serta uji penerimaan konsumen terhadap formula yang dihasilkan. Analisis data diolah menggunakan metode deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa formula A adalah formula yang paling banyak diminati konsumen.
Konsentrasi Sedimen Suspensi Rata-Rata Kedalaman Berdasarkan Pengukuran 1, 2, dan 3 Titk Pada Aliran Dipercepat Anggi Hermawan; Erwin Nur Afiato; Oggi Heicqal Ardian
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengambilan sampel untuk sebaran konsentrasi sedimen tersuspensi di lapangan seringkali tidak dapat dilakukan sesuai dengan standar pengambilan sampel yang benar karena banyaknya kendala yang dihadapi di lapangan. Kendala tersebut akan mengakibatkan ketidakakuratan debit sedimen tersuspensi. Bagaimana dan di lokasi mana pengambilan sampel dilakukan mungkin perlu dipertimbangkan karena berbagai kendala pada pengambilan sampel di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode point integrated sampling methode yang dianggap lebih akurat dibandingkan depth-integrated sampling. namun, data profil konsentrasi sedimen tersuspensi dalam jumlah besar diperlukan pada kedalaman keseluruhan, yang berarti bahwa metode tersebut membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya untuk mengumpulkan data pengambilan sampel. Nilai konsentrasi sedimen tersuspensi rata-rata kedalaman yang ditentukan menggunakan Persamaan 9, 10, dan 11 masih dapat diandalkan karena memiliki nilai faktor koreksi mendekati 1 (satu), Cte1 @Cte2 @Cte3 @1.
Evaluasi Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993 Pada Jalan Denggung–Wonorejo, Sleman Martho Adihendra Ottu; Ircham Ircham; Veronica Diana Anis Anggorowati
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Denggung–Wonorejo Kabupaten Sleman merupakan salah satu jalan arteri di Yogyakarta. Jalan tersebut merupakan jalur lalu lintas dengan volume kendaraan yang relatif tinggi. Berdasarkan hal tersebut dilakukan evaluasi struktural perkerasan lentur dan membandingkan tebal perkerasan, dengan dua metode yaitu Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 dan AASHTO 1993 sebagai pembanding agar diketahui parameter-parameter apa saja yang menyebabkan perbedaan hasil perhitungan kedua metode. Peneliti menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bina Marga, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari data tersebut, perhitungan rencana tebal perkerasan dilakukan dengan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 dan AASHTO 1993. Selanjutnya dilakukan kontrol menggunakan program KENPAVE untuk mengetahui gaya-gaya yang terjadi seperti tegangan, regangan, dan lendutan. Tebal perkerasan metode Manual Desain Perkerasan Jalan, 2017 diperoleh AC – WC 4 cm dan AC – BC 6 cm. CTB 15 cm dan LPA Kelas A 15 cm. metode AASHTO 1993 diperoleh AC – WC 5 cm, AC – BC 6 cm. Laston MS 744 25 cm, LPA Kelas A 4 cm. Hasil KENPAVE Nilai tegangan dan regangan hasil analisis dengan program KENPAVE terjadi sebesar 0,03910 pada kedalaman 21,4997 cm (dibawah lapisan permukaan). Pada kedalaman 52,5030 cm diperoleh nilai tegangan dan regangan penyebab kerusakan berupa rutting sebesar 0,03998 dan kerusakan permanent deformation sebesar 0,03698.
Estimasi Populasi Bakteri INA (Ice Nucleation Active) Pada Tumbuhan Berdaun Jarum Di Cemoro Sewu Gunung Lawu Arti Wahyu Utami
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 1 No. 3 (2022): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Ice Nucleation Active (INA) merupakan penyebab frost injury atau luka beku pada tanaman. Habitat bakteri INA berada pada permukaan daun atau philosper. Bakteri INA berperan dalam proses biopresipitasi yaitu menginisiasi pembentukan kristal es pada awan di troposfer.. penelitian bakteri INA untuk saat ini masih banyak dilakukan di negara subtropis. Oleh karena itu, penelitian tentang bakteri INA dari daerah pegunungan tropis khususnya di Indonesia perlu dilakukan untuk mengetahui keberadaan bakteri INA di negara tropis khususnya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi populasi bakteri INA pada tumbuhan berdaun jarum  yaitu Pinus merkussi, Cupresus sp dan Casuarina sp di jalur pendakian Cemoro Sewu Gunung Lawu. Sampel tumbuhan diambil dari jalur pendakian Cemoro Sewu dengan masing-masing ketinggian: 2.300; 2.500; dan 2.700 m.dpl. Metode yang digunakan untuk mengetahui populasi bakteri INA adalah metode multiple nucleation tube dan menggunakan alat  circulating alcohol bath. Jumlah sel populasi bakteri INA/g berat segar daun tumbuhan berdaun jarum diperkirakan berdasarkan tabel Most Probable Number (MPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri INA ditemukan pada tumbuhan berdaun jarum di jalur pendakian Cemoro Sewu Gunung Lawu . Populasi bakteri INA pada Pinus merkussi <3,0x103 sel/g, Cupressus sp 3,6 x103 sel/g, dan Casuarina sp <3,0x103 sel/g. Hal ini menunjukkan bahwa populasi bakteri INA yang terdapat pada tumbuhan berdaun jarum di Gunung Lawu relatif rendah.
Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Untuk Menyembuhkan Penyakit Pada Manusia Oleh Masyarakat Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Brigita Seuk; Sardina Ndukang; Hildegardis Missa
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan bagian organ tumbuhan apa saja yang digunakan, cara pengolahan tumbuhan obat, jenis penyakit  apa  saja  yang disembuhkan menggunakan tumbuhan obat oleh masyarakat Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Jenis penelitian ini adalah peneltian deskriptif, metode yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu dengan observasi langsung dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian terdapat 16 jenis yang  tergabung  dalam 13 famili  tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit pada manusia oleh masyarakat Desa Kletek yaitu Kecubung (D. metel L.), Jambu biji (P. guajava L.), Patikan kebo (E. hirta L.), Meniran (P. niruri L.), Papaya (C. papaya L.), Belimbing wuluh (A. bilimbi L.), Jarak pagar (J. curcas L.), Biduri (C. gigantea L), Pohon asam (T. indica L.), Kepok randu (C. pentandra L.), Beringin (F. benjamina L.), Kesambi (Z. oleosa L.), Kunyit (C. longa L.), Lengkuas (A. galanga L.),  Jahe (Z. officinale Roscoe), Daun Sirih (P. battle Linn.). Bagian tumbuhan yang digunakan  adalah  daun,  buah,  batang,  rimpang,  akar,  kulit.  Cara  pengolahan  yaitu  ditumbuk,  direbus, dikunya, diremas, diperas dan diberikan secara langsung. Adapun khasiat dari setiap jenis tumbuhan obat yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit pada manusia berbeda-beda dimana dari 21 jenis penyakit atau gangguan kesehatan pada manusia yang dapat disembuhkan yaitu : ambeien, diare, kangker payudara, kencing manis, kencing batu, sakit telinga, malaria, sakit kepala, sakit gigi, sariawan, memperlancar air susu, amandel, bisul, patah tulang, cacar air, gatal-gatal, bengkak bernana, panu, batuk, perut sakit, kepala sakit. Jenis tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah jambu biji, patikan kebo, jarak pagar, kesambi,dan sirih hutan
Integrasi Metode Service Performance (SERVPERF), Importance Performance Analysis (IPA) Dan Customer Satisfaction Index (CSI) Dalam Penentuan Prioritas Pengembangan Lembaga Pendidikan Nonformal Theresia Liris Windyaningrum; Chatarina Dian Indrawati
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji indeks kepuasan layanan pendidikan dan pelatihan yang diberikan lembaga pendidikan non formal LKP Palupi Madiun utamanya pada bidang tata busana wanita dan anak. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi prioritas teknis layanan yang dibutuhkan oleh peserta didik agar dapat memiliki kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan standar kompetensi serta mampu memenuhi selera konsumen. Dengan mengintegrasikan metode Service Performance (SERVPERF), Importance Performance Analysis (IPA), dan Customer Satisfaction Index (CSI), hasil penelitian menunjukkan tingkat kinerja layanan LKP Palupi Madiun sebesar 71,43% (berkinerja baik) dengan tingkat kepuasan responden sebesar 80,13% (memuaskan). Namun demikian masih terdapat beberapa aspek yang perlu mendapatkan perhatian lembaga untuk perbaikan yaitu ketersediaan mesin jahit dan mesin pendukung lain secara memadai dengan mengikuti perkembangan zaman, ketersediaan fasilitas pendukung lain diantaranya ketersediaan ruang tunggu, ruang ibadah, jumlah toilet, kesesuaian lembaga dalam memberikan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan yang dijanjikan, serta pelayanan lembaga yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kompetensi peserta didik.
Inventarisasi Tumbuhan Parasit Di Taman Wisata Air Terjun Oi Marai Di Kaki Gunung Kecematan Tambora Kabupaten Bima Andi Syafriansyah; Halmawati, Mita; Londa, Ratu; Azmin, Nikman; Hartati
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 3 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v2i3.610

Abstract

Tumbuhan benalu biasanya dianggap merugikan dalam ekosistem hutan, perubahan benalu adalah penyeimbangan ekosistem yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis ciri tumbuhan parasit yang ada di taman wisata alam air terjun oi marai tambora yang dilaksanakan pada bulan Mei 2023 dengan menggunakan metode eksplorasi atau roaming metode dan dengan memanfaatkan deskriptif kualitatif sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adalah 5 spesies tanaman parasit yang dimasukkan ke dalam 5 famili. itu adalah 1 spesies Nephrolopis famili bernama (Nephrolepidaceae), 1 spesies dari famili Piperacea, bernama (piper battle linn). 1 spesies dari famili Adiantaceae, bernama (Adiantum raddianum), 1 spesies dari famili Mniaceae, bernama (Bryophyta), dan 1 spesies dari famili Polypodiaceae, bernama (Drynaria rigidula). Berdasarkan ciri-ciri penghuninya, Famili Nephrolepidaceae, piper battle linn, Adiantum raddianum, Bryophyta, dan Santalaceae parasit pada pohon, Balanophoraceae dan Rafflesiaceae parasit pada akar dan Drynaria. Kata Kunci: Tumbuhan Parasit,Taman Wisata Nasional Air terjun Oi Marai Tambora.
Keanekaragaman Jenis Vegetasi Tumbuhan Di Jalur Wisata Air Terjun Bidadari Oi Marai Tambora Kabupaten Bima Sonia Riyanti; Rahmawati Rahmawati; Umiyarti Herlinah; Nurul Hidayah; Nikman Azmin
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Wisata Nasional Tambora jalur pendakian kawinda to’i memiliki potensi sumberdaya alam yang dapat dijadikan sebagai tujuan wisata alam. Salah satu potensi wisata tersebut adalah Air Terjun bidadari oi marai. Selain air terjun, keanekaragaman tumbuhan yang ditemukan di sekitar air terjun juga memiliki potensi untuk mendukung pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis tumbuhan, struktur vegetasi berdasarkan kerapatan tiap fase pertumbuhan, dan keanekaragaman jenis tumbuhan di jalur wisata tersebut. Penelitian dilakukan pada Tanggal 6 dan 7 Mei 2023. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi dengan garis berpetak sebagai metode sampling. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah dengan mengambil sampel dan foto dari stasiun 1 sampai stasiun 3, dan jarak antara titik awal sampai ke stasiun 1 adalah 150 meter, sedangkan jarak dari stasiun 1 ke stasiun 2 adalah 200 meter, dan jarak dari stasiun 2 sampai stasiun 3 adalah 60 meter. Analisis yang digunakan berupa kerapatan, frekuensi, dominansi, indeks nilai penting, indek keanekaragaman Shannon, dan stratifikasi tajuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi tumbuhan pada jalur wisata ini tersusun atas 15 spesies pada stasiun 1 sampai stasiun 3. Vegetasi penyusun jalur wisata ini memiliki 3 stasiun,mulai dari stasiun 1,2, dan 3

Page 7 of 15 | Total Record : 141