cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 368 Documents
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN LAY UP SHOOT MELALUI TUTOR SEBAYA DI KELAS VII C SMPN 13 MALANG Umam, Ihda Misbakhul; Nursodiq, Nursodiq; Yudasmara, Dona Sandy
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berfungsi sebagai paradigma pembelajaran PJOK, dengan menawarkan metode pembelajaran alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu siswa kelas VII C SMPN 13 Kota Malang mengembangkan keterampilan analisis mereka tentang konten pendidikan jasmani. Peneliti menggunakan siswa yang berprestasi lebih baik daripada teman-temannya sebagai tutor sebaya atau model untuk mengatasi masalah ini. Siswa dengan kemampuan unggul yang membantu guru dalam membimbing dan melatih teman sebaya, khususnya dalam dasar-dasar menembak (lay up shot), dikenal sebagai tutor sebaya. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah metodologi penelitian yang digunakan, dan menggunakan model penelitian dua siklus. Tiga puluh dua siswa menjadi subjek penelitian. Statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase digunakan dalam analisis data. Menurut temuan, siswa menunjukkan pengetahuan yang mendalam tentang materi yang luas selama sesi pembelajaran siklus I dan meningkat dari 71% menjadi 87% setelah pertemuan kedua siklus II. Menarik kesimpulan bahwa penggunaan pendekatan tutor sebaya telah berhasil dalam meningkatkan proses pendidikan dan mempromosikan prestasi akademik yang lebih tinggi di antara siswa.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN STATION ROTATION PADA PEMBELAJARAN IPA DAN DAMPAKNYA TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Iriani, Ayu; Hidayah, Indriati Nurul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA adalah tantangan yang harus diatasi. Strategi pembelajaran yang efektif, seperti station rotation, dapat mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA di SMPN 6 Malang dengan menggunakan metode station rotation. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan metode campuran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 6 Malang yang berjumlah 31 orang. Metode station rotation digunakan sebagai intervensi pembelajaran. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan persentase aktivitas belajar siswa sebagai berikut: Visual activities 87%, Oral activities 80%, Writing Activities 87%, Listening Activities 93%, Motor Activities 100%, Drawing Activities 90%, Emotional Activities 87%, dan Mental Activities 87%. Hasil ini telah memenuhi indikator aktivitas belajar siswa yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi station rotation melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran IPA. Dengan penerapan metode ini, siswa cenderung lebih aktif dalam berbagai kegiatan pembelajaran seperti percobaan, pengamatan, diskusi, dan analisis data
STUDI LITERATUR PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN KOLABORASI SISWA MELALUI PENDEKATAN TARL PADA PEMBELAJARAN IPA Anggraeni, Pratika Desy; Habiddin, Habiddin
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan abad ke-21 diperlukan guna menghadapi tantangan kehidupan saat ini, diantaranya keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Keterampilan dasar komunikasi dibutuhkan untuk pembelajaran IPA, yang mana siswa senantiasa diajak untuk memecahkan masalah di lingkungan sekitarnya melalui diskusi. Akan tetapi, keterampilan komunikasi siswa pada pembelajaran IPA tergolong rendah. Pengaruhnya pada keterampilan kolaborasinya. Guru perlu menciptakan pembelajaran menyesuaikan pada kebutuhan siswa. Hal ini menantang guru dapat menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai. Pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan siswa yakni Teaching at The Right Level (TaRL). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peningkatan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa melalui pendekatan TaRL pada pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan yakni studi literatur. Analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis untuk menjelaskan dampak dari penerapan pendekatan TaRL dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa dalam pembelajaran IPA. Hasil penelitian dari berbagai literatur menunjukkan bahwa pendekatan TaRL yang dipadukan dengan berbagai model dan pendekatan pembelajaran lain efektif meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA KELAS V SDN KAUMAN 1 KOTA MALANG PADA MATA PELAJARAN PJOK UNTUK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Fitriansyah, Bondan; Adi, Sapto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep belajar mandiri siswa terbentuk melalui penerapan kurikulum mandiri. Berdasarkan pemetaan gaya belajar, pembelajaran terdiferensiasi diterapkan sebagai respons terhadap kurikulum otonom. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi berbagai bentuk gaya belajar siswa dan bagaimana data gaya belajar digunakan dalam pembelajaran individual. Dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi, penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Model Miles & Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan dalam teknik analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, siswa kelas V A SDN Kauman 1 Kota Malang memiliki preferensi belajar visual (53%), preferensi kinestetik (29%), dan preferensi auditori (18%). Hal ini menunjukkan bahwa membaca atau menonton materi visual akan membantu sebagian besar siswa belajar dan memahami debat dengan mudah. ​​Siswa akan dibantu dalam proses belajar mereka melalui berbagai kegiatan belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing melalui penggunaan pembelajaran terdiferensiasi.
PENERAPAN SCHOOL WELL BEING UNTUK KESEJAHTERAAN SISWA SEKOLAH DASAR Mustofa, Ma’ruf; Dewi, Rara Sukma Indra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep sekolah yang ideal untuk bidang pendidikan adalah kesejahteraan sekolah. Akan tetapi, beberapa implementasi kebijakan kurang memperhatikan faktor kesehatan siswa karena kurangnya kesadaran tentang nilai sekolah yang baik di sekolah. Menjadi (pemenuhan diri), mencintai (hubungan sosial), memiliki (kondisi sekolah), dan menjadi sehat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setiap orang yang memikul tanggung jawab apa pun harus mengawasi dengan cermat keadaan umum lingkungan sekolah, yang perlu memberi anak-anak rasa aman dan nyaman saat mereka belajar. Selain itu, kesehatan mental siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh ikatan sosial mereka dengan teman sebayanya. Interaksi teman sebaya, dinamika kelompok, dan perundungan, termasuk perundungan di sekolah, semuanya termasuk dalam hal ini. Selain itu, dinamika sekolah-rumah dan lingkungan sekolah berdampak pada kesehatan siswa. Kesehatan mental anak-anak juga dipengaruhi oleh hubungan yang ada antara siswa, instruktur, dan komunitas sekolah. Pentingnya program pendidikan untuk aktualisasi diri yang ditawarkan oleh sekolah. Agar anak-anak dapat belajar di lingkungan yang sehat secara fisik dan mental, sekolah harus mempromosikan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik murid-muridnya.
PENGARUH KEMAMPUAN REGULASI EMOSI TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI PESERTA DIDIK DI SMA Hikmah, Iffanil; Muslihati, Muslihati
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi berprestasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pendidikan. Akan tetapi, peserta didik kerap kali mengalami masalah terkait dengan motivasi berprestasi, misalnya menunda mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, menyalahgunakan penggunaan HP dalam pembelajaran. salah satu variabel yang berpengaruh terhadap motivasi berprestasi peserta didik yaitu regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh dan signifikansi kemampuan regulasi emosi terjadap motivasi berprestasi peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 39 peserta didik dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis datanya menggunakan uji asumsi klasik dan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana, diperoleh nilai Fhitung 7,664 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,009 < 0,05 artinya variabel regulasi emosi (X) berpengaruh terhadap variabel motivasi berprestasi (Y). Dengan begitu, dapat diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh dan signifikanasi kemampuan regulasi emosi terhadap motivasi berprestasi peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Malang.
GEMAKARIS: INOVASI LITERASI HARIAN UNTUK PENGUATAN KARAKTER ISLAMI SISWA SEKOLAH DASAR Andrias, Allan; Malik, Dien Nurmarina
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan capaian literasi dan kurangnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran menjadi tantangan dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program GEMAKARIS (Gerakan Membaca Lima Belas Menit Menguatkan Karakter Islami Siswa) sebagai inovasi literasi harian yang terintegrasi dengan pendidikan karakter Islami. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 25 siswa kelas VI SDN 17 Muara Sugihan. Program dilaksanakan tiga kali seminggu sebelum pembelajaran inti melalui kegiatan membaca bacaan Islami, menulis refleksi, dan diskusi nilai moral bersama guru. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi tertulis siswa, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam kedisiplinan siswa, partisipasi aktif dalam diskusi, serta internalisasi nilai-nilai karakter Islami seperti kejujuran, tanggung jawab, dan akhlakul karimah. GEMAKARIS terbukti efektif dalam membangun budaya literasi yang bermakna dan menyenangkan sekaligus menjadi media pembentukan karakter Islami yang kontekstual dan berkelanjutan. The decline in literacy achievement and the lack of integration of Islamic values in learning remain major challenges in shaping elementary students’ character. This study aims to develop and implement the GEMAKARIS program (Fifteen-Minute Reading Movement to Strengthen Students’ Islamic Character) as a daily literacy innovation integrated with Islamic character education. A qualitative descriptive method was applied with 25 sixth-grade students at SDN 17 Muara Sugihan as research subjects. The program was conducted three times a week before the main lessons through activities such as reading Islamic texts, writing reflections, and discussing moral values with the teacher. Data were collected through teacher observations, student reflections, and activity documentation. The findings indicate improvements in student discipline, active participation in discussions, and internalization of Islamic character values such as honesty, responsibility, and noble conduct. GEMAKARIS has proven effective in fostering a meaningful and enjoyable literacy culture while serving as a contextual and sustainable medium for Islamic character development.
PENGEMBANGAN KARAKTER SOPAN SANTUN (ADAB) DENGAN METODE BERMAIN PERAN DI SEKOLAH DASAR Taufiq, Mohamad Imam; Fadjar, Dien Nurmarina Nalik
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi yang pesat telah membawa dampak negatif terhadap karakter anak-anak, terutama dalam hal sopan santun (adab). Fenomena seperti berkurangnya rasa hormat terhadap orang tua, guru, dan sesama, penggunaan bahasa yang tidak santun, serta melemahnya budaya saling menghargai semakin marak ditemukan dalam keseharian anak-anak sekolah dasar. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi pembelajaran karakter yang tidak hanya bersifat teoretis, namun menyentuh ranah afektif dan psikomotorik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter sopan santun berbasis AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan) melalui metode bermain peran (role play) sebagai salah satu pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas IV SD di Kabupaten Sorong. Instrumen penelitian meliputi observasi, angket sikap siswa, wawancara, dokumentasi, dan jurnal refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran secara signifikan meningkatkan perilaku sopan santun siswa, baik dalam aspek verbal maupun nonverbal. Siswa mulai terbiasa memberi salam, meminta izin, menggunakan bahasa sopan, serta menunjukkan sikap menghormati guru dan teman. Proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, partisipatif, dan bermakna. Integrasi nilai-nilai Islam dalam skenario bermain peran membantu siswa memahami pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran ini juga memberikan instrumen evaluasi karakter yang terstruktur bagi guru. Dengan demikian, metode bermain peran berbasis AIK dapat dijadikan alternatif inovatif dan aplikatif dalam membentuk karakter anak sejak dini secara holistik. The rapid advancement of digital technology and globalization has negatively impacted children’s character development, particularly in the area of politeness (adab). A growing decline in respectful behavior toward parents, teachers, and peers, as well as the increased use of impolite language and diminished mutual respect, is evident among elementary school students. This phenomenon highlights the urgent need for innovative character education methods that not only focus on theoretical knowledge but also engage students affectively and psychomotorically. This study aims to develop a character education model for teaching politeness values based on AIK (Al-Islam and Kemuhammadiyahan) through role-play as an active and contextual learning method. The research applied classroom action research (CAR) conducted in two cycles involving fourth-grade students in Sorong Regency. Data collection techniques included observation sheets, student attitude questionnaires, structured interviews, documentation, and reflective journals. The results indicate that role-play methods significantly improved students' polite behavior, both verbally and non-verbally. Students developed habits such as greeting teachers, asking permission politely, using respectful language, and demonstrating respect for others in their interactions. The learning process became more engaging, participatory, and meaningful. Integrating Islamic values into role-play scenarios helped students internalize the importance of adab in their daily lives. Furthermore, this model provides teachers with a structured assessment tool to evaluate students’ character development. In conclusion, AIK-based role-play can serve as an innovative and practical approach to building children's character holistically from an early age.