cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 368 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS MOBILE LEARNING MENGGUNAKAN PLATFORM NEARPOD Ramadhan, Aditya; Rosyida, Fatiya; Deffinika, Ifan; Soekamto, Hadi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi memiliki dampak positif bagi proses pembelajaran, yakni untuk mengatasi kendala yang timbul akibat kurangnya fasilitas dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan multimedia pembelajaran berbasis mobile learning sebagai sarana penyampaian materi merupakan salah satu pemanfaatan teknologi. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang berfokus pada tahap ADD. Tahapan ADD dilakukan dengan melakukan analisis kebutuhan, melakukan pembuatan desain produk, melakukan pengembangan produk, melakukan validasi produk, dan melakukan uji kelayakan produk. Hasil penelitian berupa multimedia pembelajaran berbasis mobile learning dengan menggunakan platform nearpod. Multimedia pembelajaran dilengkapi dengan gambar atau video serta contoh yang relevan, dilengkapi dengan kuis, dan multimedia yang dapat digunakan pada smartphone dengan sistem operasi Android maupun iOS. Produk multimedia pembelajaran yang dihasilkan mendapat hasil validasi dengan rincian, validasi media sebesar 96,66 persen, validasi materi 98,33 persen, dan validasi bahasa 84,37 persen, dan secara keseluruhan mendapatkan nilai 86 persen dari penilaian peserta didik. The development of technology has a positive impact on the learning process, namely to overcome the obstacle that arise due to the lack of facilities in learning activitis. The citilization multimedia mobile learning-based as a means of delivering material is one of the uses of technology. Research and development using the ADDIE model that focused into ADD to development the multimedia. The ADD stages are carried out by conducting needs analysis, making product designs, developing product, validating products, and conducting product feasibility tests. The result of this research is a product in the form of multimedia learning based on mobile learning using the nearpod platform. The multimedia is equipped with pictures or videos as well as relevant examples, equipped with quizzes, and multimedia that can be used on smartphones with Android and iOS operating systems. The multimedia gets validation results with details, media validation score is 96.66 percent, material validation score is 98.33 percent, and language validation score is 84.37 percent, and overall gets a score of 86 percent from student responses.
PERAN GURU DALAM PENERAPAN PRAKTIK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP LABORATORIUM UM Noval, Sofie Firnanda; Adi, Khofifatu Rohmah
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 telah mencanangkan Profil Pelajar Pancasila sebagai bentuk perwujudan pelajar Indonesia yang berkompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pada penerapannya, dibutuhkan peran guru yang siap membantu bagaimana proses pembentukan karakter pada siswa sesuai enam dimensi yang mencakup elemen di antaranya beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, berkebhinekaan global, bergotong royong, serta kreatif. Salah satu sekolah di Malang yang menerapkan praktik profil pelajar Pancasila yakni SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam penerapan praktik profil pelajar Pancasila terutama di SMP Laboratorium UM. Adapun jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam penerapan praktik profil pelajar Pancasila sangat penting sebagai pendidik, manajer, fasilitator hingga supervisor bagi siswa di sekolah. Melalui pembelajaran berbasis proyek, guru SMP Laboratorium UM mampu menyediakan ruang belajar untuk mempraktikkan profil pelajar Pancasila. Selain itu, siswa juga di dukung dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler pramuka sehingga apa yang dipelajari dapat diimplementasikan siswa di sekitarnya. The Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in the Regulation of the Minister of Education and Culture Number 22 of 2020 has launched the Pancasila Student Profile as a form of realization of Indonesian students who are globally competent and behave in accordance with the values of Pancasila. In its application, it requires the role of teachers who are ready to help how the process of character building in students according to six dimensions which include elements including faith, devotion to God Almighty and noble character, independence, critical reasoning, global diversity, mutual cooperation, and creativity. One of the schools in Malang that implements the practice of the Pancasila student profile is the SMP Laboratorium State University of Malang (UM). This study aims to determine the role of teachers in implementing the practice of the Pancasila student profile, especially at UM Laboratory Junior High School. The type of research is descriptive qualitative using data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. This data analysis uses Miles and Huberman which consists of data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results showed that the role of teachers in implementing the practice of Pancasila learner profile is very important as educators, managers, facilitators to supervisors for students at school. Through project-based learning, UM Laboratory Junior High School teachers are able to provide learning space to practice the Pancasila student profile. In addition, students are also supported by the existence of extracurricular scout activities so that what students learn can be implemented in their surroundings.
PENGARUH MODEL PROJECT ENVIRONMENTAL LEARNING TERHADAP ENVIRONMENTAL LITERACY AND AWARENESS PESERTA DIDIK PADA MATERI PEMANFAATAN LIMBAH DOMESTIK Haryono, Rony Wahyu; Sumarmi, Sumarmi; Putra, Alfyananda Kurnia; Wagistina, Satti; Nisa’, Zumrotin
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi lingkungan merupakan isu global yang juga menjadi ancaman keberlanjutan di Indonesia. Mengetahui pengaruh Project Environmental Learning terhadap Environmental Literacy and Environmental Awareness peserta didik, serta mengevaluasi interaksi antara kedua variabel tersebut meruapakan tujuan utama riset ini. Penggunaan eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group menjadi metode dalam riset. Terdiri dari 68 peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Singosari sebagai subjek penelitian, kelas eksperimen menerapkan model Project Environmental Learning terdiri dari 34 peserta didik dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional juga terdiri dari 34 peserta didik. Pengumpulan data melalui tes literasi lingkungan, angket kesadaran lingkungan, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil Mann-Whitney test model Project Environmental Learning terhadap literasi lingkungan mendapatkan hasil (Sig. 0,03 kurang dari 0,05) dan kesadaran lingkungan (Sig. 0,046 kurang dari 0,05), dengan rata-rata nilai kelas kontrol lebih rendah dibandingkan kelas eksperimen (86,2 kurang dari 89,9). Namun, hasil uji korelasi environmental literacy dan environmental awareness (Sig. 0,766 lebih dari 0,05) menunjukkan tidak adanya korelasi yang signifikan antara variabel tersebut. Terdapat indikasi bahwa tingkat literasi lingkungan yang tinggi tidak selalu diikuti oleh kesadaran lingkungan yang tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa model Project Environmental Learning efektif meningkatkan literasi dan kesadaran lingkungan peserta didik, namun kedua variabel tersebut bersifat independen. Environmental degradation is a global issue that also poses a threat to sustainability in Indonesia. The primary objective of this research is to determine the impact of the Project Environmental Learning model on students' environmental literacy and environmental awareness, as well as to evaluate the interaction between these two variables. The study employed a quasi-experimental method using a posttest-only control group design. The research subjects consisted of 68 eleventh-grade social science students at SMA Negeri 1 Singosari, divided into an experimental group (34 students) using the Project Environmental Learning model and a control group (34 students) employing a conventional model. Data collection methods included environmental literacy tests, environmental awareness questionnaires, observations, and documentation. Based on the results of the Mann-Whitney test, the Project Environmental Learning model showed significant effects on environmental literacy (Sig. 0.03 less than 0.05) and environmental awareness (Sig. 0.046 less than 0.05), with the average scores of the control group being lower than those of the experimental group (86.2 less than 89.9). However, the correlation test results for environmental literacy and environmental awareness (Sig. 0.766 more than 0.05) indicated no significant relationship between the two variables. This suggests that a high level of environmental literacy does not necessarily correspond to a high level of environmental awareness. Overall, this study concludes that the Project Environmental Learning model is effective in improving students' environmental literacy and awareness, although these two variables are independent of one another.
DAYA DUKUNG KAWASAN DALAM PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI GUNUNG KELUD Najib, Muh. Fatkhul; Astina, I Komang; Insani, Nailul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Kelud salah satu kawasan wisata paling populer yang berada di Kabupaten Kediri. Kawasan Gunung Kelud juga memiliki objek wisata dengan konsep pelestarian budaya, serta pengenalan dan cara pemanfaatan tanaman-tanaman obat yakni objek Wisata Edukasi Hutan Obat Mbambingan. Sebagai Wisata berbasis alam dan budidaya, pengelola Wisata Edukasi Hutan Obat Mbambingan menyelaraskan fungsinya menjadi objek wisata pendidikan dan konservasi, pembatasan jumlah kunjungan wisatawan adalah kunci dari berwisata aman dan nyaman tanpa merusak lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui daya dukung kawasan dan langkah pengembangan Wisata Edukasi Hutan Obat Mbambingan untuk mendukung adanya aktivitas wisata tanpa merusak lingkungan sekitar area wisata. Tipe analisis yang digunakan pada penelitian ini berupa analisis kuantitatif deskriptif dengan melakukan perhitungan Physical Carrying Capacity (PCC) untuk mengetahui daya tampung maksimal wisatawan dan real carrying capacity (RCC) untuk mengetahui batasan wisatawan yang aman bagi lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian untuk Daya dukung kawasan memiliki nilai sebesar 3.846 yang artinya area wisata edukasi Mbambingan secara fisik mampu menampung pengunjung sebanyak 3.846/hari. Daya Dukung riil terdapat 3 faktor koreksi dalam menentukan perhitungan nilainya antara lain : 1) keragaman vegetasi, 2) kelerengan lahan, dan 3) curah hujan. Faktor keragaman vegetasi memiliki nilai 98,6 persen faktor kelerengan lahan memiliki nilai 55,65 persen dan faktor curah hujan memiliki nilai 40,39 persen berdasarkan hasil dari 3 faktor koreksi maka nilai Daya dukung riil memiliki nilai sebesar 15 yang berarti jumlah maksimum berdasarkan faktor koreksi yang dapat mempengaruhi kawasan dan kegiatan wisata yakni 15 kunjungan wisatawan perharinya. Hasil dari perhitungan daya dukung wisata menunjukkan persamaan PCC lebih dari RCC yang berarti jumlah wisatawan tidak boleh melebihi batas maksimum nilai RCC, dampak yang diakibatkan ketika melebihi batas maksimum akan mempengaruhi kelestarian lingkungan.
EFFECTIVENESS OF COUNSELLING SERVICES IN REDUCING ACADEMIC STRESS, AND PROMOTING CRITICAL THINKING AMONG JUNIOR SECONDARY SCHOOL STUDENTS IN ANAMBRA STATE Enwere, Chinwe Augustina; Mbakwe, Uchenna Fidelia
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic stress is a prevalent challenge among junior secondary school students, often affecting their cognitive abilities and overall academic performance. Consequently, this study examined the effectiveness of counselling services in reducing academic stress and promoting critical thinking among junior secondary school students in Anambra State. A descriptive survey design was adopted, and data were collected from 72 respondents, comprising junior secondary school teachers and school counsellors who interact with students and provide counselling support. A structured questionnaire served as the instrument for data collection, ensuring comprehensive insight into the role of counselling services. Experts in the field validated the instrument, and its reliability was established using Cronbach’s alpha. Data were analyzed using descriptive statistics and regression analysis to test the hypotheses at a 0.05 level of significance. The findings revealed that counselling services significantly reduce academic stress and enhance critical thinking skills among students. The study underscores the necessity of strengthening counselling services within schools to support students' academic and personal development. It recommends that policymakers and school administrators integrate more structured counselling interventions to foster resilience and cognitive skills among students.
ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS V SDN BARENG 2 KOTA MALANG Illiyyin, Alfi Nuris Safarina; Yuniawatika, Yuniawatika
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha yang dilakukan oleh guru untuk memenuhi kebutuhan belajar setiap peserta didik yang meliputi minat, profil belajar maupun kesiapan belajarnya. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar menggunakan berbagai strategi seperti diferensiasi proses, konten dan produk. Pembelajaran berdiferensiasi memiliki keunggulan serta tantangan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi di kelas V SDN Bareng 2 Kota Malang beserta dengan keunggulan dan tantangannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VA SDN Bareng 2 Kota Malang pada tanggal 27-30 November 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kelas VA sudah menerapkan pembelajaran diferensiasi proses, konten dan produk. Pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi memiliki keunggulan bahwa peserta didik lebih aktif dan termotivasi dalam belajar, namun pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi membutuhkan alokasi waktu yang relatif lama. Dalam memaksimalkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, guru dapat mengadakan forum diskusi sesama guru dan mengikuti workshop implementasi pembelajaran berdiferensiasi.
PENGARUH E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK PADA MATERI GAME INTERAKTIF 2D UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK Darmayanti, Titik Dian; Soraya, Dila Umnia
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran E-modul berbasis Flipbook pada materi game interaktif 2D terhadap keaktifan belajar siswa di SMK Negeri 5 Malang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain the one group pretest-postes. Instrumen untuk pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa kelas X-PPLG 2 dalam mata pelajaran Pengembangan Gim dengan materi game interaktif 2D. Berdasarkan hasil observasi, nilai rata-rata keaktifan belajar siswa sebelum menggunakan media pembelajaran E-modul berbasis Flipbook adalah 66%, sedangkan setelah menggunakan E-modul berbasis Flipbook meningkat menjadi 77%. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran E-modul berbasis Flipbook memiliki pengaruh positif terhadap keaktifan belajar siswa kelas X-PPLG 2 di SMK Negeri 5 Malang
SENIN CERIA: IMPLEMENTASI DIMENSI BERKEBINEKAAN GLOBAL DAN GOTONG ROYONG PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP NEGERI 5 KARANGPLOSO Fibiani, Mufadila; Widyartono, Didin
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senin Ceria merupakan kegiatan yang memiliki banyak sisi positif. Untuk itu, Senin Ceria dikemas dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menjabarkan dimesi Profil Pelajar Pancasila yang terkandung di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 5 Karangploso melalui beberapa dimensi yang ditemukan. Implementasi-implementasi tersebut disoroti dari pelaksanaan Senin Ceria setiap minggunya. Data berasal dari penampilan warga SMP Negeri 5 Karangploso pada agenda Senin Ceria. Data didapatkan dengan cara pengambilan gambar dan studi Pustaka yang diambil mulai tanggal 29 Januari 2024-22 April 2024. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan Model Interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agenda Senin Ceria di SMP 5 Karangploso Dimensi gotong royong dan berkebinekaan global telah ditemukan dalam kegiatan Senin Ceria di SMP Negeri 5 Karangploso. Melalui kegatan ini, peserta didik dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan keadilan. Hal ini dapat tecermin dari peserta Senin Ceria yang tidak hanya peserta didik saja tetapi para pendidik juga turut berpartisipasi
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMA Setiyowati, Humaira Dwi; Flurentin, Elia
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas dari konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif terhadap kepercayaan diri siswa. Kajian penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi experimental yang menggunakan desain Nonequivalent Control Group. Populasi berjumlah 314 siswa kelas X-1 sampai X-10 SMAN 1 Malang, dimana kelas X-1 sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen berasal dari kelas X-9. Kedua kelas tersebut diwakili oleh 10 siswa sebagai sampel pada masing-masing kelas, dimana subjek yang terpilih ini diidentifikasi memiliki kepercayaan diri yang rendah. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengetahui perbedaan nilai yang ditunjukkan oleh kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang didistribusikan kepada siswa yang dilibatkan menjadi subjek penelitian. Kemudian, data dianalisis dengan desriptif kuantitatif dan deskriptif inferensial. Hasil menunjukkan perbedaan skor yang ditunjukkan antara kelompok kontrol dan eksperimen dimana pada kelas eksperimen, skor post-test sebesar 133,5 diperoleh oleh kelas eksperimen dan skor post-test besesar 112,diperoleh oleh kelas kontrol. Perbedaan nilai rata-rata post-test yang ditunjukkan ini mengindikasikan bahwa kelas yang mendapat perlakuan konseling kelompok restrukturisasi kognitif menunjukkan perubahan terhadap tingkah laku yang dibuktikan dari nilai post-test yang lebih besar dari kelas yang tidak menerima perlakuan konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif. Kemudian, pada pengujian Independent Samples t-Test nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.001. Menanggapi skor yang diperoleh ini maka dapat dilihat bahwa nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 yaitu 0.001< 0,05. Hal ini mengindikasikan diterimanya Ha sehingga terdapatnya efektfitas yang dikontribusikan oleh konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.
KETERAMPILAN MENULIS CERITA SISWA KELAS II SD MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS SMALL GROUP DISCUSSION Aini, Anniswatul Lathiifah; Vijay, Mohamad; Hidayah, Indriati Nurul; Harsadi, Dolfi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada siswa kelas II di SDN Kauman 2 Malang, ditemukan kasus bahwa siswa belum bisa menulis cerita dalam bentuk paragraf sederhana. Beberapa siswa hanya mampu menulis dalam bentuk satu atau dua kalimat singkat, penggunaan huruf kapital dan tanda baca masih kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis cerita siswa Kelas II SD melalui pembelajaran berdiferensiasi berbasis Small Group Discussion. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menganalisis secara deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu, observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil analisis tulisan setiap kelompok menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis small group discussion memiliki peran yang siginifikan terhadap perkembangan keterampilan menulis siswa kelas II. Ditunjukkan dari terpenuhinya sebagian besar unsur penilaian keterampilan menulis siswa seperti alur cerita mudah dipahami, isi paragraf saling berkaitan, dapat menyusun kalimat dengan kompleks dan pemotongan kalimat tepat, serta mampu menggunakan tanda baca sesuai dengan kebutuhan kalimat yang dipakai