cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2024)" : 4 Documents clear
Strategi Pendidikan Nabi Muhammad: Analisis Teks Hadis Tarbawi dalam Kitab At-Tibyan Fii Aadaabi Hamalatil Qur'an Ulin Nikmah, Fina; Asrori, Imam
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i42024p407-420

Abstract

Nabi Muhammad merupakan contoh teladan yang baik bagi manusia dalam segala hal, terutama dalam pendidikan. Diyakini, ketika menyampaikan pesan dan agama kepada para sahabatnya, rasulullah menggunakan strategi-strategi pendidikan yang sepatutnya kita terapkan pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah mendes­kripsikan strategi pendidikan rasul dan kontekstualisasinya melalui teks hadis dalam kitab At-Tibyan Fii Aadaabi Hamalatil Qur’an. Metode yang digunakan dalam pene­litian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian berupa hadis-hadis tarbawi dengan sumber data berupa kitab At-Tibyan Fii Adabi Hamalatil Qur’an karya Imam an-Nawawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya terdapat 4 jenis strategi pendidikan yang berhasil ditemukan peneliti dalam kitab At-Tibyan Fii Adabi Hamalatil Qur’an, yaitu; (1) strategi perumpamaan, ditemukan dalam 3 hadis, (2) strategi pertanyaan yang menimbulkan perenungan, ditemukan dalam 1 hadis, (3) strategi pemberian motivasi, ditemukan dalam 1 hadis, (4) strategi pemberian penguatan, ditemukan dalam 1 hadis. Kontekstualisasi strategi pendidikan dalam hadis tersebut menunjukkan bahwa strategi pendidikan rasul patut untuk diterap­kan dalam pembelajaran masa sekarang. Strategi perumpamaan cocok digunakan dalam konteks menasihati seseorang. Strategi pertanyaan yang menimbulkan perenungan cocok digunakan untuk menyalahkan jawaban peserta didik dihadapan peserta didik lainnya, menegur, dan memerintah peserta didik. Sedangkan strategi pemberian motivasi dan penguatan cocok untuk menumbuhkan rasa semangat belajar dalam diri peserta didik.
Penciptaan Produk Kriya Bambu Lukis sebagai Suvenir Khas Desa Wisata Sembalun Lombok Timur Arrazi, Muhammad Farisian; Hariyanto, Hariyanto; Anggriani, Swastika Dhesti
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i42024p323-339

Abstract

Desa Sembalun merupakan salah satu destinasi wisata di Pulau Lombok yang terletak di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Desa ini terkenal dengan potensi pertanian serta keindahan alamnya yang memukau, dengan hamparan petak sawah yang dikelilingi perbukitan megah, sehingga mengundang banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Keindahan alam ini menjadi daya tarik utama yang menarik banyak pengunjung ke desa ini. Oleh karena itu, warga Desa Sembalun tengah berupaya mengembangkan potensi pariwisata yang ada sebagai sarana peningkatan perekonomi­an mereka. Meski demikian, Desa Sembalun belum memiliki suvenir yang inovatif, hanya menyediakan gantungan kunci dan kaos sablon biasa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan inovasi baru dalam desain produk suvenir di Desa Sembalun dengan mengangkat potensi bambu yang melimpah sebagai bahan dasar. Suvenir ini akan dihiasi dengan lukisan naturalis yang menggambarkan berbagai objek wisata di Desa Sembalun, memberikan identitas unik dan menarik bagi setiap suvenir. Penciptaan suvenir dilakukan dengan metode penciptaan seni kriya oleh SP Gustami yang meliputi tahap eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan evaluasi. Hasil dari proses ini adalah berbagai produk suvenir, seperti gelas bambu, tempat alat tulis bambu, tempat alat makan bambu, tempat tisu bambu, notebook bambu, dan jam bambu. Dengan adanya suvenir bambu lukis ini, diharapkan Desa Sembalun tidak hanya mampu meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memperluas jangkauan promosi desa melalui produk yang berkualitas dan berdaya tarik tinggi, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal dan memperkaya pengalaman wisatawan.
Perancangan Brand Identity sebagai Upaya Rebranding SMK Walisongo 1 Gempol Abdullah, Mohammad Yusrin; Irawanto, Rudi; Arizal , Fariza Wahyu
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i42024p428-444

Abstract

SMK Walisongo 1 Gempol bersaing sengit dengan 10 SMK Swasta lain dalam banyak hal, terutama pembentukan citra branding yang dianggap penting Perancangan ini bertujuan untuk membuat brand identity SMK Walisongo 1 Gempol sebagai upaya rebranding. Perancangan menggunakan metode Double Diamond yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu 1). Discover, 2). Define, 3). Develop, 4). Deliver. Elemen brand identity mencakup logo, tipografi, elemen grafis pendukung, dan warna. Berdasar­kan elemen tersebut dirancang pula buku pedoman berupa Graphic Standard Manual sebagai edukasi, informasi, dan acuan. Hasil observasi menunjukkan bahwa SMK Walisongo 1 Gempol memiliki dua logo, yang pertama digunakan pada tahun 1985 hingga 2015 dan yang kedua pada tahun 2015-sekarang. Proses perancangan diawali dengan brainstorming menggunakan metode mind mapping untuk membentuk keyword yang merperesentasikan SMK Walisongo 1 Gempol, yaitu islamic, modern, professional, casual, playful, dan young. Logogram berasal dari studi visual yang berkaitan dengan walisongo dan islam secara historis. Kemudian logotype dirancang menggunakan font TT Commons yang termasuk dalam jenis Sans Serif. Elemen brand identity tersebut diaplikasikan dalam 6 kategori media, yaitu 1). stationary set, 2). media promosi cetak, 3). media promosi digital, 4) atribut almamater, 5). merchandise, dan 6). kendaraan.
Ritual Tari Seblang Banyuwangi sebagai Sumber Inspirasi Karya Batik Lukis Naisca, Naisca Aufa Olivia; Ponimin, Ponimin; Rini , Denik Ristya
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i42024p365-383

Abstract

Kabupaten Banyuwangi memiliki salah satu ritual terkenal yang disebut Tari Seblang. Ritual ini merupakan ekspresi rasa syukur masyarakat atas keberhasilan masa panen dan telah menjadi bagian integral dari budaya Banyuwangi. Tari Seblang terdiri dari dua jenis ritual, yaitu Olehsari dan Bakungan, masing-masing dengan karakteristik dan keunikan tersendiri. Dalam pelaksanaan ritual Tari Seblang, seni menjadi medium utama yang berfungsi sebagai perantara spiritual dan budaya. Salah satu bentuk ekspresi seni ini adalah melalui karya batik lukis. Pada penelitian penciptaan ini, peneliti bertujuan untuk menciptakan sebuah karya Batik Lukis yang terinspirasi dari Tari Seblang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan memperkenalkan kepada masyarakat tentang keunikan dan nilai budaya dari Ritual Tari Seblang melalui media batik lukis. Metode penciptaan yang diguna­kan dalam penelitian ini mengikuti teori penciptaan yang digagas oleh Gustami, yang terdiri dari tiga tahapan utama: eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi melibatkan pengumpulan data dan inspirasi dari berbagai aspek Tari Seblang, termasuk gerakan, kostum, dan makna simbolis yang terkandung di dalamnya. Tahap perancangan mencakup proses meran­cang motif dan desain batik yang akan dibuat, sementara tahap perwujudan adalah proses finalisasi karya batik lukis tersebut. Hasil dari penelitian ini menghasilkan enam karya batik lukis yang diberi judul Ison Seblang 1-6. Setiap karya batik ini merepresentasikan gerakan tari dari penari Seblang dengan menggunakan teknik pewarnaan Colet dan jenis pewarna Remazol. Karya-karya ini tidak hanya menampilkan keindahan visual tetapi juga men­ceritakan kisah dan filosofi di balik Tari Seblang. Hasil akhir dari pembuatan batik ini telah dipamerkan di Universitas Negeri Malang sebagai pengenalan dan memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk lebih akrab dan menghargai warisan budaya Banyuwangi melalui seni batik lukis.

Page 1 of 1 | Total Record : 4