cover
Contact Name
Luh Putu Ary Sri Tjahyanti
Contact Email
ary.tjahyanti@unipas.ac.id
Phone
+6287865264126
Journal Mail Official
jnana.karya@unipas.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Panji Sakti (UNIPAS) Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali, Indonesia - 81125 Telp. +62362-23588
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jnana Karya
ISSN : 27466175     EISSN : 27466175     DOI : http://doi.org/10.37637/jk.v9i1
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) "Jnana Karya" is a journal that contains the results of community service activities, models or concepts and or implementation in the form of the application of various fields of science including education, engineering, agriculture, social humanities, computers and health. Jnana Karya is published twice a year.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN PRODUK BERDAYA SAING BAGI PENGERAJIN LAMAK MELATI DI DUSUN LEBAH MANTUNG, DESA SARI MEKAR, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG Gede Suardana; Nyoman Suandana; Ni Ketut Adi Mekarsari; I Gde Made Metera; Nyoman Resmi; Ni Putu Sri Wati; Gede Arnawa; Dewa Nyoman Arta Jiwa; Luh Artaningsih; Made Madiarsa; Ketut Gunawan
Jnana Karya Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.42 KB)

Abstract

UMKM telah mempunyai strategi tersendiri, dengan cara membuat produk khusus dan unik agar tidak bersaing dengan perusahaan besar bahkan berperan sebagai partner perusahaan besar. Selain itu, UMKM dikelola perseorangan dengan mengabaikan prinsip organisasi, gaya hidupnya tidak ilmiah, dan enggan mengeluarkan biaya untuk promosi dan penelitian, serta melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan usahanya. Ringkasnya, UMKM yang gagal disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: (a) Mengatur struktur organisasi dan personalia, (b) Pengendalian jumlah produksi, (c) Sistem administrasi dan pembukuan (d) Mengelola keuangan serta menghitung laba perusahaan (e) Pemasaran dan promosi, serta (f) Perluasan dan alih generasi pada pengelolaan UKM. Permasalahan utama yang dihadapi pengerajin lamak adalah masalah di bidang manajemen strategi dan terbatasanya pengetahuan tentang pemasaran. Solusi yang diberikan yaitu : 1) pelatihan dan pendampingan manajemen usaha, pelatihan dan pendampingan branding dan labeling, 3) pelatihan dan pendampingan pemasaran. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode analisis SWOT dengan menganalisis faktor-faktor intenal dan eksternal sehingga diketahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang dihadapi kempok pengerajin lamak “melati” di Dusun Lebah Mantung Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Program PkM memandang perlu untuk melakukan pembinaan terhadap kelompok tersebut dalam manajemen produksi dan pemasaran. Transfer Ipteks yang diberikan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, pengembangan produk serta kemampuan dalam mengolah dan memasarkan hasil produksi.
PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA BUM DESA “LANGGENG LESTARI” DESA PADANGBULIA, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG Made Madiarsa; Gede Suardana; Ketut Gunawan; Nyoman Suandana; Ni Ketut Adi Mekarsari; I Gde Made Metera; Nyoman Resmi; Ni Putu Sri Wati; I Dewa Nyoman Arta Jiwa; Luh Artaningsih; Gede Arnawa; Made Gede Kurniawan
Jnana Karya Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2001.877 KB)

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan dimiliki oleh Pemerintahan Desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. BUM Desa ”Langgeng Lestari” Desa Padangbulia sudah mengelola unit usaha simpan pinjam, dan sedang dirintis mengelola unit usaha air bersih dan pertokoan, serta penyewaan mesin molen. Permasalahan yang dimiliki oleh BUM Desa yaitu; daya saing unit usaha simpan pinjam masih rendah; pengelolaan administrasi keuangan kurang cermat dan perlu waktu lama; pemahaman dan pelaksanaan tupoksi belum sesuai. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari FE Unipas disepakati solusi, yakni; 1) peningkatan pemahaman pengelola BUM Desa tentang strategi menggali potensi ekonomi desa, pemahaman mengenai fungsi manajemen BUM Desa utamanya tentang pengawasan, serta tatakelola administrasi keuangan BUM Desa, 2) pelatihan dan pendampingan dalam akses modal, 3) pelatihan dan pendampingan pemasaran, 4) pelatihan dan pendampingan dalam menyusun laporan keuangan. Lima tahapan kegiatan pengabdian yaitu; persiapan, edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Didukung dengan kelayakan tim pelaksana maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar. Transfer ipteks yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengelola BUM Desa dalam mempertahankan meningkatkan nasabah, mengenali potensi ekonomi desa, mampu menyusun laporan keuangan secara cermat dan tepat waktu.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DALAM KERAJINAN PEDULI LINGKUNGAN BERBENTUK KELOMPOK BANK SAMPAH DI GILIMANUK, KABUPATEN JEMBRANA Made Santo Gitakarma; Luh Putu Ary Sri Tjahyanti
Jnana Karya Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.076 KB)

Abstract

Isu kepedulian lingkungan hidup dewasa ini menjadi topik utama yang sangat penting untuk disikapi. Pemerintah mendorong upaya-upaya untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup yang diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah sampah. Bank sampah merupakan salah satu solusi kepedulian lingkungan dengan konsep pengumpulan sampah kering seperti kertas, karton, kaleng, majalah, dan sampah plastik lainnya, yang berasal dari rumah untuk memaksimalkan partisipasi warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, dan menambah nilai ekonomi dari sampah. Mitra dalam pengabdian ini adalah Kelompok Bank Sampah “Gilimanuk” dan Kelompok Bank Sampah “Gili Karya Dewata” yang keduanya berada di desa Gilimanuk, kecamatan Melaya, kabupaten Jembrana, Bali. Tim mencoba membantu kedua mitra ini karena memiliki permasalahan antara lain: 1) bahan baku terbatas dari desa Gilimanuk; 2) penjualan terbatas di kabupaten Jembrana dan masih tradisional belum berbasis internet; 3) model produk yang masih sedikit; 4) pembukuan yang kurang terstruktur; dan 5) pelabelan pada produk yang belum ada. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan kelompok mitra, menyejahterakan masyarakat sekitarnya, dan berperan penting dalam program kepedulian lingkungan.
PEMBINAAN ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN BUMDesa MUNCUL SARI AJI DESA SUDAJI, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG Ketut Gunawan; I Gde Made Metera; Nyoman Suandana; Ni Ketut Adi Mekarsari; Made Madiarsa; Ni Putu Sri Wati; Gede Arnawa; Dewa Nyoman Arta Jiwa; Gede Suardana; Nyoman Resmi
Jnana Karya Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.117 KB)

Abstract

PKM BUMDesa Muncul Sari Aji didasari pemikiran bahwa Tata kelola usaha Simpan pinjam, pertokoan, pasar desa, air desa dan Hutan rakyat belum terlaksana dengan baik disebabkan oleh keterbatasan Sumber daya manusia dan sarana dan prasarana yang dimiliki. Solusi yang ditawarkan adalah : 1). Melakukan pelatihan dan pendampingan pengurus dalam bidang akuntansi; 2) Melakukan pelatihan manajemen usaha yang meliputi : Manajemen personalia, Manajemen pemasaran dan manajemen Keuangan.Target luaran yang akan dihasilkan melalui program pengabdian masyarakat ini adalah : 1). Tatakelola BUMDesa Muncul Sari Aji dengan menggunakan Sistem Akuntansi bagi pembukuan yang sehari hari dilakukan; 2). BUMDesa Muncul Sari Aji memiliki tata kelola personalia, mampu memasarkan produk yang dijual dan perencanaan bidang keuangan yang baik. Rencana Kegiatan yang akan dilakukan meliputi : 1). Komunikasi, koordinasi dan Penyampaian rencana Aksi Tim Pengabdian Masyarakat; 2). Pelatihan dan pendampingan Pengurus dalam pembuatan laporan Keuangan dengan sistem akuntansi terhadap semua jenis usaha; 3). Pelatihan Pengurus dalam Pemasaran Produk; 4). Pelatihan dan Pendampingan Manajemen dalam Manajemen Keuangan; 5). Monitoring, Penyusunan laporan dan Pembuatan Artikel. Setelah diberikan Pelatihan Akuntansi Simpan Pinjam dan Pelatihan Manajemen Usaha (Personalia, Pemasaran dan Keuangan) serta pendampingan selama dua bulan, kini para pengelolan BUMDesa Muncul Sari Aji memiliki keterampilan bidang akuntansi Simpan Pinjam dan keterampilan dalam Manajemen personalia, Pemasaran, produksi dan Keuangan.
TERAPI KREASI BARANG BEKAS SEBAGAI METODE SELF-HEALING BAGI ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DANA PUNIA SINGARAJA Kadek Yati Fitria Dewi; Ni Luh Yaniasti; I Gusti Ngurah Puger; Luh Putu Ary Sri Tjahyanti; Gede Danu Setiawan; I Nengah Mudarya; Dyah Siswanti
Jnana Karya Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.982 KB)

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam mengolah barang bekas sebagai metode self-healing bagi anak-anak Panti di Yayasan Dana Punia Singaraja (YDPS) yang diikuti oleh 11 orang anak Panti. Kendala yang terdapat di YDPS yakni jumlah anak asuh tidak sebanding dengan jumlah orangtua atau wali asuh mereka. Para orangtua asuh seringkali mengalami kesulitan untuk membimbing seluruh anak sehingga hal ini berdampak tidak semua kebutuhan anak akan pendampingan perkembangan psikologinya dapat terfasilitasi. Untuk itu kegiatan PKM ini diberikan melalui metode pemberian seminar dan pendampingan tentang memahami diri dan pembuatan barang kreasi dari barang bekas sebagai metode self-healing. Di akhir kegiatan para peserta merasa senang karena memperoleh pengetahuan dan pengalaman untuk memahami diri melalui metode self-healing salah satunya dengan cara mengkreasikan barang bekas. Para pengurus Panti berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan tugas mereka terutama dalam menangani permasalahan anak-anak karena mereka kini sudah memahami cara mengenal diri terutama cara mengelola perasaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5