cover
Contact Name
Mercy Lona Darwaty Ryndang Sriganda
Contact Email
mercy.lona@unindra.ac.id
Phone
+6287882146168
Journal Mail Official
jurnalgandiwa.unindra@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Indraprasta PGRI Address: Campus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. Phone: (021) 7818718 – 78835283 ext. 123 | Close in sunday and public holidays in Indonesia Work Hour: 09.00 AM – 08.00 PM
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gandiwa Jurnal Komunikasi
ISSN : 27985970     EISSN : 27985180     DOI : https://doi.org/10.30998/jg.v1i1
Core Subject : Education,
GANDIWA Jurnal Komunikasi focuses on publishing articles in the form of assessments for all aspects including recent research reports, conceptual ideas, using qualitative and quantitative research methods approaches in the field of communication in various perspectives. The scope of this journal includes media studies: Media, Culture and Society: Journalism, Media Studies, Media Policy, Media Literacy, New Media Studies, Economy Political Media, Media Ethics. Strategic Communications: Strategic Communications Management, Social Marketing, Digital Marketing, Political Marketing, Political Campaign, Public Relation.
Articles 53 Documents
Patriarki Dan Femvertising: Eksploitasi Feminisme Sebagai Alat Kapitalisme Dalam Media Amelia, Mita; Rohimi, Primi
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.3520

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena femvertising, yaitu strategi pemasaran yang memanfaatkan nilai-nilai feminisme seperti pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender untuk mempromosikan produk. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana narasi feminisme dalam femvertising digunakan secara manipulatif oleh perusahaan untuk mendukung kepentingan kapitalisme. Data diperoleh melalui analisis narasi dan visual dari kampanye iklan yang mengusung tema feminisme, seperti "Real Beauty" dari Dove dan "Like a Girl" dari Always, serta ditinjau dalam kaitannya dengan praktik bisnis perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualitas dalam femvertising: di satu sisi, kampanye ini berhasil meningkatkan kesadaran tentang isu kesetaraan gender, namun di sisi lain, sering kali hanya menjadi alat untuk membangun citra positif perusahaan tanpa komitmen nyata terhadap nilai-nilai feminisme. Temuan juga mengungkapkan bahwa representasi perempuan dalam iklan cenderung homogen dan tidak inklusif, mengabaikan kelompok marjinal. Selain itu, terdapat kontradiksi antara pesan pemberdayaan dalam iklan dan praktik perusahaan, seperti ketimpangan gender internal dan eksploitasi tenaga kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun femvertising memiliki potensi untuk mendukung transformasi sosial, implementasinya sering kali lebih berorientasi pada keuntungan komersial daripada perubahan sosial yang berkelanjutan.
Efektivitas Pemanfaatan Fitur Chat Pada Market Place Shopee Sebagai Media Komunikasi Antara Pembeli Dan Penjual Parfum Taqwa Athoillah, Faiz; Samatan, Nuriyati; Harianto, Fery
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.2615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan fitur chat shopee sebagai media komunikasi antara pembeli dan penjual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melibatkan 100 responden. Variabel (Y) dalam penelitian ini adalah media komunukasi antara pembeli dan penjual parfum taqwa, sedangkan variabel (X) adalah pemanfaatan fitur chat pada market place shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada responden yang aktif sebagai followers dan pembeli parfum taqwa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana penggunaan fitur chat dapat mempengaruhi komunikasi antara pembeli dan penjual. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi penting bagi pemasar, pengembang aplikasi, dan pengguna shopee untuk memahami pentingnya fitur chat dalam komunikasi antara pembeli dan penjual.
Strategi Komunikasi Interpersonal Konselor UPTD PPA Kota Bogor Dalam Permulaan Konseling Kasus Kekerasan (Studi Kasus Unit Pelaksana Teknis Daerah Kota Bogor) Dewantara, Muhammad Iqbal; Siregar, Mariana Rista Ananda
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.3360

Abstract

 Penelitian ini bertujuan guna menemukan strategi baru dan lebih efektif dalam pelaksanaan permulaan konseling kasus kekerasan yang ditangani oleh konselor di UPTD PPA Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode campuran kualitatif dan kuantitatif sekuensial. Yang dimana pengambilan data, penjelasan analisis dan pembahasan menggunakan metode kualitatif sementara untuk menemukan strategi yang baru menggunakan metode kuantitatif dengan analisis SWOT. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Bogor. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada setiap konselor yang ada di UPTD PPA Kota Bogor. Hasil penelitian ini adalah terdapat 4 strategi baru setelah dilakukan analisis SWOT dengan EFAS IFAS yang dimana UPTD PPA memiliki kendala internal dalam melakukan konseling namun ada peluang untuk bisa lebih baik kedepannya. Kesimpulannya UPTD PPA Kota Bogor harus menyelesaikan permasalahan internal yang dapat mengganggu jalannya konseling kasus kekerasan dan juga harus bisa memanfaatkan peluang yang ada.  
Strategi Komunikasi Untuk Meningkatkan Penggunaan Aplikasi Layanan Sibadra Sebagai Sarana Aduan Masyarakat Zanuba, Farah; Putri, Kandita Aulia; Aivarra, Tia
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.3024

Abstract

Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan konsep Public Sphere, tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui strategi dan dampak komunikasi berdasarkan teori Everett M. Rogers (1962): Model "The Diffusion of Innovations", dan hambatan strategi komunikasi dalam melakukan sosialisasi yang dilakukan oleh layanan SiBadra berdasarkan jenis hambatan dari Ruslan.  Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Layanan SiBadra sudah melakukan sosialisasi secara tatap muka sebanyak satu kali pada saat launching, dan kemudian sosialisasi tersebut dilanjutkan melalui media sosial tiap satu bulan sekali. Layanan Sibadra menggunakan beberapa tahap atau strategi komunikasi yang digunakan yaitu pertama inovasi, kedua komunikator, ketiga saluran komunikasi, keempat penerima, dan kelima waktu. Dampak setelah dilakukan sosialisasi yaitu semakin banyak masyarakat kota Bogor yang mengunduh dan menggunakan aplikasi Layanan SiBadra. Hambatan saat melakukan sosialisasi adalah adanya beberapa masyarakat kota Bogor khususnya orang tua yang tidak paham bagaimana cara mengunduh dan menggunakan aplikasi Layanan SiBadra. Untuk menanggulangi hambatan tersebut, Layanan SiBadra juga menyediakan opsi lain yaitu menggunan media Whatsapp agar mempermudah masyarakat yang kesulitan.
Strategi Komunikasi Efektif Guru dalam Membentuk Karakter Siswa di SMK HKTI 2 Purworeja Klampok Hidayah, Dava Nur
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.3572

Abstract

 Strategi Komunikasi Efektif dalam pembentukan karakter siswa, adalah serangkaian pendekatan atau teknik komunikasi yang dirancang untuk memengaruhi, membimbing, dan membentuk nilai-nilai, sikap, serta perilaku siswa agar sesuai dengan tujuan pendidikan karakter. Strategi ini berfokus pada interaksi yang membangun, penuh empati, dan memberikan teladan positif. Strategi komunikasi efektif ini bertujuan menciptakan interaksi yang mudah di pahami antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi guru dalam membentuk karakter siswa di SMK HKTI 2 Purworeja Klampok. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi di dalam kelas, dan wawancara baik kepada Guru maupun siswa, Dari data yang diperoleh guru menggunakan metode komunikasi informatif, persuasif, dan konstruktif, dan dilengkapi dengan metode nasehat serta pembiasaan di dalam kelas seperti di lakukan pembekalan oleh wali kelas setiap minggunya dan pemanfaatan teknologi digital, Dari strategi komunikasi efektif tersebut pembentukan karakter siswa terlihat dari, meningkatnya minat belajar siswa.  
Analisis Semiotika Pesan Motivasi dalam Lirik Lagu “Timur” Karya The Adams Septiansyah, Fariz Dwi; Duryatmo, Sardi
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.3344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan pesan motivasi dalam lirik lagu "Timur" karya The Adams menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure. Survei menunjukkan minat yang meningkat terhadap lagu bertema motivasi, karena musik dapat menjadi media komunikasi yang efektif dan menginspirasi perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi nonpartisipan, studi pustaka, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik "Timur" mengeksplorasi tema kecemasan masa depan, pentingnya perencanaan, dan ketekunan dalam mencapai tujuan hidup, serta pengaruh hubungan personal terhadap pembentukan visi. Lagu ini menyampaikan pesan motivasi tentang perencanaan yang matang, kekuatan inspirasi, dan ketahanan menghadapi kegagalan.
Tranmisikomunikasi Melalui Retorika Media Pada Publikasi Iklan Scarlett Whitening Arthamevira, Nadya Bella; Yuliana, Nina
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2024): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v4i2.2962

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengupas penggunaan retorika media dalam iklan Scarlett Whitening dengan teori retorika media sebagai kerangka analisis. Fokus penelitian mencakup dua tujuan utama: pertama, mengidentifikasi elemen retorika dalam iklan Scarlett; kedua, mengevaluasi pengaruh retorika media terhadap efektivitas iklan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah analisis konten kualitatif terhadap beberapa iklan Scarlett yang dipilih secara purposif. Temuan menunjukkan bahwa iklan Scarlett menggunakan berbagai elemen retorika seperti ethos (kredibilitas), pathos (emosi), dan logos (logika) untuk membangun narasi yang kuat dan meyakinkan, serta elemen retorika lainnya. Selain itu, penggunaan simbol visual dan naratif yang konsisten memperkuat pesan iklan dan meningkatkan daya tarik emosional kepada audiens. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa retorika media memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan daya tarik dan persuasi iklan Scarlett, yang berdampak positif terhadap citra merek dan niat beli konsumen. Studi ini berkontribusi pada pemahaman peran retorika media dalam strategi periklanan modern.  
Mie Gacoan in the Eyes of Millennials: Navigating Viral Trends and Brand Authenticity Herdiansyah, Haris; Satriya, Rizky Bayu; Sianturi, Lewi Ronauli; Mutia, Zavira Keisa; Putri, Khaleivah Subhan
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 5, No 1 (2025): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v5i1.3935

Abstract

This quantitative study aims to examine the influence of trend adaptation and brand identity on consumer loyalty toward Mie Gacoan in Cikarang. A total of 200 late adolescent and early adulthood aged 20–25 years were selected using purposive sampling. Data were collected through a Likert-based questionnaire comprising three scales: trend adaptation, brand identity, and consumer loyalty. Reliability was assessed using Cronbach's alpha, while validity was tested through Pearson correlation. Classical assumption tests included normality testing using Monte Carlo Sig. (2-tailed) with a significance level of 0.05. Multiple regression analysis was employed to test the hypotheses. The findings show that, partially, trend adaptation significantly and positively affects consumer loyalty, whereas brand identity does not have a significant effect. However, simultaneous analysis indicates that both variables significantly influence consumer loyalty, with an R² value of 0.75 (75%). Trend adaptation is identified as the primary driver of consumer loyalty, while brand identity plays a vital role in ensuring long-term brand sustainability. The study underscores the need for trend-based innovation while preserving brand identity as a foundation of competitive advantage.
Identitas Melalui Layar: Bagaimana Simbol Dalam Film Marvel Membangun Identitas Kolektif Penggemar Berdasarkan Karakter Superhero Octafiani, Alyafya; Yuliana, Nina
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 5, No 1 (2025): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v5i1.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana simbol dalam film Marvel membangun identitas kolektif penggemar berdasarkan karakter-karakter superhero-nya. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi pengalaman dan makna simbol dalam Marvel bagi penggemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol film Marvel memainkan peran penting dalam membangun identitas kolektif penggemar dan seperti menjadi contoh baik terhadap pembangunan karakter individu. Simbol-simbol ini juga digunakan oleh penggemar untuk mengekspresikan diri mereka dan untuk membangun hubungan dengan penggemar lain.
Memperjuangkan Kasih Sayang Dan Cinta Sesama Jenis: Semiotika Budaya Terhadap Film Monster Sunaryanto, Sunaryanto; Adnan, Ahmad; Mufidah, Nur
Gandiwa Jurnal Komunikasi Vol 5, No 1 (2025): Gandiwa Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/g.v5i1.4176

Abstract

The construction of homosexual identity in film is shaped through the representation of values, rituals, heroes, and symbols. Values are constructed through the deconstruction of dominant worldviews that regard homosexual identity as deviant, while rituals are portrayed to normalize such behavior within the film’s narrative. Heroes and symbols serve as visual and narrative representations that reinforce identity and demonstrate the equality of homosexual individuals with heterosexual groups This study aims to critically analyze the meaning of affection and love as advocated by homosexual groups in the film Monster (2023). The research method employed is qualitative with a textual analysis of mass media. Data analysis uses Roland Barthes' semiotics, consisting of denotation, connotation, and myth. Barthes' semiotics is then integrated with Hofstede’s cultural theory, which includes values, rituals, heroes, and symbols. The findings conclude that Monster (2023) represents the struggle of gay individuals to express affection and love through subtle yet meaningful symbolic signs such as gazes, caresses, embraces, and flowers. On the levels of connotation and myth, the film challenges heteronormative norms by asserting that love and happiness are universal rights not limited to heterosexual relationships. Through the value of “our future,” youth social rituals, heroic figures, and queer identity symbols, the film constructs a narrative of acceptance toward same-sex relationships.