cover
Contact Name
Naya Desparita
Contact Email
j.sainspertanian@gmail.com
Phone
+6285262294964
Journal Mail Official
j.sainspertanian@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Al-Muslim. Jl. Almuslim Matanggumpangdua, Kampus Timur Desa Paya Cut, Bireuen-Aceh
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains Pertanian
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 20880111     EISSN : 27988597     DOI : https://doi.org/10.51179/jsp
Jurnal Sains Pertanian (JSP) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh dengan nomor 2088-0111 (media cetak) dan 2798-8597 (media online). Jurnal Sains Pertanian adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dibidang pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan terkait ilmu pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). Jurnal Sains Pertanian diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober serta terbit perdana pada 14 Februari 2011 menggunakan OJS 2. Jurnal Sains Pertanian adalah artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, dan artikel konseptual yang mencakup ilmu: Agroteknologi, Kehutanan, Agribisnis, Teknologi Hasil Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Veteriner. Setiap jurnal yang diterbitkan melalui proses double-blind review.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3: October 2024" : 8 Documents clear
Pengaruh Pupuk Organik Cair Ampas Kopi Dan Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Dari, Wulan; NURSAYUTI, nursayuti; Elfiana
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.2796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair ampas kopi dan ampas tebu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, yang dilaksanakan di Desa Blang Tampu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah pada bulan Januari 2024 sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, yang terdiri dari dari dua faktor. Faktor l : Ampas Kopi (A) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : A0 = Kontrol, A1 = 25 ml/L dan A2 = 30 ml/L. Faktor II : Ampas Tebu (T) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : T0 = Kontrol, T1 = 200 ml/L dan T2 = 250 ml/L. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, diameter tongkol dan berat tongkol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair ampas kopi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun pada umur 15 HST, diameter batang umur 30 dan 45 HST, diameter tongkol dan berat tongkol tanaman jagung manis, akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun umur 30 dan 45 HST dan diameter batang umur 15 HST. Perlakuan terbaik dijumpai pada pupuk organik cair ampas kopi konsentrasi 30 ml/literair (A2). Pemberian pupuk organik cair ampas tebu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 HST, akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 15 HST, jumlah daun dan diameter batang umur 15, 30 dan 45 HST, diameter tongkol dan berat tongkol tanaman jagung. Perlakuan terbaik dijumpai pada pupuk organik cair ampas tebu konsentrasi 250 ml/literair (T2).Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan pupuk organik cair ampas kopi dan ampas tebu terhadap pertumbuhan diameter tongkol tanaman jagung.Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan pupuk organik cair ampas kopi konsentrasi 25 ml/L dan tanpa pupuk organik cair ampas tebu kontrol (A1T0).
Perbandingan Susut Bobot Metode Full-Washed dan Natural Pada Varietas Kopi Red Bourbon dan Yellow Bourbon Sukma, Zaelin Melati; Pratama, Agief Julio; Muliasari, Ade Astri; Akmal, Ajmir
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.2937

Abstract

Kualitas kopi yang baik dapat diperoleh dari biji kopi yang telah matang dan proses pengolahan pasca panen yang tepat. Penelitian bertujuan membandingkan penyusutan pada proses pengolahan kopi dengan metode full-washed dan natural pada varietas Red Bourbon dan Yellow Bourbon. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kampung Mekarsari Baru, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Juni-Agustus 2023. Varietas Red Bourbon diolah secara full-washed dan Yellow Bourbon menggunakan metode natural. Parameter pengamatan meliputi transportasi dan sortasi cherry, pencucian dan perambangan, pengupasan kulit, fermentasi, penjemuran, pengupasan kulit, pemutuan biji kopi serta pengemasan dan penyimpanan kopi. Hasil penelitian menunjukkan proses pengolahan dengan metode full-washed meliputi sortasi, perambangan dan pencucian, pengupasan kulit cherry, fermentasi, penjemuran dan pengupasan kulit tanduk sedangkan metode natural meliputi perambangan, penjemuran dan pengupasan kulit tanduk. Varietas Yellow Bourbon dengan metode natural cenderung memiliki bobot bersih yang lebih tinggi dan variasi yang lebih besar dibandingkan dengan varietas Red Bourbon dengan metode pengolahan full-washed. Metode natural masuk dalam grade 2 sedangkan metode full-washed termasuk grade 3
Keanekaragaman Serangga Predator Pada Tanaman Bawang Merah (Studi Kasus Di Kecamatan Grong Grong Kabupaten Pidie) Amar, Aidil; Fridayati, Diah; Achwan, Syamratul; Mariana
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.2953

Abstract

The exploration of predator insects in productive and non-productive shallots. Predator insects are one of the biological control agents that can suppress pest populations in shallot fields. This study aims to determine the diversity of predator insects in productive shallot fields compared to non-productive shallot fields. The determination of insect locations was conducted using a line transect method divided into three plots. Insect sampling was performed using yellow-plate traps, sweep nets, and pitfall traps. The results showed a total of 8 and 10 families of predator insects. However, the number of morpho-species of predator insects was generally higher in productive fields compared to non-productive fields, with 14 and 20 morpho-species, respectively. The results indicate that the richness, diversity, and evenness of predators in non-productive shallot fields are higher than in productive fields.  
Efektivitas Biopestisida Kombinasi Daun Sembukan (paereria foetida l.) Dan Tembakau Kering (nicotiana l.) Untuk Mengendalikan Hama Ulat Penggulung Daun (Cnaphalocrocis medunalis) Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Ahya, Hilyatul; Nursayuti
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.3006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biopestisida daun sembukan dan tembakau kering terhadap ulat penggulung daun pada tanaman padi, yang dilaksanakan di lahan Desa Cot Puuk, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, pada bulan Januari sampai bulan Maret 2024, dengan ketinggian tempat 197 mdpl. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial yaitu pengaruh Biopestisida (B), terdiri dari 7 taraf : B0 : Tanpa Pemberian Biopestisida (Kontrol), B1: 20 ml/L Air, B2 : 30 ml/L Air, B3: 40 ml/L Air, B4 : 50 ml/L Air, B5 : 60 ml/L Air dan B6 : 70 ml/L Air. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi tingkat mortalitas, kecepatan waktu kematian, intensitas serangan, tinggi tanaman, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Biopestisida daun sembukan dan tembakau kering berpengaruh berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat mortalitas yaitu 100.00%, kecepatan waktu kematian yaitu 1,00 hari dan intensitas serangan 0,00%. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan Biopestisida dengan konsentrasi 70 ml /1iter Air, akan tetapi perlakuan Biopestisida daun sembukan dan tembakau kering berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan pada umur 15 dan 30 HST.
Pengaruh Penggunaan Cocopeat dan Arang Sekam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Nurmasyithah; Marlina
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.3008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arang sekam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, yang dilaksanakan di Desa Paya Cut, Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen dengan ketinggian tempat 10 m dpl pada bulan November 2023 sampai dengan Januari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non factorial yaitu : Arang Sekam (A ) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan : A1 = 10 % arang sekam, A2 = 20 % arang sekam dan A3 = 30 % Arang sekam. Peubah yang di amati antara lain, tinggi tanaman,  Jumlah Daun dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian arang sekam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah daun umur 15  dan 30 HST,  akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun umur 45 HST. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan pemberian arang sekam 30% (A3).   Kata Kunci : Komposisi,  Arang Sekam,  Bawang Merah
Analisis Pendapatan Usaha Tani Garam Di Desa Bluka Teubai Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara Elfira, Elfira; Desparita, Naya; Abidin, Lidya
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.3013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usaha tani garam yang dikelola di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian yang digaunakan yaitu metode kuantitatif dengan menganalisis data secara menyeleuruh meliputi analisis kelayakan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek finansial, teknis, serta pasar, termasuk perhitungan biaya produksi, pendapatan, keuntungan, dan nilai investasi yang dibutuhkan. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha, observasi di lapangan, dan analisis laporan keuangan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tambak garam ini memiliki potensi pendapatan sebesar adalah Rp. 12.800.000/bulan atau Rp. 153.600.000/tahun dan hasil perhitungan B/C Ratio sebesar 0,36, yang berarti bahwa nilai B/C Ratio > 0, sehingga usahatani garam Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara layak diusahakan dan dikembangkan.
Analisis Pemasaran Usaha Tahu (Studi Kasus : Usaha Pak Dahri di Desa Pante Gajah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen) Fitria, Ayu; Nur, T M
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.3018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran tahu di Desa Pante Gajah Kabupaten Bireuen dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran tahu di Desa Pante Gajah Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kualitatif dikombinasikan dengan kuantitatif. Sumber Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik industri tahu yaitu pak Dahri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa saluran Pemasaran Tahu di Desa Pante Gajah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Sebanyak dua Saluran yaitu: saluran pemasaran I (produsen - pedagang pengecer - konsumen akhir), dan saluran II (produsen - Agen - pedagang pengecer - konsumen akhir). Saluran pemasaran Tahu yang memiliki tingkat nilai efisiensi yang sama antara saluran I dan saluran II yaitu saluran pemasaran I sebesar 10% dengan biaya pemasaran sebesar Rp.150/ptg dan nilai efisiensi saluran pemasaran II sebesar 10% dengan biaya pemasaran sebesar Rp.200/ptg
Cover depan, Daftar isi, Sampul belakang Vol. 8 No. 3. October 2024 Jurnal Sains Pertanian
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.3137

Abstract

.

Page 1 of 1 | Total Record : 8